
Sebuah hari yang sangat indah di Seaworld sebuah tempat wahana aquarium laut serta atraksi binatang laut saat ini York dan 2-D sedang berkunjung ke Seaworld melihat pertunjukkan atraksi lumba-lumba dengan suara peluit.
"Wah.. Jadi ini yang namanya Seaworld aku tidak menyangka aku bisa melihat yang asli di tempat ini" kata York
"Apa kamu suka?" kata pria itu
Pria gemuk berjas itu bertanya kepada York soal ketertarikannya kepada seaworld.
"Anda siapa?" kata York
"Saya Rock Bottom, saya adalah kepala direktur Seaworld ini apa ini pertama kalinya anda melihat lumba-lumba" kata pria itu
"Tentu soalnya kami berdua adalah pengelana jadi kami sering tahu banyak saat berpetualang" kata York
"Begitu ya kalau berpetualang aku jadi ingat petualanganku di dasar laut dulu disana aku mendapatkan seekor hiu besar yang langka hingga menyebabkan satu orang dalam regu pencarianku meninggal" kata Rock Bottom
"Satu orang meninggal?" kata York
"Ah lupakan saja selain itu di Seaworld kami memiliki tempat lainnya di aquarium seperti Restoran, Toko Serba Guna dan yang terakhir disukai anak-anak adalah Game Center" kata Rock Bottom
"Banyak juga ya" kata York
"Kalau begitu saya pergi dulu ya, nikmatilah suasana indah di Seaworld ini" kata Rock Bottom
Saat tuan Rock pergi seseorang mulai menatap tuan Rock dengan tajam dari jauh sementara itu York dan 2-D lagi pergi mengunjungi akuarium laut di lantai bawah, disini ruangannya terlihat sangat luas diluar jendela serta di balik kaca terlihat seekor mahluk laut seperti ikan, ubur-ubur terumbu karang dan semacamnya berenang di dalam air. Banyak sekali mahluk laut yang menetap di dalam ruangan berkaca serta di luar aquarium.
Setelah mengunjungi aquarium York mulai makan siang di restoran dan dia memesan masakan khas Perancis, Paella. Sebuah hidangan nasi goreng dengan kerang dan udang. Akhirnya mereka berdua menyantap hidangan itu dan menyukainya
"Tidak kusangka makanan Seafood ini benar-benar enak ya 2-D" kata York
Sedangkan 2-D langsung menelan semua kerang di nasi sampai habis sebab dia itu robot.
"Ayo kita ke game center" kata York
Setelah itu York dan 2-D menuju ke tempat game center, disana banyak sekali game arcade lainnya selain itu ada juga tempat hadiah dimana para pelanggan dapat membeli hadiah serta membayarkannya dengan tiket-tiket yang mereka kumpulkan setelah main game arcade.
"Oke 2-D kamu tetap disini aku mau membeli sekeping koin arcade" kata York
York menuju ke tempat kasir untuk membeli sekeping koin game arcade setelah mereka berdua mulai bermain semua game dan mendapatkan banyak sekali tiket-tiket hadiah.
"Sepertinya kita sudah mengumpulkan banyak sekali tiket ayo kita ke kasir untuk membeli hadiah" kata York
York menuju ke tempat kasir dan tuan kasir itu terkejut melihat York mengumpulkan 100 tiket hadiah.
"Selamat dek anda mendapatkan hadiah 100 tiket yaitu handphone" kata tukang kasir itu
Tukang kasir itu memberikan York sebuah handphone canggih secara bahagia.
"Waw ini pertama kalinya aku melihat handphone benarkan begitu 2-D?" kata York
Tetapi York melihat 2-D tidak ada, dia langsung mencarinya dan menemukan dia di tempat game arcade bertarung.
"Wah kamu disini rupanya jangan nyasar dong padahal aku baru saja mendapatkan hadiah" kata York
Tiba-tiba saja dia melihat seorang pemuda bermain game arcade bertarung melawan penantangnya bahkan semua orang mulai melihat pertandingannya dan berseru padanya
"Sialan aku tidak boleh kalah seperti ini! Terimalah ini serangan pamungkas!" kata lawannya
Tetapi bocah itu menggerakkan petarung di game itu mundur menghindari serangan pemungkasnya dengan cepat dan melaksanakan serangan pemungkasnya ke lawan itu dan membuat dia K.O. (knock out).
"Sial! Lagi-lagi aku kalah" kata lawannya
Semua orang langsung melihat kehebatan pemuda itu.
"Kau lihat anak itu baru saja menang berkali-kali"
"Iya bahkan dia sangat teliti"
"Baru pertama kali ini aku melihat seorang pemain yang tidak terkalahkan itu"
"Tadi itu hebat sekali ya" kata York
Pemuda itu memiliki rambut berwarna biru mengenai jaket hood hitam serta headphone canggih di sekitar lehernya.
"Benar bukan ngomong-ngomong ini pertama kali kamu datang kesini" kata pemuda itu
"Memang soalnya aku ini seorang pengelana dan bagaimana denganmu" kata York
"Ya aku sering datang kesini walaupun aku selalu dipaksa pergi keluar karena selalu di dalam rumah selama sehari" kata pemuda
"Sehari di dalam rumah…" kata York
"Tidak ada gak usah dipikirkan perkenalkan namaku Justin, kalau kamu?" kata pemuda itu
"York, seorang pengelana" kata York
"Senang berkenalan denganmu York, Hei gimana kalau kita bertanding dengan game ini sebagai pertemuan kita" kata Justin
"Ide bagus ayo" kata York
York dan Justin mulai mengaktifkan game arcade mereka dengan memasukkan koin dan mulai bertarung.
Keduanya mulai bertarung dengan sengit melalui kontroler hingga keduanya mulai mencapai ronde terakhir.
"Tidak buruk juga" kata Justin
"Dan kamu juga" kata York
Saat mereka berdua mulai menyerang satu sama lain saat lifebar mereka sedikit tiba-tiba saja terdengar suara peluit serta suara teriakan di aquarium.
"Suara apa itu!?" kata York
"Maaf York tapi kurasa kita harus tunda dulu" kata Justin
"Kau benar" kata York
York dan Justin mulai berhenti bermain dan pergi keluar untuk mencari asal suara itu, disana dia melihat seorang wanita terkejut melihat sesuatu di balik kaca aquarium.
"Ada apa!?" kata Justin
Wanita itu menunjuk ke arah seekor hiu raksasa yang baru saja menggigit orang di dalam aquarium ternyata orang yang tergigit itu adalah Rock Bottom, kepala direktur Seaworld.
Beberapa jam kemudian polisi langsung datang dan mengeluarkan jasad tuan Rock dari aquarium.
"Sepertinya dia sudah tewas" kata polisi
Semua staf Seaworld mulai kaget dan terdesus melihat kematian kepala direktur.
"Tidak mungkin, bagaimana bisa ini terjadi"
"Padahal Seaworld miliknya sangat bagus"
"Tapi kenapa dia bisa dibunuh sama hiu yang dia tangkap"
Kemudian Justin menghampiri mayat kepala direktur.
"Hei dek.." kata polisi itu
"Hmm.. Menarik..sepertinya ini bukan kecelakaan deh" kata Justin
"Apa maksudmu" kata polisi itu
"Apa anda tidak melihat sesuatu di sekitar tubuh korban" kata Justin
Justin memerhatikan kedua tangan serta kaki korban terikat dengan rantai bola besi dan mulutnya juga ditutup dengan plester hitam.
"Dilihat dari tubuhnya sepertinya dia baru saja diikat dan dimasukkan ke dalam tangki hiu itu berarti…ini pembunuhan!" kata Justin
"Dengar dek jika ini pembunuhan kamilah yang urus semua ini bukan kamu!" kata polisi itu
"Kamu tidak tahu siapa aku, akan kuberitahu ya.. Aku adalah Justin Tieberlake seorang detektif muda yang terkenal" kata Justin
Semua polisi serta para pengunjung mulai kaget mendengar nama itu.
"Tunggu sebentar maksudmu Justin Tieberlake itu"
"Kudengar dia baru saja memecahkan beberapa banyak kasus"
"Bahkan dia juga berasosiasi dengan pemerintah kepolisian"
"Justin apa kamu seorang detektif?" kata York
"Hah.. Maaf sudah menyembunyikan ini darimu York" kata Justin
"Maaf tuan Justin saya tidak sadar kalau anda disini" kata polisi itu
"Tidak apa-apa jadi pak polisi bisa jelaskan rinciannya sebab aku akan menangani kasus ini" kata Justin
Menurut polisi itu korban mengalami sebuah lubang gigitan yang besar yang mendalam di seluruh tubuhnya bahkan ada sebuah benturan keras di belakang kepalanya, sepertinya ini bisa membuktikan bahwa dia baru saja diserang sebelum memasukkannya ke dalam tangki hiu.
"Kalau dilihat baik-baik pelaku baru saja membuat dia tidak sadarkan diri dan memasukkannya ke dalam tangki dalam kondisi terikat, yosh gimana kalau kita bicara kepada saksi mata maukah kamu ikut denganku York" kata Justin
"Tentu lagipula aku jadi sangat suka tentang bermain detektif ini" kata York
"Oke pertama kita mulai dari wanita itu dia yang pertama kali menemukan korban ayo kita bicara padanya" kata Justin
Justin dan York mulai bertanya kepada wanita yang menyaksikan kematian korban.
"Permisi bisa beritahukan siapa nama anda dan profesi anda" kata Justin
"Saya Anin, saya seorang pemandu di Seaworld ini pada jam 11 saya sedang melakukan pekerjaanku untuk memandu turis dan pengunjung selama 30 menit setelah itu aku melihat tuan Rock Bottom menerima pesan SMS dari seseorang yang tidak dikenal dan itulah terakhir kali saya melihatnya" kata wanita itu
"Itu terjadi sebelum dia dibunuh ya" pikir Justin
Kemudian polisi datang dan menemukan ponsel korban.
"Permisi tuan Justin kami menemukan sesuatu di ponsel milik korban" kata polisi itu
"Berikan padaku!" kata Justin
Justin langsung mengecek ponsel itu dan melihat sebuah pesan SMS dari nomor panggilan yang tidak dikenal. Pesan itu tertulis: Temui saya di tempat penyimpanan dingin dan kau akan beritahu aku apa yang telah kamu perbuat dalam perburuan hiu setahun yang lalu.
"York sepertinya kita sudah menemukan tempat dimana dia terbunuh" kata Justin
York dan Justin tiba di tempat penyimpanan dingin ruangannya memiliki suhu yang sangat dingin serta diisi dengan ikan-ikan yang membeku.
"Wah… dingin sekali ya disini" kata York
"Kan tahu suhu udara ruangan ini terlihat seperti di kutub utara atau selatan ya" kata Justin
"Kutub utara dan selatan?" kata York
"Tunggu sebentar kamu tidak tahu kutub utara dan kutub selatan?" kata Justin
"Iya soalnya saya belum pernah kesana" kata York
"Begitu ya jadi sudah berapa tempat yang kamu kunjungi?" kata Justin
"Lima tempat" kata York
"Baru lima ya aku harap kamu bakal menikmati tempat yang dingin saat perjalananmu" kata Justin
Kemudian 2-D melihat diantara tumpukan ikan ini ada yang kehilangan ekornya dan langsung mengambilkannya.
"Apa yang kamu temukan 2-D" kata York
"Aneh kok bisa-bisanya ekor ikan ini copot saat dalam pembekuan" kata Justin
Berikutnya Justin melihat sebuah jejak roda kotor di lantai.
"Jejak roda ini kalau tidak salah?" kata Justin
Kemudian seorang koki datang mengunjungi ruang penyimpanan dingin dan bertemu dengan York, Justin dan 2-D.
"Sedang apa kalian disini?" kata koki itu
"Permisi pak saya Justin Tieberlake seorang detektif kepolisian ingin menanyakan bahwa tuan Rock Bottom baru saja meninggal sekarang" kata Justin
"Meninggal bagaimana bisa!?" kata koki itu
"Tubuhnya baru saja digigit oleh seekor hiu besar dan sepertinya pelaku telah membunuhnya dengan menjatuhkannya ke dalam tangki" kata Justin
"Sebelun itu nama anda siapa?" kata York
"Saya Ali Siddaq seorang koki di restoran seafood ini aku sedang menyiapkan banyak makanan dari ikan kepada pelanggan di seaworld ini" kata Ali
"Tuan Ali bisakah anda jelaskan apa yang terjadi di gudang ini" kata Justin
"Saya juga tidak tahu semenit yang lalu saya baru saja keluar dari gudang ini untuk mengirimkan sisa ikan beku yang tersisa ini ke restoran hingga aku tidak menyadari tuan Rock melawati saya dan masuk ke gudang seberapa menit kemudian aku mulai kembali ke gudang dan melihat salah satu staf baru saja keluar dengan membawa sebuah keranjang roda restoran dan begitu aku masuk tuan Rock sudah tidak ada disana" kata Ali
"Justin apa menurutmu salah satu staf ini adalah pelakunya" kata York
"Kemungkinannya begitu jika benar berarti pelakunya membawa korban dengan menggunakan keranjang restoran ayo kita periksa di restoran" kata Justin
Justin dan York menuju ke dapur restoran untuk mencari banyak petunjuk sedangkan 2-D diam-diam mau mengambil sesuatu dari kulkas dan York langsung menghentikannya.
"2-D jangan lakukan itu, kulkas ini untuk restoran" kata York
Justin menemukan sebuah keranjang dapur besi yang di balik tirai putihnya ada sesuatu yang berbau amis ikan menempel di setiap besi yang sedikit basah dan dingin ketika menyentuhnya dia bisa melihat dari mata pelaku menaruh tubuh korban ke dalam keranjang restoran.
"Tidak salah lagi keranjang ini pasti punya si pelaku" kata Justin
Kemudian seorang penjinak binatang laut berambut pirang berantakan menurut York dia pernah melihatnya saat di panggung atraksi lumba-lumba, lalu pria itu bertanya kepada York dan Justin soal apa yang mereka berdua lakukan.
"Kalian sedang ngapain" kata pelayan itu
"Kami baru saja.. " kata York
"Permisi pak bisa tolong beritahukan nama anda?" kata Justin
"Saya Fairul seorang penjinak binatang di Seaworld ini walaupun saya ini masih baru saya sudah sangat ahli dalam menjinak binatang laut seperti lumba-lumba sejak kecil" kata Fairul
"Aku ingat sekarang kamu orang yang melatih lumba-lumba di atraksi itu bukan" kata York
"Tepat sekali dek saya mendapatkan peluit dari ayahku berkat itu aku bisa menjinakkan lumba-lumba serta paus pembunuh, ngomong-ngomong bisa jelaskan mengapa kalian disini" kata Fairul
"Begini pak tuan Rock Bottom baru saja dibunuh dan bisakah anda jelaskan kalau anda melihat sesuatu yang aneh sebelum pembunuhan ini terjadi" kata Justin
"Pagi itu saya lagi melatih lumba-lumba saya hingga saya melihat seseorang yang mencurigakan baru saja membawa keranjang restoran ke lift yang menuju ke atas aquarium" kata Fairul
"Terima kasih atas infonya York ayo kita pergi ke lantai atas aquarium" kata Justin
Sesaat tiba di lift ada sebuah tulisan personal staff only menandakan bahwa lift ini hanya untuk staf aquarium.
"Ayo mumpung kepala direktur mereka sudah tidak ada ayo kita masuk" kata Justin
Sebelum mereka masuk 2-D menemukan sesuatu di tong sampah di samping pintu lift.
"Kamu menemukan apa sekarang 2-D" kata York
Robot itu menemukan sebuah baju tukang staf, masker, sarung tangan serta topi, peluit dan juga ekor ikan dari tempat pembeku itu.
"Sepertinya pelaku sudah membuang barang bukti disini" kata York
"Dan yang satu ini pasti ekor ikan yang hilang itu" kata Justin
York dan Justin langsung menuju ke lantai atas aquarium, lantai ini memiliki banyak sekali pintu palka yang terhubung dengan setiap tangki air.
"Jadi ini tempat dimana mereka memasukkan banyak binatang laut ke dalam tangki-tangki ini ya" kata York
"Dan yang terbesar itu pasti milik hiu besar itu" kata Justin
Justin menunjuk ke arah pintu palka yang paling lebar dan besar yang sudah terbuka
"Wah besar sekali ya" kata York
"Sesuai dengan ukurannya sebelum polisi mengeluarkan jasad korban dari tangki hiu mereka juga sudah menidurkan hiu itu untuk memeriksanya dan sejak polisi datang pintu tangki itu tetap terbuka" kata Justin
"Pertanyaannya adalah siapa yang baru saja membuka pintu tangki itu?" kata York
"Menurut polisi sepertinya pelaku baru saja mengambil kunci tangki dari korban serta membukakannya" kata Justin
"Terus kunci itu ada dimana" kata York
"Menurut investigasi polisi sepertinya mereka tidak bisa menemukannya atau mungkin saja pelaku baru saja menyembunyikannya di tempat lain" kata Justin
Berikutnya Justin mulai melihat ikan hiu yang tertidur itu sehingga dia mau melakukan sesuatu.
"Mumpung dia masih tidur gimana kalau kita mengintip ingatannya untuk itu aku butuh bantuanmu" kata Justin
York yang masih heran dengan Justin langsung menyatukan kekuatannya dengannya secara resonansi hingga keduanya melihat sesuatu di balik mata ikan hiu itu dia melihat sosok pelaku yang tidak bisa diperlihatkan wajahnya hanya cirinya saja: pria itu memakai topi dan jas tukang hingga mulutnya ditutup oleh masker serta tangannya bersarung.
Kemudian pria itu menjatuhkan tubuh Rock Bottom kedalam tangki lalu dia mengeluarkan sebuah peluit dari sakunya dan membuka maskernya untuk meniup peluit itu sampai hiu itu bereaksi dengan suara peluit dan memaksanya untuk menyantap Rock Bottom.
Setelah melihatnya membuat Justin terkejut dan berkeringat.
"Kamu tidak apa-apa?" kata York
"Ya dan sepertinya aku baru saja menemukan petunjuk bahwa pelaku mengendalikan hiu itu dengan sebuah peluit, itu dia! Ini pasti senjata pembunuhnya!" kata Justin
"Jenius sekali kamu" kata York
"York! Kumpulkan semua orang di aquarium!" kata Justin
"Eh sekarang!?" kata York
"Semua misteri telah terpecahkan!" kata Justin
Justin langsung menyuruh York untuk memanggil semua saksi mata termasuk Anin, Ali dan Fairul serta para polisi di tangki aquarium hiu.
"Tuan detektif untuk apa anda memanggil kami kemari?" kata Anin
"Alasan aku memanggil kalian adalah pelaku yang telah membunuh kepala direktur Rock Bottom ada disini! Diantara kalian!" kata Justin
"Mustahil apa kamu yakin soal itu!?" kata Fairul
"Semuanya saya detektif Justin Tieberlake akan menjelaskan kejadian ini! Sebelum pembunuhan ini terjadi tuan Rock Bottom menerima pesan ancaman yang membawanya ke gudang pendingin saat dia tiba disana pelaku yang menyamar sebagai salah satu staf aquarium langsung muncul dihadapannya dan menyerang dia dari belakang membuat dia pingsan dengan ikan beku sehingga membuat ikan itu terpisah dari ujung ekornya ketika menyadari ini dia langsung memasukkanya ke dalam saku dan kemudian dia mengikat pergelangan kaki dan tangannya dan memasukkan tubuhnya ke dalam keranjang restoran yang bertirai dan pergi meninggalkan gudang" kata Justin
"Jadi di balik keranjang yang kulihat tadi itu adalah?" kata Ali
"Itu adalah Rock Bottom, kemudian pelaku membawa dia ke lantai atas aquarium dan membuka pintu tangki hiu dengan menggunakan kunci seluruh tangki dari saku jas Rock Bottom, setelah membukanya dia langsung menjatuhkan tubuhnya kedalam tangki dan meniup peluit untuk mengendalikan hiu itu saat hiu itu mulai memakannya dia langsung menutup pintu tangki itu dan meninggalkan dia tercabik-cabik oleh hiu yang dia tangkap setelah itu pelaku mulai membuka baju staf dan kembali ke tempat kerjanya dan aku sudah menebak siapa pelakunya" kata Justin
Justin mulai mengangkat tangannya sehingga jarinya menunjuk ke identitas pelaku.
"Pelakunya adalah kamu Fairul!" kata Justin
Dan dia berhasil menebak pelakunya.
"Eh.. Aku pelakunya?.." kata Fairul
"Aku sudah menduga ini sejak kita pertama kali bertemu, kamulah yang telah membunuhnya" kata Justin
"Ini tidak mungkin!?, saya kan cuma anak baru yang dipekerjakan oleh kepala direktur lagipula dia kan telah memberikanku pekerjaan, mana mungkin saya membunuhnya!?" kata York
"Tuan detektif apa kamu punya bukti mengapa Fairul pelakunya" kata Ali
"Ada, York saat kamu dan aku bermain game arcade kamu mendengar suara peluit di lantai atas bukan" kata Justin
"Maksudmu suara peluit yang aku dengarkan itu!" kata York
"Tepat sekali itulah suara yang York dengarkan dan kudengar kamu pernah menyebut lantai atas aquarium apa ini agak aneh kalau orang baru sepertimu bisa mengetahui semua lantai walaupun lift itu hanya bisa masuk oleh staf pribadi aquarium" kata Justin
"Tunggu sebentar apa kamu bisa membuktikan kalau aku juga menyamar sebagai salah satu staf aquarium" kata Fairul
"Tentu aku juga menemukan baju staf aquarium yang kamu buang di tempat sampah beserta peluit dan juga ekor ikan yang kamu patahkan saat memukul ketua direktur, aku bisa menebak dari sedikit bekas bau ikan beku yang menempel di telapak tanganmu" kata Justin
Fairul langsung ketawa jahat karena Justin sudah mengetahui kecurigaannya.
"Memang benar tuan detektif akulah yang telah membunuh kepala direktur itu" kata Fairul
"Jadi kamu mengaku ya" kata Justin
"Tapi kamu kehilangan satu barang bukti lagi yaitu kunci pintu tangki hiu, benda itu masih tidak ditemukan bukan, apa kamu yakin sudah menemukannya!?" kata Fairul
York dan para polisi mulai bingung kalau kunci itu masih belum ditemukan tetapi Justin hanya diam saja hingga dia mulai menjawab.
"Ada kok! Dan benda itu sudah ada sejak kita disini! " kata Justin
Justin mengeluarkan ikan yang ekornya putus dari sakunya dan menarik sesuatu dari mulutnya dengan jepitan dan ternyata di dalam tubuh ikan itu ada kunci pintu tangki air.
"Jadi ternyata kuncinya ada di dalam mulut ikan itu!?" semua orang terkejut melihatnya
"Setelah membuka pintu tangki hiu dan menjatuhkan kepala direktur ke dalam kamu langsung menghilangkan kunci itu dengan memasukkannya ke dalam mulut ikan ini, dengan begini kau tidak akan bisa kabur dari tindakan kriminalmu sekarang mengakulah!" kata Justin
"Fairul mengapa kamu membunuh kepala direktur, katakan!?" kata Ali
"Ayahku adalah seorang nelayan dan penjinak ikan laut yang aku kagumi, dia juga salah satu kru ekspedisi hiu yang baru saja dikabarkan meninggalkan setahun yang lalu" kata Fairul
"Sudah kuduga kamu pasti anak dari salah satu anggota regu pencarian laut itu bukan" kata Justin
"Itu tidak benar! ayahku bukan meninggal karena kecelakaan dia dibunuh!" kata Fairul
"Apa maksudmu dia dibunuh?" kata Justin
"Sejak pemakaman ayah aku diam-diam mendengarkan Rock Bottom berbicara sendiri di luar kuburan" kata Fairul
"Dasar si nelayan kotor itu berani sekali dia mencoba merebut buruanku tetapi sayang sekali aku diam-diam menggantikan tangki oksigennya dengan tangki oksigen yang sedikit yang membuat dia kehabisan nafas dan membuat dirinya menjadi umpan bagi hiu itu, dengan begini tidak ada orang yang tahu kalau kematiannya hanya sekedar kecelakaan saja, Hahahahaha!!" kata Rock Bottom
"Begitu mendengar rencana liciknya aku bertujuan untuk bekerja sebagai penjinak lumba-lumba di aquarium miliknya demi membalaskan dendam kematian ayahku, sekarang kalian mengerti bukan!?" kata Fairul
Akhirnya polisi membawa Fairul ke kantor polisi karena perbuatannya setelah itu York dan Justin mulai berpamitan sebelum pergi.
"Tadi itu kasus yang benar-benar hebat ya, tidak kusangka aku bisa bertemu dengan detektif yang merupakan ahli esper seperti aku" kata York
"Jadi kamu sudah mengetahuinya ya kamu memang esper yang menarik" kata Justin
"Ngomong-ngomong apa kamu mau melanjutkan pertandingan kita?" kata York
"Tidak terima kasih sebab kita sudah tahu kalau kita berdua memang seimbang, York sang Esper Pengelana aku memang mengakuimu sebagai teman dan sebagai tanda persahabatan kita" kata Justin
Justin meminta nomor handphone yang York pegang dan menambahkan kontak nomor miliknya di handphonenya.
"Dengan handphone ini kamu bisa menghubungi temanmu dimana saja dan kapan saja nah sampai jumpa lagi" kata Justin
"Kau juga ya detektif ternama" kata York
Keduanya mulai berpisah menuju ke jalan yang berbeda dan berharap mereka berdua bisa ketemu lagi di kasus tertentu.
(My Own Summer-Deftones)