The Secret Core Of Martial Arts

The Secret Core Of Martial Arts
Chapter 9. Kegelisahan Ibukota Lion bagian 1



Pada siang hari yang cerah dan panas itu, suasana di ibukota Kerajaan Lion saat ini sedang sangat gelisah, tidak ada sama sekali penduduk yang berjalan di kota, semua toko yang ada di jalanan telah di tutup, Ibukota Kerajaan terasa sangat mati tanpa adanya penghuni, para bangsawan di kerajaan juga mengunci semua pintu rumah mereka.


15 tahun yang lalu, Jhon dan anaknya yang berusia kurang dari 1 tahun tiba di Kerajaan Lion, ia mencari seorang wanita yang mau menjual susu asi meraka untuk di berikan kepada anaknya. Wanita itu adalah seorang ibu yang anaknya telah meninggal dunia, karena cintanya kepada seorang anak, ia mau memberikan susu ASI-nya kepada anaknya Jhon.


Jhon pergi dengan anaknya ketika wanita itu selesai menyusui, tetapi ketika Jhon kembali keesokan harinya, jhon melihat tubuh wanita itu di tanah dengan kepala terpenggal. Jhon sangat marah dan mencari tau penyebabnya.


Itu adalah karena seorang anak bangsawan menginginkan wanita itu untuk menjadi pelayannya, sangat jarang sekali wanita muda yang cantik bisa mengeluarkan susu, dengan wajah penuh nafsu bangsawan itu menarik wanita itu ke rumahnya, tetapi wanita itu menolak dan menggigit anak itu. Karena anak itu sejak lahir selalu di manjakan, tidak pernah sekalipun ia terluka, akibat gigitan wanita itu, anak itu berteriak kesakitan dan menyuruh pengawalnya untuk membunuhnya.


Jhon dengan pedang di tangan kanan, dan seorang bayi di tangan kiri datang ke rumah bangsawan itu dan membantai semua yang ada di hadapannya. Kejadian itu sangat mengguncang seluruh Kerajaan Lion, Jhon pun di buru oleh tentara Kerajaan.


Jhon dengan kehebatannya mengalahkan semua prajurit terkuat di kerajaan, Raja hanya bisa menggunakan jumlah untuk menekannya saat itu, sampai Jhon kehabisan tenaga akhirnya ia mengatakan kepada raja kalau ia bersedia bunuh diri jika raja berjanji membiarkan anaknya hidup dan mencarikan keluarga untuk anaknya.


Raja itu terkejut dengan perkataan Jhon, walaupun Raja bukanlah orang yang baik hati, tetap saja kalau Raja membutuhkan orang yang kuat disisinya. Sangatlah jarang melihat seorang Ahli seperti Jhon yang bahkan dapat mengalahkan ke empat Jenderal Kerajaan.


Awalnya Raja itu mengundang Jhon untuk menjadi Pengawal Kerajaan, tetapi Jhon menolak karena ia sama sekali tidak mau terikat oleh siapapun. Akhirnya dengan banyak pertimbangan, untuk menebus hidup Jhon dan anaknya, Jhon di angkat menjadi Jenderal Ke 5 Kerajaan Lion yang akan menjaga Perbatasan Utara selama 20 tahun.


Dengan bertambahnya seorang Jenderal Baru, Kerajaan Lion saat itu memiliki 5 Klan Utama. Munculnya Jhon tentu saja membuat 4 Klan lain mengalami sakit kepala, dengan Klan Eshan yang setia dengan Kerajaan Lion dan tidak memihak siapapun, suasana di Kerajaan menjadi sangat tenang, tidak ada lagi Skema besar yang lakukan oleh 4 Klan Utama lainnya.


" Aku, Jhonson Eshan !!, Dengan Darah dan Energi yang aku miliki, Bersumpah !! Selama Anak aku hidup sehat, aku akan setia kepada Kerajaan Lion selama 20 tahun, dan aku akan pergi tanpa ada niat buruk kepada Kerajaan Lion setelah 20 tahun berlalu !! "


Apa yang di takuti 4 Klan Utama lain adalah sumpah setia dari Jhonson Eshan untuk Kerajaan Lion. Walaupun Jhon tidak memihak siapapun, jika Kerajaan Lion mengalami bencana, Jhon dengan tanpa syarat akan melindungi Kerajaan Lion dengan nyawanya sendiri.


Itu adalah Sumpah Darah dan Energi yang tidak bisa di batalkan. Bahkan untuk seorang Ahli Seni Bela Diri Sejati mereka juga tidak bisa memutuskan sumpah itu.


....


Jauh di Utara, tepatnya di sebuah lembah yang tinggi, dengan banyak batu yang menumpuk. Sebuah Pasukan berkuda yang berjumlah 5.000 orang sedang bergerak kearah selatan. Jika seorang Ahli Seni Bela Diri Tinggi melihat mereka, Ahli itu akan berkeringat dan menggigil.


Setiap dari Prajurit itu mengeluarkan Aura Pembunuh yang sangat kuat, dengan Senjata di setiap punggung mereka, Pasukan itu bergerak dengan kecepatan tinggi mengikuti seorang Pria Paruh Baya yang memiliki wajah acuh tak acuh.


Aura Pembunuh hanya dapat di miliki oleh manusia ketika mereka pernah mengalami pembunuhan yang tak terhitung jumlahnya. Hanya Di medan perang seorang manusia dapat di Baptis oleh darah yang membuat tubuh mereka akan mengeluarkan Aura Pembunuh.


....


1 jam sebelum Adam tersadar, di Istana Kerajaan. Raja merasa tidak berdaya, masalah yang muncul saat ini sama sekali tidak dapat ia selesaikan.


" Yang Mulia !! Menurut berita dari Intelijen, Pasukan Jenderal Jhonson Eshan akan tiba di Ibukota dalam 1 jam. " Sebuah suara terdengar di sudut ruangan tanpa ada siapapun di sana.


Tanpa perduli dari mana suara itu berasal, Raja menghela nafas dan menyuruh Kasim untuk memanggil Jenderal Robert Greim untuk berdiskusi.


....


Di sebuah bukit yang tidak jauh dari Gerbang Utara Kerajaan, Seorang Pria dengan 5.000 pasukan melihat kearah Selatan. Pria itu terlihat sangat mirip dengan Adam, hanya saja ia memiliki otok yang besar dan tinggi yang lebih dari 2 meter.


Hanya satu kata yang akan di katakan oleh Rakyat jelata ketika melihatnya, itu adalah Perkasa !!


Jhonson Eshan melihat Gerbang Utara Kerajaan Lion dengan wajah rumit, dan mata yang penuh kekhawatiran. Awalnya ia hanya akan kembali sendirian saat ini, tetapi para Komandan bawahannya sama sekali tidak setuju untuk itu dan memintanya untuk membawa pasukan.


Pasukan Penjaga Perbatasan Utara hanya memiliki 15.000 pasukan, jika ia membawa 1/3 dari total pasukan, Pertahanan yang di miliki wilayah Utara akan sangat melemah. Selama 15 tahun Jhonson menjadi Jenderal, ia sudah menganggap Pasukan Utara sebagai Keluarganya sendiri, kehilangan 1 prajurit saja sudah membuat hatinya terasa sakit.


Dalam 5 hari terakhir, pergerakan pasukan Kerajaan Orc sangatlah aneh, Jhon selalu merasa kalau akan ada badai dari Kerajaan Orc, dan firasatnya mengatakan kalau itu tidak akan lama lagi. Jika anaknya tidak mengalami kecelakaan, Jhon akan tetap di Utara untuk menahan badai.


Adam adalah anak satu-satunya Jhonson Eshan, jika Adam meninggal dunia, garis keturunan dari keluarga Jhonson Eshan akan terputus.


Selama 15 tahun, Jhon sama sekali tidak pernah menyentuh seorang wanita, ia hanya selalu fokus pada Pertahanan di wilayah Utara dan Adam. Jhon hanya mencintai Istri dan anaknya, jika adam mati, sudah di pastikan Jhon yang perkasa akan menjadi gila.


" Robert !! Aku tau kamu di sana !! Keluarlah !! Jangan bersembunyi di balik tembok gerbang !! " Teriakan Jhonson Eshan dengan menggunakan Energi Inti.


Dengan menggunakan Energi penuh dari seorang Ahli Seni Bela Diri Tinggi tingkat 9, suara dari Jhonson Eshan dapat terdengar di seluruh Ibukota Kerajaan Lion.