
Di bawah lubang yang ada di antara pegunungan terdapat sebuah tempat barang rongsokan yang dipenuhi dengan banyak sampah besi dan logam di tempat itu terdapat sekumpulan robot sedang bekerja memungut sampah dan membawanya ke mesin daur ulang.
Kemudian robot-robot pekerja itu langsung meletakkan sampah mereka yang dikumpulkan ke sebuah conveyor belt yang akan membawa banyak sampah ini ke lubang mesin daur ulang serta mengubahnya menjadi sebuah kubus logam.
Namun saat hari kerja selesai dan hari sudah gelap para robot langsung kembali ke gubuk mereka dan tidur dengan mengaktikan fungsi sleep mode di otak mereka, tetapi hanya saja ada satu robot yang sedang tidak tidur, dia langsung mengambil sebuah alat jackpat di dalam lemarinya dan diam-diam meninggalkan gubuknya.
Malam itu robot itu langsung mengenakan jetpacknya dan menekan tombol peluncurnya sampai dia terbang ke atas langit tetapi dalam sekejap mesin jetpacknya langsung berhenti berbunyi sampai dia langsung terjatuh kembali ke tempat barang rongsokan.
Dan akhirnya robot itu berhasil mendarat dengan selamat tetapi jetpack yang dia kenakan telah rusak karena terjatuh tadi, robot itu langsung sedih karena gagal terbang hingga akhirnya dia langsung pulang ke gubuknya.
Tetapi saat dia mau pulang robot itu langsung melihat sesuatu yang bersinar di balik segunung sampah besi itu, secara penasaran robot itu langsung menggali segunung sampah itu dan akhirnya dia menemukan sebuah kapsul cyrogenic hibernasi di balik sampah-sampah.
Robot itu langsung mendekati kapsul itu dengan berjalan pelan-pelan dan melihat isinya, lalu di dalam kapsul itu terdapat seorang bocah remaja laki-laki yang sedang tertidur di dalam kapsul itu dan di samping bocah itu terdapat sebuah hitungan mundur 5 detik, 4 detik, 3 detik, 2 detik, 1 detik.....
Saat hitungan mundurnya sudah habis kapsul itu langsung terbuka sambil mengeluarkan gas dingin hingga bocah itu mulai sedikit bergerak dan membukakan matanya lalu bocah itu langsung bangkit dari tidurnya dan keluar dari kapsul itu sambil mengatakan..
"Ini...dimana?...."
Ketika robot itu kaget melihat bocah aneh yang baru saja terbangun dari kapsul itu sekumpulan robot pekerja langsung datang karena mendengar suara jatuh yang keraa bahkan robot mandor itu mulai mengkomplain robot itu karena telah melakukan sesuatu yang tidak masuk akal di tengah malam
"Oke 2-D apa yang sedang kamu lakukan tengah malam ini!?" kata robot mandor itu
Namun semua robot langsung terkejut melihat seorang manusia tiba di tempat barang rongsokan hingga mereka mendengar suara berbunyi dari perut bocah itu, menandakan bahwa dia terasa lapar.
"Anu...ada yang punya makanan tidak?" kata bocah itu
Beberapa jam kemudian mandor itu membawa bocah itu ke gudang pabrik lalu robot oven itu menciptakan sebuah makanan pie apel sedangkan robot dispenser itu menciptakan sebuah minuman teh dan memberikannya kepada bocah itu sebagai makan malam.
"Ah...sudah lama sekali aku tidak pernah mencicipi ini selama setahun" kata bocah itu
"Kebetulan sekali ada manusia yang ingin selalu mengunjungi wilayah kami walaupun kami tidak pernah tahu bahwa kamu dulu tinggal disini" kata mandor itu
"Tinggal disini maksudnya apa?" kata bocah itu
"Soalnya salah satu pekerja kami menemukanmu di balik tumpukan sampah tertidur di dalam sebuah kapsul hingga kapsul itu terbuka dan kamu bangun, apa kamu tidak ingat?" kata mandor
"Maaf ya soalnya aku agak lupa sebenarnya aku tidak ingat siapa diriku dan mengapa aku bisa tertidur disini?" kata bocah itu
"Begitu ya, kurasa sebaiknya kamu harus menetap di sebuah tempat kotor ini dan selain itu aku menemukan ini.." kata mandor itu
Mandor itu meletakkan sebuah buku catatan bertuliskan York Journal di depan bocah itu.
"Aku menemukan ini di dalam kapsul yang kamu tiduri itu tetapi hanya saja isinya kosong dan hanya sampulnya saja yang tertulis" kata mandor
Ketika bocah itu melihat sampul buku itu tiba-tiba saja dia mulai teringat sesuatu dan melihat sebuah gambaran tentang sekumpulan anak-anak, tempat perawatan, dan sebuah buku cerita tentang dunia sekitar, hingga dia langsung menyebut namanya.
"Aku ingat sekarang namaku adalah York" kata bocah
"Apa ingatanmu sudah kembali.." kata mandor itu
"Masih belum, tapi barusan aku mengingat siapa namaku, jika isinya kosong berarti buku ini terlihat seperti buku harian" kata York
"Begitu jika kamu hilang ingatan berarti kamu harus mencatatnya dari awal saat kamu terbangun di dalam kapsul itu" kata mandor
Kemudian York mulai menguap seakan-akan dia mau tidur.
"Ngomong-ngomong apa disini ada tempat untuk tidur?" kata York
Mandor itu membawa York ke tendanya 2-D yang merupakan tempat untuk menginap.
"Ada satu tempat yang cocok untuk kamu dan tempat itu milik salah satu pekerja kami yang telah menemukanmu" kata mandor
Keduanya memasuki tenda itu dan bertemu dengan robot pekerja bernama 2-D.
"2-D mulai sekarang pemuda ini akan tinggal bersamaku karena kamulah yang menemukannya dan kamu harus bersikap baik kepada tamu manusia kita mengerti" kata mandor
2-D langsung mengangguk dan memperbolehkan York tinggal di tendanya sampai mandor itu kembali ke gudang pabriknya.
"Jadi namamu 2-D, nama yang lucu ya perkenalkan namaku adalah York. Aku harap kita bisa menjadi teman sekamar yang baik" kata York
Ketika York mengulurkan tangannya ke 2-D, robot itu langsung berbalik menghiraukan York dan dan menekan tombol sleep mode untuk tidur, lalu York langsung tidur dan mengucapkan.
"Selamat tidur...." kata York
Keesokan harinya, York bangun dan melihat 2-D sudah tidak ada di kamarnya mungkin saja dia sudah pergi bekerja lalu York mulai keluar dari tenda dan melihat sebuah truk pengangkut sampah menjatuhkan segunung sampah yang mereka bawa ke tempat sampah dan pergi begitu saja.
"Setiap hari selalu begini" kata robot mandor itu yang baru saja melihat truk itu
"Apanya yang begini" kata York yang sedang bertanya kepada mandor itu
"Tiap hari selalu sama saja pagi hari mereka selalu ngebuang banyak barang rongsokan yang sudah tidak digunakan dan kami terpaksa harus bekerja mengumpulkan dan mendaur ulang semua sampah ini hingga malam" kata mandor
"Terus apa alasan kalian bekerja disini" kata York
"Sebetulnya kami ini merupakan robot yang dibuang dan diasingkan sama pemiliknya karena kami tidak berguna, payah dan juga inkompeten hingga kami harus hidup sebagai pekerja sampah disini" kata mandor itu
"Maaf aku baru tidak tahu soal itu" kata York
"Gak usau dipikirkan lagipula kami sangat senang karena manusia seperti kamu bisa bersikap baik pada kami dan bicara soal itu ada satu pekerja kami yang bersikeras meninggalkan pembuangan sampah ini, salah satunya adalah 2-D" kata mandor itu
"2-D?" kata York
"Sejak tinggal disini anak itu selalu bermimpi sebuah dunia luar dan dia mau ingin pergi melihatnya hingga suatu hari dia menemukan sebuah jetpack usang di balik tumpukan sampah itu dan memakainya aku mencoba untuk melarang dia untuk memakainya karena benda itu sudah rusak tetapi dia masih saja mengenakannya setiap malam dia diam-diam menyalakan jetpack itu pegunungan sampah tetapi hasilnya tetap nihil dan terus jatuh saat terbang" kata mandor itu
"Begitu ya pantas saja dia terus keluar malam" pikir York
Sejak tinggal di tempat pembuangan sampah York terus membantu banyak pekerja robot mengungkit dan mendaur ulang sampah hingga dia mulai berakrab dengan para robot tukang tempat sampah kecuali 2-D yang hanya fokus memperbaiki jetpacknya saja.
Malam itu York kembali ke tendanya dan duduk di meja belajar sambil meletakkan buku catatannya serta pena dan menuliskan tentang hari pertamanya saat terbangun di tempat pembuangan sampah, setelah mencatatnya York baru saja melihat lemari yang terbuka dia tahu bahwa lemari ini milik 2-D
York yang penasaran langsung membuka lemari dan melihat isi lemari itu berisi majalah-majalah National Geographic, York langsung membaca majalah itu, isinya terdapat gambaran dan foto pemandangan dunia seperti kota, pantai, pegunungan, hutan, gurun, kutub, dan lain-lain, lalu di balik pintu lemari itu terdapat sebuah foto-foto bergambar pesawat terbang.
"Sekarang aku paham kenapa dia mau menerbangkan jetpack usang itu?" pikir York
Tetapi dia mendengar suara roket berjalan dari luar tenda, York langsung pergi keluar tenda dan melihat 2-D menyalakan jetpacknya lagi dan terbang ke atas hingga akhirnya dia terbang naik ke atas dengan sangat tinggi namun hanya saja dia mulai kesulitan mengendalikan kecepatannya sehingga tidak bisa mengeremnya.
2-D yang kewalahan mulai berbalik ke bawah tetapi kecepatannya telah membuat dia mulai terbang jatuh sangat cepat jika dia tidak bisa mengeremnya 2-D akan menabrak daratan dan dia akan hancur berkeping-keping, dengan begitu York bermaksud untuk menyelamatkannya hingga dia tidak sengaja menggunakan sebuah kekuatan untuk menghentikan robot itu terjatuh dan membuat dia mengambang secara pelan-pelan dan mendarat dengan selamat.
"Tidak mungkin!? apa aku yang melakukannya?" kata York
Robot mandor itu datang menyaksikan York menyelamatkan 2-D jatuh saat terbang dan bergegas memeriksa 2-D.
"Gimana keadaannya" kata York
"Dia baik-baik saja, ngomong-ngomong tuam York dari awal aku sudah kepikiran bahwa anda ini adalah seorang esper" kata mandor itu
"Esper?" kata York
Malam itu mandor itu membawa 2-D yang pingsan ke pabriknya untuk dirawat lalu York langsung memberitahukan mandor apa itu Esper.
"Permisi pak, tapi apa yang anda maksud tentang Esper?" York jawab
"Akan kujelaskan Esper adalah seseorang yang memiliki kemampuan khusus yang tidak seperti manusia biasa atau disebut sebagai manusia yang memiliki indra keenam" kata mandor
"Indra keenam mereka mampu melihat hal-hal yang tidak bisa dilihat, dirasakan, didengar oleh orang lain atau bahkan ada yang juga bisa melihat masa depan, dan selain itu ada banyak sekali citra kekuatan indra keenam mereka yang gunakan seperti menyerang dengan ekektromagnetik, memundurkan waktu, meningkatkan fisik dan kecepatan atau semacamnya" mandor itu melanjutkan
"Dan kekuatan indra keenam yang kamu gunakan untuk menyelamatkan 2-D itu pasti kekuatan telekinesis, kekuatan yang bisa menggerakkan barang dengan kekuatan pikiran" kata mandor
"Jadi yang barusan itu adalah kekuatan indra keenamku ya" kata York
"Dan anda bukan satu-satunya Esper yang ada disini masih banyak para Esper yang ada di luar sana mungkin mereka bisa membantumu tetapi sayangnya kamu terjebak di dalam lubang tempat pembuangan sampah bersama kami" kata mandor
"Tidak apa-apa kok selain itu jika aku ini adalah seorang Esper kemungkinan aku pasti memiliki kekuatan yang bisa membantuku keluar dari lubang tempat sampah ini" kata York
"Terima kasih tapi ini sudah tengah malam sebaiknya anda tidur dulu dan aku harap besok anda bisa membantu 2-D supaya dia bisa meraih impiannya" kata mandor
"Baiklah selamat malam" kata York
Dan York mulai kembali ke tendanya lalu tidur di ranjangnya pada tengah malam
Kemudian York mengalami mimpi yang aneh, mimpinya dia berada di sebuah ruangan yang putih dan bertemu dengan seorang bocah seusia dengannya.
"Jadi apa kamu sudah ingat siapa dirimu sebenarnya?" kata bocah itu
"Belum tapi aku hanya mengingat namaku saja ngomong-ngomong apa yang harus aku lakukan sekarang" kata York
"Kamu tinggal pergi dan berkelana mengelilingi dunia yang sudah berlama ribuan tahun yang lalu" kata bocah itu
"Ya mungkin akan kucoba nantinya tapi sebelum itu aku harus membantu seorang teman pertamaku walaupun kami belum saling mengenal" kata York
"Baiklah aku tidak akan menganggu tidurmu tetapi jangan lupa kalau aku masih mengawasimu" kata bocah itu
"Makasih atas nasihatnya tapi aku masih belum nanya siapa namamu" kata York
Bocah itu mulai menghilang diselimuti oleh kabut putih tebal dan York mulai terbangun dari mimpinya dan berdiri dari tempat tidur.
Pagi ini York mulai menggunakan kekuatan telekinesisnya untuk mengangkat semua sampah ke sisi dinding lubang dan menumpukkannya menjadi sebuah gunung tetapi kemampuannya hanya bisa digunakan dalam 1 jam sampai dia merasakan lemas dari tubuhnya jadi dia terus melakukannya setiap jam hingga dia sudah bisa mengatasi kemampuannya sampai puncak gunung sampah itu melebihi garis lubang
"Bagus dengan begini aku bisa keluar dari lubang tempat sampah" kata York
York mulai memanjat segunung sampah rongsokan hingga dia berhasil naik ke sisi luar lubang. Disana dia menemukan sebuah gubuk tua yang tidak dihuni, penasaran York memasuki gubuk itu dan melihat seisi gubuk terdapat banyak sekali barang-barang perlengkapan antik yang sangat berserakan kemana-mana York langsung mengeluarkan semua barang keluar dari gubuk dan dibalik tumpukan itu terdapat sebuah buku paduan Esper dan itu memberikan York sebuah ide.
"Kelihatannya buku ini akan semakin membantu deh" pikir York
Setelah itu York mulai kembali turun ke tempat sampah dan keesokan harinya dia mencoba untuk melatihkan kekuatan Espernya dari buku paduan itu, pertama dia mencoba untuk menggunakan kekuatan teleportasinya dengan membayangkan sebuah tempat yang dia kunjungi di kepalanya seperti gubuk yang ada di luar tempat sampah dan membuat dia terbawa ke gubuk itu.
"Dengan begini aku tidak perlu memanjat ke atas" kata York
Berikutnya dia mencoba untuk menggunakan pyrokinesis untuk mengeluarkan sebuah api di telapak tangannya.
"Entah kenapa saat memegang api jadi kelihatan tidak panas melainkan hangat" kata York
Selanjutnya York mencoba untuk menggunakan kekuatan levitation dengan membuat dirinya mengambang ke atas tapi hanya saja dia cuma bisa mengambang kurang dari 100 meter.
"Sepertinya aku masih belum cukup untuk terbang keluar dari lubang ini" kata York
Saat mendarat di tanah mata York mulai tertuju ke sebuah kekuatan Esper lain yaitu Restoration hingga dia tersenyum.
"Mungkin saja kekuatan ini bisa membantu robot itu" kata York
Malam itu York menghampiri 2-D yang sedang duduk merenung di samping jetpacknya.
"Oh...ternyata kamu disini rupanya, soalnya tadi pagi kamu tidak ikut kerja jadi apa kamu masih bisa menggunakan jetpackmu?" kata York
2-D tidak mau menjawab dia hanya diam dan tidak mau membicarakan soal jetpacknya sebab mesin itu sudah lama rusak dan tidak bisa digunakan lagi.
"Begitu ya ngomong-ngomong aku akan memperlihatkan sesuatu yang sangat menarik" kata York
Kemudian York menempelkan telapak tangannya ke mesin jetpacknya dan tiba-tiba saja cahaya dari telapaknya mengubah mesin jetpack yang rusak dan usang itu menjadi bekerja lebih baik sedangkan kulit logamnya membersih. 2-D sangat terkejut melihat York mengubah mesin yang tua jadi mesin yang awet muda.
"Aku telah mengembalikan waktu mesin yang berkarat ini menjadi mesin yang bersih dan bekerja, dengan begini kamu bisa menggunakan jetpackmu dengan baik, aku tahu kamu terkejut sebenarnya aku ini adalah seorang Esper dan aku bisa melakukan apa saja!" kata York
Kemudian York melemparkan pyrokenisnya ke atas dan meledak seperti kembang api dan 2-D telah menganggap York sebagai esper dan mulai mempercayainya.
Keesokan harinya York mengumpulkan semua robot pekerja beserta mandor robot untuk memberikan sebuah pengumuman penting sebelum dia pergi.
"Tuan York, apa anda yakin anda bersiap untuk pergi?" kata robot mandor
"Saya sudah siap lagipula saya bisa berpindah tempat dengan kekuatan esper ini tapi sebelum saya pergi kalian akan menyaksikan pertunjukkan terbang jetpacknya 2-D" kata York
"Hei lihat itu!" kata salah satu robot itu
Salah satu robot itu menunjuk ke arah 2-D yang sedang berdiri di atas gedung daur ulang sambil mengenakan jetpacknya. Para robot itu merasa terkejut kalau robot itu akan membahayakan dirinya lagi.
"Robot bodoh itu! Dia mau cari mati lagi ya! Kita harus menghentikan dia sekarang!" kata para robot pekerja
Saat para robot mau menghentikan 2-D York mencegah mereka untuk membiarkan dia terbang.
"Memang itu berbahaya tapi aku sudah mengubah mesin jetpacknya menjadi utuh" kata York
"Apa maksud semua ini York?" kata mandor itu
"Akan kujelaskan saat aku mendaki keluar lubang aku menemukan sebuah buku panduan esper yang berisi macam-macam kemampuan indra keenam dan salah satunya adalah Restoration, kemampuan untuk mengembalikan barang yang rusak menjadi utuh" kata York
"Apa kamu yakin ini akan berhasil!?" kata mandor itu
"Iya walaupun kemungkinan kondisi mesin ini hanya 50:50 setengah baru dan setengah rusak" kata York
"Mungkin katamu!?" kata mandor
"Jangan khawatir jika dia beneran jatuh aku akan berusaha untuk menyelamatkannya tapi kita akan lihat saja" kata York
Saat 2-D lepas landas ke atas dia berusaha untuk memberanikan dirinya untuk mengendalikan sayap dengan memegang kendalinya kanan kiri serta memelankan gasnya dengan memutar roda di pegang kendali.
Dia mulai terbang memutar mengelilingi luar lubang tempat pembuangan sampah dalam tiga kali, semua robot mulai terkejut menyaksikan penerbangan 2-D.
"2-D! sudah saatnya kamu turun!!" kata York
2-D yang mau berhenti terbang mencoba untuk turun ke bawah dengan menurunkan gas dengan memutar kiri roda di kendali secara pelan dan mendarat di hadapan para robot, para robot langsung kagum padanya
"Wow tidak kusangka kamu berhasil terbang"
"Itu berarti jetpack kamu sudah berfungsi"
"Maaf kami sudah menilaimu"
Di tenda York memasukkan banyak perlengkapan ke dalam tas yaitu buku catatan, alat tulis, lampu, botol minuman,jam tangan, dompet serta buku panduan esper.
Sore ini York sudah siap untuk berangkat meninggalkan lubang tempat pembuangan sampah dimana mandor berserta para robot berkumpul menemuinya di depan tenda.
"Jadi tuan York, apa kamu siap untuk pergi" kata mandor itu
"Iya saya mau pergi berpetualang keluar untuk mencari ingatanku yang hilang" kata York
"Sebelum anda pergi aku ingin mengatakan sesuatu padamu...terima kasih sudah membantu 2-D selama ini kalau saja bukan karena anda saya pasti akan merasa bersalah karena membiarkan dia jatuh dan mencelakai dirinya" kata mandor itu
"Itu tidak apa-apa lagipula impian 2-D sudah terkabut dengan begini dia bisa terbang menggunakan jetpack bahkan tahu cara mengaturnya" kata York
"Dan kapan-kapan tolong kunjungi tempat pembuangan sampah ini" kata mandor itu
"Mungkin saja, kalau begitu aku berangkat dulu ya!" kata York
York mulai menggunakan kekuatan teleportasinya untuk keluar dari lubang pembuangan sampah dan berpindah tempat diluar lubang dan York langsung melambaikan tangan kanannya kepada semua robot pekerja di bawah sana dan mengatakan:
"Sampai jumpa lagi!!"
Namun setelah York pergi meninggalkan lubang tiba-tiba saja 2-D menyalakan jatpacknya lagi dan berusaha untuk meninggalkan tempat pembuangan sampah yang dia tinggal dengan terbang.
"Woi 2-D ngapain kamu menyalakan jetpackmu lagi, memangnya kamu mau kemana!?" kata para robot
Lalu robot mandor itu melihat wajah 2-D berbalik ke arahnya sehingga dia berencana untuk mengikuti York dalam petualangannya di dunia luar. para robot merasa panik kalau kehilangan satu pekerja akan diberi hukuman kerja setiap hari tanpa istirahat dan tidur setiap 24 jam
"Pak kita harus lakukan sesuatu! Bos pasti akan menghukum kita jika kita kehilangan satu pekerja lagi!" kata para robot
"Biarkan saja, dia sudah membulatkan tekadnya untuk meninggalkan tempat pekerjaanya untuk berpetualang lagipula dia tidak mau berpetualang sendirian sebab dia harus menemani seseorang dalam perjalanannya dan aku sudah tahu siapa orangnya" kata mandor itu
"Lantas hukumannya?" kata para robot
"Biar aku yang bertanggung jawab, sebab aku adalah mandor kalian" kata mandor itu
Setelah itu mandor menyuruh para robot kembali bekerja di pabrik daur ulang.
Sementara itu York sedang berjalan mengeriringi gunung dan menghirup udara segar sambil melihat pemandangan pegunungan yang luas.
"Akhirnya, sudah lama sekali aku menghirup udara alam yang segar ini" kata York
Namun saat mata York melihat ke arah pemandangan lubang tempat sampah dia mulai merindukan para robot yang tinggal disana.
"Entah kenapa berpetualang sendirian itu terasa sangat kosong bagiku..." kata York
Dan tiba-tiba saja, dia baru saja melihat sesuatu menuju ke arahnya dari lubang tempat sampah, sesuatu yang terbang dan cepat.
York perlahan mendekat untuk mengetahui sosok yang terbang itu dan sosok itu tidak lebih dari 2-D yang sedang terbang mengenakan jetpacknya.
Saat 2-D mendekati York dia baru saja mematikan jetpacknya dan menabrak tubuh York dengan selamat.
"2-D ngapain kamu kemari dan mengapa kamu malah meninggalkan tempat barang rongsokan!?" kata York
2-D memperlihatkan majalah nat geo dari lemarinya kepadanya, York merasa dia mau ikut berpetualang dengannya.
"Jadi...kamu mau ikut berpetualang denganku!?" kata York
Kepala 2-D mengangguk atas bawah dia mau ingin berpetualang ke dunia luar bersama dengan York karena dia adalah teman pertamanya yang sudah mengabulkan impiannya untuk terbang mengenakan jetpacknya.
"Aku mengerti... Senang berkenalan denganmu...2-D!" kata York
York dan 2-D langsung bersalaman dan keduanya mulai berjalan meninggalkan pegunungan.
Dan ini adalah sebuah kisah pertama tentang seorang esper pengelana yang sedang berpetualang ke dunia yang asing dan indah.
Trivia nama chapter dari lagu:
R. Kelly - I Believe I Can Fly