The Princess Of Changing Destiny

The Princess Of Changing Destiny
Menangkap Para Penjahat



" Menarik, sangat menarik! aku ingin lihat apa yang sebenarnya terjadi di kamar ini! apa benar-benar hantu atau hanya orang nakal yang menakut-nakuti ". Gumam Qingge yang semakin tertarik dengan hal itu.


" Itu nanti saja aku pikirkan, sekarang masih ada yang lebih penting yaitu menyelesaikan misi dari sistem! Emm..apakah shu'shu masih marah denganku?! sebaiknya aku nanti membelikan dia paha ayam ".


     Setelah menyimpan barang bawaannya, Mu Qingge bergegas pergi keluar untuk menyelesaikan misi dari sistem! Mu Qingge berpikir untuk menjadikan dirinya sebagai umpan untuk menarik perhatian para penjahat, agar ia bisa menyelesaikan tugas tampa harus ber susah payah mencari mereka.


       Mu Qingge merubah penampilannya menjadi gadis bangsawan kaya nan cantik! dengan menggunakan penutup wajahnya Qingge terkesan seperti wanita misterius! Ia berjalan melewati keramaian dengan tampilan yang sangat mencolok! untuk menarik perhatian bagi para penjahat. Benar saja banyak penjahat yang mengikutinya dari arah belakang maupun samping.


  Karena penampilan Qingge yang sangat mencolok, ia berhasil menarik banyak para penjahat untuk mengikutinya ke dalam gang kecil yang jauh dari keramaian.


Set!


Menghentikan jalan Mu Qingge


" Hehehehe, gadis manis! kamu mau pergi kemana? apakah kamu tersesat! biarkan abang mengantarmu pulang sampai rumah '!bagaimana?! ". Tanya salah satu penjahat A yang menghentikan jalan Mu Qingge.


Menggosokkan kedua tangannya " Uhuk! bagaimana kalau sebelum abang mengantarmu pulang, kita pergi bersenang-senang dulu ". Lirih penjahat B,


" Abang-abang di sini akan benar-benar sangat menyayangimu dan membuatmu merasakan enaknya dunia orang dewasa! abang jamin kamu pasti akan ketagihan ". Menjilat lid*ah


       Para penjahat itu terus saja berbicara pada Qingge, namun Qingge tak menghiraukannya sama sekali. Karena ia masih menunggu lebih banyak mangsa oleh karena itu, ia terus mengabaikannya.


" Apakah gadis ini bisu! dia tidak menjawab satupun omongan kita?! ". Tanya salah satu penjahat


" Bisu ya, itu akan lebih baik! karena dia tidak akan bisa berteriak minta tolong, hari ini kita akan bersenang-senang dengannya ". Air l*ur terus menerus menetes, bagaikan anj*ng yang tengah kelaparan.


" Sayang sekali! aku tidak bisa mendengarkan erangan wanita cantik saat ada di bawah tubuhku.... ". Ujar salah satu penjahat


" Pasti akan sangat menyenangkan jika memasukan pen*s kita bersamaan ke dalam lubangnya! pen*sku sudah tidak tahan lagi, untuk mencicipi lubang wanita cantik ini ".


" Cepatlah, ayo bertindak pen*sku sudah sangat mengeras! tidak bisa mengendalikannya lagi ". Jalan mendekat ke arah Mu Qingge


    Namun Mu Qingge belum mulai bertindak, ia masih tetap diam dan menunggu waktu yang tepat. Lima menit kemudian semua penjahat semakin banyak yang berdatangan ke gang kecil itu.


" Sungguh menjijikkan sekumpulan sampah ini ". Ucap dalam batin Mu Qingge merasakan rasa jijik yang sangat tinggi.


" Benarkah, kalian semua akan membuatku merasakan seneng?! ". Tanya Mu Qingge, dengan wajahnya yang polos.


" Eh! ternyata dia bisa berbicara, suaranya bahkan sangat menggoda layaknya rubah ", celotehan salah satu penjahat


" Tentu saja gadis manis! kami akan membuatmu puas dan ketagihan ".Jawab si penjahat A.


" Kalau begitu, kenapa kalian tidak maju bersama-sama! bukankah itu akan lebih enak?! ". Seru Qingge, mencoba memprovokasi agar sampah-sampah itu mendekat bersamaan.


Termakan provokasi Mu Qingge " Gadis ini benar-benar! saudaraku ayo kita maju bersamaan! buat gadis ini merasa puas dengan pen*s milik kita ". Teriak salah satu ketua penjahat.


" Baik ".


         Dengan sigap mereka semua jalan mendekati Mu Qingge. Setelah mereka semua mendekat, Mu Qingge langsung melancarkan serangannya! Dengan lihainya ia menyerang para penjahat itu menggunakan belati kecil. Gerakannya sangat cepat sampai-sampai para penjaga itu tak bisa melihat gerak gerik arah serangannya. Suara teriakan para penjahat yang kesakitan terus-menerus berlanjut, Mu Qingge dengan sengaja tidak menyerang titik vital mereka! ia hanya menyerang bagian bawah si penjahat untuk memutuskan keturunan sampahnya di masa depan.


Arghhhh!


Suara teriakan


" Ki-kita tertipu oleh kepolosan gadis ini, para saudaraku semua ayo cepat serang gadis ini bersama-sama! buat dia menyesal karena sudah berani mempermainkan kita! ". Teriak salah satu penjahat


" Ayo, serang ".


" Gadis si*lan, lihat saja setelah aku menangkap mu! aku dan para saudaraku akan membuatmu mati kelelahan karena pen*s ". Teriak salah satu ketua penjahat.


     Setelah provokasi dan tipuan dari Mu Qingge, para penjahat itu sangat marah! mereka semua dengan kompak menyerang Mu Qingge secara bersamaan, namun mereka masih tetap kalah. Hanya melawan satu gadis namun sangat susah untuk di atasi! beberapa saat kemudian, satu per satu dari mereka mulai tumbang.


" Ahhhh, aku tidak mau bertarung lagi! aku ingin pulang saja ~". Lari menjauh dari pandangan Mu Qingge


" Ibu! tolong aku ".


Mengejar penjahat yang hendak melarikan diri " Hehehehe, apa aku pernah bilang akan melepaskan kalian begitu saja? mimpi saja sana... ". Seru Qingge


Grep!


Menangkap si penjahat


" Ampun, ampuni aku! tolong lepaskan aku, bi-biarkan aku pergi! aku berjanji tidak akan melakukan hal ini lagi ". Ucap salah satu penjahat yang meminta untuk dilepaskan.


" Apa kamu ingin tahu? sayangnya aku bukan orang yang bisa mengampuni sampah seperti kalian ini ". Lirih Qingge sembari memainkan belati yang ada di tangannya.


" Rasakan ini, serangan pemutus keturunan ".


Sett!


Arghhhhhhh!


Teriak kesakitan


" Semuanya sudah aku atasi! mari lihat berapa koin yang aku dapatkan saat ini... ".


" Sistem buka! "


Layar sistem muncul


BIP!


[ MU QINGGE, SELAMAT KARENA SUDAH MENYELESAIKAN MISI DARI SISTEM : MENGHAJAR PARA PENJAHAT ]


TING!


[ SELAMAT ANDA MENDAPATKAN 100 KOIN EMAS ]


[ UANG YANG TERSEDIA SAAT INI : 440 KOIN EMAS ]


" Kurang 60 koin emas lagi, baiklah hari masih panjang juga! sebaiknya aku apakan mereka? sampah-sampah ini pasti sudah banyak melakukan kejahatan, lebih baik aku mengirim mereka ke penjara ibukota ". Ucap Mu Qingge, menatap para penjahat


Merinding


" Am-ampuni kami!! tolong jangan kirim kami ke penjara, kami semua berjanji tidak akan melakukan kejahatan lagi di masa depan ". Seru para penjahat untuk meminta ampun pada Mu Qingge agar tidak mengirimkan mereka ke penjara ibukota.


" Biar aku pikirkan dulu! ".


Mu Qingge " Sepertinya itu akan susah! aku ini orang yang taat pada hukum, jadi kalian semua tunggu saja disini! karena akan ada yang menjemput kalian sebentar lagi... ". Tersenyum mengerikan


        Setelah meninggalkan para penjahat, Mu Qingge mengirimkan surat kepada penjabat pengadilan ibukota untuk menangkap para penjahat itu. Setelah menerima surat yang entah siapa pengirimnya, para prajurit yang berada di ibukota di utus untuk menjemput para penjahat.