
Apa yang tidak di harapkan Adam adalah walaupun binatang aneh itu terlihat lemah dan rapuh, ia memiliki kemampuan untuk menyerang jiwa seseorang.
Itu adalah Rubah bermata merah yang termasuk sebagai Binatang Ajaib Roh, ia memiliki kemampuan unik untuk menghilang dan mengendalikan jiwa targetnya yang lebih lemah.
Binatang Buas dan Binatang Ajaib sangatlah berbeda, Binatang buas hanyalah binatang yang menyerang menggunakan naluri dan tubuh mereka sebagai senjata. Sedangkan untuk binatang ajaib, sejak dari lahir dapat berpikir seperti manusia, dan memiliki kemampuan khusus untuk menyerang maupun bertahan. Binatang Ajaib Roh bahkan lebih hebat karena dapat berubah menjadi manusia di tingkat tertentu.
Dengan Jiwa yang di ambil alih, Adam akan menjadi manusia tanpa jiwa yang sama dengan boneka dan zombie. Tetapi tepat sebelum Jiwa Adam di ambil alih, seekor Burung besar menyerang Rubah Bermata Merah dari langit. Rubah itu panik dan segera membatalkan kemampuan jiwanya dan bergegas untuk melarikan diri tanpa perduli dengan Adam.
" Apakah Itu Binatang Ajaib Roh, Burung Elang Besi ? Sungguh menakutkan. Apa yang membuatnya di sini ? Oh tidak, Ada manusia di sana !! "
Seorang Pria Paruh Baya melihat ke arah langit dari kejauhan, ia memiliki tubuh tinggi dengan otot besar seperti monster. Ketika ia melihat Burung Elang Besi wajahnya terlihat sangat ketakutan, dan ketika melihat seorang manusia yang terbaring di tanah, ia segera datang untuk melihat kondisinya.
" Sialan !! Adam !! "
Pria itu tercengang saat melihat Adam terbaring di tanah, apa yang membuat Pria itu terkejut adalah karena ia mengenali Adam.
Pria itu adalah Robert Greim, salah satu dari 5 Jenderal Kerajaan yang menjaga Ibukota Lion, Seorang Seniman Bela Diri Tinggi Tingkat 9 !
Burung Elang Besi adalah salah satu Binatang Ajaib yang paling di takuti oleh Ahli Seni Bela Diri, tidak hanya mereka dapat terbang dengan cepat, tubuh mereka juga sangat keras.
Hanya Seorang Seni Bela Diri Puncak yang bisa melawan mereka, hal itu di karenakan ketika seorang manusia memasuki tahap Seni Bela Diri Puncak, mereka akan dapat terbang di langit.
Kejadian itu membuat Ibukota Lion menjadi kacau dalam semalam, seluruh Dokter yang ada di Kerajaan datang ke istana atas perintah Sang Raja.
500 Death Army ada di depan gerbang istana Kerajaan, walaupun mereka di kelilingi oleh 5000 tentara elit penjaga Kerajaan, mereka sama sekali tidak merasa takut, mereka hanya memiliki wajah marah dan rasa khawatir di mata mereka atas keselamatan Tuan Muda Adam.
Di sebuah Ruangan di dalam Istana, saat itu Raja yang jarang terlihat oleh rakyatnya memiliki wajah cemas dan khawatir, Jika rakyat biasa melihat Raja, mereka akan sangat terkejut dengan raut wajahnya.
Di samping Raja ada Pangeran ketujuh dengan wajah pucat dan ketakutan, ia bahkan sesekali melihat Ayahnya untuk mencari perlindungan.
Di ruangan itu, mereka hanya bisa melihat ratusan Dokter dari seluruh Kerajaan menggeleng kepala mereka setelah melihat kondisi Adam.
Pangeran Ketujuh bernama Luis Lion, awalnya mengajak Adam ke Perayaan Berburu dengan tujuan untuk menunjukan perbedaan mereka, itu juga memiliki maksud lain untuk menaikkan statusnya di masyarakat dengan bantuan Adam sebagai batu loncatan.
Luis Lion mengetahui kalau ia tidak bisa menyakiti adam, karena itu ia hanya dapat menggunakan cara lain agar di masa depan ketika Adam bertemu dengannya ia akan merasa takut atau bahkan melarikan diri ketika melihatnya.
Tidak pernah ia harapkan kalau rencananya benar-benar gagal, dan akan menjadi pisau bermata dua untuknya, sekarang ia hanya dapat melihat Adam yang berbaring tak sadar dengan wajah pucat dan ketakutan.
Kepala Pelayan Tua dari keluarga Eshan juga ada di ruangan itu, ia bersama seorang pria paruh baya dengan pakaian Tentara berlambang Death Army.
Pria paruh baya itu adalah komandan Penjaga Keluarga Eshan di Ibukota, mereka juga hanya dapat melihat Dokter bergantian melihat kondisi Tuan Muda dengan kesedihan.
Jika Adam meninggal, Jenderal Jhon akan menjadi gila, apa yang paling menakutkan adalah seluruh Pasukan Death Army yang menjaga Perbatasan Utara akan sangat mungkin meninggalkan wilayah yang mereka jaga ke arah Ibukota untuk mengikuti Jenderal Jhonson Eshan.
Death Army terkenal dengan Kesetiaan Mutlak mereka kepada Jenderal Jhonson Eshan. Jika Jenderal Jhonson Eshan memberontak, Kerajaan tidak hanya akan menghadapi Death Army di wilayah mereka sendiri, tetapi juga wilayah Utara mereka akan di ambil kembali oleh pasukan Kerajaan Orc.
Selama 15 tahun Jenderal Jhonson Eshan menjaga Perbatasan Utara walaupun Raja tau tentang kesetiaan tentara kematian sangat mengerikan, Raja sama sekali tidak takut tentang Jhon yang akan memberontak dan menyerangnya.
Hal itu di karenakan tentang Janji dan sumpah darah Jhon 15 tahun yang lalu, Sumpah Darah adalah janji yang tidak bisa di batalkan, dengan menggunakan energi dan darah Jhon pada sumpahnya, jika jhon melanggar, ia akan langsung mati oleh Hukum alam.
Namun saat ini, jika Adam mati di Kerajaan Lion, sumpah itu akan benar-benar hangus dan Jhon akan bisa menyerang Kerajaan Lion kapanpun ia mau tanpa ada konsekuensi.
Hanya ada 2 pilihan bagi Raja jika Adam mati, yang pertama adalah menyerahkan pelaku yang mengakibatkan kematian Adam, itu adalah Pangeran ketujuh yang sangat di cintai oleh Raja Lion.
Walaupun Luis Lion tidak memiliki niat atau rencana untuk membunuh Adam, tetapi kematian Adam sangat berhubungan dengannya.
Pilihan kedua adalah berperang langsung dengan Jhon dan Tentaranya.
Jika Perang itu pecah di depan Ibukota Kerajaan, bagaimanapun hasilnya, kerajaan akan menghadapi bencana yang sangatlah besar atau bahkan Kerajaan dapat runtuh kapan saja.
Raja tidak tau apakah ia telah menyinggung langit, surga ataupun dewa, ia hanya tau kalau ini adalah bencana baginya, untuk apapun yang ia pilih, hasilnya akan sangat menyedihkan untuknya.
Raja hanya dapat berharap dan berusaha agar Adam dapat terus hidup, walaupun ia tidak sadarkan diri.
Selama 3 hari Adam di istana, sama sekali tidak ada perkembangan darinya. Walaupun Adam hidup, ia telah tidak sadar selama 3 hari penuh.
Segala macam cara dan obat telah di berikan kepada Adam untuk membuatnya sadar kembali, tetapi sampai saat itu sama sekali tidak berhasil.
Adam sama sekali tidak terluka, kondisi organ di tubuhnya juga sangat baik, hanya saja adam telah pingsan tanpa ada yang tau penyebabnya.
Pelayan tua akhirnya meminta izin lagi kepada Sang Raja untuk membawa Adam Eshan kembali ke rumah keluarga Eshan, Raja yang tidak berdaya juga tidak dapat menolaknya lagi.
Selama 3 hari itu Raja menolak membiarkan Adam kembali ke rumah, Adam adalah garis terakhir sebelum bencana datang ke kerajaan, karena itu Raja sangat mementingkan Adam.