What Is Meant By Love

What Is Meant By Love
Keadaan 4.



"Sayang yuk makan". Kata mama(memanggil Elsya dan Elky).


"Iyaa ma". Jawab Elsya dan Elky.


Di meja makan.


"Hari ini mama sama papa mau jalan, soalnya papa ada perjamuan di kantor teman papa kalian, jadi kalian berdua jaga rumah ya soalnya perkiraan kami pulang nya 4 hari lagi, stok makanan sma uang jajan udah mama siapin, pasti elsya bisa masak dong ya kan mama pernah ajarin, terus Elky jaga adik kamu ya pintu rumah setiap keluar langsung di kunci, trus bel rumah juga di nyalain jadi kalau ada apa-apa kalian tau,kalau mau bawa teman ke rumah ngapapa asal pulangnya jangan kemaleman". Mama mengatakan panjang lebar.


"Iyaa ma, eca itu tau tapi bakal rindu nih sama mama papa hehe". Kata Elsya.


"Iya eca ngak bakal lepas dari tangan eky kok ma pa" . Ujar Elky.


"Iyaa anak-anak jangan macam-macam ya, ya udah papa duluan ya sama mama". Sahut papa.


"Iya dah pa ma ". Ucap Elsya dan Elky.


Papa dan mama mereka pergi dalam waktu 4 hari ini, sebenernya mereka cukup sedih di tinggal mama dan papa, tapi mereka sudah menginjak masa dewasa jadi rasanya sudah sedikit terbuka dan tidak ada kekhawatiran.


*Elsya & Elky*.


"Ya jadi berdua aja deh bang, suasana jadi sepi deh". Gumam Elsya.


"Iya ca ngapapa kan ada abang". Kata Elky.


"Emang yang terbaik deh lho bang hehe". Ucap Elsya(senyum manis).


"Eh iyaa, ayo berangkat entar telat deh jadinya". Ujar Elky.


"Iya bang ".


Di sekolah


Di gerbang:


" Bang ayo cepetan".Rewel Elsya.


"Iya". Jawab elky.


"Eh bang ada rania tu, samperin yuk bang". Oceh Elsya.


"Ha lho aja deh". Kata Elsya.


"Ih jahat banget si lho bang, masa adek sendiri di sruh pergi sendirian". Omel Elsya.


"Iya nih gue samperin juga". Ucap Elky.


Mereka berdua datang ke arah Rania


"Dorrr! ". Suara Elsya mengagetkan Rania.


"Ahhhh! eh kalian bikin kaget aja sih ". Ucap Rania sambil terkejut.


"Ngapain di gerbang dan? ". Tanya Elsya.


"Gue nunggu teman masa kecil gue". Jawab Rania.


"Ha yang mana? Manda kah? ". Tanya Elsya kembali.


"Emm bukan, dia itu cowok". Jawab Rania.


"Emm iyaa". Jawab Rania.


"Tapi bukannya kemarin gue nga ada liat lo sama cowok, perasaan cuman manda deh". Celoteh Elsya.


"Ya iyalah kalian ngak ada liat dia, jadi gini kemarin itu seharusnya dia lanjut sekolah di china, cuman pas dia dengar gue malah ada di indonesia dan sekolah di indonesia, dia langsung cabut berkas tadi malam, dan langsung menuju ke indo, kan gue sebenernya kesel banget di buntutin dia mulu". Jelas Rania.


Elky sedikit tak mengerti dengan perasaan nya karena mendengar ada orang yang sedekat itu sama rania


"Ouh lho ad hubungan ya sama tu orang, cieee". Ejek Elsya.


"Ya enggak lah, dia itu udah gue anggap sebagai abang gue sendiri".


" Oh gitu". Sahut Elsya.


Elky sedikit lega mendengar ucapan rania, tapi masih bingung dengan perasaan sendiri.


"Hai Rara". Sapa seseorang tiba-tiba.


"Cakep abis nih orang". (ujar Elsya dalam hati).


"Eh Raran, akhirnya lho dateng juga, capek banget nih gue nungguin". Ujar Rania (terdengar kesal).


Elky merasa tidak senang.


"Iya maaf Rara kecil". Jawabnya dengan senyuman manis.


"Eh iya,Elky, Elsya .kenalin nih Rancy. yang tadi gue ceritain". Ujar Rania.


"Oh hai, kenalin gue Elsya Rindy Dito Winarta". Elsya menyapa.


" Hai, Rancy Li Xing Fei". Sahut Rancy.


"Hai, gue Elky Rendy Dito Winarta". Elky memperkenalkan diri(dengan nada dingin).


" Oh, Rancy Li Xing Fei". Jawab Rancy.


"Dari china ya rancy? ". Tanya Elsya.


"Em iyaa, kalian berdua pasangan ya? ". Tanya Rancy balik.


" Aduh lagi lagi jadi begini, gue tu kembar lho gak sadar apa muka gue sama abang gue ini mirip 98%, terus nama kan juga satu marga". Jawab Elsya kesal.


"Eh maaf deh, gue kan ngak tau, sapa tau kalian bermarga karena ada hubungan ". Ucap Rancy.


"Iya - iya gue maafin". Jawab Elsya.


"Ini mau ke kelas ngak sih". Sahut Elky ( kesal karena melihat Rania dan Rancy sangat akrab dan memiliki sebutan kecil).


"Eh santuy dikit napa bang, ya udah yuk ke kelas". Jawab elsya.


"Ayo". Sahut Rancy dan Rania terdengar kompak.


Sekali lagi Elky rasanya terbakar dan mencoba untuk memadamkan perasaan itu.


mereka menuju ke kelas.