
Halaman depan kediaman Mu
Menerobos masuk kediaman Mu " Ada di mana Mu Qingge? beritahu dia bahwa aku datang kemari, suruh dia cepat datang! ", perintah Li shenming menatap sang pelayan.
" Ya-yang mulia pangeran ketiga, anda tidak bisa masuk kedalam! saat ini tuan dan nyonya tidak ada di kediaman, dan nona pertama sedang istirahat di kamarnya!sebaiknya anda pulang saja ", jawab seorang pelayan dengan penuh hati-hati karena takut menyinggung pangeran ketiga.
Bam!
Memukul meja yang ada di hadapan Qingge
" Kamu hanya seorang pelayan rendah, beraninya kamu memerintahku! cepat suruh nonamu datang kemari! ", teriak Li shenming marah.
Si pelayan " Ta-tapi, nona pertama sudah melarang kami untuk mengganggunya saat ia tengah istirahat ", jawab dengan pelan
" Cukup! aku bisa menemuinya sendiri... ", omong Li shenming sembari mendorong si pelayan yang ada di hadapannya saat ini.
Tampa basa basi Li shenming langsung menuju kamar Mu Qingge.
" Bukankah itu pangeran ketiga, dia terlihat kesal! aku harus memberitahukan pada nona pertama ", seru si pelayan b dengan cepat berlarian ke kamar Mu Qingge.
Depan kamar Mu Qingge
" Nona pertama, yang mulia pangeran ketiga telah tiba dan ia sedang menuju kemari... pangeran terlihat sangat marah! ", ucap si pelayan b
Mu Qingge " Hooh, biarkan saja ia datang kemari! karena aku sudah menunggunya untuk datang kepadaku ", tersenyum Menyeringai.
Wush--
Brak!
Menendang pintu kamar Mu Qingge sampai terlepas " Mu Qingge, rencana apa lagi yang sedang kamu coba lakukan?! ", tanya Li shenming menerobos masuk kamar Mu Qingge.
" Ohoho, ada angin apa ini! sampai-sampai bisa membawamu kesini, pangeran ketiga? apa kamu sudah introspeksi diri, makanya datang kemari untuk meminta maaf atas tindakan anda?! ", ucap Mu Qingge dengan sengaja untuk memancing amarah Li shenming.
Li shenming hanya menatap Mu Qingge dalam diam.
Li shenming " Apa?! ".
" Jika anda datang kemari hanya untuk meminta maaf itu tidak perlu, kita akan menikah di masa depan nantinya! jadi aku dengan lapang dada memaafkanmu karena sudah bertindak impulsif ", lirih Mu Qingge sembari tersenyum.
Brak!
Menghina Mu Qingge " Siapa bilang aku datang kemari untuk meminta maaf, aku meminta maaf padamu? jangan berkhayal yang berlebihan! sampai kapanpun aku tidak akan meminta maaf pada orang yang tak berguna sepertimu ", omong Li shenming dengan emosinya yang meluap-luap.
" Mu Qingge, beritahu aku! dimana kamu mendapatkan ramuan tingkat tiga itu? ", tanya Li shenming serius
Mu Qingge " Apa kamu mau tahu? ayo kemarilah mendekat padaku ... "
" Aduh! sepertinya aku lupa.. lagian jika aku tahu mana mau aku memberitahu dimana tempatku menemukan ramuan itu ", ucap Qingge sembari tersenyum jahat.
Li shenming " Ka-kamu! ", sangat emosi sampai-sampai terdiam kaku.
" Pangeran ketiga, aku sudah tahu rencana bus*kmu itu! kamu mau mengancamku untuk memutuskan pertunangan dengan cara menahan ibuku.... tapi sayang sekali rencana jahat mu itu gagal total karena ramuan penyembuh tingkat tiga itu ", ucap Qingge dengan menatap tajam Li shenming.
" Sepertinya aku sudah meremehkanmu, kamu terlihat begitu polos di luar tapi hatimu sangat kejam! kamu tidak sepolos dan b*doh seperti yang di lihat, apa kamu tahu di seluruh kerajaan tianyu maupun di benua ini, tidak akan ada seorangpun di keluarga terpandang yang mau menikahi wanita tampa spiritual! jika bukan karena ayahanda aku tidak akan sudi bertunangan denganmu, apalagi aku ini seorang pangeran dinasti ini... ", omong Li shenming sembari menghina Mu Qingge.
" Kamu benar, karena kamu sudah datang kemari hari ini, jadi aku akan mengabulkan harapanmu! aku bisa saja berinisiatif untuk membatalkan pertunanganku denganmu di depan kaisar ", ucap Mu Qingge dengan wajah dinginnya.
" Kamu, kamu serius?! ", tanya Li shenming dengan semangat
" Tentu saja! tapi ada syarat yang harus kau penuhi untuk bisa terlepas dari pertunangan ini ", lirih Qingge tersenyum manis.
Mu Qingge mengajukan syarat yang harus dipenuhi oleh Li shenming agar ia bisa terlepas darinya. Li shenming yang mendengar hal itu sangat setuju, ia dengan cepat menyetujui dan akan memberikan kompensasi yang banyak pada Mu Qingge.
Tampa tanggung-tanggung Mu Qingge menulis banyak sekali kompensasi yang ia butuhkan, selembar kertas hampir penuh dengan permintaannya. Bukan hanya kompensasi uang tapi ia juga meminta bahan obat kelas atas serta eliksir dan beberapa toko milik pangeran ketiga. Ia dengan sengaja menulis apa yang di inginkan agar bisa memberinya sedikit modal usaha. Pangeran ketiga sangat terkejut saat melihat semua permintaan yang berlebihan itu dan hampir pingsan.
Biarpun begitu, pangeran ketiga tetap menyetujui semua persyarat yang diminta oleh Mu Qingge! dalam pikirannya setelah ia membayar semua itu, ia tidak perlu lagi menikahi wanita pecundang yang tak berguna tampa kekuatan spiritual. Dan dia juga tidak perlu merasa khawatir akan ditertawakan oleh orang-orang di masa depan! karena itulah ia tampa basa basi menyediakan semua keinginan Mu Qingge. Kehilangan sedikit kekayaan tidak seberapa jika di tukarkan dengan pembatalan pertunangannya.
......................
Keesokan harinya
Semua barang-barang yang diminta oleh Mu Qingge telah tiba di kediamannya! tak ada satupun barang yang terlupa dan tertinggal.
" Kakak, darimana semua barang-barang ini?! ", tanya Yilan yang sontak kaget karena di pagi buta sudah banyak kuda yang berlalu lalang ke kediamannya.
" Ini pemberian pangeran ketiga, sebagai kompensasi karena aku sudah memutuskan pertunangan ini ", lirih Qingge sembari melihat-lihat barang yang ada di hadapannya.
" Ehh, benarkah? ini kabar yang sangat baik! lagian aku tidak suka dengan pangeran ketiga yang bermuka dua itu...aku akan memberitahu ayah dan ibu secepatnya! kakak aku pergi dulu! ", seru Yilan sembari memeluk kakaknya dengan erat.
Mu Qingge yang melihat adiknya sangat senang membuat suasana hatinya ikut bahagia! Keluarga yang bahagia adik maupun ayah dan ibu yang sangat menyayangi dirinya.
" Dasar mata duitan, lihat matamu seperti sudah akan melompat keluar untuk menerkam semuanya ", celotehan shu'shu
" Aku tidak perduli, selangkah lagi dan aku akan menjadi orang kaya.. hahahaha.. ", lirih Qingge penuh antusias.
" Masa bod*h! Sekarang aku tidak termasuk miskin lagi, dengan barang-barang ini keluargaku bisa hidup terjamin di masa depan! lalu aku bisa menerobos ke level sepuluh dengan semua bahan obat ini ", ucap dalam batin Qingge sangat senang dan bahagia.
Mu Qingge " Hmm, uang yang diberikan Li shenming cukup banyak! aku ingin berinvestasi di sebuah toko di zaman ini! ".
" Nona pertama, di luar ada banyak orang yang mau menemui anda. Apakah anda mau menemui mereka?! ", ucap si pelayan dengan hati-hati
" Siapa yang mau menemuiku? ", tanya Qingge yang sibuk menghitung uang yang ada di tangannya.