
York dan 2-D yang habis keluar dari hotel melihat sekumpulan pembalap sepeda melintasi jalan.
"Baru kali ini aku melihat sekumpulan pengendara sepeda selain motor?" kata York
"Tidak kusangka besok akan ada festival balap sepeda" kata petugas itu
York langsung mengatakan kepada petugas itu apa festival balap yang dia maksud.
"Permisi pak tapi apa yang bapak maksud soal festival itu" kata York
"Oh hai tuan pengelana belum pernah tahu soal festival perayaan di kota ini, sebenarnya di kota ini kami melaksanakan sebuah tradisi balap sepeda di sekeliling kota" kata petugas itu
"Jadi festival ini seperti lomba balap?" kata York
"Betul dan festival ini sudah berlangsung selama bertahun dan jika seorang peserta menduduki posisi pertama di garis finish maka dia akan menang dan mendapatkan sebuah hadiah" kata petugas itu
"Ho… begitu ya, aku jadi pingin tahu apa hadiahnya" kata York
"Kudengar hadiahnya adalah sebuah sepeda legendaris, gimana apa kamu tertarik?" kata petugas itu
"Aku jadi penasaran soal lomba balap ini, kalau begitu sudah kuputuskan aku akan ikut dalam festival balap ini" kata York
"Jika kamu belum punya sepeda mengapa tidak kamu sewa saja di toko" kata petugas itu
"Tunggu sebentar ada juga tempat untuk menyewa sepeda" kata York
"Iya ikut aku" kata petugas itu
York dan 2-D langsung dibawa ikut bersama petugas itu ke sebuah tempat bengkel sepeda.
"Selamat datang" kata pemilik toko bengkel
"Hei mas si pengelana ini mau meminjam sepeda untuk balap" kata si petugas
"Begitu ya tidak kusangka sang pengelana ikut bersedia dalam lomba balap ini" kata pemilik toko bengkel
"Permisi pak apa ada sepeda yang ingin aku coba" kata York
"Tentu ada macam-macam sepeda disini silahkan mau pilih yang mana" kata pemilik toko bengkel
Di toko bengkel itu terdapat macam-macam sepeda yaitu sepeda hiking, sepeda lipat, sepeda BMX, sepeda hybrid dan sepeda balap.
"Banyak sekali ya, Mau pilih yang mana ya?" kata York
Tetapi saat York mau memilih tiba-tiba saja terdengar sebuah suara keributan di luar.
"Kembalikan sepedaku!" kata suara bocah
Teralihkan oleh suara keributan itu, York melihat sekumpulan orang berandalan merampas sepeda milik seorang bocah.
"Sayang sekali Kenta, tapi sepeda ini akan kami ambil sebagai koleksiku" kata pemimpin berandalan itu
"Kubilang kembalikan! Aku mau sepeda itu untuk mengikuti lomba ini!" kata Kenta
"Oh kebetulan sekali kami juga ikut dalam lomba balap sepeda ini dan akulah yang akan mengambil sepeda legendaris itu dan jika kamu mau sepeda ini kembali kamu harus bayar seratus ribu" kata pemimpin berandal itu
"Itu curang! Masa harus pakai uang segala!" kata Kenta
"Ya sudah kalau tidak mau, aku ambil nih.." kata pemimpin berandal itu
"Tidak!!" kata Kenta
Kenta mencoba untuk mengambil kembali sepedanya tetapi para berandal yang lain menahan kedua tangannya.
Tetapi dalam sedetik York langsung membuat para berandalan itu terpeleset dengan menendang kaki mereka dan juga mengembalikan sepeda Kenta.
"Siapa kau!?" kata pemimpin berandalan itu
"Sepeda ini milik anak itu, bukan untuk kalian!" kata York
"Sialan!! Ayo kita pergi! Lihat saja kau Kenta suatu saat nanti kau akan kalah dan sepedamu akan kami ambil!" kata para berandalan itu
Setelah para berandalan itu pergi bocah bernama Kenta itu mulai berterima kasih kepada York.
"Anu.. Kak terima kasih kamu sudah mengembalikan sepedaku" kata Kenta
"Sama-sama dek" kata York
"Perkenalkan namaku Kenta, saya juga seorang pembalap sepeda di kota ini" kata Kenta
"Dan aku York, seorang esper pengelana dan ini robotku 2-D" kata York
"Jadi yang tadi itu adalah kekuatan esper.. Bisa bergerak cepat dalam sekejap itu juga kemampuan kakak ya" kata Kenta
"Iya juga" kata York
Pemilik toko itu langsung keluar dan menghampiri Kenta dengan khawatir.
"Dek Kenta kau tidak apa-apa" kata pemilik toko bengkel itu
"Saya baik-baik saja paman kakak pengelana ini yang baru saja menyelamatkan anak ini" kata Kenta
"Yang barusan tadi itu apa?" kata York
"Mereka itu adalah Bad Rider mereka adalah sekumpulan geng pembalap sepeda yang licik disini, mereka selalu merampas banyak sepeda dari pembalap lain setelah diajak bertanding. Kali ini mereka bakal serius mengikuti turnamen ini dengan rencana licik yang bisa menghadang para pembalap lain" kata pemilik toko bengkel
"Baiklah kalau begitu aku sudah putuskan untuk pilih sepeda mana yang ingin aku beli!" kata York
Akhirnya York memutuskan untuk membeli sepeda hiking. Sore ini York dan Kenta mulai menaiki sepeda mereka di jalanan perumahan.
"Jadi kak York memutuskan untuk membeli sepeda itu" kata Kenta
"Iya sepeda ini bisa berguna untuk pengelana sepertiku. Ngomong-ngomong apa alasanmu untuk ikut dalam turnamen balap sepeda ini" kata York
"Sebenarnya aku ingin menjadi pembalap sepeda seperti almarhum ayahku dia sangat berprestasi dan memenangkan banyak sekali juara pertama sedangkan sepeda ini adalah pemberian dari ayahku" kata Kenta
"Oh begitu ya kalau begitu ayo kita berusaha lebih giat!" kata York
Keesokan harinya lomba balap sudah dimulai dan semua pembalap sudah hadir di garis start termasuk York, Kenta dan juga Bad Rider.
"Hei kau tuan pengelana jadi kamu bersedia mengikuti lomba balap ini ya" kata pemimpin Bad Rider
"Ya dan aku tidak akan membiarkan kalian berbuat seenaknya dalam lomba ini karena aku tahu kalian berbuat licik" kata York
"Apa katamu! Awas saja kau!" kata pemimpin Bad Rider
"30 pembalap sudah tiba di garis start kali ini saya akan jelaskan bahwa lomba balap kali ini adalah balap keliling kota yang sangat panjang dimulai dari jalanan distrik kota, terowongan bawah tanah, dan juga jalan pintas di atas kota yang di ujungnya merupakan garis finish" kata pembawa acara
"Kelihatannya ini bakal sulit deh" kata Kenta
"Jangan khawatir Kenta kita pasti bisa mengatasinya bersama jika kamu ingat intruksiku" kata York
"Hehehe.. Dasar bodoh kalian tidak akan bisa memenangkan balapan ini sebab aku sudah mempersiapkan banyak jebakan di setiap jalur" pikir pemimpin Bad Rider
"Waktu balapan dimulai dalam 3! 2! 1! Mulai!!!" kata pembawa acara
Para pembalap sepeda mulai mengayunkan pedal mereka dan membalap.
"Para pembalap muda mulai memasuki jalur pertama yaitu distrik perkotaan dimana mereka harus menjauhi banyak halangan lainnya seperti robot boneka dummy dan kendaraan" kata pembawa acara
Dihadapan York dan Kenta terlihat kerumunan robot boneka dummy yang berjalan-jalan di depan jalan.
"Gimana ini.." kata Kenta
"Tenang saja kita tinggal melewati mereka saja dengan pelan-pelan" kata York
York dan Kenta berhasil melewati kerumunan para robot boneka dummy dengan pelan.
"Enteng sekali mereka berdua tapi.." kata pemimpin Bad Rider
Pemimpin Bad Rider langsung menghubungi salah satu anak buahnya dengan menggunakan earphone communication setnya.
"Semuanya ayo kita mulai plan A" kata pemimpin Bad Rider
Saat berhasil melewati kerumunan boneka dummy mereka langsung mengurungi kendaraan-kendaraan.
"Sepertinya kendaraan-kendaraan ini bergerak secara otomatis kita harus memperhatikan matamu ke jalan" kata York
"Baik kak.." kata Kenta
Tetapi tiba-tiba saja seluruh kendaraan mulai mengalami malfungsi dan mencoba untuk menabrak salah satu pembalap.
"Ada apa ini!?" kata Kenta
York dan Kenta berusaha untuk melewati kendaraan-kendaraan yang lepas kendali dan akhirnya mereka berhasil.
"Sepertinya pembalap yang tersisa saat ini hanyalah 21 orang saja kini mereka akan memasuki terowongan bawah tanah yang gelap" kata pembawa acara
"Bocah kurang ajar kalian mungkin sudah lolos dari salah satu jebakanku tetapi bagaimana dengan ini! Plan B" kata pemimpin Bad Rider
Saat ini York, Kenta dan pembalap lainnya memasuki terowongan bawah tanah.
"Perhatikan langkahmu jalur ini memiliki ruangan yang gelap dan jangan sampai menabrak ke pembalap lain" kata York
"Baik!" kata Kenta
Tetapi tiba-tiba saja salah satu anggota Bad Rider baru saja menggunakan ketapel untuk menyerang salah satu pembalap di balik bayangan dan membuat mereka terjatuh.
"Kali ini seseorang baru saja menyerang kita" kata Kenta
"Bersembunyilah di sampingku biar aku yang tangani ini!" kata York
Saat para Bad Rider mencoba untuk menyerang York tiba-tiba saja York menggunakan kemampuan telekinesisnya untuk membalikkan serangan kerikil itu ke tangan para Bad Rider itu sampai tangan mereka terluka dan ketapel mereka langsung jatuh.
Akhirnya 12 pembalap yang tersisa sudah keluar dari terowongan.
"Lihat itu pemirsa-pemirsa sekalian sudah ada 12 pembalap tersisa yang masih selamat dari jalur kedua ini sekarang mereka akan menuju ke jalur yang paling menegangkan yaitu jalan pintas atas kota!" kata pembawa acara itu
Kedua belas pembalap sudah tiba di jalan pintas atas.
"Wah.. Disini tinggi sekali aku jadi takut" kata Kenta
"Sepertinya balapan ini akan jauh lebih menantang, kita harus berusaha sambil jangan melihat ke bawah jalur" kata York
Selain itu para Bad Rider mulai membuat rencana kotor lagi.
"Saatnya memulai Plan C" kata pemimpin Bad Rider
Tiba-tiba saja ban sepeda milik salah satu pembalap tidak sengaja menginjak sebuah jarum paku yang membuat ban mereka kempes sampai pembalap itu mulai terlepas dari sepedanya dan terjatuh ke tanah jalan.
"Yang barusan tadi itu?" kata Kenta
Saat para pembalap lain melihat kejadian itu, pemimpin Bad Rider mendapatkan kesempatannya untuk mendahului para pembalap untuk mengambil posisi pertama.
"Aku duluan ya!!" kata pemimpin Bad Rider
"Ternyata dugaanku memang benar!"kata York
"Kita harus cepat sebelum dia mengambil posisi pertama" kata Kenta
York, Kenta dan para pembalap lain mulai mengejar pemimpin Bad Rider tetapi York melihat sebuah jarum paku yang keluar dari belakang tempat duduk sepedanya pemimpin Bad Rider sehingga membuat para pembalap jatuh dari sepeda dan gugur dalam balapan.
"Celaka kita harus bergegas sebelum dia membuat ban sepeda kita kempes.." kata York
Tetapi salah satu ban sepeda Kenta mulai kempes dan sepedanya mulai kehilangan kendali karena dia terlalu mengayunkan pedalnya terlalu cepat dan membuat dirinya beserta sepedanya terpental keluar dari jalur dan mulai terjatuh ke bawah
"Oh Tidak!?" kata York
Kemudian 2-D datang dan berhasil menyelamatkan Kenta dengan menggunakan jetpacknya untuk terbang dan membawanya ke jalur atas.
"Kenta kau baik-baik saja" kata York
"Aku baik-baik saja tapi.." kata Kenta
Saat York melihat ke bawah ternyata sepeda Kenta telah hancur berantakan setelah habis dari kejatuhan tadi sampai Kenta mulai sedih dan putus asa karena melihat sepeda pemberiannya hancur.
"Ayah… maaf.. Aku tidak bisa menjadi seperti ayah.." kata Kenta
"Jangan menyerah Kenta ayo naik ke sepedaku ah tidak..ayo kita memenangkan lomba ini bersama!" kata York
Sementara itu Bad Rider sudah berhasil keluar dari jalur ketiga dan mulai turun ke daratan.
"Wah lihat itu pemirsa-pemirsa sekalian sepertinya pembalap yang tersisa tinggal satu orang saja dan sebentar lagi dia akan menggapai garis finish dan jadi pemenangnya" kata pembawa acara
"Sungguh benar-benar orang bodoh kalian tidak akan bisa menang dariku sebab akulah yang akan mengambil sepeda legendaris itu" kata pemimpin Bad Rider
Kemudian York langsung muncul di belakang pemimpin Bad Rider bersama Kenta yang memberi tumpangannya.
"Woah.. Ada apa ini sepertinya masih ada satu pembalap yang masih bertahan dan sepertinya dia diberi tumpangan baru pertama kali ini saya melihat hal seperti ini" kata pembawa acara
"Gimana ini pak apa kita harus mendiskualifikasinya" kata petugas lomba
"Tunggu kita lihat saja nanti dan dilihat dari wajahnya dia pasti baru saja menyadari sesuatu yang tidak beres di lomba balap ini" kata panitia lomba
"Bocah sialan bagaimana kau bisa berhasil lolos dari jebakanku" kata pemimpin Bad Rider
"Aku punya urusan denganmu sebab aku tidak akan pernah memaafkanmu!" kata York
"Kita lihat saja nanti!" kata pemimpin Bad Rider
"Kedua pembalap sudah hampir menuju ke garis finish, siapakah yang akan bakal menang?" kata pembawa acara
Saat mencapai garis finish York berhasil melewati garis finish duluan.
"Pemenangnya adalah seorang pengelana!" kata pembawa acara
Akhirnya York berhasil memenangkan lomba balap sepeda.
"Sebagai hadiahnya akan saya berikan.." kata pembawa acara
"Tunggu sebelum itu ada yang ingin kutanyakan saat lomba balap dimulai ada seseorang yang membuat kecurangan untuk menyabotase setiap jalur, robot peliharaan saya baru saja menemukan sebuah bukti untuk kecurangan mereka" kata York
2-D mengeluarkan sebuah ketiga foto yang bisa menjadi barang bukti dari foto pertama itu terdapat sirkuit yang rusak di salah satu mesin kendaraan, yang kedua terdapat sosok gambaran orang yang menggunakan ketapel di terowongan dan yang terakhir yaitu sebuah paku jarum yang baru saja keluar dari tempat duduk sepeda pemimpin Bad Rider.
"Jangan konyol mana mungkin aku melakukan hal seperti itu! Aku kan tidak akan pernah berbuat curang aku hanya bertarung dengan adil" kata pemimpin Bad Rider
"Lantas bagaimana kamu bisa menjelaskan soal ini" kata York
York memperlihatkan foto Kenta baru saja jatuh dari jalur sambil mengendarai sepedanya.
"Itu benar jebakannya hampir saja membuatku terjatuh sampai sepedaku hancur saat jatuh dari jalur" kata Kenta
"Cukup aku sudah melihat semuanya Bad Rider kalian secara resmi didiskualifikasi bukan hanya kecurangan kalian saja tetapi kalian hampir saja mencelakai seorang pembalap muda, petugas bawa mereka pergi!" kata pantia lomba
"Baik! Ayo ikut dengan kami!" kata petugas itu
"Sialan..." kata pemimpin Bad Rider
Setelah kelompok Bad Rider diusir dari lomba akhirnya York mendapatkan juara pertama dalam lomba balap sepeda.
"Nah tuan pengelana sebagai juara pertama dalam lomba balap tahun ini kami akan memberikan sepeda legendaris ini kepada anda..." kata pembawa acara
"Tidak terima kasih saya tidak perlu hadiah itu lagipula yang seharusnya menerima hadiah itu adalah Kenta sebab dia sudah berusaha untuk memenangkan lomba ini demi ayahnya jadi aku serahkan hadiah ini kepadanya" kata York
"Tapi.." kata pembawa acara
"Baiklah kami mengerti tuan pengelana dan dek kalau tidak salah kamu pasti Kenta anak dari Hashiri seorang pembalap juara pertama itu bukan" kata panitia lomba
"Anda kenal ayahku bukan" kata Kenta
"Benar ayahmu memang hebat sekali dia bisa memenangkan lomba ini dengan adil dan mendapatkan juara pertama sekaligus oleh karena itu aku serahkan sepeda legendaris ini padamu sebab itulah yang ayahmu inginkan" kata panitia lomba
"Ayah.. Baiklah saya bersedia menerima sepeda ini!" kata Kenta
Atas permintaan York Kenta diberikan sepeda legendaris oleh panitia lomba serta piala juara pertama.
Setelah lomba selesai York dan 2-D akhirnya mulai berpamitan kepada Kenta
"Jadi kak York mau siap-siap pergi lagi ya" kata Kenta
"Iya tugasku disini sudah selesai sekarang aku mau kembali melanjutkan perjalananku" kata York
"Kalau begitu apa kita akan ketemu lagi" kata Kenta
"Tentu saja suatu saat nanti kita pasti ketemu lagi" kata York
Saat York dan 2-D mulai menaiki sepeda hikingnya, Kenta mengatakan pesan terima kasih kepada York
"Kak York!! Terima kasih banyak ya!! Lain kali kita ketemu lagi ya!!" kata Kenta
York dan 2-D bersepeda meninggalkan kota dan dia bakal menggunakan sepeda itu dalam perjalanannya.
(Kings and Queens-30 Seconds to Mars)