
Adam Eshan meninggal karena kecerobohannya sendiri, selama 5 tahun hidupnya menjadi pemboros di kerajaan, tidak pernah sekalipun ada seseorang yang berani melawannya.
Walaupun Adam di takuti oleh banyak orang, tetap saja di dunia ini ada gunung yang lebih tinggi dari gunungnya. Adam bukanlah orang bodoh yang akan mengacaukan semua orang yang ia temui, ada beberapa keluarga yang statusnya sama dengannya atau bahkan lebih tinggi darinya.
Itu adalah Keluarga Kerajaan, keluarga dari 4 Jenderal, dan beberapa tempat yang di miliki oleh Sekte dan Organisasi besar yang ada di Ibukota.
Ayahnya sudah memberi peringatan keras padanya untuk tidak membuat masalah dengan mereka selama ayahnya menjaga perbatasan utara.
Jhon mengatakan kepada Adam kalau mereka sama sekali tidak perduli dengan adam, dan tidak akan mencari masalah dengannya selama Adam tidak menyinggung mereka.
Mereka juga tidak akan mau mencari masalah dengan jhon tanpa adanya keuntungan, walaupun banyak bangsawan yang mengeluh kepada mereka tentang Adam, mereka sama sekali tidak menanggapinya, hal itu di karenakan keuntungan yang mereka dapatkan akan sangat sedikit di bandingkan dengan kerugian yang akan mereka terima.
Semakin besar sebuah keluarga, semakin besar pula tanggung jawab yang akan mereka miliki, harus ada keuntungan yang lebih besar dari kerugian jika mereka akan bergerak. Untuk sebuah Keluarga Besar, di perlukan pertimbangan dan diskusi dari para sesepuh dan pemimpin keluarga.
Karena itulah mengapa selama selama 5 tahun itu, Adam menjadi pengacau terkenal di seluruh Kerajaan tanpa ada satupun orang yang berani melawannya.
5 hari sebelum Adam jatuh pingsan, Adam secara tidak sengaja menyinggung seorang pangeran di sebuah pelelangan, sejujurnya Adam sama sekali tidak mengenal Pangeran Ketujuh, karena itu ia sangat marah ketika seseorang yang tidak di kenal mengganggunya dalam mendapatkan sesuatu dari pelelangan.
Pertengkaran secara Verbal terjadi antara Adam dan Pangeran Ketujuh, mereka saling menaikkan harga dalam jumlah yang besar.
Pangeran ketujuh sejak dari kecil selalu tinggal di dalam istana, karena itu ia tidak pernah di kenal oleh siapapun di dalam pelelangan, hanya orang-orang penting seperti ayah Adam yang pernah melihat wajah pangeran ketujuh.
Tidak pernah sekalipun ia merasakan rasa marah kepada seseorang, di dalam Istana Kerajaan siapapun yang melihatnya akan merasa hormat dan tidak pernah berani menyinggungnya.
Hari itu pangeran ketujuh tepat berumur 14 tahun, dan meminta ayahnya, sang raja untuk di beri kesempatan mengikuti pelelangan ketika ia mengetahui kalau akan ada lelang di IbuKota.
Raja sangat menyayangi pangeran ketujuh, karena permintaan pangeran masuk akal, Raja Lion langsung menyetujui permintaan sang pangeran, tujuannya adalah agar pangeran ketujuh dapat melihat dunia luar dan di kenal oleh Rakyatnya.
Pangeran ketujuh terlahir sebagai seorang jenius, di umurnya yang sekarang tingkat kekuatannya sudah di tahap Seni Bela Diri Dasar Tingkat 9, hanya selangkah lagi ia dapat memasuki tahap Seni bela Diri Menengah.
Itu adalah Kedua kalinya Raja merasa sangat bahagia, pertama kalinya Raja bahagia adalah di saat ia naik Tahta.
Karena bakatnya yang sangat hebat, pangeran ketujuh sampai saat itu tidak pernah keluar dari istana, Raja menyuruhnya untuk selalu fokus berlatih agar dapat memasuki Sekte Seni bela diri.
Jika Pangeran ketujuh bisa memasuki tahap Seni Bela Diri Benar pada usia 15 tahun, Pangeran ketujuh akan memenuhi syarat untuk dapat memasuki Sekte kelas 2 atau bahkan Sekte kelas 3.
Walaupun anaknya hanya akan dapat menjadi murid luar di Sekte kelas 2 ataupun kelas 3, selama pangeran memiliki sedikit koneksi dengan para Ahli Seni Bela Diri Puncak, itu akan sangat membantu Raja dalam menahan Kerajaan Orc.
Selama Raja Lion berkuasa, ia sama sekali tidak memiliki koneksi dengan Sekte manapun. Kerajaan Lion hanyalah Kerajaan kecil yang hanya memiliki Ahli Seni Bela Diri Tinggi yang terkuat.
Dengan bakat pangeran ketujuh, di masa depan akan sangat tinggi kemungkinan pangeran ketujuh untuk dapat melangkah ke tahap Seni Bela Diri Tinggi atau bahkan Puncak.
Raja yang memikirkan hal itu benar-benar sangat bahagia, jika anaknya dapat menjadi murid dari Sekte Kelas 2 atau kelas 3, ketika Pangeran ketujuh menjadi Ahli Seni Bela Diri Tinggi, Kerajaan Lion akan sangat makmur selama 3 generasi.
Kerajaan Orc yang paling mereka takuti akan sangat ketakutan jika mereka mengetahui kalau anaknya, pangeran ketujuh menjadi murid sebuah Sekte Kelas 2 ataupun kelas 3.
Tahapan Seni Bela Diri terdiri dari :
Seni Bela Diri Menengah tingkat 1 sampai tingkat 9
Seni Bela Diri Tinggi. tingkat 1 sampai tingkat 9
Seni Bela Diri Puncak. tingkat 1 sampai tingkat 9
Di setiap tingkatan itu masing-masing terdiri dari 9 tingkat yang berbeda. Saat ini di Kerajaan Lion yang terkuat adalah Leluhur Kerajaan Lion, dan 5 Jenderal Utama. Mereka memiliki kekuatan di tahap Seni Bela Diri Tinggi Tingkat 9.
Di atas itu hanya dimiliki oleh sebuah Sekte kecil, Kerajaan menengah, Kerajaan Besar dan Organisasi Misterius lainnya.
Walaupun Di Kerajaan Lion seorang Ahli Seni Bela Diri tinggi akan sangat hebat, tetapi bagi mereka siapapun yang belum memasuki Seni Bela Diri Puncak akan di anggap lemah.
Seni Bela Diri Puncak juga terdiri dari 9 tingkatan, dan masing-masing dari tiap tingkatan seperti mendaki sebuah langit.
Raja yang memikirkan hal itu menjadi semakin bersemangat, meskipun ia sama sekali tidak tau apakah ada yang lebih tinggi dari Seni Bela Diri Puncak.
Seorang Anak bangsawan normal di umur 15 tahun, mereka hanya dapat memasuki tahap seni bela diri dasar tingkat 3 sampai 6 tertinggi dan yang terhebat di kerajaan Adalah salah satu tuan muda dari 4 keluarga utama lain.
Sebelum berumur 16 tahun Tuan Muda itu sudah berada di Tahap Seni Bela Diri Menengah tingkat 1, dan telah memasuki Sekte kelas 1, 3 tahun yang lalu.
Untuk pangeran ketujuh, tentu saja bakatnya lebih tinggi karena sebelum berusia 15 tahun pangeran ketujuh bisa memasuki tahap Seni Bela diri Menengah tingkat 1.
Pangeran yang kuat juga sangat kesal dengan Adam, awalnya ia ingin memberi Adam sebuah pelajaran, tetapi pengawal yang di bawa olehnya mengatakan kalau dia adalah Adam, anak pemboros dari Jenderal Jhonson Eshan yang terkenal.
Pangeran hanya pernah mendengar rumor tentang Adam, tetapi ketika melihat Adam yang lemah tanpa adanya energi seni bela diri akhirnya ia percaya kebenaran dari rumor itu.
Pangeran ketujuh tidak hanya jenius, tetapi ia juga sangat cerdas, tidak hanya mengalah tentang barang lelang, ia juga langsung memperkenalkan dirinya di depan umum.
Hal itu membuat Adam sangatlah terkejut, tidak hanya Adam, tetapi seluruh orang yang ada di pelelangan juga terkejut dan buru-buru menyapa pangeran ketujuh. Adam yang bingung juga meminta maaf atas tindakannya yang tidak sopan, dan menawarkan barang lelang sebagai hadiah pertemuan.
Pangeran ketujuh menolak dengan sopan hadiah Adam dengan alasan kalau ia tidak mau mengambil keuntungan dari statusnya, hal itu membuat orang-orang yang melihatnya merasa kagum, tidak hanya pangeran ketujuh sangat tampan, tetapi ia juga sangat dewasa dan tidak mengambil keuntungan menggunakan statusnya, sangat berlawanan dengan Adam.
Hal ini membuat Pangeran ketujuh menjadi terkenal dalam semalam, berbagai topik pembicaraan di berbagai kalangan di kerajaan semua membicarakan pangeran, tidak hanya jenius, Pangeran memiliki karisma yang luar biasa dan membandingkannya dengan Adam.
Setelah menolak hadiah, Pangeran ketujuh juga mengundang Adam untuk mengikuti Perayaan Berburu yang akan di lakukan dalam 5 hari ke depan, Adam yang merasa gelisah, segera menyetujui undangan pangeran ketujuh.
Perayaan berburu adalah salah satu olah raga yang paling di sukai oleh para anak-anak bangsawan, acara itu selalu terjadi setiap tahun, dengan batas umur 13 sampai 16 tahun. Tidak hanya untuk mendapatkan pertemanan, dan koneksi, di situ juga para anak-anak bangsawan saling menunjukkan kekuatan mereka.
Itu adalah pertama kalinya Adam dan pangeran ketujuh mengikuti Perayaan berburu, karena Adam bukan seorang Ahli Seni Bela Diri, ia hanya bisa melihat anak-anak seumuran dengannya bertarung dengan hewan buas dari kejauhan.
Hal itu membuat Adam sangat sedih karena tidak bisa menjadi seperti mereka.
Dalam kesedihan itu, ia kembali ke kota sendirian tanpa ada yang melihat dan menjaganya.
Perjalanan kembali itu seharusnya aman, tetapi Adam tanpa sengaja bertemu dengan sekor binatang aneh, hewan itu terlihat sangat lemah. Adam yang tidak merasakan bahaya mencoba mendekati hewan itu karena menganggap kalau mereka terlihat sama.