The Secret Core Of Martial Arts

The Secret Core Of Martial Arts
Chapter 3. Jenderal Jhon Eshan



Adam yang sekarang sangat terharu dan tersentuh oleh tindakan Jhonson Eshan, Jhon sangat mencintai keluarganya sama sepertinya.


Mengetahui Anaknya tidak bisa Berlatih Seni bela diri, ia sama sekali tidak menyerah, dan masih berusaha untuk mencari Ramuan.


Di saat ketika Jhonson Eshan pergi untuk mencari Ramuan, Adam masih akan aman dan sehat di bawah perlindungan Prajurit Elit yang sangat setia padanya.


Prajurit Elit Jhon Eshan sangat terkenal dan di takuti di seluruh Kerajaan Lion maupun di Kerajaan lain. Hal itu di karenakan mereka selalu ada di garis depan peperangan, setiap hari apa yang mereka lakukan adalah Perang dan Pembantaian.


Seluruh Pasukan Jhon sudah mengalami pembaptisan darah, pembunuhan dan kematian setiap hari, hanya mereka yang dapat menandingi Kerajaan Orc yang kuat.


Dari 4 perbatasan Kerajaan Lion, Wilayah Utara adalah yang paling kacau. Selama 15 tahun terakhir, setiap hari di wilayah Utara akan selalu berperang, sedangkan di 3 wilayah lain yang di jaga oleh 3 Jenderal Utama, hanya akan beberapa kali mengalami Perang dalam 15 tahun, itupun hanya perang bersekala kecil.


Jhonson Eshan memiliki sebutan Jenderal Tak Terkalahkan dari Kerajaan Lion. Prajurit Elit Jhon adalah Prajurit yang di latih langsung olehnya dengan darah dan dagingnya sendiri, mereka memiliki kesetiaan Mutlak kepada Jhon Eshan, yang membuat Raja Lion sangat iri melihatnya.


Prajurit Elit Jhon adalah Pasukan Terkuat di Kerajaan Lion, mereka memiliki nama Death Army, itu adalah Jhon sendiri yang memberikan nama. Death Army tentu saja bukan sembarangan nama, hal itu di karenakan kapanpun mereka berjalan ke depan, mereka bisa menghadapi kematian.


Di luar Perbatasan Utara adalah Kerajaan Orc yang besar, mereka terlahir dengan fisik bawaan yang lebih kuat dari manusia biasa, di tambah seni bela diri mereka, tentu 1 orc Bela Diri Dasar Tingkat 1 setara dengan 2 manusia Seni bela diri Dasar tingkat 1.


Karena Kekacauan di Utara, para prajurit sama sekali tidak ada yang mau datang kesana. Mereka lebih memilih menjadi prajurit dari 4 Jenderal lain.


Pada saat itu Jenderal Jhon Eshan dengan gagah berani datang ke istana untuk meminta kenaikan gaji para Prajurit Utara 3 kali lipat setiap bulannya, serta 5 kali lipat biaya kompensasi untuk keluarga jika prajurit mati di medan Perang.


Raja dengan tidak berdaya menyetujui tuntutan dari Jenderal Jhon, karena hal itu adalah jalan satu - satunya untuk merekrut prajurit untuk perbatasan Utara. Hal ini membuat para Jenderal dan mentri tidak setuju pada awalnya.


Tetapi saat Raja bertanya dengan dingin " Apakah kalian dan prajurit kalian mau menggantikannya? "


Para Jenderal dan mentri hanya dapat terdiam membisu, mereka tentu saja sudah pernah menjaga wilayah Utara, tetapi hanya kekalahan yang mereka dapatkan saat itu, membuat banyak wilayah di Utara di ambil alih oleh Orc, hal itu membuat Raja tidak senang.


Di Kerajaan Lion, ada total 5 Jenderal yang melindungi seluruh Wilayah Kerajaan, mereka terdiri dari 4 Jenderal yang melindungi 4 wilayah perbatasan dan 1 Jenderal yang melindungi Ibukota.


Perintah Raja tentang Gaji 3 kali dan Uang kematian 5 kali lipat membuat Kerajaan sibuk dengan diskusi, Prajurit Utara yang mendengar langsung bersorak nama Jenderal Jhon, dan para Prajurit Miskin berdatangan untuk menjadi prajurit Utara. Para Prajurit Miskin itu siap membuang nyawa mereka untuk Kerajaan dan Keluarga tercinta mereka.


Hanya dalam 10 tahun, Jenderal Jhon Eshan telah mengambil kembali seluruh wilayah Kerajaan Utara yang sebelumnya telah di ambil oleh Kerajaan Orc.


Jika jumlah Prajurit yang di miliki oleh Jhon Eshan lebih banyak, sudah pasti waktu yang dibutuhkan untuk merebut kembali Wilayah Utara akan lebih cepat.


Jumlah Orc sangatlah banyak ketika mereka menyerang Wilayah Utara, Jhon sendiri tidak dapat memahami bagaimana jumlah mereka tidak ada habisnya.


Orc di medan perang benar-benar seperti monster, walaupun mengetahui kalau mereka hanya umpan meriam, para Orc itu sama sekali tidak takut mati.


Hal itulah yang membuat Jhon Eshan sama sekali tidak dapat menyerang kembali ke wilayah Kerajaan Orc. Tentu dengan kemampuan Jenderal Jhon ia sudah pernah menyerang langsung ke wilayah Orc, dan hasilnya mengejutkan.


Jumlah Orc yang melindungi wilayah mereka 100 kali lebih banyak dari jumlah Orc yang biasa di kirim untuk menyerang Wilayah Utara Kerajaan Lion.


Menghadapi kenyataan dengan sedikitnya jumlah pasukan yang di miliki Jenderal Jhon Eshan, ia akhirnya mengambil keputusan untuk hanya bertahan di Perbatasan Utara Kerajaan.


" Sungguh Sejarah Yang hebat untuk seorang Jenderal yang mulia. Hanya saja ia tidak bisa mendidik anaknya dengan benar. Terima kasih kepada Adam karena telah memberikan tubuhmu padaku. " Adam Berkata sambil melihat wajahnya sendiri di depan cermin.


Hanya sedikit yang tau tentang nama Asli ayahnya Jhonson Eshan, saat ini orang umum hanya mengetahui jika nama ayahnya adalah Jhon Eshan, ia lebih suka di panggil Jhon.


Adam sedikit bingung tentang nama Ayahnya, tetapi ia sama sekali tidak mempermasalahkan itu, karena setiap orang memiliki masalahnya sendiri.


Adam yang sekarang tentu bukan lagi Adam anak Jhon Eshan, itu adalah Jiwa seorang Profesor Tua yang telah hidup lebih dari 80 tahun. Dengan wajah tenang, Adam yang sekarang memiliki Aura yang tidak akan di miliki oleh anak seusianya.


Adam sama sekali tidak menyalahkan Jhon maupun Adam sebelumnya, di dunia ini seorang anak berusia 10 tahun sudah di haruskan menjadi dewasa, cara Jhon mendidik anak juga sudah benar di dunia ini, hanya saja Adam sejak kecil tidak pernah merasakan rasa cinta dari seorang ibu, hal itulah yang membuat Adam menjadi anak pemberontak, pemboros, dan nakal.


Mengenai Adam lumpuh, itu sudah menjadi rahasia umum di Kerajaan, hanya saja orang-orang tidak ada yang berani membicarakannya secara terbuka. Adam juga tau hal itu, tetapi ketika ayahnya mengatakan alasan dan ia harus menghadapi kenyataan lumpuh di usia 10 tahun, itu membuat adam mengalami depresi berat.


Mengabaikan kasih sayang ayahnya dan tidak perduli dengan Death Army adalah Asetnya, ia menjadi Adam yang sebelumnya selalu membuat masalah di manapun ia berada, dengan statusnya sebagai anak Jenderal tak terkalahkan, tidak ada seorangpun di kerajaan yang berani melawannya.


Hal itu membuat dirinya lebih tak terkendali, ia menghabiskan waktunya hanya untuk menindas orang lain, dan ia memiliki reputasi paling buruk di Ibukota Kerajaan Lion.


Depresi seorang anak berusia 10 tahun jika tidak di keluarkan akan membuat mentalnya jatuh, sudah sangat bagus Adam tidak berubah menjadi gila, itulah mengapa ayahnya sama sekali tidak mempermasalahkan tingkah laku anaknya selama 5 tahun itu, jika Jhon ikut campur mungkin Adam akan menjadi gila, atau bahkan bunuh diri.


ini adalah masalah psikolog manusia, hanya ada 2 cara untuk membuat Adam kembali normal, yang pertama adalah membawa Adam kepada para ahli Psikolog yang ada di Dunianya sebelumnya, tetapi di dunia ini sama sekali tidak ada ahli Psikolog. Yang kedua Adalah membiarkannya meluapkan emosi dengan berbagai tindakan yang buruk untuk menyeimbangkan rasa depresi dengan kenakalan untuk mencegah Adam menjadi gila.


Proses itu dapat berlangsung sangat lama dan tidak menentu, mungkin 5 tahun, 10 tahun atau lebih lama, jadi Jhon Eshan hanya dapat berharap kalau anaknya dapat mengalami keajaiban dan menghilangkan rasa Depresi itu.