The Reincarnation Of Love

The Reincarnation Of Love
Kedatangan Siswa Baru



I Believe I Believe tto neomeojiji anha


I Believe I Believe tto nunmureun eopseeo


Tok !


Tok !


Tok !


"Adek ! Bangunnn ! Kamu ga sekolah ?? Ini sudah jam berapa belum bangun juga !!!


"Buka pintunya dek!!! " teriak Citra, mamanya Raka.


"aduhhh. Iya ma. Ini Raka mau bangun ma. Benteran ya ma. Raka mau ngumpulin tenaga buat bangun dari kasur " Raka beranjak dari tempat tidur berjalan kearah pintu dan membukakan pintu kamar.


" Adek, Kamu ntar telat berangkat sekolah. Kan, Mama sudah bilang supaya kamu pasang alarm" ujar Mama Raka sambil mengelus rambut raka yang acak acakan.


" Udah kok ma, Raka sudah pasang alarm. emang udah jam berapa ma? " Raka memeluk mama nya


" Udah jam setengah 7" Lalu melepas pelukan Raka.


" Kamu sih pasang alarm lagu korea malah tambah nyenyak kan tidurnya. Buruan sana mandi ntar langsung turun kebawah. Papa sama kak Ratna udah nungguin sarapan bareng " . Mama melangkah keluar dan beranjak pergi dari kamar.


Byurrr Byurr Byurrr


Serrr Serrr Serrr


Syut syut syut gerak langkah Raka tergesa gesa bersiap siap dan keluar dari kamar.


Tap Tap Tap


sambil menuruni tangga dan menuju meja makan.


" Udah bangun Raka, Sini duduk samping Papa ! " . Ujar Dimas Wijaya, Papanya Raka dan Ratna sambil menepuk nepuk kursi disampingnya.


" Kamu kebiasaan ya ! Bangun telat mulu ! Gara gara kamu, kakak bisa telat loh dek " . Keluh Ratna.


"Sudah, sudah! Ga boleh ribut di meja makan. Buruan makan ntar telat loh " Mama menghela napas lalu menyiapkan makanan di meja.


Mereka makan dengan lahap tanpa ada suara yang terdengar karena keluarga ini sangat mematuhi adab makan. setelah makan dan berpamitan kepada mama, Raka dan Ratna berangkat ke sekolah dengan diantar Papa karena kantor Papa dan sekolah mereka searah.


"Baik - Baik belajarnya ya. dengerin apa kata gurunya ! "


" Iya Paaa" Ujar mereka serempak sambil menyalami papanya.


Mereka berdua melangkah ke kelas.


Raka ke kelas XI IPA 2 dan Ratna ke kelas XII IPS 1.


Disekolah, mereka anak yang sangat pandai di bakat mereka masing masing.


Raka sangat senang dengan sains dan pelajaran di Jurusan IPA.


Sedangkan Ratna sangat senang bersosialisasi dan menjadi juara di kelas maupun diluar akademik dalam jurusan IPS. Walau mereka di jurusan yang berbeda, Tetapi mereka saling menghargai dan menjadi teladan di kelas masing masing.


Klek


Raka membuka pintu kelas


namun kelas masih kosong dan suasana nya yang hening.


" Aneh, Bukannya aku tadi udah hampir telat ya. Kok masih sepi begini ". Baru beberapa langkah, Raka mengarah ke mejanya.


Tiba Tiba ada langkah kaki dari belakang.


DARRRRR


orang tersebut menepuk punggung raka dengan cukup keras.


Raka terkejut dan ketakutan.


dia memutar balik badannya dan melihat siapa yang berada di belakang nya. Ternyata orang jahil tersebut adalah sahabatnya sendiri, Clara.


" Clara, Kamu jahat banget. Hampir aja aku kena serangan jantung tau gak ! " Raka marah sambil mengelus dadanya.


" Haha maaf ka. Maaf banget habis kamu keliatan dari jauh kek orang melamun. ya jadinya aku kejutin aja daripada kamu ntar kesurupan".


" Ya tapi ga gitu juga dong". Raka mengernyitkan dahinya.


" Iya maaf banget Tuan Raka yang baik hati maafkan hamba yang berbuat salah". Ujar Clara sambil mengatupkan kedua tangannya dengan wajah memelas.


" Huftt! Iya aku maafin, aku ga bakal marah lama lama" Raka mengacak acak rambut Clara.


" Tapi ka.Tumben banget kamu sepagi ini sudah sampe sekolah" sambil menatap mata Raka yang hitam bening.


" Ha???emangnya ini jam berapa ??! Raka heran dengan perkataan sahabatnya, bukannya jelas jelas dia tadi sudah bangun kesiangan.


" Ha??? Seriusan? Masa sih " . Raka tak percaya sambil menghidupkan hp nya. " Eh, Iya benerr, Lah kata mama tadi pas bangunin aku udah jam setengah 7 loh !! ".


" Hahahaha, Kamu sih udah gede juga masih dibangunin sama mama. Dasar anak mami " . Wekkkkkkkkkkkk , Clara menjulurkan lidah mengejek Raka.


" Enak aja anak mami, sini tak jewer kamu " sambil mengejar clara.


" Coba aja kalo bisa anak mami !!" Clara berlari dari kursinya menghindar dari Raka.


Mereka berdua kejar kejaran didalam kelas, tertawa tawa bersama. tanpa memikirkan usia mereka yang sudah menginjak Remaja. Begitulah sahabat ini mereka tidak pernah bertengkar selalu rukun dan saling menyayangi atau mungkin juga salah satu dari mereka menyimpan rasa.


TENG TENG TENG


Murid berhamburan masuk kelas, ada yang beberapa sudah dikelas. gerbang sekolah sudah ditutup.


Kelas akan dimulai tinggal menunggu guru yang akan mengajar hari itu.


semua murid sudah duduk rapi, tapi tidak demikian dengan Raka dan Clara mereka masih kejar kejaran di dalam kelas. Tanpa memperdulikan beberapa pasang mata yang menatap mereka.


BRAK BRUK


GEDEBRUK


terdengar suara benturan keras.


ternyata Raka tidak sengaja menubruk seorang gadis yang belum pernah ditemuinya.


Raka dan gadis tersebut terjatuh. lalu dari pintu masuk kelas datang Guru Bahasa Indonesia, Bapak Budiono.


Dia heran terhadap dua orang ini, sedang apa mereka duduk di lantai.


" Kalian berdua, sedang apa dilantai ". Teriak Bapak Budiono sambil mengernyitkan dahinya.


" Maaf Pak, Tadi saya dengan Clara kejar kejaran jadi ga sengaja nabrak cewek ini Pak " . ujar Raka dengan wajah merasa bersalah.


" Ya sudah, Kamu dan Clara silahkan duduk ditempat masing - masing. Lain kali kalau bel sudah bunyi diharap duduk dengan rapi".


" Iya Pak, Terimakasih Pak ". Raka dan Clara berjalan ke kursi mereka masing masing.


" Sini Bapak Bantu nak ! " Sambil mengulurkan tangannya untuk membantu gadis itu.


" Terima kasih Pak " Gadis itu meraih tangan tersebut sambil tersenyum.


" Baiklah semuanya, sebelum kita memulai kelas kita hari ini. Terlebih dahulu, bapak mau memperkenalkan murid baru di sekolah ini dan akan jadi keluarga kalian di kelas ini. Karena dia baru , Mohon bimbingan nya dan kerja sama nya.


Silahkan kamu memperkenalkan diri " Sambil mempersilahkan gadis tersebut.


"Selamat Pagi semua! Perkenalkan nama saya Saraswati Pramudyaningsih. Biasa dipanggil Saras. Mohon bimbingannya". Saras memperkenalkan dirinya sembari tersenyum.


Semua yang diruang kelas sangat takjub dengan kecantikan Siswa baru ini.


Parasnya sungguh cantik dan tutur katanya yang lembut.


Dengan Rambut hitam lurus berkilau yang panjang sebahu, Bolata besar yang indah,


Hidung bangir mancung ,


Pinggang yang ramping, dan tubuh tinggi semampai, serta kulit putih bersih.


sungguh kecantikan yang tiada tara.


" Baiklah, Saras. Kamu boleh memilih kursi kosong yang kamu mau. itu ada beberapa meja kosong " kata Bapak Budiono sembari menunjuk kursi yang kosong.


"Terimakasih pak, saya ingin duduk dikursi itu ". Saras menunjuk kursi kosong yang berada di samping raka dimana kursi raka berbatasan dengan dinding kelas.


" Baiklah, Silahkan" Pak budiono mempersilahkan saras, saras berjalan kearah kursi tersebut dengan diiringi sepasang mata yang tidak senang atas keberadaan nya. Sepasang mata itu adalah milik Clara.


Dia tidak senang dengan pilihan Saras untuk duduk disamping Raka


sedangkan dia duduk dekat meja guru cukup jauh dari raka.


Dia khawatir Raka akan jatuh hati melihat kecantikan Saras sehingga akan melupakan keberadaannya.


" Hai, Aku saras. salam kenal ya". Saras mengulurkan tangan menyalami Raka sambil tersenyum


" Iya, Juga ". Raka menyambut uluran tangan Saras sambil tersenyum.


" Karena aku siswa baru jadi aku banyak ketinggalan materi, jadi mohon bantuannya ya"


" Iya, Saras ".


Kelas pun dimulai dengan tertib.


Tanpa ada suara ribut.


Yang terdengar hanyalah suara berat dari Bapak Budiono yang memberikan pengarahan tentang cara membuat surat resmi.