The Princess Of Changing Destiny

The Princess Of Changing Destiny
Asumsi Mu Qingge Soal Penginapan



" Memang siapa lagi jika selain aku! shu'shu ayo cepat hitung berapa harga serigala-serigala ini... ". Lirih Mu Qingge sembari mengumpulkan serigala-serigala yang tersisa


Shu'shu " Mari lihat berapa harga serigala ".


Layar sistem menyalah


BIP!


[ MU QINGGE, SELAMAT KARENA SUDAH MENYELESAIKAN MISI DARI SISTEM : MEMBUNUH SEGEROMBOLAN SERIGALA ]


TING!


...[ SELAMAT ANDA MENDAPATKAN 150 KOIN EMAS UNTUK SERIGALA BIASA, DAN 80 UNTUK PIMPINAN SERIGALA ]...


[ UANG YANG TERSEDIA SAAT INI : 340 KOIN EMAS ]


Menyerap serigala-serigala masuk ke sistem


Mu Qingge " 340 koin emas, jadi sisa 160 lagi yang harus aku kumpulkan! oke, semangat Mu Qingge kamu pasti bisa, dua hari adalah waktu yang lama bagimu ". Menyemangati diri sendiri


" Wanita jahat, ada apa dengan lenganmu? ". Tanya Shu'shu, melihat ke arah lengan Qingge yang terluka.


" Eh, ini sepertinya bekas pertarungan tadi! pimpinan serigala berhasil melukaiku ". Jawab Qingge dengan santainya.


" Apa? ayo cepat obati lukamu, jika tidak itu akan meninggalkan bekas! ". Seru shu'shu sembari memegang tangan Mu Qingge.


Mu Qingge " Ini hanya luka kecil saja, hal wajar untuk meninggalkan bekas 'kan?! ". acuh, tidak memperdulikan dirinya sendiri


Memberikan obat ke Mu Qingge " Haish! apa kamu tahu wanita harus menjaga tubuh mereka agar tetap utuh, jika tidak akan susah menemukan pasangan nantinya! cepat minuman obat penghilang luka ini...Cobalah untuk menjaga dirimu sendiri sebelum bertindak!! ". Gerutu Shu'shu kesal


Mengoleskan obat penghilang luka " Huh? emang apa salahnya memiliki bekas luka?! dunia ini semakin aneh, aneh saja ". Gumam Qingge aneh


    Menurut Qingge memiliki bekas luka adalah hal wajar bagi siapapun, namun di dinasti tianyu seorang wanita harus menjaga keindahan tubuh mereka agar mudah mendapatkan pasangan. Karena di dunia kuno! para wanita yang masih lajang diharuskan menjaga tubuh dan diri mereka masing-masing agar tidak memiliki bekas luka atau apapun yang bertolak belakang! agar mudah untuk mendapatkan pasangan hidup. Bagi mereka bekas luka adalah sebuah aib yang tak bisa ditutupi, semua orang mempercayai hal-hal itu dan sudah menerapkannya dari nenek moyang mereka.


Pagi hari berikutnya


     Setelah selesai berkemas, Mu Qingge melanjutkan kembali perjalannya ke ibukota Kekaisaran.


Menciutkan bibirnya " Wanita jahat, untuk sampai di ibukota masih butuh waktu dua jam lagi! apa kamu tidak mau menggunakan giok teleportasi agar lebih cepat?! aku sangat kelaparan saat ini.... " . Tanya Shu'shu, lirik ke arah Mu Qingge


" Hmph! baiklah ayo gunakan giok teleportasi, lagian perutku sudah sangat lapar ". Jawab Mu Qingge, menggenggam giok teleportasi


   Memusatkan pikiran ke arah yang ingin di tuju.


Menghilang~


......................


     Dengan menggunakan giok teleportasi, tak butuh waktu lama Qingge dan Shu'shu akhirnya tiba di ibukota. Setelah mereka sampai, Shu'shu langsung berjalan menuju ke kedai makan yang ada di depannya untuk beristirahat dan menikmati makanan.


Sebelum masuk ke dalam kedai makanan, Mu Qingge tak lupa untuk menutupi wajahnya dengan sehelai cadar! Karena ia tak mau menarik perhatian orang-orang. Dan mungkin saja ia akan bertemu orang yang


Jalan menghampiri Qingge yang baru saja masuk ke dalam kedai " Selamat datang nona, anda ingin memesan apa? ". Tanya si pelayan rumah makan.


" Baik! "


" Aku hanya membawa beberapa yuan sebagai uang saku, lebih baik jangan menghamburkannya untuk hal yang tidak penting ". Ucap dalam batin Qingge


      Semenit kemudian, makanan yang di pesan Qingge akhirnya datang. Shu'shu yang melihat makanan di atas meja sangat kaget, karena makanan yang di sajikan tidak sesuai seleranya! Ia terus mengoceh tampa henti pada Qingge. Namun Mu Qingge hanya membiarkannya dan tidak membalas satupun omongan Shu'shu, Qingge hanya fokus pada makanannya.


Kaget " Apa! apa aku harus memakan, makanan ini?! ". lirih Shu'shu, sembari melihat ke arah makan yang ada di atas meja.


Terus mengoceh


" Cukup! kalau tidak mau makan ya sudah! lagian aku juga tidak memaksamu untuk memakannya, jika kamu tidak suka pesan saja sendiri....kali ini harus makan seadanya, aku belum memiliki cukup banyak uang untuk mentraktir mu makan, makanan enak !". Balas Qingge kesal, karena ocehan shu'shu yang panjang lebar.


" Huh, dasar wanita jahat! aku sangat kesal padamu ". Umpat Shu'shu sebelum ia menghilang


Jelas nafas " Haah~ jika saja ini dunia asalku, aku juga tidak akan pernah memakan makanan seperti ini! shu'shu harus menerima keadaan, jangan terlalu memanjakannya ". Gumam Qingge


Setelah mengisi perutnya serta istirahat yang cukup! Qingge kembali melanjutkan perjalanannya, ia mulai mencari penginapan yang murah untuk ditempati.



Namun setiap tempat yang Qingge datangi, harga sewa penginapannya sangat mahal! oleh karena itu ia terus mencari tempat tinggal yang cukup ramah di kantungnya. Sejam telah berlalu! akhirnya Qingge mendapatkan penginapan yang terlihat murah baginya, dengan sigap Qingge langsung menyewa penginapan itu untuk tempat bernaungnya selama dua hari ini.


Dalam penginapan


" Selamat datang nona, apakah anda datang kemari untuk menyewa kamar?! ". Sambutan dari pemilik penginapan


" Ya, aku akan menyewa kamar selama dua hari! " . Ucap Qingge, sembari jalan mendekat ke arah pemilik penginapan


Menunjukkan arah " Emm, eh itu! nona sebenarnya penginapan kami ini hanya tersisa satu kamar lagi! semua kamar yang layak sudah terisi semua, apa anda mau tinggal di kamar ini?! meskipun kamar ini biasa-biasa saja tapi masih tetap terjaga dan terawat. Jika anda bersedia, kami akan mengurangi harga awal dari kamar ini 'bagaimana?! ". Ucap pemilik penginapan


" Kebetulan kamar ini cukup untukku, Interiornya terlihat elegan dan dingin, lalu biaya sewanya pun sangat murah! aku akan ambil tempat ini saja ". Ucap dalam batin Qingge merasa senang


" Aku bersedia, tempat ini sudah cukup bagiku! ini uang sewa selama dua hari ini, satu lagi tolong jangan ganggu aku jika tidak ada hal penting... ". Lirih Qingge, sembari memberikan uang sewa pada si pemilik penginapan.


" Baik nona, kalau begitu saya undur diri dulu! " menerima uang pemberian Mu Qingge lalu pergi.


Krekk!


Membuka pintu kamar penginapan.


" Akhirnya aku memiliki tempat bernaung!kamar ini terlihat sangat elegan dan cantik, namun sayang sekali kamar ini sudah tidak ada yang pernah menempatinya ". Seru Qingge sembari melihat-lihat sekeliling.


" Eh, tulisan apa ini, sulit sekali untuk memahami arti dari tulisan-tulisan ini! lalu ada bercak darah juga. Sepertinya sekarang aku tahu mengapa tempat ini sudah tidak pernah di sewa oleh orang-orang, mereka pasti takut melihat semua ini! ", Asumsi Mu Qingge.


Apa yang di pikirkan Qingge tentang kamar itu benar, dan asumsinya sangat tepat, sebelum Mu Qingge menyewa kamar itu! pernah ada seorang pemuda yang menyewa kamar itu terlebih dahulu, di saat siang kamar itu terlihat baik-baik saja! namun di saat malam hari kamar itu terlihat sangat menyeramkan dan mencekam. Pemuda yang menyewa kamar itu selalu di takut-takuti oleh sesuatu, bahkan setiap malam pemuda itu selalu tak sadarkan diri! dan di saat pagi hari akan muncul tulisan aneh di sebelumnya. Banyak orang-orang yang bilang bahwa itu adalah ulah hantu dan lainnya, serta mungkin karena tidur berjalan.



Jadi karena itulah kamar itu sudah tidak pernah di pakai lagi hingga sekarang ini.