The Princess Licorice

The Princess Licorice
Bab 11



"Aku kira perjodohan ini akan membahagiakan, dari yang awalnya tidak ada cinta menjadi sama-sama memiliki perasaan cinta yang sama, tapi ternyata aku salah, semuanya hanyalah luka dan air mata...... "


#Licorice


Putri Licorice berusaha menyibukkan diri dengan belajar banyak hal di kerajaan Federick, berusaha melupakan hubungan pernikahan yang memang tidak baik, dengan dalih pembelajaran tentang politik dan hukum. Karena kerajaan Federick terletak di wilayah ibukota Diamond yang terletak di bagian utara, kitab yang sangat hebat dalam memajukan politik, hukum serta militernya, jadi Licorice akan banyak mempelajarinya.


Sementara kerajaan Zelda terletatak di ibukota Emerald yang berwilayah di bagian selatan, pada saat Licorice mempelajari hukum serta politik kerajaan ayahnya, ada yang membuat kerajaan Zelda tidak bisa maju dalam kedua hal penting tersebut, karena politik, hukum dan militer Kerajaan Zelda masih kurang seimbang, karena kebanyakan rakyat dan bangsawan bekerja sebagai pembisnis, dan jarang sekali berurusan dengan politik serta militer. Jadi pemerintahan serta pertahanan kerajaan Zelda masih sangat kurang, oleh karenanya putri Licorice masih harus banyak belajar.


"Archduke Wiliam.... perkenalkan saya Licorice Magnolia Zelda, putri dari raja Benedict, yang kini sudah menjadi menantu kerajaan Federick, hari ini raja Philip memberi perintah untuk saya belajar dengan anda." setelah seminggu raja Philip sudah melihat perkembangan pada putri Licorice, dan memutuskan untuk lebih mengasah kemampuan nya.


"Salam kenal putri saya Wiliam Rowland, raja sudah menjelaskannya pada saya, karena pangeran Christopher sudah kembali ke kamp militer, jadi saya diperintah untuk membantu membimbing anda." Raja Philip sudah memutuskan putri Licorice akan belajar dibawah bimbingan Archduke Wiliam.


"Mohon bantuannya Archduke."beberapa hari lalu pangeran Christopher sudah kembali ke kamp, dan dia akan pulang ke kerajaan setiap satu minggu sekali, yang berarti sore ini dia akan kembali.


"Baiklah kita akan mulai sekarang."Wiliam memperlihatkan catatan hukum dan politik yang ada di kerajaan Federick, dan memulai bimbingannya, banyak yang Licorice belum tahu tentang kerajaan Federick, karena dalam sejarah politik setiap wilayah hanya kerajaan Federick lah yang sangat tertutup, bahkan tidak ada penjelasan mendetail di buku yang pernah Licorice baca dan hari ini dia baru tahu penjelasan sesungguhnya.


"Ibukota Diamond terbagi menjadi tiga wilayah, dan setiap wilayah dipimpin oleh dewan kerajaan yang sudah raja tunjuk, ketiga wilayah tersebut adalah kota Crissan bagian barat dipimipin oleh Marquez Sebastian Wilson, lalu kota Blossom bagian timur dipimpin oleh Duke Peter Bard Desmond, dan terakhir kota Agatha bagian tenggara dipimpin oleh Viscount Ricard Lafayette, dan bagian selatan raja sendirlah yang mengurus."


Penjelasan yang sangat mudah Licorice pahami, banyak yang belum tahu jika putri Licorice adalah wanita hebat dengan kejeniusannya di ibukota Emerald, dan hanya segelintir orang yang tahu akan hal tersebut, tapi perlahan rumor itu cepat menyebar. Hanya saja kerajaan Federick banyak yang belum tahu tentang putri Licorice.


"Sama seperti ibukota Emerald, disana juga terbagi menjadi tiga wilayah seperti ibukota Diamond, hanya saja hukum, politik serta militernya sangat berbeda jauh, apakah anda sudah tahu itu putri?." tanya Wiliam, dia juga sadar akan apa yang membuat kerajaannya Zelda belum sepenuhnya maju.


"Saya sudah memahami hal tersebut Archduke sebelum saya datang ke kerajaan Federick, kerajaan Zelda sangat kurang dalam hal politik, seharusnya ada kemajuan mutlak, agar politiknya bisa semakin berkembang pesat." politik memang sangat di perlukan disetiap wilayah, agar hal itu bisa berlanjut dan berkembang pesat, maka kerajaan harus bisa membuat politik yang adil dan bijaksana.


"Benar sekali, kekurangan dari kerajaan Zelda hanyalah politik serta militernya, tapi raja Benedict sedang mengusahakan hal tersebut, jadi tinggal menunggu hasil." kerajaan Zelda memang sedang dalam proses menuju politik dan militer yang lebih maju.


"Pelatihan khusus juga sangat diperlukan dalam kerajaan, seperti pelatihan militer untuk memperkuat kerajaan, serta pelatihan politik untuk keadilan, agar para dewan kerajaan tidak semena-mena menggunakan jabatannya hanya untuk kepentingan pribadinya, dan hal itu juga perlu diwaspadai." Wiliam terpikirkan dengan apa yang pernah Viscount Gian katakan sebelum acara pernikahan putri Licorice.


"Benar sekali...... pelatihan sangat dibutuhkan untuk memajukan para penerus, karena mereka yang akan mewarisi tekad kita di masa depan." mereka berbincang dengan sangat seirama, dan saling bertukar argumen, seperti inilah yang Licorice inginkan, mungkin dengan ini dia bisa sedikit mengalihkan pemikiran buruknya.


Tanpa disadari mereka pangeran Christopher memperhatikan keduanya dari kejauhan, dia sudah kembali dari kamp militernya, dia melihat senyuman Licorice yang belum pernah dia lihat sebelumnya, seperti tidak ada beban dan tekanan, berbeda jika sedang bersamanya, putri Licorice seperti memasang senyum palsu.


"Cih dasar gadis tidak tahu malu....ternyata ini yang dia lakukan bersama pria lain, tapi tak apa daripada dia mengganggu ku, melihat wajahnya saja sudah membuatku muak." batinnya, dia beranjak pergi.


Hingga waktu sudah memasuki sore hari, Licorice dan Wiliam menyudahi pembelajaran hari ini, Licorice sudah cukup memahami apa saja yang diperlukan di dunia politik dan militer, jika hukum itu sudah berbeda cerita, karena setiap wilayah memiliki hukum yang sudah berlaku, dan itu adalah mutlak bagi setiap masyarakat, dan juga bangsawan, yang memang sudah terpatri di wilayah tersebut, jadi tidak bisa seenaknya mereka mengubah hukum yang berlaku.


"Saya pamit Archduke Wiliam.... terima kasih atas waktunya."


"Berhati-hatilah putri..... saya senang bisa membimbing anda." di zaman sekarang jarang ada gadis yang mau belajar mengenai dunia politik dan militer, Wiliam kagum dengan yang dipikirkan oleh Licorice, ya pemikiran untuk masa depan kerajaan, raja Philip tidak salah dalam memilih menantu untuk penerusnya.


Putri Licorice memberi salam kepada Wiliam, tapi ada kekhawatiran yang Wiliam rasakan setelah bertatap langsung dengan putri Licorice, ada gurat kesedihan yang sedang dia pendam dalam senyumnya, seharusnya setelah menikah Wiliam bisa melihat senyum indah dari Licorice, tapi melihat wajah putri Licorice, dia tidak yakin apakah putri Licorice bahagia atau tidak dengan perjodohan aliansi ini.


Wiliam tidak bertanya apapun tentang hubungan mereka, mungkin tidak terjadi hal apapun diantara mereka, karena ya Christopher sangat sibuk dengan gelarnya sebagai jendral pasukan militer, mungkin dia sibuk dan tidak bisa cuti terlalu lama setelah acara pernikahan mereka.


"Semoga saja pangeran Christopher memperlakukan dengan baik putri Licorice, dia gadis yang sangat baik dan berpotensi tinggi untuk memajukkan kedua kerajaan, tidak hanya itu, sepertinya putri Licorice sangat tulus menerima perjodohan ini."


Wiliam hanya bisa mendoakan untuk kebaikan keduanya, dia melihat sisi baik putri Licorice, dia perhatian dan sangat tulus melakukan setiap pekerjaan, raja juga mengatakan hal serupa kemarin, ada banyak misteri yang belum kerajaan Federick tahu tentang putri Licorice, dia bisa membawa perubahan besar.


"Dia seperti cahaya Zamrud yang menyuburkan setiap tanah yang dia pijak, dia bisa membawa perubahan besar Will, kamu tahu dia mirip dengan ibundanya, yang sangat terkenal, hanya saja dia baru saja akan memulai prosesnya." ungkap raja Philip, dia tahu seperti apa ratu Vanessa, karena dialah wanita yang menyatukan kerajaan Zelda dan kerajaan Federick menjadi Sekutu, dan sekarang putrinya telah menyatukan keduanya dalam sebuah aliansi.


"Benar raja...... putri Licorice bisa membuat perubahan besar, dan jalannya masih sangat panjang menuju perubahan itu."