
Di sebuah jalan yang tinggi York dan 2-D yang sedang jalan kaki baru saja melihat seorang pria sedang berjalan menarik pianonya dengan tali dia bersikeras untuk menariknya sambil berjalan tanpa beristirahat.
Pria itu mengenakan jas hitam dan celana hitam sedangkan kulitnya berwarna hitam kecoklatan saat dia berhenti, dia langsung mengeluarkan sebuah foto seorang wanita mungkin saja dia itu adalah seorang cewek yang dia suka.
Namun ketika dia terus menariknya tiba-tiba saja tali yang dia tarik langsung putus dan piano itu langsung jatuh ke bawah.
"Oh Tidak!!" kata pria itu
Kemudian York berhasil menahan piano itu dan menyatukan tali yang putus itu dengan kekuatan espernya.
"Hebat.. Bagaimana kamu bisa melakukan itu?" kata pria itu
"Mungkin saja kamu bisa menyebutku seorang esper, perkenalkan aku York sang pengelana dan ini robotku 2-D " kata York
Dalam perjalanan York langsung bergabung dengan pria yang menarik piano itu.
"Jadi apa alasan anda berkelana membawa piano itu" kata York
"Aku mau menyatakan cintaku pada seseorang yang sudah lama aku sukai dengan piano yang aku mainkan ini" kata pria itu
"Itu terjadi sejak aku mengikuti kursus piano saat SMA setelah selesai kursus, cewek itu datang dan memuji permainan pianoku, pada akhirnya kami berdua langsung saling kenal dan akrab entah kenapa aku langsung jatuh cinta kepadanya hingga suatu hari.." pria itu melanjutkan
"Terus apa yang terjadi…" kata York
"Setelah naik kelas cewek itu mulai pindah sekolah ke negara lain namun aku bertekad setelah lulus sekolah aku bersumpah untuk menyanyikan lagu dan pianoku kepadanya jika ketemu dengannya lagi supaya aku bisa menyampaikan cintaku" kata pria itu
"Jadi itu sebabnya kamu berkelana dengan piano itu?" kata York
"Betul sebelum perjalanan aku sudah membuat lagu cintaku dengan sempurna bahkan aku juga sudah menyiakan semua uang tabunganku untuk membeli piano ini" kata pria itu
Dalam beberapa mil kemudian keduanya tiba di sebuah kota kecil dan York langsung menanyakan pria itu tentang keberadaan ceweknya.
"Apa menurutmu cewek yang kamu maksud itu tinggal di negara ini" kata York
"Aku dengar dari tetanggaku bahwa kedua orang tuanya pindah ke negeri ini bersama dengannya aku jadi tidak sabar menemuinya" kata pria itu
Saat perjalanan ketiganya dihadang oleh sekelompok preman.
"Hei pelancong yang ada disana, ngapain lo bawa piano besar itu segala, mau ngamen!" kata preman itu
"Anu bisa tolong beritahu dimana wanita ini berada?" kata pria itu
Tetapi preman itu menjatuhkan foto itu ke tanah, pria itu langsung mengambilkannya tetapi preman itu menginjak tangannya dengan kaki membuat dia kesakitan.
"Omong kosong jadi lo kemari bawa piano untuk cewek lo benar-benar patah!" kata preman itu
Para preman langsung ketawa melihat tangan pria itu keinjak sambil memegang foto wanita itu, tetapi York datang menghampiri preman itu.
"Ada apa bocah lo mau ngajak berantem!" kata preman itu
Kemudian York menggunakan telekinesisnya untuk mendorong preman itu ke tong sampah dan York langsung melirik ke preman lain.
"Jadi apa ada yang berani menantang saya!?" kata York
"Kau tidak apa-apa?" kata York
"Iya" kata pria itu
"Gimana kalau kita tanya orang yang tidak kasar saja sambil jalan-jalan?" kata York
York, 2-D, dan pria itu mulai berjalan dan bertanya kepada penduduk kota tentang keberadaan wanita itu tetapi mereka tetap tidak melihatnya jadi mereka terus mencari hingga pencarian mereka berhenti di sebuah perumahan.
"Permisi pak apa anda melihat wanita ini" kata York
York memperlihatkan foto wanita itu kepada kakek itu.
"Ya saya pernah melihatnya dia tinggal di paling ujung kiri seberang dengan rumahku" kata kakek itu
"Terima kasih pak" kata pria itu
Pria itu langsung berjalan sambil menarik pianonya ke rumah wanita itu kemudian kakek tua itu memperingati York sebelum pergi.
"Anu dek pengelana ada sesuatu yang ingin kutanyakan kepadamu mungkin ini agak tidak masuk akal tapi dengarkan dulu.. " kata kakek itu
Saat pria itu sudah tiba di rumah wanita itu dia tidak sabar untuk menemuinya dan mau menyampaikan perasaan dengan lagunya hingga dia melihat..
Wanita itu sudah bersama dengan pria lain di lantai atas sambil bermesraan.
Ekspresi pria mulai berubah terkejut saat melihat wanita yang dia sukai jatuh cinta kepada pria lain sampai menjatuhkan foto wanita yang dia bawa.
York yang menyaksikan ini sudah memprediksikan apa yang pria itu lihat di rumah wanita itu bahkan dia juga mengingat apa yang kakek tua itu peringatkan padanya.
"Sebenarnya wanita itu sudah lama menikah setahun yang lalu jadi aku tidak memberitahukan kepada pria itu soal pernikahannya jika dia tahu itu bakal menyakiti hatinya" kata kakek itu
Kemudian pria itu langsung pergi meninggalkan rumah wanita itu sambil menarik piano itu dengan ekspresi patah hati.
Sedangkan wanita yang bersama suaminya langsung menghiraukan apa yang dia lihat dari jendela seakan dia telah melupakan pria itu.
Setelah keluar dari perumahan York dan 2-D mau bertanya kepada pria itu sebelum berpisah dengannya.
"Jadi apa yang akan kamu lakukan setelah menyelesaikan perjalanan ini?" kata York
"Aku tidak tahu ternyata perjuanganku selama ini hanyalah sia-sia saja, York terima kasih sudah menemaniku dalam perjalananku ini" kata pria itu
"Sama-sama kalau begitu kami pergi dulu ya, jaga dirimu baik-baik" kata York
Setelah York dan 2-D pergi pria itu mulai berjalan sendirian sambil menarik pianonya.
Malam itu pria itu sedang memainkan pianonya di tengah rel kereta sambil memainkan lagu Grenade oleh Bruno Mars.
Saat palang kereta mulai turun dan lampu lalu lintas kereta berkedip kereta itu mulai melaju cepat ke arah pria yang sedang bermain piano itu.
Namun saat pria itu selesai bernyanyi kereta itu langsung menabrak pria itu beserta pianonya.
Trivia nama chapter dari lagu:
Bruno Mars - Grenade