
Sebuah bencana telah terjadi di bagian selatan yang jauh dari Kerajaan Lion.
" Tolong, Tuan yang Terhormat. Ampunilah nyawaku. Aku sama sekali tidak pernah menyinggung Tuan. Kami tidak memiliki keluhan satu sama lain. Aku Mohon ampunilah nyawaku. Aku tidak rela mati, aku masih memiliki dendam yang belum terselesaikan. "
" Tidak ada keluhan ? Kamu berani menyerang Tuan Muda aku. Bagaimana bisa tidak ada keluhan ? " Jawab seorang Lelaki Tua dengan marah.
Kemarahan itu membuat bangunan yang ada di sekitarnya bergetar hebat.
Di sebuah lembah yang tersembunyi, dimana terdapat markas besar Black Flower, Seorang Lelaki Tua sedang berdiri di depan seorang wanita yang sedang sekarat.
Lelaki Tua itu adalah Paman Tua yang segera terbang kesini dengan penuh kemarahan.
" Apa ! Apa ? bagaimana mungkin ? Siapa tuan muda kamu ? " Wanita itu berkata dengan Shock dan tak percaya setelah mendengar jawaban dari Paman Tua.
Wanita itu merasa seperti sebuah pisau telah menusuk jantungnya dari dalam, tanpa sengaja dia telah menyinggung orang yang sangat kuat dan menjadi bencana baginya.
Wanita itu adalah Pemimpin Organisasi Pembunuh Black Flower yang berada di tahap Ahli Puncak tingkat 5. Di depan Pelayan Tua yang berada di tahap Ahli Puncak tingkat 9, wanita itu seperti semut yang tidak bisa melawan.
" Kamu menyuruh 6 orang untuk membunuh Tuan Muda Adam. Apa kamu ingat ? Sekarang sebelum aku membunuhmu, katakan siapa yang menyuruh itu ? Jika tidak, aku hanya perlu mencarinya sendiri. " Paman Tua berkata dengan kemarahan.
" Apa ! Maksud kamu Adam anak Jhonson Eshan ? Tidak ! Tidak ! Aku mohon jangan bunuh aku. Aku masih berguna untukmu ! " Wanita itu terkejut ketika mendengar dan segera berlutut.
Wanita itu sangat ketakutan sekarang, saat Pelayan Tua mengatakan kalau dia akan mencarinya sendiri, itu berarti Pelayan Tua akan mencari tau segala informasi yang ada di pikirannya dengan paska menggunakan kekuatan Jiwa.
Ketika Seorang Ahli dengan paksa melihat pikiran orang lain menggunakan kekuatan Jiwa, Ahli yang pikirannya di lihat di masa depan hanya akan menjadi idiot total.
" Berguna untuk apa ? Jangan membuang waktu aku. Katakan Siapa yang meminta kamu membunuh Adam ? " Paman Tua bertanya dengan marah.
" Tuan yang Terhormat. Orang yang membayar aku untuk membunuh Adam adalah Markus. Saat ini di dalam tubuh Adam ada Racun Hantu, aku akan menukar nyawa aku dengan ramuan Penawar Racun Hantu. " Jawaban Wanita itu mengejutkan Paman Tua.
" Apa !! Racun hantu katamu ?? Berapa lama sebelum Racun itu aktif ? " Pelayan Tua shock, pucat dan marah.
" Dalam 2 Hari. " Jawab Wanita itu dengan ragu.
" Haa.. Masih ada waktu. Apa kamu berpikir Ramuan Penawar Racun Hantu dapat menggantikan nyawamu ? " Paman Tua berkata dengan marah.
" Hanya aku yang dapat membuat penawar racun. " Wanita segera berkata.
" Oh, apakah ini tidak bisa menyembuhkannya ? " Paman Tua berkata sambil mengeluarkan sebuah Ramuan.
" Ramuan Penawar Seribu Racun !! " Wanita itu berseru dan terkejut ketika melihat Ramuan di tangan Pelayan Tua.
" Benar. Apakah sekarang kamu masih memiliki kata-kata terakhir. " Paman Tua bertanya dengan niat membunuh.
" Aku bersedia menjadi budak. " Suara lemah dan serak terdengar dari wanita yang pucat itu.
Pelayan Tua yang akan membunuh wanita itu segera menjadi ragu, untuk mau menjadi Budak sepertinya Wanita itu sama sekali tidak rela untuk mati.
" Bukan aku yang akan memutuskannya. Ayo ! " Pelayan Tua segera berkata sambil membawa wanita itu terbang kembali ke Kerajaan Lion.
Di Kediaman Keluarga Eshan, Adam dan Veela saat ini sedang berada di kamar mandi Adam. Mereka sedang melihat perbaikan disana, setelah membuat cetak biru dalam waktu singkat, Adam menyuruh beberapa orang untuk merenovasi Kamar mandinya.
Awalnya Kamar mandi Adam sangatlah sederhana, seperti kolam renang yang hanya memiliki kolam yang besar berisi air untuk mandi dengan kedalaman 2 meter.
Sekarang, di atas kolam ada 20 pancuran air yang mengalir mengelilingi kolam, dan di bawah kolam juga ada 20 lubang tertutup yang dapat di buka untuk menguras air. Tidak hanya itu, kedalaman kolam juga bervariasi dari 100 centimeter, 200 sentimeter dan seterusnya.
Di samping kolam besar yang tidak terlalu jauh terdapat juga kolam kecil yang berukuran 3x3 meter dengan kedalaman 50 centimeter. Itu juga memiliki 3 Pancuran air dan 3 lubang yang tertutup yang dapat di buka untuk menguras air di bawahnya.
Untuk mendapatkan air bersih yang dapat terus mengalir, Adam telah membeli sebuah gunung yang tidak jauh dari Ibukota. Menggunakan pipa besar yang di tanam di bawah tanah, itu langsung di pasang ke sumber mata air terbesar di gunung.
Dengan sumber air yang tak ada habisnya, Adam berencana untuk membuat semua kamar mandi keluarga Eshan memiliki pancuran Air.
Veela yang berada di samping Adam melihat kamar mandi dengan penuh kagum, dan senang. Hal yang di buat oleh Tuannya sangatlah luar biasa, itu membuat gadis itu mengidolakannya.
" Tuan Muda. "
Setelah beberapa saat menikmati pemandangan pancuran air, sebuah suara terdengar dari pintu masuk.
" Paman Tua. Kamu baik-baik saja ? " Adam segera berbalik dan berkata dengan senang.
" Paman Guru. " Veela juga berbalik dan berkata dengan penuh hormat.
Itu adalah Paman Tua yang terkejut ketika melihat kamar mandi baru Adam. Di samping Paman Tua ada seorang wanita yang terkapar di tanah dengan tampilan yang menyedihkan.
" ini ? " Adam dan Veela tercengang melihat seorang wanita yang di bawa oleh Paman Tua.
" Tuan Muda. Wanita ini adalah Pemimpin Organisasi Pembunuh Black Flower, dia juga yang membuat Racun hantu yang ada di tubuhmu saat ini. " Paman Tua menjelaskan dengan serius.
" Racun ?? Paman Guru. Apakan Tuan akan baik-baik saja ? " Veela berkata dengan wajah pucat dan khawatir.
" Jangan Khawatir Veela. " Jawab Paman Tua dengan senyum lembut dan mengkerut kening.
Pelayan Tua merasa ada perubahan dalam Veela, tetapi ia tidak tau alasannya.
" Paman Tua. Apakah kamu memiliki penawarnya ? Siapa yang menyuruhnya ? " Adam berkata dengan marah.
" Tentu saja Tuan Muda. Aku memiliki Penawarnya dan Orang yang mencoba membunuh kamu adalah Markus, salah satu Jenderal Kerajaan Lion. " Pelayan Tua menjawab dengan senyum.
" Lalu. Mengapa wanita ini belum mati ? " Adam berkata dengan dingin dan niat membunuh.
Wanita itu menggigil ketika mendengar suara Adam, saat ini seorang Ahli Puncak tingkat 5 merasa sangat ketakutan di depan Ahli Dasar tingkat 2.
" Tuan Muda. Wanita ini adalah seorang Alchemist Rank 4, dan dia bersedia menjadi Budak agar dapat terus hidup untuk membalas dendam. " Paman Tua berkata.
" Tuan Muda. Jika kamu dapat membantu aku membalas dendam, hidupku adalah milikmu. " Wanita itu segera berseru dengan gelisah.
" Oh, Menarik. Aku akan bertanya padamu, apakah kamu lebih memilih membalas dendam dengan tangan sendiri atau orang lain ? " Adam mengangguk dan berkata pada wanita itu.
" Tentu saja dengan tangan sendiri, tetapi itu hal yang sulit. " Jawab wanita itu dengan sedih.
" Bagus, tidak ada kata terlambat untuk membalas dendam, dan tidak ada sesuatu yang sulit untuk mencapai tujuan, hanya orang-orang lemah yang hanya bisa menyerah. Aku tidak membutuhkan seorang Budak, jika kamu bersedia mengikuti aku, dan setia seumur hidup kepada aku, dalam waktu yang tidak akan lama, kamu bisa membalaskan dendam kamu sendiri. " Adam berkata dengan serius.
Apa yang di katakan Adam membuat Paman Tua, wanita itu dan bahkan Veela tertegun.
Aura yang di keluarkan Adam ketika berbicara membuat Ke-3 orang itu merasa seperti melihat seorang Kaisar surgawi yang saat ini akan mengubah nasib orang lain.
" Aura Kaisar Surga !! " Paman Tua dan bahkan wanita yang sekarat itu berseru bersamaan dengan takjub dan tak percaya.
[ Bip ! Anda telah mendapatkan sebuah kemampuan Pasif Misterius. Tubuh Kaisar Surga ! : Meningkatkan kekuatan 10 kali lipat, Meningkatkan Kecepatan berlatih 200 kali lipat, dan memiliki tubuh yang tidak dapat di lihat oleh siapapun secara Permanen. ]
[ Bip ! Anda telah mendapatkan sebuah kemampuan Aktif Misterius. Aura Kaisar Surga ! : Memberikan tekanan sebesar 1000% dalam jarak maksimal 1 kilometer.