
ada cahaya yang mengusik tidur ku, aku berusaha membuka mata walau anat berat.
terasa beban di bahu kiri ku, entah apa itu aku belum sepenuh nya membuka nata.
betapa kaget nya saat ku lihat izal ter tidur duduk di bawah dan bersandar ke tepi kasur, dan ke palanya yang meniduri tangan kiri ku.
bau alkohol yang masih tercium membuat ku ingat lagi akan ke jadian tadi malam.
hari sudah siang ku lihat jam dinding sudah menunjuk kan pukul 09:35
"what,....!!!! izal bangun!" aku kaget dan langsung membangun kan izal.
"eummm..." izal hanya menggeliat dan tambah memeluk lengan ku.
aku hanya dia membisu saat ku lihat muka izal yang sudah di depan ku.
aku memandang wajah izal dengan teliti, jujur saja selama ini aku tak terlalu perduli padanya.
dan kalau pun bertemu pasti hanya ada pertengkaran.
"tampan kan suami mu?" ucap izal tiba-tiba sambil senyum tapi masih dengan mata ter pejam.
"ish apaan sih!! lepasin kunyuk!!" aku meronta agar terlepas dari izal yang semakin memeluk lengan ku.
"sebebentar yank.." ucap nya masih tudur dan kini dia berasa di sebelah ku.
"ihhh apaan sih lepasin gak!!" aku berusaha lepas tapi tidak bisa dan malah tambah erat izal memeluk ku.
aku juga masih kesal dengan apa yang ter jadi tadi malam.
dan juga heran ternyata izal punya dua kpribadian terkadang dia amat lugu, konyol dan manja tapi terkadang sikap nya dingin, menakut kan seperti hal nya tadi malam.
tiba-tiba izal mendorong ku hingga ku ter tidur di atas kasur dengan izal yang menahan ku dari atas.
" kamu boleh tidak mencintai ku saat ini, tapi jangan pernah mencintai yang lain nya di saat kamu masih dengan ku! " aku hanya mampu menelan ludah susah payah mendengar setiap ucapan izal yang sarat dengan ancaman.
" good morning sayang...." izal ter senyum lalu bangkit, se akan-akan tak terjadi apa-apa.
aku yang masih ter tegun dan tak mampu ber geming dari tempat tidur.
berusaha mencerna setiap kata izal, dan aku tak menyangka akan berhadapan dengan izal yang versi dingin nya.
itu amat menakut kan.
"bangun yank.. atau masih pengen bobok bareng lqgi nih" izal menyeringai.
" apaan sih!! lagian lu gak kerja apa?" aku bangkit dan menuju lemari pakaian hendak mau mandi.
" gak lagi libur, kan hari ini hari sabtu yank" dia ber kata sambil mengikuti ku.
" lu mau ngapain?" tanya ku bingung.
" mandi, " jawab izal.
" what!!! lu gila yah, ya udah sana lu duluan gih, gue belakangan" aku lebih baik mengalah dari pada harus berdebat.
" ngapain yank, ... mending sekalian bareng" ucap nya sambil main mata.
"ogah..!!" aku ber lalu masuk ke dalam kamar mandi dan mengunci pintu nya.
"loh kata nya aku duluan yank" izal bertriak dari luar.
"bodo amat!! suruh siapa tadi gak mau" aku tak lagi menghirau kan nya.