
" Bagaimana menurutmu. " Tanya seorang pedagang yang berada di dalam kereta.
" Tuan. Pelayan Tua itu sangat berbahaya. Aku tidak bisa melihatnya. " Jawab Penjaga sambil menggeleng kepala dan berkeringat dingin.
" Sepertinya benar. Jhonson Eshan adalah seorang yang sangat misterius. " Kata pedagang.
Penjaga yang berada di samping pedagang itu adalah seorang Ahli Seni Bela Diri Tinggi tingkat 7.
Di keluarga Eshan, saat ini Adam memiliki lebih dari 200 ribu koin Emas. Walaupun Adam merasa sangat bahagia, tetapi dia sama sekali tidak bisa beristirahat. Adam perlu membuat banyak mesin agar dapat mencukupi semua pesanan dalam jumlah besar.
Sabun Mandi Cair dan Parfume yang telah dia buat telah menjadi keuntungan terbesarnya. Masing-masing dari itu di jual dengan harga 1 koin Emas.
Hanya setelah tengah malam, Adam selesai membuat 9 mesin pembuat Sabun, 10 mesin pembuat Parfume dan 10 mesin pembuat botol, kemudian dia bisa beristirahat.
Keesokan harinya, di pagi hari yang cerah, Adam keluar kamar sambil melihat banyak kotak sabun dan Parfume yang di angkut oleh kereta kuda.
Hanya dalam semalam, mesin bertenaga manusia itu telah membuat ratusan ribu sabun dan parfume. Adam yang di kejar oleh waktu segera kembali ke bengkel dan membuat kembali mesin.
Pembuatan mesin sangatlah rumit, Adam sudah mengajarkan Pelayan Tua dan beberapa lelaki terpercaya sebelumnya, tetapi mereka sama sekali tidak mengerti. Adam dengan tak berdaya juga hanya bisa membuat Mesin itu sendiri.
Setelah Adam menerobos ke tingkat 2 Ahli Dasar dia sama sekali tidak punya waktu untuk pelatihan. Dalam 4 jam setelah itu, Adam telah membuat banyak mesin.
Pelayan Tua juga telah menyuruh banyak pekerja untuk membuat bangunan baru untuk di jadikan pabrik. Tanah yang di miliki Keluarga Eshan sangatlah besar, dan masih banyak lahan kosong yang tidak di pakai.
Setelah menyelesaikan segala keperluan, pada siang hari Adam yang sudah tidak sibuk itu segera pergi ke Rumah Lelang Langit.
" Halo. Nona Anna. Kita bertemu kembali. " Adam berkata sambil tersenyum.
" Sungguh sebuah Fenomenal ! Tuan Muda Adam, aku ingin tau apakah kamu memiliki sabun cair dan parfume berkualitas tinggi. Nona ini sama sekali tidak memilikinya. " Nona Anna segera berseru dan berkata dengan sedih ketika dia masuk keruang VIP.
Berita tentang Sabun Cair dan Parfume sudah tersebar keseluruhan Ibukota dalam semalam. Setiap wanita yang ada di Ibukota Lion sangat merindukan hal itu, Parfume juga di buat dengan 2 model, Parfume berkualitas rendah seharga 1 koin perak, dan Parfume berkualitas tinggi seharga 1 koin Emas.
" Tentu saja, Nona Anna. Ini adalah hadiah untukmu. " Adam berkata sambil mengeluarkan 100 sabun cair dan 100 Parfume berkualitas tinggi.
" Tuan Muda pasti disini untuk buku ramuan, aku sudah menyiapkannya disini. " Nona Anna berkata dengan berbinar dan mengeluarkan sebuah cincin penyimpanan.
Adam juga segera memberikan 100 ribu koin Emas sebagai pertukaran, dan dalam 1 jam lebih mereka sudah berbicara banyak hal seperti teman akrab.
Nona Anna bahkan bertanya tentang bagaimana Adam bisa mengetahui gejala nyeri yang dia miliki, dan Adam menjawab dengan santai tanpa adanya keganjalan.
Adam juga bertanya banyak hal kepada Anna, seperti bagaimana cara untuk memasuki Sekte dan membuat ramuan. Adam terkejut ketika mengetahui kalau Nona Anna adalah seorang Master Ramuan rank 2.
Nona Anna sangat senang menjawab semua pertanyaan Adam, di tempat ini Nona Anna sama sekali tidak memiliki teman, hanya Adam yang lebih muda yang dapat berbicara dengannya seperti ini.
Nona Anna juga bingung karena ketika mereka berbicara, dia sama sekali tidak merasa jijik. Adam seperti lelaki polos yang tidak memandangi dia dengan niat buruk, hal inilah yang membuat Nona Anna merasa nyaman.
" Baiklah Nona Anna, Terima kasih untuk semua informasi yang kamu berikan. Aku harus kembali. " Setelah pembicaraan yang menarik, Adam berkata untuk pulang.
" Tuan Muda Adam harus sering berkunjung kesini, sangat sulit memiliki teman yang bisa aku ajak berbicara. " Nona Anna berkata dengan kecewa dan sedih sambil menggoda.
Adam yang melihat hal itu juga tidak berdaya, selama percakapan mereka, Nona Anna sering menggodanya. Jika Adam yang sekarang bukanlah Profesor Tua, Adam hanya akan tergoda oleh rayuan maut wanita iblis ini.
" Tentu saja. " Jawab Adam dengan senyum pahit.
Dalam perjalanan kembali ke rumah, Adam merasakan perasaan gelisah. Setelah bertanya dengan AI, Adam mendapatkan jawaban kalau itu adalah salah satu kemampuan seorang Ahli Seni Bela Diri yang dapat merasakan bahaya.
Adam segera menjadi waspada setelah itu, dan memerintah AI untuk memindai daerah di sekitarnya.
Walaupun Adam tidak pernah bertarung, ia telah menyatukan pengalaman bertarung dari para Ahli Seni Bela Diri dari dunianya sebelumnya.
[ Bip ! Pemindaian Selesai. Ada 6 orang yang bersembunyi dalam jarak 400 meter. ]
AI sudah seperti radar di dalam pikirannya, kemudian menampilkan semua hal tentang apapun yang ada di sekitar Adam.
" Penjaga, segera waspada. Aku merasakan bahaya akan datang. Jangan melakukan hal yang mencurigakan. " Adam berkata kepada 4 penjaga yang melindunginya.
4 Penjaga Adam adalah prajurit Death Army yang berada di tahap Ahli Seni Bela Diri Menengah tingkat 9 puncak. Karena mereka saat ini mengawal Anak Jenderal Jhonson, kemanapun mereka bergerak, mereka akan selalu waspada dan tidak berani lalai.
Para Penjaga segera menjadi tegang, walaupun mereka ragu dan tidak merasakan bahaya, mereka tetap menjadi lebih waspada tanpa gerakan yang mencurigakan. Adam yang sekarang sudah sangat berubah, di mata para penjaga Tuan Muda Adam yang sekarang sangat hebat.
Adam sudah memindai 6 orang pembunuh, dengan bantuan AI dalam menganalisis, ada ribuan cara untuk membunuh mereka semua.
Hanya dalam beberapa saat, 4 orang pembunuh muncul di hadapan 4 penjaga, dan 2 pembunuh lain segera bergerak kearah Kereta Kuda.
Adam yang melihat semua kejadian memiliki wajah yang sangat tenang, tanpa takut atau bahkan khawatir.
Mengambil sebuah pedang dengan lambaian tangan, Adam segera melempar pedang dengan kekuatan penuh ke salah satu pembunuh.
Kedua pembunuh itu terkejut, dan salah satu pembunuh yang di serang segera berhenti untuk menghalau pedang. Adam yang mendapat kesempatan segera melakukan serangan kejutan kedua kepada pembunuh yang terhenti.
Jarak antara para pembunuh dan kereta kuda sangatlah dekat, dengan sekali lompatan Adam sudah ada di depan seorang pembunuh yang terhenti.
" Slash ! "
Setelah Pembunuh itu menghalau Pedang Adam yang di lempar, ia terkejut dengan kecepatan Adam dan tanpa perlawanan semburan darah keluar dari tubuh pembunuh.
" Argh .. "
Walaupun Adam sudah menyerang, dia sama sekali tidak berhenti. Dengan wajah dingin Adam melakukan 4 tebasan lagi.
2 lengan dan 2 kaki segera terbang dari tubuh pembunuh yang berteriak kesakitan.
Hanya dalam 1 detik, Adam sudah melumpuhkan seorang pembunuh dengan serangan kejutan.
5 Pembunuh dan 4 Penjaga Adam segera terhenti dan tertegun ketika mereka melihat sepasang kaki dan tangan terbang di udara.
Hanya satu kata yang ada di pikiran mereka. ' Kejam '
Tanpa membuang waktu, Adam segera pergi ke pembunuh kedua. Melihat Adam yang bergerak kearahnya, pembunuh yang tertegun itu segera sadar, tetapi jarak mereka sudah sangat dekat.
" Ting, Ting, Ting ... " Suara dari benturan pedang segera menggema.
Adam menyerang pembunuh dengan cepat menggunakan Skill pedang Rank 1 Kelas Earth.
Walaupun Adam lebih lemah dari pembunuh, dengan pengalaman bertarung dari Ahli Seni Bela Diri dari dunianya sebelumnya, dia dapat bertarung dengan pembunuh secara seimbang.
Suara dari 5 pertarungan segera terdengar di seluruh tempat. Dengan besarnya keributan itu, para penjaga Ibukota segera bergegas kearah pertarungan.
Para pembunuh mengetahui kalau misi mereka telah gagal, dan tanpa pikir panjang mereka segera melangkah untuk mundur.
Adam yang melihat segera mengeluarkan Senjata Api dan menembak.
" Baam. Baam. Baam... "
Suara senjata api yang menggema segera membuat para pengawal Adam terhenti. Awalnya mereka akan mencoba untuk mengejar para pembunuh, tetapi mereka terhenti setelah mendengar suara tembakan dan melihat 5 pembunuh yang terbaring di tanah.
Ke 4 penjaga itu berkeringat dingin dengan wajah pucat dan ketakutan, apa yang ada di pikiran mereka adalah Senjata Ajaib.
Adam yang melihat 5 pembunuh terbaring di tanah juga merasa heran, dia tidak pernah membayangkan bahwa senjata Api yang dia buat akan dapat melukai Ahli Seni Bela Diri Menengah tingkat 9.
[ Pistol Besi. Kekuatan 100. ]