
akhirnya kami semua sampai di kafe yang kami tuju. tiba-tiba saja Rania dan Alex pergi untuk memesan kopi ternyata ia membawakan 1 buah kotak entah itu apa isinya, tapi sepertinya itu isinya kue apa mereka tahu dengan ulang tahunku dan Bang Elky hari ini, tapi herannya bagaimana mereka tahu tentang hari ini.
" happy birthday Elky dan Elsya". Sontak mereka.
" Wah ternyata kalian tahu, Terima kasih atas kejutannya ya teman-teman" Ucapku
"Makasih ya". Ujar Bang Elky.
"Iya ya udah nih kita potong kuenya ya, kalian suka kan ". Ujar Alex.
"Suka dong". Sahutku dan bang Elky.
"Berarti kita nggak sia-sia ya buat kejutan ini". Ujar Rania dan Rancy.
" Hahaha iya ". Sahut Yuqi.
Setelah kami dari Caffe Kami ingin pergi pulang Kami menunggu Alex untuk mengambil mobilnya yang berada di Parkiran.
aku, Rania, dan Yuqi. Tapi entah mengapa Alex kembali, dan aku menanyakannya padanya.
"Mengapa kamu kembali Alex?". Tanyaku pada Alex.
" Oh itu ternyata nggak tahu tuh kenapa tiba-tiba Ban mobilnya itu kempes banget, harus manggil tukang bengkel nih ke sini Atau enggak di anu cari bengkel di sini aja ". Jawab Alex.
" Ya udah kita cari bareng-bareng aja, lagian kan ini juga belum terlalu malam baru jam 6 kan ". ujarku.
" Oh ya udah nih yuk sekalian ". ucap Alex.
pada saat kami pergi mencarinya kamu berada di pinggir jalan dan sambil mencari-cari bengkel Tapi entah mengapa Yuki bersikap aneh hari ini apa yang terjadi pada dirinya apa ada sesuatu yang disembunyikannya? aku berjalan bertiga 1 sejajar aku berada di pinggir kanan tepat di pinggir jalan, Yuki berada di kiri, dan Rania berada di tengah tapi tiba-tiba saja ada mobil yang melaju ke arah kami aku merasa gelisah dan tak tahu bagaimana caranya untuk menghindari mobil itu karena di samping kiri kami ada keramaian, dengan cepat Yuki menarikku ke tengah-tengah ah trotoar.
" Elsya awas! ". karya Yuqi dan cepat-cepat menarik diriku.
'Brukk'. Yuqi tertabrak mobil yang mengarah ke kami, Kami terkejut dengan sontak kami semua berteriak.
Kami juga ikut berteriak.
Dengan cepat mobil itu berusaha untuk kabur, tapi tiba-tiba saja pada saat kami menghubungi ambulans, tiba-tiba ada suara lagi bruk..... ternyata mobil yang menabrak Yuqi menabrak sebuah tiang listrik sekitar 200 meter dari tempat kejadian Yuqi tertabrak. Alex berlari dan mencoba untuk melihat orang yang menabrak Yuqi, aku mengikutinya pada saat aku membuka mobil itu orang yang dalamnya sudah berdarah-darah kepalanya, tapi aku terkejut melihat pelaku tersebut ternyata itu adalah Manda. Alex emosi melihat pelaku ini yang ternyata adalah anggota kami sendiri titik kami berdua berpikir Bagaimana anda melakukan ini ada apa dengan dirinya? tapi apa kami memiliki masalah dengannya tanda tanya tapi kami berdua merasa tidak pernah memiliki masalah dengannya tapi bagaimana bisa ini terjadi ya tanda tanya apa mungkin lihat tidak sengaja tapi bagaimana tidak sengaja. pasti dia tahu akan hal ini, pasti dia sudah merencanakannya dan hanya dialah yang tahu kami berada di cafe, pasti ini memang kejadian yang dibuat-buat tidak mungkin ini tidak dibuat pantas saja dia tidak ikut dengan kami. kami langsung hubungi pihak yang berwajib atas kejadian ini, dengan keras Rancy menangis dan berteriak sekencang-kencangnya kami bingung akan hal ini mengapa Rancy menangis? aku hanya hanya aku dan Alex yang mengetahui bahwa pelakunya adalah Manda untuk sementara ini kami menutup mulut agar yang lainnya tidak emosi, dengan cepat kami menuju rumah sakit masing-masing.
sesampainya kami di rumah sakit, Yuqi langsung dimasukkan dalam ruangan ICU. kami pegang sekali Atas kejadian ini semoga saja ja Yuqi tidak apa-apa. Rancy bertanya kepada kami.
"Siapa yang menabrak yuqi?". tanya ranchi
" Lo mau tahu?". tanya Alex kembali.
"Jelas mau tahu lah lu nggak lihat apa gue sudah emosi kayak gini kah? sempat ada yang melukai Yuqi nggak bakal hidup kalau gue yang nanganin". Sahut Rancy.
"Lex jangan Lex, adanya lagi kayak gini pasti banyak yang nggak bakalan nerima ". Ujarku.
" biar aja mereka tahu, busuknya salah satu teman kita "Ucap Alex.
aku terdiam tak berdaya mungkin saja Alex sudah memang emosi dan sudah tidak bisa ditahan lagi dengan cepat ia langsung memberitahu kepada Ranci bahwa yang menabrak Yuki adalah Manda.
"itu adalah Manda teman kita sendiri! ". Ucap Alex.
mereka Langsung terkejut mendengar ucapan dari Alex sampai-sampai Rania dan Bang Elky tak percaya.
" Jangan ngaco kamu ". sahut Rania.
" di mana Manda? ". tanya Rensi.
" Bentar loh Kok emosi sih, Kenapa lu bisa semarah ini?". Tanya Rania.
" Gue suka sama Yuqi ". jawab Rancy.
Bang Elky langsung terkejut dan tak percaya bukannya dia bersaing dengan dirinya untuk mendapatkan Rania, seakan-akan tiba-tiba dia bahagia sekali mendengar bahwa Rancy menyukai Yuqi tapi Alex menjelaskan bahwa Manda juga dirawat dan sekarang malah berada di ruang operasi, tiba-tiba saja Rancy tertawa sinis mendengar bahwa Manda juga dirawat baru saja. yang lainnya tapi terkejut Kami sekarang hanya menunggu keadaan Yuqi. dan dokter akhirnya pun keluar dan mengatakan bahwa Yuqi telah terselamatkan dari keadaan kritis langsung senang mendengar kabar ini. Kami akhirnya pun pulang, hanya Rancy lah yang menjaga Yuqi yang tak sadarkan diri, akhirnya pagi pun tiba aku dan Bang Elky juga yang lainnya pergi menjenguk Yuqi dan Rancy yang berada di rumah sakit . Pada saat kami menuju ke ruangan Yuqi, tiba-tiba saja ada dokter yang kebingungan, yang sedang menanyai semua remaja yang berada di rumah sakit kami menghampiri dokter tersebut dan menanyakan Ada apa dokter? Ia pun menjawab, " ada pasien kecelakaan yang kemarin telah meninggal dunia, Kami terkejut karena kami tahu apakah itu adalah Yuqi kamu tegang, dengan cepat Alex menanya kembali kepada dokter tersebut dan berkata " apa Dia perempuan dokter? "tanya Alex." Iya hanya saja Dia seorang diri jadi saya tahu yang mana keluarganya atau temannya ". Jawab dokter tersebut. Kami terkejut dan kami sadar bahwa itu mungkin adalah Manda yang terbaring di rumah sakit juga karena kelakuannya kemarin, kami langsung mengatakan gombal kepada dokter Manda adalah teman kami dan dokter langsung mengatakan Tolong hubungi kerabatnya. kami terdiam karena yang kami tahu Manda selalu sendiri dan tak pernah menampakan keluarganya tapi dia mengaku bahwa keluarganya ada tapi kami tak boleh mengetahuinya. lalu kami pergi menjemput Rancy dan mengatakan bahwa Manda telah meninggal dunia Rancy sempat tak percaya dengan ucapan kami. Kami akhirnya pun melayat ke pemakaman Manda. Lalu sesampainya di rumah sakit lagi Rancy menyatakan cintanya kepada Yuqi, Yuqi terkejut mendengar ungkapan dari Rancy yang ia tidak ketahui bahwa Rancy menyukai dirinya Akhirnya dia pun menerimanya, ya sempat mengatakan bahwa dirinya sempat suka dengan Elky, kami menjawab bahwa kami sudah tahu lama tentang itu tapi dengan bahagia Elky merasa sangat beruntung karena mengetahui ternyata Rania dan Rancy bersaudara maka dari itu akhirnya Rania dan Elky jadian, akupun bersama dengan Alex. hari-hari baru kami akan segera dimulai, meskipun dulu ada kejadian yang seperti ini terjadi kami sudah memaafkan Manda dan melupakan semua masa lalu yang terjadi dulu.