
Di depan gerbang kediaman keluarga Eshan, 1000 Pasukan yang di pimpin oleh seorang komandan sedang berbaris dengan rapih tanpa bergerak sedikitpun. Setelah mendengar suara bergemuruh di seluruh Kerajaan, para Pasukan keluarga Eshan itu langsung berkumpul tanpa suara. Walaupun di luar cuaca sangatlah panas, raut wajah mereka terlihat sangat senang dan gembira seperti seorang anak yang mendapatkan hadiah.
Mereka adalah Death Army yang saat ini sedang menunggu kedatangan Jenderal Jhonson Eshan. Adam yang melihat hal itu langsung mengangguk dengan kagum, seperti inilah seorang Prajurit, jika mereka tidak disiplin dan patuh, mereka hanya sama dengan pasukan tak berguna.
Ini adalah pertemuan pertama antara Jhonson dan Adam yang memiliki jiwa baru, walaupun Adam cukup gelisah, ia dengan sangat cepat kembali tenang.
" Selamat Datang Jenderal !! " Deru suara yang bergema dari 1.000 pasukan.
Setelah beberapa saat, Adam melihat 2 orang yang datang ke arah gerbang dari kejauhan, salah satunya adalah Pelayan Tua, sedangkan untuk yang lain Adam merasakan Familiar tetapi juga Asing baginya. Ketika kedua orang itu sampai di depan gerbang, 1.000 Pasukan yang berbaris segera bersuara secara serentak.
Jhonson Eshan hanya mengangguk tetapi ia mengabaikan mereka dan terus berjalan ke arah Adam. Dalam perjalanan, Pelayan Tua memberitahu Jhon kalau Adam tidak hanya tersadar, tetapi ia juga menerobos ke tahap Seni Bela Diri Dasar tingkat 1.
Jhonson merasa tak percaya dengan Pelayan Tua, mereka berdua sama-sama mengetahui apa yang di maksud dengan Inti Tubuh yang rusak. Sekarang, Jhon melihat Adam yang tanpa cedera, dan bahkan memiliki Energi seorang Ahli Seni Bela Diri, Jhonson Eshan langsung bergetar hebat beberapa detik.
Pelayan tua itu tersenyum setelah melihatnya, rasa cinta Jhon untuk Adam sangatlah besar, hanya saja Jhon selalu bersikap dingin tanpa menunjukkannya.
" Maaf Ayah, Aku sudah membuat banyak masalah untukmu !! " Adam berkata dengan menyesal.
" Hahaha. Tidak Nak. Perjalanan ini sama sekali tidak sia-sia. Melihatmu sekarang, sudah waktunya bagi kamu untuk berlatih. " Jhonson Eshan berkata sambil tertawa bahagia.
' A.I. Chip ! Pindai Kedua orang ini. ' Dalam perjalanan ke Aula Utama Keluarga Eshan, Adam memberikan perintah kepada A.I. Chip sambil berjalan mengikuti Jhonson Eshan dan Pelayan Tua.
" Adam. Kamu sudah menjadi seorang Ahli Seni Bela Diri sekarang, sudah waktunya bagi kamu untuk menerima bimbingan. walaupun Umurmu sudah tidak bagus dalam mengolah Seni Bela Diri, tetapi selama kamu berusaha, cepat ataupun lambat kamu akan bisa menjadi seorang Ahli yang kuat seperti aku. " Jhon berkata kepada Adam dengan tegas ketika mereka tiba di Aula Utama.
" Ya, Ayah. " Jawab Adam.
" Itu berarti kamu tidak boleh lagi mengacau di luar ! " Jhon berkata dengan nada mengancam.
" Ya, Ayah. " Jawab Adam dengan pahit.
" Aku berharap di masa depan kamu dapat fokus dalam berlatih. " Kata Jhon dengan tegas.
" Ya, Ayah. " Jawab Adam tak berdaya.
" Bagus. Bagus. Bagus. Sekarang kamu dapat jujur padaku, apa yang kamu lihat sebelum kamu pingsan ? dan bagaimana kamu bisa menjadi Ahli Dasar ? Apa kamu pernah memakan sesuatu ? " Jhonson Eshan mengangguk dan bertanya pada Adam dengan wajah yang serius.
Tidak hanya Jhon yang menunggu dengar serius, bahkan Pelayan Tua itu pun dengan wajah serius menunggu jawaban dari Adam.
" Sebenarnya, aku hanya melihat seekor rubah yang aneh, rubah itu memiliki mata berwarna merah dengan 3 ekor. Setelah itu yang aku ingat hanyalah tersadar di rumah dan merasa tercerahkan, kemudian seperti inilah aku sekarang. " Adam menjawab dengan sedikit kejujuran dan kebohongan tanpa mengatakan Adam yang sebelumnya sudah mati.
" Pantas saja jika Elang Besi mengejarnya. " Pelayan tua bergumam pelan.
Awalnya ketika Elang Besi muncul di dekat Ibukota, Pelayan Tua itu sudah merasakannya. Tetapi setelah merasa bahwa Elang Besi tidak mengancam Ibukota, ia sama sekali tidak perduli.
Elang Besi itu sedang marah dengan sesuatu, jika ia datang ikut campur, masalah yang muncul pasti akan mengganggunya. tidak pernah ia harapkan kalau ada Adam di sana, karena itu Pelayan Tua merasa sangat bersalah tentang Adam yang pingsan.
Dari penjelasan Adam, Jhonson dan Pelayan Tua sama sekali tidak dapat memahami bagaimana Adam dapat tercerahkan dan menerobos, apa yang mereka pikirkan hanya satu hal, dan itu adalah Keajaiban.
" Apa itu binatang Ajaib Roh ? " Adam bertanya dengan bingung.
Melihat Adam yang sangat penasaran, Pelayan Tua menghela nafas sambil menjawab " Tuan Muda, anda pasti sudah pernah mendengar tentang Binatang Buas dan Binatang Ajaib, benar ? "
Adam mengangguk untuk jawaban, Jhonson Eshan juga terdiam dan membiarkan Pelayan Tua menjelaskan tanpa menghentikannya.
" Di dunia luar yang sangat jauh dari sini, Binatang Ajaib bukanlah yang terkuat, mereka hanya dapat mencapai Rank 4 sampai Rank 6 paling tinggi. Di atas itu adalah Rank 7 yang bisa merubah bentuk binatang mereka menjadi seperti manusia, para Ahli manusia menyebut mereka sebagai Binatang Ajaib Roh. " Pelayan tua menjelaskan secara perlahan.
Adam mengkerut kening sambil berpikir, kemudian ia bertanya dengan tak percaya " Jika seorang Ahli Seni Bela Diri Tinggi sudah setara dengan Binatang Ajaib rank 3. Siapa di dunia ini yang bisa melawan Binatang Ajaib Roh rank 7? "
Jhonson Eshan dan Pelayan Tua saling memandang, kemudian mereka tertawa.
" Hahaha. Tidak Nak, kamu salah. Seorang Ahli Seni Bela Diri Tinggi sama sekali tidak dapat di sebut setara dengan Binatang Ajaib Rank 3. " Jhonson tertawa sambil berkata.
" Itu benar Tuan Muda. Di butuhkan kerja sama dari beberapa Ahli manusia agar dapat mengalahkan Binatang Ajaib di tingkat yang sama. Binatang Ajaib sudah sangat kuat tanpa bantuan Eksternal, agar dapat di katakan setara dengan Binatang Ajaib, seorang manusia membutuhkan beberapa unsur internal dan eksternal. " Pelayan Tua menjelaskan.
" Nak. Kamu masih sangat lemah, kamu baru saja melangkah ke jalur Bela diri, perjalanan kamu masih sangat panjang. Jadi tidak baik bagi kamu untuk mengetahui hal-hal ini terlalu jauh, itu hanya akan membuat kemajuan kamu terhenti. Apa yang harus kamu lakukan sekarang adalah menjadi seorang Ahli Seni Bela Diri menengah. Kamu adalah anak dari keluarga Eshan, walaupun kamu memulai terlambat, aku merasa suatu saat kamu akan jauh melampaui aku. " Jhonson menjelaskan dengan penuh campuran emosi serta kesedihan.
[ Bip ! Pemindaian Selesai. Tampilkan status ? ]
' Tidak. ' Adam menjawab dalam hati.
" Ayah. Aku pasti akan berusaha dengan keras. " Jawab Adam dengan tegas.
Melihat Jhonson penuh dengan campuran emosi serta Pelayan Tua yang menghela nafas sedih, Adam merasa kalau ada sebuah rahasia tersembunyi yang ayahnya tidak dapat menjelaskan padanya. Mengetahui hal ini membuat Adam bertekad untuk menjadi lebih kuat, dengan bantuan A.I. Chip yang ada di dalam dirinya, Adam merasa kalau perjalanan itu akan lebih cepat.
" Haha. Bagus, bagus. Seperti itulah keturunan Keluarga Eshan. Sekarang, kamu akan berada di bawah bimbingan Paman Tua, setelah itu kamu bisa belajar kemampuan Seni Bela Diri. Aku harus pergi untuk bertemu dengan Yang Mulia Raja. " Jhon mengangguk sambil tersenyum, kemudian ia melangkah pergi.