The Reincarnation Of Love

The Reincarnation Of Love
Jangan dekat dekat Raka



Teng


Teng


Teng


Tanda bel istirahat berbunyi


Para Guru Pamit keluar kelas menuju ruang kantor


siswa siswa pun Keluar kelas dengan tertib.


Begitu juga hal nya dengan siswa di kelas Raka.


Mereka keluar dengan tertib. ada yang kekantin, ada yang keperpustakaan.


" Saras, Kamu Laper ga ?


Yuk makan bareng biar aku traktir, anggep aja dlm rangka nyambut kamu sebagai siswa baru". Ujar andrew sambil tersenyum kepada Saras.


" Iya ras. Ayo makan bareng, Makanan di Kantin enak banget loh". Nimbrung Okto, Sahabat Andrew.


" Oke" Saras mengikuti langkah Andrew sembari melirik kearah Raka. Ntah kapan Clara sudah di samping Raka.


" Ka, kamu laper ga. aku laper banget nii. Ayok kekantin ". sambil menarik tangan Raka untuk mengikutinya ke kantin.


" Iya, Ayo! " . ujar Raka Sambil beranjak dari kursinya dan merangkul bahu Clara dan berjalan beriringan.


" Kamu ga bakal bisa hidup tanpa aku ka ". Clara menatap Raka


" Haha, kenapa gitu ra? " . Raka balas menatap.


" Iya abis kamu makan aja mesti aku yang nyuruh. Hidup itu kan butuh makan ". Ujar Clara sambil tertawa.


" Iya dong. Sohib ku ini kan memang paling pengertian ga ada duanya" . Raka tersenyum dan mengelus rambut Clara.


Tiba dikantin, Raka memesan Mie ayam dan Jus Jeruk.


Sedangkan Clara memesan Bakso dan Jus alpukat.


Sembari menunggu pesanan mereka, mereka memilih tempat duduk yang paling dekat dengan kipas angin.


Disadari Clara, bahwa sedari tadi ada sepasang mata yang selalu memperhatikan mereka.


Dialah Saras, Entah mengapa selalu memperhatikan mereka berdua.


" Ka. Itu saras. Kek nya dari tadi ngeliatin kita deh ". Bisik Clara.


" Ah. masa sih, perasaan kamu aja kali ". Raka menoleh kebelakang dan mata nya dengan Saras bertemu.


Ternyata benar, sedari tadi Saras memperhatikan mereka.


" Hm. Biarin aj deh, Mungkin dia kepo kali " Ujar Raka sambil tertawa.


" Kamu jangan dekat dekat saras ya. Pokoknya jangan " Ujar Clara sambil cemberut.


" Kamu cemburu yaaaa? " Ujar Raka menggoda Clara.


" Enak aja, siapa juga yang cemburu. Aku cuma ga senang aja kamu dekat sama dia. Ntar kamu lupa lagi sama aku ". Clara gelisah tak ingin Raka, sahabatnya berpaling darinya.


" Iya . aku gak akan deket deket saras " Raka mencubit pipi Clara.


" Ih, apaan sih! Sakit tauk " Clara menepis tangan Raka menjauhkannya dari pipinya.


" Haha. Habis kamu dari tadi cemberut mulu. Jelek tauk ". Raka tertawa.


" Nih liat, aku senyum ! " sembari menyunggingkan bibirnya lebar.


"Nah gitu dong, Kan enak liatnya ". Raka tertawa sambil mengelus kepala Clara.


" Nih dek pesanannya" Ujar Ibu Kantin sambil meletakkan pesanan mereka berdua.


" Iya bu, Makasih ya bu ". Ujar mereka berdua.


Tak jauh dari Meja Raka dan Clara, duduk Saras beserta Andrew dan Okto.


"Ras....Ras....Saras....Hei ! " ujar Andrew menepuk Bahu Saras.


" Eh, Eh, Iya ada apaa ! " Ujar Saras gelagapan, kaget.


" Kamu dari tadi melamun, Itu makanan udah datang, Buruan makan ntar keburu dingin " Andrew menunjuk makanan di Meja.


" Iya, Maaf. aku tadi melamun " . Lirih saras merasa bersalah.


" Iya gapapa. Emang kamu tadi melamun apa sih? " Tanya andrew


" Aku tadi melamun mikir suasana kantin ini Tertib banget ya. Beda dengan sekolah ku yang dulu " Saras berkelit.


" Duh. Kok aku bisa melamun?? Gara gara kelamaan liatin raka nih sampe Andrew manggil aku, aku ga kedengeran " Rutuk Saras dalam hati.


Mereka makan dengan tertib.


Suasana kantin yang begitu ramai.


Dikantin tersebut telah di siapka beberapa meja besar yang biasa muat lima orang dalam satu meja.


Teng


Teng


Teng


Bunyi bel tanda waktu istirahat sudah selesai.


Mereka pun dengan tertib meninggalkan ruang kantin.


" Ka. Udah selesai? Yok balik ke kelas " Clara hendak beranjak dari mejanya dan menunggu Raka


"Iya. Ayok ! " Raka meraih tangan Clara dan mereka bergandengan tangan kekelas.


Siapapun yang melihat pasti akan mengira bahwa mereka berpacaran. Tapi sebenarnya mereka hanya bersahabat dekat.


Mereka bersahabat sejak kecil. Dan selalu sekolah di Tempat yang sama. Lagipula Ayah mereka juga bersahabat dan teman bisnis.


Kabarnya, mereka sengaja dibuat bersama oleh orangtua mereka untuk dijodohkan.


Hingga saat ini, Mereka berdua sekolah di SMA yang sama. Yaitu SMA XAVERIUS 2 JAMBI, salah satu SMA swasta populer di Kota Jambi.


" Ndrew, Mereka berdua dekat banget . Mereka pacaran ya? " Tanya Saras sambil menunjuk Clara dan Raka yang berjalan didepan mereka.


" Kurang tau juga sih. Kabar yg aku dengar, Mereka sahabatan aja " Ujar Andrew sambil berpikir.


" Oh gitu" Ujar Saras lega.


Siswa sudah berkumpul semua dikelas masing masing.


Dan mata pelajaran terakhir akan dimulai.


Semua siswa duduk rapi dan tertib sambil menunggu guru yang mengajar di Kelas.


" Adek adek semua, Hari ini kita akan belajar tentang Kerajaan Hindu Buddha di Indonesia. Mohon perhatiannya ! " Ujar Ibu Diana sambil menerangkan di papan tulis


Beberapa menit kemudian


" Nah, Ibu mau tau siapa yang bisa menerangkan kembali apa yang Ibu katakan sedari awal "


Tanya Ibu Diana ke seluruh siswa.


" Saya. Bu ! " Saras mengangkat tangannya.


" Ibu baru liat kamu, kamu siswa baru ya ? Siapa nama kamu ? " Tanya Bu Diana.


" Iya Bu. Nama saya Saras Bu " Jawab Saras.


" Saras.Coba kamu terangkan kembali apa yang Ibu sampaikan tadi " Pinta Bu Diana.


" Baik Bu " Saras pun menerangkan kembali semua yg diajarkan Bu Diana hari ini dengan baik.


" Wah, hebat sekali kamu ". Puji Bu Diana.


" ah biasa aj kok bu. Makasih Bu " Saras merendah.


" Halah. Caper banget tu anak. Pasti dia mau caper depan Raka " Pikir Clara dalam hati.


Kelas berlangsung dengan tertib dan tanpa disadari waktu berlalu begitu cepat.


Mata pelajaran terakhir di Hari ini pun telah usai.


Teng


Teng


Teng


Bel Berbunyi


Tanda bahwa semua aktivitas hari ini sudah selesai. Bu Diana pun pamit keluar kelas setelah doa bersama.


Selanjutnya, Para siswa pun keluar kelas dengan tertib. Mereka pulang ke rumah masing masing.


" Ka. Pulang Bareng Yok. Aku bawa mobil sendiri ni. Karena Papa sama Mama lagi ada urusan keluar kota. Jadi mobil aku yang pake ". ajak Clara menawarkan tumpangan untuk Raka.


" Hm..Gausah deh ra. aku dijemput Papa nanti bareng sama kak Ratna. Ni aku lagi nungguin kak Ratna pulang " Tolak Raka dengan halus.


" Oh. yaudah. aku pulang duluan yaa . Byee Kaa !" Clara berlari ke mobilnya melambaikan tangan.


" Iya. Byee. Hati Hati ya ! " Teriak Raka sambil melambaikan tangannya.


Bruuumm Brummm


Mobil Clara melaju keluar gerbang sekolah.


Raka duduk di bawah pohon rindang sekolah sambil menunggu kak Ratna pulang.


" Itu bukannya Raka. Tumben sendirian biasanya selalu sama Clara " Pikir Saras dalam hati sambil berjalan kearah Raka.


" Sendirian Ka ? " tanya Saras pelan agar tidak mengejutkan Raka.


" Eh Saras. Iya sendiri. Clara baru pulang soalnya " Jawab Raka.


" Oh, kamu kenapa belum pulang ?. Tanya Saras.


" Iya ni. aku nunggu kak Ratna, Kakakku. Dia kelas XII jadi belum pulang" . Keluh Raka.


Saras mengangukkan kepalanya tanda mengerti penjelasan dari Raka.


" Boleh aku duduk disebelahmu ka ? ". tanya Saras ragu ragu.


" Oh. Boleh. Silahkan " . Raka mempersilahkan Saras duduk disampingnya.


" Aku lagi nunggu jemputan ni. Kamu kan lagi nunggu kakak kamu. Jadi kita nunggu bareng bareng aja ". Saras pun duduk disebelah Raka.


" Kamu dekat banget ya sama Clara. Iri banget liatnya " Ujar Saras memulai pembicaraan.


" kami udah sahabatan sejak kecil , yah jadi wajar aja klo kmi akrab ". Terang Raka.


" Oh gitu " Jawab Saras sambil mengangukkan kepala.


" Rumah mu dimana ka. Boleh ga aku main kerumah mu kapan kapan sambil belajar bersama. Soalnya aku banyak ketinggalan ni. Kamu kan siswa paling pandai di Kelas " Pinta Saras penuh harap.


" Tentu. Sini nomor wa kamu, Ntar aku serlok deh alamat rumahku. " Jawab Raka.


" Wah, Makasih yaaa ! ". Ujar Saras senang.


" Iya sama sama " Jawab Raka.


Mereka pun saling bertukar nomor wa.


Beberapa menit kemudian, Ratna keluar dari kelas nya dan berjalan kearah Raka.


" Dek. Kamu udah pulang, Papa mana dek ? ". tanya Ratna.


" Papa belum datang kak. Duduk dulu disini. Kenalin ini temanku Siswa baru di sekolah ini. Namanya Saras " Ujar Raka sambil memperkenalkan Saras.


" Saras "


" Ratna "


Mereka berdua bersalaman memperkenalkan diri mereka masing masing.


" Eh . Itu Papa udah datang kak


.Yuk pulang ". ajak Raka pada kakaknya.


" Iya dek. ayo " ! Sambut Ratna.


" Kamu belum ada yang jemput Ras? Pulang sama kami aja. Ntar kasih tau papa kamu kalau pulangnya serempak teman. Daripada kamu nunggu lama disini " ajak Ratna.


" Gak usah kak. Gapapa ntar lagi Papa sampai kok " Tolak Saras dengan halus.


" Oh yaudah, kalo gitu kakak pulang duluan ya.. Daah " Ratna melambaikan tangannya


" Daah Sarass. Aku pulang dulu ya ! " . Raka melambaikan tangannya.


" Daah kak, Daah Raka ". Saras membalas melambaikan tangan .


Ratna dan Raka pun masuk ke mobil dimana papa sudah menunggu.


Mobil mereka bergerak keluar pintu gerbang sekolah dan mulai menghilang dari pandangan mata Saras.


Saras pun berlari keparkiran mengambil motornya.


Sebenarnya Saras membawa motor ke sekolah hanya saja dia ingin berbincang bincang dengan Raka.


Motornya bergerak keluar gerbang dan kembali kerumah.