
SMA 'Grandy Michalle'.
Pagi telah tiba aku dan bang Elky sudah bersiap untuk pergi ke sekolah, karena aku sudah sehat dan kemungkinan besok papa dan mama kembali ke rumah, hari ini mungkin aku dan bang Elky akan sibuk sepanjang hari Class Meet masih berlangsung.
"Bang gue sekolah, gue udah sembuh kok, ntar minum sedikit obat aja ya bang." ujar Elsya.
"Yakin ca." sahut Elky.
"Iyaa dong bang." sahut Elsya.
"Oke abang siapin makanan ya, tadi subuh abang sudah buatin sarapan." ucap Elky.
"Abang baik banget ya hehe. " ujar Elsya.
"Iyaa dong hehe". Ucap kak Elky.
" Oh iya bang class meet, kapan selesai nya? ". Tanya ku.
"Abang juga ngak tau tuh de". Jawab bang Elky.
" Ouala". Jawab Elsya.
Setelah gue dan bang Elky selesai sarapan, kita berdua langsung bersiap-siap untuk pergi ke SMA. Gue gugup banget menghadapi class meet ini, gue takut kalau gue juga bakal di ikut sertakan mengikuti lomba-lomba yang ada. Hati ku serasa rindu dengan Alex, aha rasa nya sangat bahagia sekali. Tapi gue masih berpikir, mana mungkin Alex menyukai ku juga, tapi mengapa dia juga baik sama gue ya, padahal kan gue biasa saja. Tapi, gue juga ngak ada rasa canggung sama sekali sama dia, malah serasa sangat dekat banget. Lebih herannya lagi mengapa bang Elky ngebiarin gue main dengan Alex, Apa mungkin ada sesuatu, biasanya kan ngak ada yang boleh nyentuh gue. Tapi ngakpapa siapa yang tau kalau bang Elky telah berubah.
SMA 'GRANDY MICHALLE'.
Akhirnya sampai juga di sekolah, untung udah sehat jadi leluasa bergerak kesana-kesini. Ada apa ya dengan bang Elky kok senyum - senyum gitu, waduh makin curiga nih gue, Jangan-jangan ada yang di suka nih sama dia.
"Ehem gue penasaran nih siapa ya yang buat abang gue sampai senyum - senyum mulu, gue kasih kalung tu orang kalau beneran dia yang buat abang gue Senyum-senyum gini". Ujar ku.
" Apaan sih ca, tapi bener ya kalau memang ada yang buat gue Senyum-senyum gini lho bakal kasih dia kalung". Ucap bang Elky.
"Okee siapa takut". Sahut ku.
"Ya udah ayo ke kelas". Ucap ku.
" Ayo" Sahutnya.
Aku dan bang Elky langsung menuju ke kelas.
dikelas.
Aku dan bang Elky langsung duduk ke bangku kami, seperti biasa aku dan bang Elky langsung mengeluarkan novel dan Earphone untuk di baca dan di dengar. Tapi aku heran tumben-tumben nya Rania dan Manda belum datang, padahal biasa nya kan mereka berdua lah yang selalu datang pagi-pagi. Aku menggoyangkan pundak bang Elky dan langsung bertanya.
"Bang lho tau ngak sih, Rania dan Manda kenapa belum dateng". Ujar ku.
"Oh iya ngak tau juga ya kenapa, udah di tunggu aja, palingan bentar lagi dateng". Sahut bang Elky.
"Iyaa deh bang ".Jawab ku.
Tak lama aku berbicara tentang mereka berdua, Tiba-tiba ada seseorang yang berteriak, ternyata itu mereka berdua.
" Hai guys Pagi!!! ". Teriak mereka berdua.
" Apaan sih kalian teriak-teriak, bisa santai aja ngak sih". Sahut ku.
Sekali lagi bang Elky tersenyum dan seketika ia terlihat berpura-pura membaca buku lagi, namun gue udah peka, ternyata ia tersenyum ketika melihat Rania, gue sedikit terkejut namun gue juga ikut bahagia bila bang Elky sudah memiliki orang yang ia suka.
"Eh class meet bentar lagi ke lapangan yuk". Ujar Rania.
" Tentu ayo". Sahut bang Elky.
"Ehm ayo". Jawab ku dan Manda
Class meet pun berlangsung, untung saja gue ngak terpilih untuk mengikuti lomba.