
" Ras , Ayo ! " Kata seorang gadis kepada Saras.
Dibelakang gadis tersebut, gadis lainnya sudah menunggu.
Dia Louise beserta teman geng nya.
" Iya , tunggu ! " ujar Saras .
Saras mengikuti mereka menuju tempat baju ganti.
Hari ini adalah mata pelajaran olahraga , Pak Wid akan mengajarkan tentang Teknik - Teknik dalam permainan Bola Basket. Bagi cewek ini sangat membosankan , paling - paling nanti cowok yang akan menguasai bola dan permainan.
Dan cewek akan jadi penonton.
Lain hal nya dengan cowok , Mereka sangat senang sekali apalagi ditonton banyak cewek.
Membayangkan diri seolah Pemain Basket terkenal setara Michael Jordan.
Sesampainya mereka di Wc Cewek didalamnya juga ada tempat khusus ganti baju.
Entah mengapa hari itu , perut Saras terasa mulas. Lalu dia bolak balik kamar mandi. Sehingga teman teman nya selesai ganti baju.
Namun , Saras tak kunjung selesai dengan urusannya dikamar mandi.
" Sarass.... Kami duluan ya " Teriak Louise
" Iya Ras.... Kami duluan ya , ntar kamu nyusul aja " Timpal Desi
" Iyaa duluan aja " Ujar Saras dari dalam kamar mandi.
Mereka pun pergi meninggalkan Saras dan kembali kelas .
Tinggallah Saras dikamar mandi sendirian.
" Sunyi sekali " Pikirnya.
Entah mengapa atau ada keajaiban apa yang terjadi sehingga perut Saras berangsur angsur membaik dan tidak mulas lagi.
Padahal tadi sakit nya minta ampun.
Lalu Saras segera keluar dari kamar mandi dan mengganti Baju di Tempat Ganti Baju yang sudah disediakan sekolah.
Tempat ganti baju ini terletak di dalam WC putri di samping kamar mandi.
Didalam tempat ganti baju itu terdapat cermin besar dan lebar .
****
Tiba tiba....
Hawa menjadi dingin ditambah suasana yang sepi dan sunyi
Membuat bulu kuduk yang ada disana akan merinding.
Ada suara yang memanggil nama Saras dengan lembut.
Saras ketakutan dan hendak keluar .
Namun kaki nya tidak dapat bergerak dan diam seperti batu.
Saras ingin berteriak namun mulut nya terasa terkunci.
Tiba tiba Saras melihat bayangan dirinya di cermin besar itu.
Anehnya dia tidak mengenakan seragam sekolah .
Tapi di cermin tersebut dia mengenakan pakaian Putri kerajaan Jawa kuno persis dengan yang dikenakannya di Majapahit dalam mimpinya beberapa hari lalu.
" Siapa kamu " Teriak Saras.
Tiba tiba Saras bisa mengeluarkan suara dari mulutnya.
" Ini aku Ratu Tribhuwana Wijayatungga dewi " ujar wanita cantik itu.
Wanita itu hendak keluar dari cermin .
Baru ia hendak melangkahkan kakinya keluar cermin.
Dia dikejutkan suara Saras.
" Jangan mendekat " Ujar Saras pada wanita itu.
" Tenang lah Saras. Aku tidak akan menyakitimu. " ujar wanita tersebut dengan suara yang lembut.
" Untuk apa kau datang kemari ? " . tanya Saras masih dengan wajah ketakutan.
" Aku ada tugas penting untukmu , dan aku sangat butuh bantuan darimu " Jawab wanita itu.
" Tugas apa ? " tanya Saras dengan wajah kebingungan.
" Seperti yang telah dirimu ketahui, kau adalah reinkarnasi dari ku , dan engkau telah melihat dan merasakan sendiri bagaimana keadaan di Kerajaan Majapahit.
Aku merasa bersalah kepada Suamiku yang sangat aku cintai , Kertawardhana. Bahkan semasa muda hingga tuanya aku tidak terlalu memperdulikan cintanya dikarenakan kesibukanku mengurus kerajaan karena aku adalah penerus takhta kerajaan Majapahit.
Di masa tuanya, aku malah meninggalkannya dan pergi bertapa menjadi biksu wanita untuk selamanya.
Aku ingin menebus kesalahan ku dimasalalu dan aku sangat menyesal hingga Dewi Kamaratih telah mengetahui penyesalanku . Dewi Kamaratih membantuku serta memberi ku kesempatan kedua untuk menebus kesalahan ku dimasa lalu.
Namun , aku tidak bisa menebus kesalahan itu sendiri. Karena itu bukan masa hidup ku lagi. Dewi Kamaratih mengatakan kepadaku bahwa nanti akan lahir seorang putri di masa depan yang akan mengantikan peranku menebus kesalahan ku dimasa lalu. Putri itu adalah reinkarnasi dari ku dan reinkarnasi itu adalah diri mu . Itulah sebab nya rupa mu sangat mirip dengan ku. Oleh karena itu, mohon bantu aku" Ujar wanita tersebut sambil berlutut.
*** Dewi Kamaratih atau disebut juga dengan dewi Ratih adalah dewi cinta / asmara dalam kepercayaan Hindu Jawa Kuno.
Ia adalah anak perempuan Daksha dan Batara Kamajaya dewa cinta.***
" Tunggu, tunggu. berdiri jangan berlutut begitu " . pinta Saras pada wanita tersebut.
" Aku ingin membantumu, tapi bagaimana dengan sekolah, aku juga hidup di zaman ini bukan hidup di zaman mu. Lagipula aku masih 16 tahun. Bagaimana mungkin aku bisa menikah di usia itu. Bukannya terlalu cepat kau meminta bantuanku " Terang Saras.
" Tentang itu jangan khawatir Saras. Kau hanya perlu membantu diriku disaat dirimu tertidur di malam hari. Kau akan berada di majapahit di dalam mimpi.
memang disana terasa lama tapi itu tetaplah mimpi. Kehidupan mu disini tetap akan berjalan.
Ketika masa mimpi dalam sehari itu habis, kau akan menemukan sebuah portal, pergilah ke portal itu maka kau akan kembali ke zaman mu. Ketika kau kembali ke Majapahit. Waktu disana akan berjalan, Namun jika kau pergi dari sana waktu disana akan berhenti. Jadi dirimu tidak perlu khawatir.
Tugas mu hanya membantuku menebus kesalahan ku dimasa lalu, serta mencintai reinkarnasi suamiku dimasa ini.
Aku mengetahui bahwa reinkarnasi suami ku juga hidup di zaman mu , namun disampingnya selalu menempel seorang gadis seperti lem.
Jauhi reinkarnasi suami ku dari gadis itu. ". Ujar Wanita itu.
" Maksud mu, reinkarnasi suami mu itu adalah Raka " . tanya Saras.
" Benar " . ujar wanita itu sambil tersenyum .
" Lihatlah kecermin itu " . ujar wanita tersebut sambil menunjuk kearah cermin besar didepan Saras.
Saras mengikuti arah tangan wanita tersebut.
Dan melihat kerajaan Majapahit dalam cermin besar itu.
Benar apa yang dikatakan wanita tersebut. Mereka dalam istana itu terdiam seperti patung.
Lalu wanita tersebut menunjukkan suatu kamar dalam istana.
Terlihat olehnya seorang pemuda sedang duduk merenung, raut wajah pemuda itu kelihatan sedih. Pemuda itu duduk di ujung tempat tidur dikamar Istana.
" Kau lihat sendiri , Kertawardhana bersedih hati karena kau meninggalkan dan menghilang secara tiba tiba padahal kalian baru saja menikah " . ujar wanita itu sambil mengelus pipi Kertawardhana.
" Maaf kan aku, aku hanya syok. aku masih gadis belum pernah disentuh siapapun maka aku segera pergi dari istana malam itu ". ujar Saras dengan raut wajah menyesal.
" Tak apa apa, aku mengerti . Namun yang harus kau ketahui bahwa dirimu hanya menggantikan posisiku, kau tidak akan kekurangan apapun dalam dirimu " Ujar wanita itu.
" Benarkah ". tanya Saras.
Wanita itu mengangguk " Tentu".
" Kalau begitu, mengapa aku tidak bermimpi lagi beberapa hari yang lalu ". tanya Saras.
" Itu dikarenakan hati dan pikiran mu menolak mimpi tersebut.
Sehingga engkau tidak bermimpi di malam hari.
Jika hati mu sudah menerima maka mimpi itu akan datang kembali ". Ujar wanita itu.
" Baiklah aku berjanji akan membantu mu, Malam nanti aku akan bermimpi kembali " . Saras mengulurkan tangan lalu menggenggam tangan wanita tersebut sambil tersenyum .
" Terimakasih Saras ". Ujar wanita itu sambil membalas tersenyum.
" Aku pergi dulu Saras. Waktu yang diberikan untukku sudah habis. Jangan lupa dengan janji kita. Bermimpilah dan temani suami ku hingga hari tua , Cintailah dia dan perhatikan serta rawat dia menggantikan aku yang tidak sempat melakukan itu semua dikarenakan kesibukkan ku untuk rakyat dan kerajaan mengingat aku seorang Ratu.
Dimasa ini jangan lupa pula untuk merebut kembali serta miliki reinkarnasi suami ku. Karena kau dan aku sama . Jangan biarkan kekasih kita direbut wanita lain ". Ujar wanita tersebut sambil melangkah masuk cermin.
" Iya. Tentu " ujar Saras sambil menganggukkan kepalanya.
Wanita itu masuk kembali ke dalam cermin lalu membalikkan badannya dan menatap Saras.
" Terimakasih Saras ". Ujarnya sambil tersenyum melambaikan tangannya.
Saras mengangukkan kepalanya lalu melambaikan tangannya membalas lambaian tangan wanita tersebut.
Wanita itu menghilang dari cermin.
Dan cermin itu pun kembali kosong bersih tanpa bayangan siapapun.
Saras segera beranjak keluar meninggalkan ruang ganti baju tersebut dan berlari kekelas untuk menaruh pakaiannya.
" Aku sudah terlambat , pasti yang lain sudah di lapangan " pikirnya dalam hati sambil berlari.
Ternyata sesaimpainya dilapangan, teman teman sekelas Saras belum memulai olahraga Basket. Mereka masih duduk dipinggir lapangan menunggu kedatangan Pak wid, Guru mata pelajaran olahraga.
" Berbaris berbaris ". Teriak seorang anak laki laki dari arah kantor, dibelakangnya Pak wid mengikutinya kearah lapangan.
Dia adalah Surya ketua kelas XI IPA 2.
Anak anak kelas XI IPA 2 mengikuti perintah ketua kelas mereka dan membentuk barisan. Seperti biasa sebelum olahraga, Mereka akan melakukan pemanasan .
*** Pemanasan dalam olahraga disebut juga stretching adalah latihan fisik yang meregangkan sekumpulan otot agar mendapatkan otot yang elastis dan nyaman yang biasanya dilakukan sebelum atau sesudah olahraga.
Pemanasan juga bertujuan untuk mengurangi cedera ketika berolahraga. ***
" Pagi ini , kita akan mempratekkan teknik dasar dan teknik dalam Olahraga Basket . Mohon diperhatikan dengan baik ". Ujar Pak Wid.
" Hei kamu ! , sini sebentar " ujar Pak wid sambil menunjuk anak laki laki dibarisan belakang.
Anak itu tinggi sekali, dibarisan laki laki pun bahunya sudah keliatan saking tingginya.
Tinggi nya hampir menyerupai tinggi tiang bola basket.
Dialah Michael , mungkin sewaktu SMP , dia pemain bola basket sehingga tubuhnya berkembang tinggi ketika memasuki SMA.
Pak Wid dan Michael memperaktekkan teknik - teknik bola basket yaitu passing and catching , dribbling and shooting.
Mereka berdua memperaktekkan dan bermain bola basket berdua.
Sangat lihai Michael melompat pelan dan menembakkan bola ke ring basket.
Ya karena tubuhnya yang sangat tinggi sehingga dia tidak kesulitan untuk menembakkan bola ke ring.
*** Passing and Catching artinya melempar dan menangkap bola . ***
*** Dribbling artinya menggiring bola. ***
*** Shooting artinya menembak atau memasukkan bola kedalam ring. ***
" Nah sekarang satu satu akan memperaktekkan ". Ujar Pak Wid mempersilahkan.
Mereka memperaktekkan dengan bergiliran.
Semua kebagian mempraktekkan teknik bermain bola basket tersebut.
Ketika semua sudah selesai mempraktekkan dan waktu jam pelajaran olahraga tinggal sejam lagi, Pak wid mempersilahkan mereka untuk langsung bermain bola basket kepada tim putra dan tim putri.
Pak Wid mempersilahkan tim putra bermain pertama kali.
Tentu saja bola nantinya akan dikuasai tim putra.
Tim putra akhirnya bermain bola basket dilapangan sedangkan tim putri menonton mereka bermain bola basket sambil duduk dipinggir lapangan dekat Aula olahraga menunggu jam pelajaran olahraga usai.
Beberapa diantaranya menjadi suporter atau pemandu sorak untuk mendukung anak anak cowok tersebut. Mengetahui mereka disuport membuat mereka semakin semangat dan lama bermain bola basket.
Yah yang cewek akan lama menunggu dan gak kebagian bermain , mau tidak mau mereka akan terus duduk dipinggir lapangan dengan ditemani pak Wid yang sudah duduk di tengah tengah mereka.
Ditengah tengah permainan , tiba tiba Raka menghampiri Clara beristirahat sebentar lalu mengambil minum dari tangan Clara. Clara mengusap wajah Raka yang penuh dengan keringat.
Saras memandangi kedua orang tersebut dan raut wajahnya seketika merah padam , hatinya panas dikarenakan api cemburu melihat mereka berdua bersama.
Lalu Saras segera meninggalkan pinggir lapangan dan hendak pergi kekantin. Kantin ada diseberang aula olahraga ( tempat penyimpanan peralatan olahraga ) dan juga adalah pinggir lapangan tempat mereka duduk sedangkan ditengah tengahnya adalah lapangan besar yang biasa digunakan untuk bermain bola besar , seperti Voli, Basket dan Futsal.
Untuk menuju kantin , Saras harus melewati lapangan besar itu dimana anak cowok sedang bermain basket.
Baru saja Saras melangkahkan kakinya ditengah - tengah lapangan.
Tiba tiba bola basket melayang dengan sangat cepat kearah wajahnya. Lalu setelah itu dia tidak tahu lagi apa yang terjadi padanya saat itu.
[ BRUK ]
Anak anak berlari ke sumber suara.
Mereka menghentikan aktivitas mereka dilapangan tersebut .
Andrew berlari dengan sangat cepat ke sumber suara.
Lalu segera menggendong dan membawa anak itu keruang kesehatan sekolah.
Bersambung.....
****
Makasih banyak ya teman teman sudah mengikuti Novel ku hingga sampai ke bab ini.
Semoga cerita ini bisa menemani hari - hari kalian semua.
Subscribe dan vote serta terus baca Novel ini ya.
Dukungan kalian sangat lah aku butuhkan agar aku terus semangat dalam mengeluarkan ide ide cerita dimana jalan cerita nya masih penuh misteri.
Salam hangat dariku ,
Angelina Claudia : D