
Malam hari di rumah Winarta.
"Abang, mama dan papa kok belum balik-balik juga ya? ". Heran ku.
" Mungkin papa dan mama terjebak kemacetan di jalan ca". Sahut Elky.
"Eh bisa jadi sih... tapi papa dan ma
ma seharusnya ngasih kabar kita dong meskipun hanya sepatah kata pun". Jawab ku.
" Udah lah ngak usah khawatir ya, mending kita makan yuk. Oh iya ca lho sudah masak ngak? ". Ujar Elky.
"Sudah dong bang hehe". Sahut ku.
Aku dan bang Elky langsung pergi ke dapur dan makan malam, tak lama setelah kami selesai makan malam, Tiba-tiba bell rumah berbunyi, aku dan bang Elky langsung membuka pintu. Ternyata yang membunyikan bell itu adalah papa dan mama.
" Hallo sayang ". Sapa papa dan mama.
" Eh papa mama". Sahut ku.
"Tuh kan, bener dugaan ku, ternyata ini mama dan papa haha". Jawab Elky.
" Ya udah masuk nih papa mama". Ujar ku.
"Iyaa sayang". Jawab Mama.
Papa dan mama langsung masuk ke dalam rumah. Lalu aku menawari mama dan papa untuk makan malam.
" Paa...maa... kalian udah makan belum? kalau belum makan ya, tadi eca sudah masak dan susah nya juga masih banyak". Tawar ku.
"Ngak usah papa sama mama udah makan kok, kami tidur ya sudah lelah nih nak". Sahut papa.
"Oh gitu ya... ya udah deh hehe". Jawab ku.
" Iyaa, malam sayang". Ujar papa dan mama.
"Malam ma... pa... ". Sahut ku dan bang Elky.
Papa dan mama pergi ke kamar nya dan beristirahat, mungkin saja mereka memang benar-benar kelelahan, karena bisnis nya itu.
" Ca, gue tidur yaa dahhh..... ". Ujar Elky.
" Ya bang balik yo". Sahut ku.
"oke". Jawab Elky.
Malam Semakin larut dan kami sangat lelah, aku dan bang Elky bergegas kembali ke kamar dan beristirahat juga.
Besok adalah hari ulang tahun ku dan bang Elky yang ke 17 tahun, ngak terasa banget ya hehe. Sudah lah capek banget gue.
Jam 07.00 di dapur (Elky).
Gue dan Elsya pergi ke dapur untuk sarapan, dan bersiap untuk pergi ke sekolah.
"Ma.. pa.. pagi ". Sapa Elky.
" pagi ma". Elsya juga menyapa.
"Eh nak.. yo sarapan dulu". Jawab mama.
" Okee ma.. ". Jawab Elsya&Elky.
Sarapan berlangsung.
" Oh iyaa nak... Happy birthday ya, semoga makin taat sama papa dan mama ya sayang ". Ujar mama.
" Iyaa... Happy birthday nak... semoga kalau kalian sudah dewasa kedepannya bakal sukses". Ucap papa juga.
"Makasih ya pa... maa, Aamiin ". Sahut ku dan Elky.
" Iyaa sayang". Jawab mama dan papa.
Saat kami berbincang-bincang, tiba-tiba HP papa berbunyi dan papa langsung menjawabnya.
"Ada apa pa? ". Tanya Elky.
"Ternyata papa dan mama harus pergi lagi selama 1 minggu sampai 2 minggu nak..... papa ada urusan baru yang harus di selesaikan, jadi papa dan mama akan pergi setelah ini". Jelas papa.
" Apa benar pa? ". Tanya mama.
" Iyaa mama cepat-cepat kemasin barang-barang ya". Jawab papa.
"Ya udah mama pergi siapin". Sahut mama.
Mama pergi menyiapkan barang.
" Kalian berdua bisa jaga diri kan nak?". Ucap papa.
"Tentu bisa pa... ". Jawab Elky.
"Ya udah hati-hati ya nak... ". Ujar papa.
" Siap pa.... daa". Teriak Elky dan Elsya.
Sungguh mengherankan ternyata papa dan mama harus pergi lagi untuk beberapa minggu ini, aku dan Elky lagi-lagi kesepian dan harus selalu berdua, entah sampai kapan dinas bepergian papa dan mama akan berakhir, papa dan mama selalu pergi saat ada urusan mendadak, dengan alasan pergi dinas. Tapi mungkin saja itu memang dinas.
Di sekolah (SMA 'Grandy Michelle').
Abang Elky pergi memarkirkan motornya, dan saat aku menunggu ia datang tiba-tiba saja manda menghampiri ku.
"Hai Elsya.. Happy birthday ya, sehat selalu dan semoga aja sih sehat beneran". Ujar Manda.
" Aha... Iyaa makasih ya man". Jawab ku.
Aku heran mengapa Manda mengatakan hal itu, dan dengan seperti menekan ku (didalam hati).
"Iyaa sama-sama, gue duluan ya soalnya lagi ada urusan". Ujar nya.
" Oke". Jawab ku.
Bang Elky datang padaku, dan di ikuti dengan Rania, Rancy, Naro, dan Alex. Mereka tak mengucapkan satu patah kata pun padaku, apa mereka tak tau bahwa aku dan bang Elky sedang berulang tahun.
"Masuk yuk ntar telat nih". Ucap Alex.
" Oke". Jawab kami.
08.00.
Jam pelajaran berlangsung
15.00.
kring.......... Bell pulangan telah berbunyi dan semua murid bersiap untuk pulang.
"Eh gue buru-buru, gue sama Naro pergi duluan ya dahh... oh iya jangan lupa jam 17.00 nanti kita kerumah lho ya, Elky, Elsya". Ujar Alex.
" Gue juga sama Rancy, bye bye". Teriak Yuqi.
"Okee". Sahut ku dan bang Elky.
Aku dan Bang Elky juga langsung pergi kerumah dan bersiap-siap untuk menunggu teman-teman datang ke rumah. Aku juga ngak tau untuk apa mereka datang hari ini. Tapi mungkin saja mereka ingin berkunjung dan bermain saja.
17.00
" Elky, Elsya. Ini kita". Teriak seseorang dan membunyikan bell pintu rumah.
"Iyaa sebentar". Teriak ku.
Aku menggeser pintu.
" Eh kalian masuk yuk". Tawar ku.
"Eh ngak deh, kita di luar aja. Lho sama Elky ganti baju ya, hari ini kita ke Caffe bareng soalnya boring nih di rumah terus jadi kita jalan ke Caffe aja". Ucap Rania.
" Oh oke deh bentar ya aku masuk ". Jawab ku.
Aku pergi ke ruang tamu dan langsung bertemu dengan bang Elky dan pada saat aku bertemu dengannya ia menanyakan pada diriku.
" Lah mereka kok ngak masuk? ". Tanya nya.
" Katanya hari ini mau ke Caffe, jadi ganti baju ya bang". Jelas ku.
"Okee". Sahutnya kembali.
Aku dan bang Elky, dengan cepat nya langsung berganti baju, dan menemui mereka.
" Yuk". Ujar ku pasa mereka.
"Okee". Sahut Alex dengan tersenyum.
" Tapi naik apa ya?". Tanya Elky.
"Naik mobil gue aja, cukup kok ada 7 bangku, pas untuk kita, lagian Manda juga ngak ikut tuh". Jelas Alex.
" Lah kenapa Manda ngak ikut". Tanya Elsya.
"Em.. itu..anu sih... Manda lagi demam ". Sahut Yuqi dengan terpatah-patah.
" Oh... gitu ya, ngak asyik dong". Ujar ku.
"Sudah lah ayo ngak usah di pikirin yang penting kita jalan hehe". Ucap Alex.
" Nah iya". Sahut Rancy.
"Okee-okee". Jawab ku dan bang Elky.
Kami menuju ke Caffe yang di katakan oleh Rania.