
Mendekat ke arah Mu Qingge
" Sistem kalian sangat pelit, setiap naik level hanya mendapatkan sedikit koin emas! lalu harga barang-barang di toko sangat mahal. Bahkan teknik tingkat rendah pun sangat mahal...Apa kalian berniat untuk memeras orang? jika ingin memeras lebih baik kalian merampok saja ". Oceh Mu Qingge sembari memainkan jari-jarinya untuk mengelus tubuh panda Shu'shu.
Pukulan telak yang bertubi-tubi menusuk hati Shu'shu.
Menjelaskan " Em. uhuk.. uhuk.. Itu sudah peraturan sistem, jangan salahkan aku! dan karena level mu masih rendah jadi koin yang di dapat juga masih sedikit! Seiring levelmu makin tinggi maka hasil yang di dapatkan juga semakin banyak! ". Ucap Shu'shu, menikmati elusan Mu Qingge
Sangat nyaman~
Perolehan hadiah dari sistem akan terus meningkat jika level pemain semakin tinggi. Saat ini Mu Qingge ada di level 2 jadi hadiah yang di dapat masih sedikit dan terbatas. Setelah melewati level 3 hadiah yang di dapat akan meningkat dan misi yang harus di jalankan akan terus berdatangan.
Menikmati suasana siang hari dengan tiupan angin sepoi-sepoi membawa keheningan dan rasa nyaman.
Hoam~
" Aku sangat mengantuk, tidur sebentar tidak masalah 'kan? latihan kita lanjutkan besok saja, masih ada hari-hari lain ". Tanya Qingge, kedua mata begitu berat untuk terus terjaga.
Shu'shu " Karena latihan hari ini sudah cukup, kamu sudah boleh istirahat! kita akan melanjutkan berlatih stamina besok. Em! baiklah panggil aku jika ada sesuatu! ".
Menghilang
" Huh, dasar panda licik ". Gerutu Mu Qingge
Memejamkan kedua matanya perlahan-lahan dan tertidur pulas.
......................
Beberapa jam kemudian
Mu Qingge terbangun dari tidur siangnya yang pulas! ia meregangkan tubuhnya dengan rasa bahagia, karena baru kali ini ia menikmati hidup tenang dan damai.
" Jadi seperti inikah rasanya hidup? ini sangat bagus untukku, sekarang apa yang harus aku lakukan? ". Gumam Mu Qingge berpikir
" Setelah aku menyebrang ke dunia ini aku langsung di kejutkan oleh orang-orang menyebalkan, aku belum sempat melihat-lihat tempat ini! bagaimana jika aku keluar untuk melihat-lihat dinasti ini! Em... namun jika aku keluar dengan penampilan ini, pasti orang-orang br*ngsek itu akan mengenaliku. Aku tidak ingin terlibat masalah dengan sekumpulan sampah itu! baiklah sekarang ayo merubah penampilanku terlebih dahulu...". Lirih Mu Qingge semangat.
Melihat pakaian di lemari
Setelah mencari-cari di dalam lemari pakaiannya, Mu Qingge tidak mendapatkan satupun pakaian pria yang bisa di pakai, bahkan pakaian wanita hanya beberapa kain yang sudah usang! terlihat seperti pakaian tren lama. Karena pemilik asli tidak pernah menyamar saat keluar, jadi tidak ada pakai lainnya selain yang di kenakan sehari-hari.
Mu Qingge " Sekarang bagaimana aku bisa menyamar? hmph.. baju ini terlihat polos namun elegan, tinggal potong beberapa bagian maka akan terlihat seperti pakaian pria!! ". Memotong beberapa bagian pakaian dan menjahitnya ulang.
Sret!! sret!! sret!
Beberapa saat kemudian, Mu Qingge akhirnya telah selsai membuat pakaiannya, yang awalnya sebuah gaun wanita tapi sekarang menjadi pakaian pria. Setelah selsai mengenakan pakaian dan merubah penampilannya menjadi seorang pemuda tampan. Ia bergegas keluar dari kediaman Mu, dan walaupun ia merubah penampilannya seperti pria, ia tetap terlihat sangat cantik.
...----------------...
Suasana yang begitu meriah dan ramai, di setiap sudut tempat terlihat sangat indah serta megah, sungai yang membentang di hiasi dengan indahnya lampu-lampu lampion. Semua orang-orang yang berlalu lalang terus memenuhi di setiap jalan yang ada.
Melihat sekeliling " Tempat ini ternyata sangat ramai dan mewah, sekarang ayo kita keliling wilayah ini ". Gumam Mu Qingge riang, terus berjalan untuk melihat-lihat.
" Manisan tanghulu, manisan tanghulu! beli dua gratis satu ".
" Tahu busuk, bakpao ayam, kue kacang kastanya, kue teratai ".
Sorak para penjual makanan maupun manisan yang membuat suasana menjadi berisik.
" Hei, pemuda tampan yang di sana.. apakah anda ingin mencicipi manisan tanghulu?! ". Tanya si penjual manisan sembari menunjukan ke arah Mu Qingge
Melihat ke kanan dan kiri " Siapa yang anda tunjuk tuan? apakah aku?! ". Jawab Mu Qingge menunjuk diri sendiri
" Wow, siapa pemuda tampan itu? dia benar-benar sangat tampan dan ber kharisma". Ucap para wanita yang tengah melihat ke arah Mu Qingge
" Aku baru pertama kali melihat pemuda ini di ibu kota ". Celoteh para wanita
" Apakah ada pemuda tampan lainnya di ibu kota, ia tidak hanya terlihat tampan tapi juga terlihat cantik untuk ukuran seorang pria " Bisik-bisik
Jadi pusat perhatian para gadis maupun para pria, yang melihat ke arah Qingge! di satu sisi ia terlihat tampan dan elegan dan disisi lainnya ia terlihat tampan dan cantik. Seketika orang-orang berdatangan untuk melihat apa yang terjadi.
Ramai
" Ya, ini 2 tusuk manisan tanghulu! silahkan di makan! karena anda tampan jadi ku kasih gratis ". Bisik si penjual manisan sembari menyerahkan manisan tanghulu ke tangan Mu Qingge.
" Terimakasih! tuan, manisan ini benar-benar sangat enak ". Ucap Mu Qingge, menikmati manisan tanghulu.
Ekspresi imut saat memakan manisan
" Kyah, dia benar-benar sangat tampan! ibu aku mau menjadikannya suamiku ". Teriak salah seorang gadis
" Pemuda ini sangat imut saat memakan manisan tanghulu ".
" Aku ingin menculik pemuda ini! ".
" Sayangnya aku sudah menikah, jika belum aku akan menjadikannya suami utamaku ".
" Pak, aku ingin satu tusuk manisan tanghulu, mungkin saja aku akan menjadi seperti pemuda itu ". Seru salah satu pria
" Aku juga "
Menjadi semakin ramai
🌺🌺🌺