
" Adam !! kamu sudah mempelajari Tahap 1 Skill Tubuh Matahari ? "
Keesokan harinya di dalam Aula Klan Eshan, Jhonson berteriak dengan takjub. Tidak hanya Johnson, bahkan Pelayan Tua juga takjub dengan kemampuan pemahaman Adam.
" Haha. Jenius. Tuan Muda benar-benar Jenius. Seekor Harimau tidak akan memiliki Anak kucing. " Pelayan Tua berkata dengan gembira sambil melihat Jhonson yang takjub.
" Ayah, Paman Tua. Aku hanya beruntung dapat memahaminya. " Adam berkata dengan malu dan bingung.
Adam tertegun ketika mereka mengetahui kalau ia sudah di tahap 1 Tubuh Matahari.
" Haha. Nak. apa kamu terkejut melihat kami mengetahui itu ? " Jhonson tertawa.
" Ya Ayah. Aku benar-benar tidak mengerti bagaimana kalian bisa tau ? " Jawab Adam.
" Itu karena kami juga mempelajarinya, jadi kami sangat mengenal Tubuh Matahari. " Jhonson menjawab.
" Adam. Aku akan segera kembali ke Perbatasan Utara. Fokuslah untuk berlatih, di dunia ini tidak ada kata terlambat, yang ada hanya orang malas. " Jhonson Berkata dengan mengancam.
" Ya. Ayah. " Jawab Adam dengan tegas.
Jhonson mengangguk melihat anaknya menjawab dengan tegas, sebelumnya Adam adalah seorang pengecut, bahkan ketika berbicara dengan ayahnya sendiri, ia akan sangat ketakutan.
Jhonson hanya berpikir kalau menjadi Ahli Dasar membuat Adam menjadi lebih berani.
Setelah itu, Adam, Pelayan Tua, Komandan Penjaga dan beberapa Tentara kematian mengantar Jhonson Eshan ke Gerbang Utara Ibukota.
" Paman Tua, Bisakah kamu mengajarkan aku tentang Ramuan ? "
Dalam perjalanan kembali ke Klan Eshan, Adam bertanya pada Pelayan Tua di dalam Kereta Kuda.
" Tuan Muda. Pelayan Tua ini tidak berbakat dalam Ramuan, jadi aku sama sekali tidak bisa mengajarkan anda. " Pelayan Tua menjawab dengan tersenyum kecut.
" Dimana aku bisa mempelajari ramuan ? " Adam bertanya.
" Tuan muda. Apakah kamu benar-benar ingin mempelajari Ramuan ? Dengan bakat yang kamu miliki, lebih baik untuk fokus dalam pelatihan. " Pelayan Tua berkata dengan khawatir.
" Tenanglah Paman Tua. Aku hanya ingin mengetahui nama dari semua Ramuan, bukankah kami yang seorang Ahli Seni Bela Diri di haruskan memiliki pengetahuan untuk itu. " Jawab Adam.
" Jika hanya nama Ramuan, Tuan Muda dapat pergi ke Perpustakaan Ibukota. " Jawab Pelayan Tua.
" Itu bagus, Aku akan kesana, Paman Tua kamu dapat kembali sendiri. Berhenti !! " Adam menjawab sambil meminta sopir berhenti.
" Tunggu Tuan Muda. Kami akan mengantar kamu. Pelayan Tua berkata.
Setelah 20 menit, Adam tiba di depan Perpustakaan Ibukota. Walaupun menggunakan kereta Kuda, perjalanan itu bisa dikatakan cepat. Kuda yang ada di dunia ini sangatlah berbeda, hanya saja karena kereta kuda tidak memiliki pegas, perjalanan itu cukup bergelombang.
Di dalam perjalanan Kereta Kuda dapat bergerak tanpa ada halangan, itu karena Lambang yang di miliki Kereta Kuda membuat orang-orang yang melihat segera menyingkir.
" Ya. Paman Tua " Jawab Adam.
Setelah Adam membayar biaya masuk, ia melangkah ke dalam Perpustakaan. Ada banyak orang di sana, Adam hanya dapat melihat kalau mereka sangat fokus dengan buku di tangan mereka.
Biasanya ketika orang melihat Adam, mereka akan menyingkir atau bahkan ketakutan. Hal itu karena status Adam adalah seorang pengacau, petugas yang menjaga pintu juga tidak berani menolak, ia hanya dapat melaporkan hal ini kepada atasan.
Adam sama sekali tidak mempermasalahkan tentang mereka yang sedang belajar, ia hanya berjalan sambil meminta A.I.Chp untuk memindai seluruh perpustakaan.
Perpustakaan itu cukup besar, butuh waktu 10 menit agar A.I. Chip dapat memindai semuanya. Sambil menunggu, Adam melihat sebuah buku kedokteran yang kuno dan membacanya.
[ Bip ! Pemindaian Selesai. Terdapat 2439 Buku dari berbagai Jenis. Membutuhkan 40 % Energi untuk menyatukan Informasi kepada Tuan Rumah. ]
' Konfirmasi. ' Jawab Adam tanpa ragu.
Setelah beberapa saat, Adam merasa sedikit pusing, kemudian ia segera menjadi orang yang sangat berpengetahuan di Kerajaan Lion.
Kemampuan A.I. Chip untuk menyatukan Informasi kepada manusia benar-benar luar biasa. Manusia yang bodoh akan menjadi Jenius hanya dalam semalam, walaupun Adam tidak mengetahui alasan ini, ia sangat senang karena sangat membantunya.
Di dalam pengetahuan itu terdapat banyak sekali Informasi, Sejarah, jenis Tumbuhan dan Ramuan. Mereka berada di antara Rank 1 sampai Rank 3, Informasi tentang Ramuan Racun juga sangat sedikit.
Adam hanya dapat kembali dengan kecewa karena tidak ada Ramuan yang cocok dengan racun yang ada di dalam tubuhnya. Hal itu di karenakan Informasi tentang racun di perpustakaan Ibukota sangatlah sedikit, hanya di dalam sebuah Sekte yang dapat memiliki informasi itu.
Adam tidak segera kembali ke Klan Eshan, ia menyuruh Sopir untuk pergi ke Rumah Lelang Langit. Dari Informasi sejarah yang ada di perpustakaan, Rumah Lelang Langit yang ada di Ibukota hanyalah Cabang kecil. Rumah Lelang Langit sangat terkenal di seluruh Benua Cloud Selatan, mereka juga sangat terpercaya.
" Panggil Pemimpin Rumah Lelang Langit. Aku ingin bertemu. " Adam berkata setelah tiba di Rumah Lelang Langit.
Ini adalah pertama kalinya Adam datang untuk bertemu Pemimpin Rumah Lelang Langit. Petugas yang menjaga mengenal Adam sang pengacau, ia langsung bergegas setelah meminta Adam menunggu di rumah VIP.
" Sungguh hal yang langka melihat Tuan Muda Adam berkunjung kesini. Selamat telah sembuh dan menjadi Ahli Dasar. " Suara Merdu dan indah terdengar ketika Adam sedang menunggu.
Seorang wanita cantik dengan tubuh sexy dan memikat muncul dari balik pintu sambil berbicara. Wanita itu terlihat berumur 25 tahun, menggunakan pakaian berwarna biru, dan perhiasan indah, ia terlihat seperti seorang Peri yang turun ke dunia Fana.
Adam Tertegun ketika melihatnya. kemudian ia dengan senyum kecut berkata " Ah. Sungguh tak terduga, Seorang wanita cantik seperti nona bisa menjadi Pemimpin Rumah Lelang Langit, nona pasti sangat hebat dan berbakat. Terima Kasih untuk salamnya. "
Wanita itu terkejut melihat Adam yang tidak terpesona olehnya, dan merasa malu setelah Adam menggodanya. Wanita itu linglung sesaat, ini adalah pertama kalinya ia melihat seorang pria yang tidak terpesona olehnya ketika pertama kali mereka bertemu.
Wanita itu telah datang ke Ibukota Lion 1 tahun yang lalu, setiap pria yang pernah melihatnya hanya akan terpesona, banyak dari mereka sering mengganggunya, wajah penuh nafsu mereka membuat wanita itu merasa jijik.
Hal itulah yang membuatnya jarang terlihat di depan umum, ia hanya akan menolak semua permintaan pertemuan dengan alasan pelatihan tertutup.
Ketika petugas datang melaporkan, awalnya wanita itu akan menolak, tetapi petugas itu mengatakan kalau yang meminta untuk bertemu adalah Adam Eshan.
Belakangan ini nama Adam Eshan menjadi badai di Ibukota, bahkan wanita itu merasa sangat gelisah ketika ia mendengar teriakan dari Jhonson Eshan sebelumnya.
Wanita itu merasa kalau Jhonson Eshan sangatlah kuat, dan misterius. Apa yang paling tidak ia duga adalah Cabang pusat memintanya menulis laporan setiap bulan tentangan kegiatan Jhonson Eshan di Perbatasan Utara Kerajaan Lion.