What Is Meant By Love

What Is Meant By Love
Keadaan 3.



Di ruang tamu


Jam 19.00


Keluarga winarta bersiap-siap untuk makan malam


"Eky, Eca ayo cepetan ini waktunya makan malam, mama sama papa udah nungguin nih" teriak mama mereka.


"Iya ma, ini bentar lagi turun". Sahut Elsya.


"Eky juga ma". Jawab Elky yang seperti biasa terdengar dingin.


mereka berdua turun.


" Wah mama banyak banget nih masaknya, tumben - tumben gitu loh". gombal Elsya(tertawa).


"Iya kan kalian baru pertama masuk Sma". Sahut papa (tersenyum puas).


"Terima kasih ma". Ujar Elky (sambil memeluk ibu).


"Kamu sakit nak? atau gimana". Tanya ibu (terlihat bingung).


"Ehm ngak ada mah, ya udah ayo makan". Jawab Elky (tersenyum malu).


[mama dan papa memberi isyarat pada Elsya seperti bertanya ,karena bingung melihat sikap Elky barusan.tetapi elsya menaikan alis karena juga ikut bingung].


Selesai makan malam


Di ruang tamu


"Kalian gimana udah dapat teman belum? sekolah nya bagus ngak? ". Tanya papa kepada Elky dan Elsya.


"Udah banyak teman dong pa, sekolahnya juga bagus banget fasilitasnya juga lengkap kok pa, tapi yang aneh itu masa iya eca sama bang eky dikira pasangan sama teman baru gitu pa, kn kesel". Sahut Elsya.


" Apa benar itu eky". Tanya papa pada Elky".


"Iya pa". Jawab elky (singkat).


"Hahaha anak papa lucu semua ya, gitu aja di anggap serius, kalian itu kalau di lihat memang seperti pasangan, karena kalian itu selalu nempel aja sepanjang waktu". Gurau papa (tertawa).


"Ih papa sama aja ngeselin banget" . Jawab Elsya (cemberut).


"Udah-udah papa kalian kan cuman bercanda, jangan di anggap serius juga,kalian istirahat aja pasti lelah kan sepulang sekolah". Ujar mama (tersenyum).


"Dah ma, pa selamat malam". Ujar Elky.


"Iya sayang selamat malam juga". Sahut mama dan papa.


'Papa & mama'


"Pa, ada yang aneh ngak sih sama elky hari ini? ". Tanya mama kepada papa.


"Sepertinya iya ma, tapi mungkin saja hatinya sedang dalam keadaan baik dan tenang ma, jadi jangan khawatir tak perlu di pikirkan, namanya juga Elky sudah menginjak masa dewasa, dan perlahan ia akan mengerti perasaannya sendiri, jadi kita sebagai orang tua hanya perlu mendukung anak-anak kita dan tidak mencampuri urusan mereka, kecuali mereka dengan senang hati ingin ber curhat pada kita ma. nasihat sang papa.


"Iya juga ya pa" . Jawab mama(tersenyum).


mereka juga kembali ke kamarnya.


Di kamar Elsya.


tok, tok, tok! suara ketukan pintu terdengar.


"Iya masuk aja ". Kata Elsya.


Elky masuk.


"Eh lho bang, ada apa bang? " . Tanya Elsya.


"Gue mau tanya ca, tadi lho ngerasa ngak sih ada yang aneh sama sikap nya Rania, yang awalnya baru kenalan sama kita dia seneng banget, terus tiba-tiba pas ngeliat gue bareng Yuqi dia jadi aneh gitu". Kata elky.


"Ehem iya juga sih bang, tapi kayak nya ya nih dia suka pandangan pertama sama lho bang, makanya dia kayak gitu". Ejek Elsya.


"Ha sembarangan lho ca". Jawab Elky (berpaling dari eca dan menutupi senyum nya).


"Bang coba hadap sini, eh muka lho merah gitu kenapa lho bang, lagi seneng ya lho bang? ". Tanya eca (sambil mengejek.


"Ah udah - udah ngak usah banyak tanya, selamat malam" (ucap Elky sambil bergegas kembali ke kamarnya).


Dikamar Elky.


Elky berebah dan melihat ke arah atapnya yang sebagiannya di buat dari kaca transparan agar ia dapat melihat langit ketika malam, dan atap transparan itu tepat di atasnya.


"Apa bener yang di bilang sama eca, masa iya si rania suka sama gue" (renung Elky dalam hati)


seketika Elky pun tidur.