Traveling Esper

Traveling Esper
-Somewhere Only We Know-



Sebuah mobil truk baru saja berjalan menelusuri sebuah hutan berkabut dan di belakang truk itu ada seorang bocah remaja berjaket coklat dan yang bersamanya adalah seorang robot kecil yang sedang berbaring di tumpukan jerami.


Kemudian matanya baru saja teralihkan kepada seekor makhluk mungil kecil hitam berambut yang ada di samping robotnya, 2-D. Pemuda bernama York itu langsung menanyai makhluk itu.


"Permisi... Kamu siapa?" kata York


Saat dia mau bicara padanya, makhluk itu langsung pergi meninggalkan truk dan memasuki hutan, York merasa heran kenapa makhluk itu langsung lari darinya apa karena dia mengetahui keberadaannya. 


Hingga pada akhirnya mobil truk itu telah tiba di sebuah desa dan York langsung membayar pengemudi truk itu dengan sisa koin peraknya. 


"Terima kasih karena sudah memberi kami tumpangan" kata York


"Sama-sama dek.." kata pengemudi itu


"Oh iya pak tadi saat berada di belakang truk saya baru saja melihat makhluk mungil yang aneh di samping robot saya" kata York


"Makhluknya seperti apa dek?" kata pengemudi itu


"Kalau kulihat baik-baik kulit makhluk itu agak gelap dan berambut" kata York


"Oh kalau tidak salah makhluk yang kamu lihat barusan itu pasti Roxley" kata pengemudi itu


"Roxley?" kata York


"Mereka itu adalah para arwah hutan ini, mereka sudah pernah ada di sekitar kita ribuan tahun yang lalu sejak hutan ini lahir, walaupun kami semua tidak pernah melihat mereka dengan kasat nama tapi seorang Esper seperti kamu bisa melihat dan menyadari keberadaan mereka hingga mereka langsung bersembunyi dari kamu" kata pengemudi itu


"Oh.. Begitu ya pantas saja makhluk itu kabur dariku" kata York


"Jangan khawatir para Roxley itu arwah yang baik mereka itu sangat baik terhadap manusia yang tinggal di hutan ini bahkan salah satu dari mereka adalah reinkarnasi dari jiwa manusia yang sudah meninggal di hutan ini" kata pengemudi itu


"Baiklah terima kasih atas infonya, ngomong-ngomong apa aku boleh menginap disini karena hari sudah malam" kata York


"Tentu boleh" kata pengemudi itu


Lalu seorang gadis kecil sedang mendengar pembicaraan York dan pengemudi itu soal Roxley. Saat York melirik ke anak itu dia sudah pergi. 


"Apa seseorang barusan mendengarkan pembicaraan kita" kata York


"Oh itu adalah keponakanku Leaf dia selalu bersikeras untuk mencari para Roxley itu.." kata pengemudi itu


"Memangnya ada apa?" kata York


"Aku tidak tahu alasannya tetapi kamu harus tanya dia sendiri" kata pengemudi itu


"Ngomong-ngomong jika kamu keberatan kamu boleh menginap di rumahnya kalau mau sebab di situ ada kamar kosong" pengemudi itu melanjutkan


"Baiklah, apa bapak tidak ikut anda kan pamannya" kata York


"Memang tapi soalnya saya lagi sibuk bekerja mengantarkan jerami oleh karena itu saya pulang telat malam" kata pengemudi itu


"Begitu ya hati-hati di tengah jalan" kata York


Pengemudi itu naik ke mobil truk pengangkut jerami dan pergi mengirimkan jerami. 


Pada saat hari mulai gelap York mulai menetap di rumah Leaf dan tiba di kamar tidur yang sudah tidak digunakan dan kotor sampai 2-D melompat ke tempat tidur yang empuk sehingga menimbulkan banyak debu


"2-D menjauhlah dari itu, kita harus membersihkan kamar ini terlebih dahulu" kata York


York dan 2-D mulai membersihkan seisi kamar tidur setelah bersih-bersih dia baru saja menemukan sebuah foto keluarga di meja belajar sedangkan anak mereka di foto itu adalah Leaf.


"Kalau tidak salah kamar ini pasti milik kedua orang tua anak itu ya..." kata York


Kemudian seorang anak perempuan bernama Leaf baru saja mengetuk pintu kamar dari luar dan bilang.. 


"Makanan sudah siap dan kita akan bicarakan ini setelah makan" kata Leaf


"Oke.." kata York


York langsung turun ke bawah dan makan di dapur bersama Leaf, makan malam di meja ada nasi, ayam, dan sayur. Dan kedua langsung makan sambil berbicara. 


"Jadi apa kamu selalu tinggal sendiri?" kata York


"Betul terkadang paman selalu pulang larut malam saat bekerja bahkan dia juga membawakan bahan lauk dan sayuran serta air minuman untukku saat pulang" kata Leaf


"Begitu ya terus keluargamu dimana?" kata York


"Sudah tiada.. mereka berdua meninggal dalam kecelakaan setahun yang lalu" kata Leaf


"Maaf ya.." kata York


"Tidak apa-apa sejak kematian mama dan papa aku selalu sedih dan kesepian hingga suatu hari mereka menghiburku" kata Leaf


"Mereka?.." kata York


"Para Roxley, Mereka selalu berada di sisiku saat aku tidur. Entah kenapa saat aku bersama mereka kesepian dan kesedihanku mulai berkurang" kata Leaf


"Namun saat aku bangun para Roxley itu sudah tidak ada kini aku kembali sendirian lag, Kak pengelana bolehkan aku mendengarkan permintaanku.." kat Leaf


"Boleh.." kata York


"Aku ingin kamu membantuku mencari para Roxley itu! Kudengar kamu bisa melihat mereka walaupun kamu itu seorang esper, kalau sendiri saja aku tidak bisa mencari mereka oleh karena itu aku meminta bantuanmu York, bisakah kamu membantuku mencari para Roxley?" kata Leaf


"Baiklah aku setuju denganmu Leaf, kita akan mencari para Roxley itu" kata York


"Sungguh aku sangat senang sekali kamu setuju, baiklah pada jam 10 malam kita akan diam-diam keluar dari desa dan masuk ke hutan untuk melakukan pencarian kita" kata Leaf


Malam itu pada jam 10 York, 2-D dan Leaf diam-diam keluar dari rumah saat semua penduduk desa tertidur. 


Berikutnya mereka menelusuri hutan yang sangat jauh dari desa sedangkan York menyalakan lentera untuk menerangi kegelapan. 


"Jadi gimana caranya kita menemukan para Roxley itu" kata York


"Seingatku para Roxley itu selalu tertarik dengan lagu" kata Leaf


"Dengan lagu?" kata York


"Oh aku belum beritahu ya" kata Leaf


"Kotak musik ini adalah pemberian mamaku dia memberikan ini sebelum kepergian mereka berkat itulah aku bisa tidur nyenyak sendiri" kata Leaf


"Pantas saja para Roxley itu bisa masuk ke kamarmu saat tidur" kata York


Saat mereka berdua berhenti melangkah York baru saja melihat seekor Roxley sedang duduk di atas ranting pohon.


"Itu dia!" kata Leaf


Saat Roxley itu baru saja ketahuan oleh York, 2-D dan Leaf, dia langsung kabur dari mereka dengan melompat ke atas pohon lain.


2-D langsung melompat ke atas pepohonan untuk mengejar Roxley itu, York dan Leaf langsung mengikuti mereka. 


Namun saat 2-D melompat dari pohon dia tidak sadar bahwa dia telah memasuki sebuah aliran sungai dan terjatuh ke dalam air. 


York dan Leaf tiba dan mengeluarkan 2-D dari sungai hingga membersihkan tubuhnya yang basah dengan kain lap. 


"Jadi apa kamu sudah menangkapnya?" kata York


2-D langsung menggelengkan kepalanya, saat dia jatuh ke sungai Roxley itu sudah melarikan diri dan kembali bersembunyi ke tempat lain


"Begitu ya" kata York


"Padahal tinggal sebentar lagi kita bisa menangkapnya dengan kotak musik ini, Ternyata mereka sangat susah untuk ditangkap. Akan membutuhkan waktu yang lama untuk mencari mereka tapi aku tidak akan berhenti sampai aku mencari Roxley itu pada malam ini" kata Leaf


"Jangan khawatir aku punya ide" kata York


Kemudian York memainkan kotak musik itu dan menggunakan kekuatannya untuk membuat suara musik itu menjadi lebih keras sehingga menarik perhatian para Roxley.


Para Roxley yang ada di pepohonan langsung bergerak dan berespon menuju ke sumber suara itu di aliran sungai.



Secara dalam sekejap York, 2-D serta Leaf dikelilingi oleh sekumpulan Roxley ketika mereka tertarik oleh lagu yang mereka dengar dari kotak musiknya Leaf. 


"Luar biasa bagaimana kakak bisa melakukannya?" kata Leaf


"Mudah saja aku tinggal meningkatkan volume suaranya saja untuk menarik perhatian sekitar mereka, sudah kubilang bukan kalau aku ini seorang Esper" kata York


Tiba-tiba saja kedua Roxley itu mulai berjalan menghadapi Leaf sehingga dia mulai mengingat kedua makhluk mungil itu. 


"Kalian berdua…" kata Leaf


Namun di sisi dada kiri dari tubuh para Roxley mulai bersinar putih dan sinar itu melambangkan hati dan jiwa mereka mungkin saja musik itulah yang membuatnya bersinar. 


Sedangkan kedua Roxley dihadapan Leaf mulai memperlihatkan wujud sebenarnya dengan berubah menjadi dua orang dewasa yaitu seorang ibu dan seorang ayah, melihat mereka bikin Leaf meneteskan air matanya dan memeluk mereka.


"Mama! Papa!" kata Leaf


"Leaf tidak kusangka kamu menemukan kami disini" kata ibunya


"Aku merindukan kalian semua! Aku pikir aku bakal kehilangan kalian lagi!?" kata Leaf


"Maafkan kami sudah merahasiakan ini darimu Leaf" kata ayahnya


"Mama papa tidak akan mengerti betapa rasanya aku kesepian tanpa kalian!" kata Leaf


"Kami tahu kamu merasa kesepian dari awal kami mau pulang untuk hari ulang tahunmu tetapi dalam sekejap jalanan jadi melicin saat hujan secara tidak sengaja kami terjatuh dari tebing bersama mobil yang kukendarai" kata ayahnya


"Hingga kami terlambat dalam hari ulang tahunmu kamu turut menyesal sudah meninggalkanmu hingga kami diberi sebuah kesempatan untuk menemuimu dengan berwujud seperti ini" kata ibunya


"Saat kami tereinkarnasi menjadi Roxley kami langsung menuju ke rumahmu dan diam-diam menemanimu saat tidur berkat kotak musik pemberian mamamu" kata ayahnya


"Dan ada satu lagi yang ingin kuberitahukan padamu.." kata ibunya


"Selamat ulang tahun Leaf!" kata ayah dan ibunya


Semua Roxley langsung berkumpul ke Leaf sebagai perayaan ulang tahunnya.


"Tidak mungkin jadi kalian mengingat hari ulang tahunku" kata Leaf


"Betul mama papa sudah tahu kamu akan menemui para Roxley sebagai hari ulang tahunmu" kata ayahnya


"Oleh karena itu kami diam-diam bersembunyi di hutan untuk membuatmu kejutan tetapi secara tidak sengaja kami malah terbawa oleh kotak musik yang aku berikan padamu" kata ibunya


"Tidak apa-apa kok, Mama.. Papa… terima kasih sudah merayakan hari ulang tahunku" kata Leaf


Setelah itu para Roxley mulai terbang ke atas seakan mau meninggalkan mereka bahkan ayah dan ibunya juga. 


"Sudah waktunya kita berpisah disini" kata ayahnya


"Jangan lupa jika kamu sendirian kami akan terus bersamamu di hutan ini" kata ibunya


"Selamat tinggal mama..papa.." kata Leaf


Setelah para Roxley itu pergi York, 2-D dan Leaf langsung pulang ke arah sedangkan Leaf sudah mulai tidur tanpa kotak musik pemberian ibunya.


Keesokan harinya York dan 2-D mulai berangkat meninggalkan desa dan berpamitan pada Leaf dan pamannya yang seorang pengantar jerami.. 


"Jadi kak York akan pergi berpetualang lagi" kata Leaf


"Tentu saja selain seorang Esper aku ini juga seorang pengelana" kata York


"Saya sangat berterima kasih sudah menemai putriku dalam hari ulang tahunnya walaupun saya datang terlambat. Kami sangat bangga padamu, nikmatilah petualanganmu" kata pamannya


"Kak York kapan-kapan kunjungi kami lagi ya!!" kata Leaf


"Sama-sama kalau begitu kami pergi dulu!" kata York


York dan 2-D berjalan meninggalkan hutan dan bersiap untuk kembali berpetualang di dalam hutan. 


Di atas pepohonan para Roxley diam-diam melihat York berjalan meninggalkan desa sambil melambaikan tangan mereka bahkan York dan 2-D yang mengetahui keberadaan mereka langsung melambaikan tangannya kepada Roxley itu. 


Trivia nama chapter dari nama judul lagu:


Somewhere Only We Know - Keane