
Tiga hari telah berlalu, kabar mengenai Mu Qingge yang tengah tak sandarkan diri mulai menyebar kemana-mana! beberapa orang yang mendengar hal itu sangat menayangkannya. Karena bagaimana pun hanya Mu Qingge yang mengetahui rahasia ramuan penyembuhan tingkat tiga itu.
Dalam sebuah kedai
" Hei, apa kalian tahu kabar mengenai putri Mu yang tak berguna itu...", omong salah satu pengunjung kedai
" Emang ada apa dengannya?! " tanya si pengunjung lainnya
" Kabarnya sudah menyebar kemana-mana, katanya gadis tak berguna itu tengah sekarat saat ini...".
" Sangat di sayangkan sekali jika dia mati sia-sia, kita bahkan belum sempat bertanya padanya mengenai ramuan tingkat tiga itu ", celotehan si pengunjung satunya.
" Benar! setidaknya sebelum dia mati, dia harus meninggalkan wasiat mengenai ramuan itu.. hahahaha ".
Tengah bergosip
Seorang pria misterius yang tak sengaja mendengar pembicaraan orang-orang itu terlihat sedikit kesal.
" Ada apa tuan? apakah ada yang menganggu pikiran ", tanya Ah'yun bawahan
" Bukan apa-apa, Ah'yun selidiki apa yang sebenarnya terjadi kepada putri Mu... ", perintah Ye jingyi
Ah'yun " Baik master ", membungkukkan badan lalu pergi
Berjalan keluar kedai " Aku akan pergi, kalian bisa pergi kemanapun! jangan mengikuti ku ", ucap Ye jingyi
" Baik master ", ucap bersamaan.
.....
Tengah malam, kamar Mu Qingge
Wuush--
" Apakah ini benar-benar kediaman kakak sang permaisuri? aku bahkan tidak melihat adanya satupun pengawal yang berjaga di sini.. ", ucap Ye jingyi sembari mengamati sekitar.
Kreak-
Jalan mendekat ke ranjang Qingge
Menatap Mu Qingge " Apakah wanita ini yang selalu di bicarakan oleh orang-orang itu? ", seru Ye jingyi
" Biar aku periksa keadaannya, sebenarnya apa yang terjadi dengan wanita ini ", ucap Ye jingyi sembari memegang tangan Qingge.
Beberapa saat kemudian setelah Ye jingyi memeriksa denyut nadi Mu Qingge.
Ye jingyi " Hmph, wanita ini tidak biasa! aku akan masuk ke dalam dunia rohnya untuk melihat apa yang terjadi ", mendekat ke wajah Mu Qingge.
Untuk melihat ke dalam dunia roh seseorang, kedua orang itu harus saling menyentuhkan kepala mereka ke satu sama lain.
Swush-
Seketika keluar cahaya dari tubuh mereka berdua
Setelah berhasil masuk ke dalam dunia roh Mu Qingge, Ye jingyi langsung menjelajahi dunia roh Qingge! Jingyi sangat kaget karena di dalam dunia roh Qingge terlihat seperti lautan yang sangat luas dan tampa ujung.
Dan yang lebih mengejutkannya lagi adalah saat Jingyi masuk lebih dalam ke dunia roh Mu Qingge, ia di kagetkan oleh kekuatan spiritual dua warna milik Qingge. Kekuatan yang sangat besar tengah mengamuk dalam tubuh Qingge dan itu yang menyebabkan Qingge tak sadarkan diri.
" Wanita ini memiliki banyak rahasia dan bakat, rumor mengatakan jika dia tidak memiliki kekuatan spiritual dan tak berguna!namun apa yang aku lihat ini justru sebaliknya. Kekuatan wanita ini sangat luar biasa dan berbahaya! bakat dalam kultivasinya sangat cepat dari kebanyakan orang pada umumnya ", ucap Ye jingyi sembari mengulurkan tangan untuk menyentuh kekuatan spiritual dua warna milik Qingge.
Namun tidak segampang itu untuk menyentuh kekuatan spiritual dua warna emas dan rubi itu, saat Ye jingyi ingin menyentuh kekuatan spiritual itu! tiba-tiba kekuatan spiritual itu bersinar terang lalu mengeluarkan tekanan yang sangat kuat. Meskipun sedikit kesusahan Ye jingyi pada akhirnya berhasil menaklukkan kekuatan spiritual itu.
Ye jingyi " Aku akan membantumu untuk menerobos ke level sepuluh untuk menjadi manusia abadi sejati, dan menstabilkan kekuatan spiritual ini, lalu sisanya kamu harus berusaha sendiri... ", menatap spiritual dua warna milik Qingge.
Wush-
Beberapa saat kemudian.
Setelah kekuatan spiritual dua warna dalam tubuh Qingge lebih tenang, tiba-tiba cahaya aneh yang sangat menyilaukan keluar dari spiritual dua warna emas dan rubi itu.
" Manusia kamu sangat hebat, kamu bisa menekan kami sampai sejauh ini... ", ucap kekuatan spiritual dua warna.
" Siapa kalian? dan mengapa kalian berada di dalam tubuh wanita ini ", tanya Ye jingyi
" Kami, kami adalah kekuatan spiritual dua warna emas dan rubi! gadis ini adalah orang yang di takdirkan untuk merubah dunia ".
Sesat kemudian setelah selesai menjelaskan apa yang terjadi kepada Mu Qingge, Ye jingyi yang mendengar penjelasan itu sedikit tidak percaya.
" Sepertinya waktu kami telah habis, kami tidak bisa sembarangan mengungkapkan rahasia dunia atas jadi.... ".
Seketika menghilang kembali
Setelah semuanya, Ye jingyi pergi meninggalkan dunia roh Mu Qingge.
Meletakkan sesuatu di sebelah bantal Mu Qingge " Wanita, aku akan menunggumu datang menemuiku ", ucap Ye jingyi sembari menyentuh wajah Mu Qingge.
Di luar kediaman Mu
" Master, kita harus cepat pergi ada masalah mendesak di sekte...", telepati Ah'yun
Ye jingyi " Baiklah ", menjawab telepati dari Ah'yun.
Pergi meninggalkan Mu Qingge.
...................
Pagi hari berikutnya
Mu Qingge telah sadarkan diri namun kondisinya belum sepenuhnya pulih.
" Akh! tubuhku terasa lemas sekali..", ucap Mu Qingge mencoba bangun dari atas ranjang.
Brak!
Mu Qingge " Aduh ", terjatuh ke lantai
" Kakak? ", teriak Mu Yilan sembari lari menuju kakaknya.
" Yilan, bantu aku duduk ", ucap Mu Qingge yang tengah kesusahan untuk berdiri.
Mu Yilan " Ya, kakak kondisimu masih lemah! ayo baring saja dulu okey ", memapah kakaknya.
Menyentuh kepala " Tidak! tidak tubuhku sudah mau mati rasa jika harus terus berbaring... ", celoteh Mu Qingge
Memeluk Qingge " Kakak, apa terjadi denganmu? aku, aku sangat takut jika kakak tidak akan pernah bangun lagi! hiks.. hiks.. hiks...", seru Mu Yilan meneteskan air mata.
Mu Qingge " Aduh! kamu ini sangat cengeng, aku baik-baik saja okey! nyawaku masih banyak ", mengusap air mata Yilan.
" Semua orang sangat khawatir padamu kak, bahkan ayah! ayah sampai tidak makan beberapa hari ini, dan sekarang dia jatuh sakit... ", omong Yilan sembari menatap kakaknya.
Mu Qingge " Kalau begitu jangan beritahu ayah dulu, biarkan dia istirahat ".
Setelah berbicara dengan Mu Qingge, Yilan pergi menuju kamar ayahnya untuk memberitahukannya.
Muncul keluar
" Wanita jahat, akhirnya kamu sadar juga! aku kira kali ini kamu akan mati lagi... ", celoteh Shu'shu menciutkan bibirnya.
" Shu'shu ucapanmu membuatku kesal saja, aku belum perhitungan dengan soal waktu itu ", ucap Mu Qingge sembari menarik telinga Shu'shu.
Shu'shu " Eeek, lepaskan telingaku... akh! aku tidak keluar karena sistem sedang di update ", memberontak