The Princess Of Changing Destiny

The Princess Of Changing Destiny
Berbeda Dari Rumor



" Aku harus mencari cara untuk bisa kabur dari mereka!! ". Ucap dalam batin Mu Qingge, melihat sekeliling


Prak!! tukk.. tukk........... suara kereta kuda


" Ah! aku punya ide! kereta ini datang tepat waktu!!". Gumam Mu Qingge, melirik ke arah kereta kuda.


Woosh~~~


Loncat masuk ke dalam kereta kuda


" Dimana Mu Qingge? barusan dia masih ada disini ". Ucap dalam batin Li Shenming, melihat kanan dan kiri


" Cepat temukan Mu Qingge, jika kalian tidak berhasil membawanya kembali aku akan menghukum kalian.. " Teriak Li Shenming


" Baik, Yang Mulia!!! "


...... 🌺🌺......


Dalam kereta kuda


" Mereka tidak menyadari posisiku, bukan'? ". Ucap dalam batin Mu Qingge


Sett...


Tangan menyentuh sesuatu


" ?, Eek apa ini kenapa sangat keras!! " Gumam Mu Qingge, melihat kebelakang.


" Apa kamu sudah selesai menyentuhku? " Ucap Baili Chenjin


Mu Qingge " !!! " terpesona


Saling menatap satu sama lain


" Pria ini terlalu sangat tampan! aku sudah menemui banyak pria tampan saat di duniaku, tapi tidak ada yang setampan ini!! bola matanya sangat indah, tampak seperti laut dalam ". Ucap dalam batin Mu Qingge terpesona


Lupa waktu sesaat karena melihat ketampanan Baili Chenjin


Menghindar dengan cepat " Tunggu dulu!! sekarang bukan saatnya untuk mengagumi penampilan seorang pria ". Ucap dalam batin Mu Qingge


Gumam " Berikan aku belati !".


Sett...


Perlahan-lahan keluar


Wussh~~


Mu Qingge menggunakan gerakan kilat untuk mengarah ke Baili chenjin, dia menodongkan belati tepat di depan lehernya.


Di mata Baili, dia hanya menatap seorang gadis yang tengah mengancamnya dengan menggunakan belati kecil.


" Jangan bergerak, dan jangan bersuara, atau kamu akan kena akibatnya ! ". Ancaman dari Mu Qingge


Baili chenjin " Oh! " santai


Kereta kuda berhenti


Lu Ming Pelayan pribadi Baili " Tuan muda, kita sam.....". Membuka tirai penutup kereta


" Hei! kamu siapa? Apa yang kamu lakukan terhadap tuan muda kami?! " Teriak Lu Ming yang tercengang melihat tuan mudanya tengah disandera


Mu Qingge " Tutup mulutmu! kalau kamu mau tuanmu tetap hidup, tetap jalankan kereta kudanya ". mencoba mengancam


Lu Ming " Tuan muda!! ". Menatap Baili chenjin


Geleng kepala " Teruskanlah, pergi ke arah kediaman kakak laki-laki permaisuri ". Ucap Baili chenjin


Lu Ming " Baiklah, tuan ". Mendengarkan perintah


" Eeh, bukankah itu jalan menuju rumahku? " Ucap dalam batin Mu Qingge


Pandangan teralihkan


Tersenyum " Tuan putri, kapan anda akan menurunkan pisaunya? " . Ucap Baili chenjin


" Aneh... orang ini tidak pernah muncul dalam ingatan yang diberikan sistem kepadaku? " . Ucap dalam batin Mu Qingge


" Apa kamu mengenalku? ". Tanya Mu Qingge


" Itu tidak aneh, kalau seseorang yang terkemuka anda tidak dapat di kenal ". Jawab Baili chenjin dengan wajah yang tersenyum.


" Itu mungkin juga, lagian aku seorang bangsawan yang tidak berharga. Cuma aku satu-satunya yang seperti itu di Kerajaan Tianyu ". Gerutu Mu Qingge sembari menghela nafas


Pefff...


Baili chenjin yang mendengar kata-kata Mu Qingge hanya bisa menertawakannya. Di mata Baili, Mu Qingge terlihat seperti wanita yang berbeda.


" Apa yang kamu tertawakan? " Ucap Mu Qingge kesal


Baili chenjin " Tidak bukan apa-apa ". terus tertawa


" Cepat katakan? jika tidak aku akan melukaimu " Ucap Mu Qingge yang semakin kesal


" Aku hanya merasa kamu sedikit berbeda dari rumor yang aku dengar, rumornya kamu sangat penakut dan polos tapi ternyata... ". Jawab Baili chenjin sembari menggelengkan kepalanya.


Baili chenjin " Oh, jadi begitu..." menatap Mu Qingge


" Dia sedang melihat apa? " Ucap dalam batin Mu Qingge


!!!


Menunjuk ke arah d*da Mu Qingge


" Kamu mau apa ?! " Ucap Mu Qingge sembari menghindari tangan Baili


Mu Qingge yang tidak sadar akan tubuhnya yang sedikit terbuka di bagian atas.


Baili chenjin " Jangan bergerak! ".


Tersadar


" Oh, tidak, barusan aku terlalu banyak berlari untuk melepaskan diri dari pengejaran mereka. Aku tidak sadar kalau ikat pinggangku mulai lepas! aduh... bagaimana caranya mengikat selempang gaun kuno...?! " Ucap dalam batin Mu Qingge, yang kebingungan untuk mengikat selempang gaun kuno itu.


Mu Qingge berusaha untuk mengikatnya namun yang terjadi malah sebaliknya gaunnya semakin terbuka perlahan.


" Gaun kuno ini sangat menyusahkan.. " Gumam Mu Qingge merasa kesal.


Baili chenjin, karena melihat Mu Qingge yang kesulitan untuk mengikat selempangnya akhirnya membantu Mu Qingge


" Kemarilah ". Ucap Baili chenjin


Mu Qingge " Oh.. " Mendekat ke arah Baili chenjin


Mengikatkan selempang gaun milik mu Qingge.


Semenit kemudian


Gaun Mu Qingge terlihat rapih kembali


" Te-terima kasih ". Ucap Mu Qingge yang terpesona oleh Baili.


Menatap


" Ada apa ini?, dulu saat aku masih di dunia modern, aku selalu di kelilingi oleh pria. Aku sudah terbiasa dengan mereka, tapi kenapa hatiku saat ini berdebar begitu kencang ? " Ucap Mu Qingge dalam hati.


" Sudah selesai ". Ucap Baili chenjin, melihat ke arah Mu Qingge


Lu Ming " Tuan muda, kita sudah sampai ".


Buru-buru turun dari kereta kuda


Mu Qingge " Terima kasih... " .


Kereta kuda sudah melaju kembali


" Eh, dia cepat sekali perginya, aku bahkan tidak sempat menanyakan namanya...". Gumam Mu Qingge, menatap kereta kuda Baili yang semakin menjauh.


Kediaman Kakak Permaisuri, keluarga Mu.


Mu Qingge tumbuh besar di keluarga Mu, namun hanya karena orang lain tahu bahwa dirinya tidak memiliki kekuatan spiritual, orang lain mulai menghakiminya dengan dingin. Tapi kedua orang tuanya tidak pernah peduli jika Mu Qingge tidak memiliki kekuatan spiritual dan selalu memperlakukan dirinya dengan sangat baik.


Mu Qingge juga mempunyai seorang adik perempuan yang satu tahun lebih muda darinya, dan dua adik laki-laki berumur tujuh tahun.


" Kalau tidak salah, mereka dikirim ke luar kota untuk bersekolah ". Gumam Mu Qingge.


......................


Woosh!!


Sesaat sampai di kediaman


" Hanya kamu satu-satunya pelayan yang bertugas untuk menyiapkan obat ibuku, pasti kamu yang sudah menukar gingseng di dalam obatnya dengan akar lobak! ". Teriak Mu Yilan, yang merasa kesal.


Mu Yilan adik perempuan Mu Qingge..


" Nona kedua, anda tidak bisa asal menuduh orang begitu saja tanpa bukti! ". Jawab si pelayan dengan acuh.


" Kamu pasti menyembunyikan gingseng itu di dalam bajumu! dan akan menjualnya di luar ". Ucap Mu Yilan, sembari memegang tangan si pelayan.


Teriak si pelayan " Jangan sentuh aku! "


Syett!!


Mendorong dengan kuat Mu Yilan sampai terjatuh


" Ah!! "


" Ada apa ini? ". Tanya Mu Qingge, mendekat


" Nona pertama, ini bukan urusan anda. Nona kedua barusan hanya salah paham pada saya dan tidak sengaja terjatuh ". Ucap si pelayan, tanpa rasa bersalah.


Mu Yilan " Dasar pembohongan! kamu yang mendorongku sampai jatuh! ".


" Nona kedua, saya adalah budaknya dan anda adalah tuan kediaman, saya tidak akan pernah berani untuk menyentuh anda, apalagi untuk mendorong ". Ucap si pelayan, dengan penuh angkuh.


🌺🌺🌺