
Sesampainya matha di gerbang rumah keluarga yuki, ia langsung memasuki rumah secepat kilat agar tidak ada yang melihat dan terganggu.
Saat matha ingin memasuki kamarnya tiba tiba ia terhenti di depan pintu kamarnya,karena ia mendengar ada suara perempuan di dalam kamar.
Matha yang mendengar ada suara perempuan di dalam kamarnya ia langsung cepat cepat membuka pintu dan benar saja.
"Eehhhh???..."ucap misa kaget yang tiba tiba ia melihat ada anak tampan berambut merah masuk.
"Seharusnya aku yang nanya kenapa kami di sini,dan jangan ucapkan kata menjijikkan di hadapanku'' jawab matha tegas tapi tetap memperlihatkan wajahnya yang dingin.
Saat misa mendengar pertanyaan matha misa sangat kaget dan bingung soalnya mana mungkin misa bilang kalai dia khawatir sama matha dan menunggu di kamarnya.
"Aku tau, pasti kau khawatir sama akukan"tanya matha dingin dan matanya yang serius membuat orang yang melihatnya gak bisa ngelak lagi.
"Eeee....i..itu...iya....ah... enggak enggak aku kesini Cuma mau beres beres kok soalnya para maid udah tidur dan kamarmu berantakan,hheeheheheh"jawab misa patah patah dan nyari alasan, tapi tetap aja walau ngelak mukanya keliatan kok kalau lagi merah.
"Hah, udahlah aku mau istirahat dan kau keluarlah kalu dah gak ada urusan lain" alih matha yang tidak peduli dengan sikap misa.
Setelah mendengar kaya kata matha tadi misapun segera keluar dari kamarnya matha dengan wajah yang masih merah, namun tiba tiba ada kejadian yang membuat misa tersadar dari wajah merahnya.
"Yo, imoto chan(adik perempuan) kenapa mukamu merah" ucap seorang laki laki yang lebih tua dari misa.
"Ah,kakak ganggu aja,dan sekali lagi aku bilang jangan panggil aki dengan kata kata itu lagi"jawab misa yang sambil menghampiri laki laki itu tadi yang ia maksud kakak.
Saat anak laki lako sekitar umur 15 tahun dengan rambut khas keluarga yuki yaitu rambut emas mata kuning dan namanya adalah yuki sino itu melihat adik perempuan satu satunya menghampirinya dengan marah, dan langsung aja sino meralihkan pembicaraan.
"Oh itu aku dari kamar seseorang yang namanya matha walau sebenarnya namanya aku gak tau bahkan orangnya" jawab misa yang kebawa alur pengalihan kakaknya.
Jadi merekapun berbincang bincang lumayan lama tentang anak laki laki tampan berambut merah dengan mata kuning keemassan yang indah dan misapun menjelaskan daei awal hingga akhir cerita dengan rinci ke kakaknya.
••••••••••••••••••••••••
"Ya jadi gitu sebenarnya ceritanya kak"ucap misa yang mengakhiri ceritannya.
"Ohh jadi dia anak tampan baik yang sudah menyelamatkan imoto chan (adik perempuan), pasti kau sekarang sedang senang dan membayangkan dieinya" goda sino ke misa.
Tiba tiba wajah merah itu muncul lagi bahkan sekarang wajah misa menjadi merah tomat karena yang di katakan kakaknya itu benar dan ia tidak bisa menjawabnya karena sangatlah malu.
"Hahahahaha.. aku jadi penasaran dengan wajah tampan anak itu yang sudah mebuat imoto chan menjadi mali dan wajah yang merah tomat ini" tambah goda sino yang ingin melihat ekspresi misa.
Saat misa mendengar kata kata kakaknya, misa yang wajahnya masih merah tomatpun sekarang kepalanya berasap.
Yang membuat kakaknya tak dapat menahan untuk tertawa namun yang ia perlihatkan hanya tawa kecil yang di balik tawa itu adalah kepuasan yang ia lihat adalah ekspresi misa yang ia nanti dahkan ia ingin tertawa sangat kencang saat melihat misa namun ia tau bahwa sekarang masih petang.
•••••••••••••••••••••••••••
Nya...
Jangan lupa like,koment,vote yang buwanyak,dan rate bintang 5 ya teman teman☺️