The System's Shadow Heroes

The System's Shadow Heroes
25.Di Neraka



"Sia..la..." jawab iblis kakak tertua dengan teriakan yang belum selesai iblis itu ucapkan atau tepatnya sebelum hancur menjadi kepingan es karena dinginnya katana Frozen Ice walau hanya dapat di kuasai 47% oleh hide dalam sekali serangan.


"[System] Tuan quest telah selesai, dan hadiah telah di terima.. Untuk mistery Box tuan dapat membukanya kapan saja yang tuan mau"


'Emp.. Terimakasih'


Hide lega karena iblis jelek merepotkan itu telah ia singkirkan dengan begitu mudah ,namun ia juga tidak terlalu senang karena iblis kakak tertua itu tidak dapat membuatnya kewalahan dan mungkin hide hanya mengeluarkan 40% mananya.


Setelah membangkitkan kembali kepingan es itu menjadi iblis, hide langsung menyuruh iblis kakak tertua masuk ke bayangannya lalu setelah melihat sekeliling dan semua sudah terasa aman hide segera pergi dari tempat pertarungannya untuk kembali ke rumah keluarga yuuki dengan menggunakan skill assassin miliknya.


Sesampainya di rumah keluarga yuuki ,hide terkejut karena rumah yang cukup besar itu sama sekali tidak ada orang.


Namun entah mengapa saat hide ingin pergi karena ia berfikir ke mungkinan semua orang ada di tempat pemungkiman langkahnya terhenti saat merasakan aura yang ia kenal di dalam rumah.


Tanpa ragu hide kembali ke rumah keluarga yuuki dan memasuki rumah itu, hide menelusuri aura itu yang sepertinya tertuju pada kamarnya sendiri, saat ingin membuka pintu kamarnya tiba tiba...


.Pluukk.


Pelukan hangat menghampirinya,


Hide terdiam mematung saat mengetahui bahwa ia di peluk erat oleh seorang gadis cantik berambut emas sambil menangis di pelukannya.


"Hi- hime - sama ada apa?" tanya hide kepada seseorang yang memeluknya yang bukan lain lagi adalah putri kedua kerajaan empgold yaitu putri kazumi sekaligus kekasih hide.


"Lain kali jangan buat aku khawatir ,hiks ,hiks ,hiks" ucap putri kazumi yang mempererat pelukannya.


Hide yang mendengar itu hanya mengangguk lalu tersenyum dan membalas pelukan hangat sang putri yang tangisannya sudah mulai mereda karena merasakan kenyamanan saat di peluk erat oleh kekasihnya.


''Emmm.. Sayang kau baik baik sajakan?.. Apakah ada yang sakit 'hem? Dimana coba liat kalau ada yang sakit" tanya cemas putri kazumi yang bertubi tubi sambil melepas pelukanya lalu memeriksa tubuh hide dengan diteil dari atas sampai bawah dan matanya tiba tiba langsung terhenti saat menatap mata hide yang kuning emas indah namun ada yang aneh dengan kuning emas itu..


"Tidak' aku baik baik saja hime - sama" balas hide yang tau arti dari tatapan putri sambil memancarkan senyum kecil di bibirnya.


Yang terjadi dengan mata hide adalah perubahan warna pipil yang awalnya berwarna kuning emas yang indah kini menjadi kuning kehijauan yang indah bahkan sangat indah dan sayu membuat nyaman jika menatapnya namun ada juga yang bisa menganggap tatapan mata kuning kehijauan itu adalah tatapan yang mengerikan dan tajam seperti ingin menusuk.


Perubahan warna pupil mata hide terjadi karena meningkatnya Rank yang di miliki hide, walaupun hanya naik dari Rank C menjadi Rank B kekuatan hide tak sebanding dengan Rank B biasa, bisa di bilang 2× lipatnya atau bahkan hida bisa mengalahkan musuh yang melebihi Rank A atau level lebih dari 400 setara dengan Rank S.


"Baiklah.. Ohya ngomong ngomong kau itu kemana saja lalu apa yang terjadi, dan dimana sekarang iblis itu" tanya putri kazumi yang memecahkan suasana keheningkan di antara putri dan hide yang sedang berjalan keluar rumah keluarga yuuki menuju penampungan.


"Hanya berjalan jalan lalu tidak sengaja melihat sesuatu dan sepertinya iblis itu sudah di neraka" balas hide singkat acuh tak acuh.


Hide termenung dalam benaknya 'apa ada yang salah?' karena ia melihat sang putri memalingkan wajahnya dengan muka cemberut.


"[System] dasar tuan memang tak peka"


'Lah salah lagi'


•••••••••••••••••••••••••


20 menit berlalu dengan keheningan....


Tuan putri dan hide yang memutuskan untuk berjalan kaki dari rumah keluarga yuuki menuju tempat penampungan agar bisa lama berduan.. Namun hancur sudah harapan karena keheningan ini.


'Kenapa dari tadi saat di perjalanan hime - sama hanya diam?.. Padahal biasanya dia banyak bicara!' gumam hide dalam benaknya.


"[System] tuan ini hanya tampan saja tampangnya namun sama sekali tidak mengerti perasan perempuan, huh!"


'Kenapa malah kau juga marah?'


"[System] Hemp..''


Akhir akhir ini system memang lebih banyak bicara dari pada saat awal awal dulu.. Hide memang ingin bertanya namun tidak jadi mungkin jika di pikir pikir bisa saja karena levelnya yang sudah naik atau karena ia telah mengalahkan iblis kakak tertua.


System tau jika tuanya sempat berpikiran seperti itu namun hanya ia abaikan.


'Kalau di pikir pikir soal iblis kakak tertua.. Bisa saja kalau mas-...' pikiran di benak hide tiba tiba kemana mana namun suara lembut mengembalikan kesadarannya sekaligus memotong pemikirannya.


"Sa!... Yang?.."


••••••••••••••••••••••


Okeh ampe sini dulu buat chapter ini.. Jujur thor juga bingung mau ngelanjutin ni novel pa engga ,tapi ya thor usahain buat insyaAllah up..


Yang udh baca jan lupa tekan tombol like, koment ,dan voteny ya...


Makasih..