
Jam 05.00.
Sudah sore akhirnya mereka pun berkumpul dan menuju ke rumah Elsya dan Elky. untuk menjenguk Elsya yang sedang sakit.
"gimana usah siap ke rumah elsya kan" tanya alex.
"udah udah dong" jawab rania.
"oke ayo, jalan kesananya sendiri - sendiri ya" ujar alex.
"em gue bareng rancy lex" jawab rania.
"ya udah gakpapa" sahut alex.
"lex gue boleh gak bareng lho?" tanya manda.
"gue sama naro ngak bisa" jawab alex.
"kurang ajar, lagi-lagi nolak gue, emang cuma elsya ya yang ada di hatinya(dalam hati), oh okeoke gue sama yuqi aja (lisan manda).
mereka pun langsung berangkat.
rumah winarta.
bel rumah winarta berbunyi dan elky pergi membuka pintunya.
" bentar ya ca, abang bukain pintunya" ujar elky.
"iyaa bang" jawab elsya.
elky membuka pintu.
"hai elky" ujar alex.
"oh kalian ya, ada apa? " tanya elky.
"mau jenguk elsya" jawab rania.
"iyaa kita mau jenguk elsya ky"sahut yuqi.
" yuqi, jangan manggil gue kayak gitu, kedengaran nya akrab banget, jadi gue gak suka" ujar elky.
"ah itu maaf ya" ucap yuqi" tersenyum lagi.
"ya udah alex masuk aja kalian juga" ujar elky.
"okee" jawab mereka semua.
lagi-lagi hati elky panas dan menjengkelkan melihat rancy datang dengan rania berduaan. tapi elky hanya bisa menahannya dulu, karena tak baik bila bertengkar hanya karena seseorang, dan ia saja belum paham mendalam dengan rasa cinta.
"hai elsya" sapa alex.
"eh lho dateng juga lex" ujar elsya.
"eh yang di anggap kok cuman alex" ujar rania (mengejek).
"ha apaan sih, oh iya makasih ya buat kalian yang datang cuma mau jenguk gue" ucap elsya.
"iyaa sama-sama" jawab mereka.
"oh iya boss kecil udah mendingan belum? " tanya alex (berbisik).
"ha udah, gunung es berlava" bisik balik elsya (memerah pipi nya).
"oh bagus" jawab alex(bernada rendah).
"oh iya nih elsya, elky ini sepupu gue yang gue ceritain, namanya naro fan yeranda.
" hai gue elsya rindy dito winarta" ujar elsya.
"hai gue naro fan yeranda" sahut naro.
"gue elky rendy dito winarta" ucap elky.
"oh hai" jawab naro.
"eh bentar kok kayak pernah ketemu ya" ujar elsya.
"em iya ya familiar banget" sahut elky.
"hei orang mirip di dunia ini kan banyak" ucap alex.
"iya" sahut elky.
" kalian mau di buatin minuman? "tanya elky(alibi pembicaraan mereka).
" oh tentu" jawab rancy.
"gue bantuin ya" ujar yuqi.
"ngak perlu" sahut elky.
"kalau gue yang bantuin? " tanya rania.
"ah anu boleh deh" jawab elky.
yuqi hanya tersenyum melihat mereka.
di dapur.
"tadi kenapa? kok nolak di bantu sama si yuqi" tanya rania.
"ya ngak suka aja" jawab elky.
"kenapa ngak suka? " tanya rania kembali.
"eh ngak ada, lho jadi bantuin gue kan? " ujar elky.
"ya iya lah" sahut rania.
"em oiya ran, lho dari kecil emang bareng terus ya sama rancy? " tanya elky.
" iyaa, gue sama dia emang sudah dari dulu kecil barengan mulu, dari sebelum sekolah, tk, sd, smp, dan pas mau sma seharusnya dia pisah sama gue dan lanjut di china ini malah buntutin gue lagi" jawab rania.
"kalian ngak pernah melibatkan perasaan kah?" tanya elky kembali.
"eh bentar-bentar nih, kok lo awal nya dingin dan privasi banget, sekarang tiba-tiba sama gue hangat dan cerewet banget? " tanya rania.
"ya ngak papa lah" jawab elky.
"tapi kenapa sama yang lain dingin banget? tanya rania kembali.
" nyatanya aja udah fakta yang bawel itu lho ya" sahut elky.
"lho" rania.
"lho" elky.
"pokoknya lho lho lho" ujar rania.
"iya iya " sahut elky.
mereka seakan akan tertawa dan berbahagia karena serasa mereka tak bisa di pisahkan. rancy melihatnya berdua, tapi rancy tersenyum lebar dan seakan ia juga ikut bahagia.
di kamar elsya.
"silahkan di minum" elky dan rania membawa minuman.
"terima kasih" jawab mereka semua.
"eh setelah minum kami langsung pulang ya, nanti kita di cariin orang tua nih" ujar manda.
"oh iya terimakasih ya kalian udah mau jenguk gue" ujar elsya.
"iyaa sama-sama" sahut mereka.
di pintu luar.
"gunung es berlava, hati-hati di jalan ya" ujar elsya tersenyum.
"iya boss kecil" jawab alex tersenyum juga.
"ya udah elky , elsya gue balik ya " ujar rania.
"hati-hati ran" sahut elky.
"oke" jawab elky.
"bye bye elky, elsya" ujar mereka semua.
"oh bye bye" jawab elky dan elsya.