The Healer Becomes A Wariori

The Healer Becomes A Wariori
Episd 6~ kemunculan Naga



"Sebelumnya aku mohon maaf yang sebesar-besarnya, bukanya aku tidak mau untuk membantu kalian, tapi aku dalam masa hukuman, jika aku tidak melakukan hukuman itu, aku takut sesepuh marah kepadaku."Jawab Lio Fang dengan sedih,.


"Ya! Kami mengerti maksutmu, ya kami tidak memaksa kok, jika dirimu tidak mau yaa!! kami bisa apa?."


"Sekarang kau ambil kitab beku abadi, yang kau dapatkan tadi, pergilah pelajari kitab ini di hutan terlarang itu, kuasai semua yang ada di isi kitab ini."


"Dan satu lagi? Terimalah lembaran kecil ini, lembaran kecil ini berisi tentang ilmu yang aku kuasai, Suatu sấat kita pasti berjumpa lagi?."


Lio Fang pun pergi meninggalkan gua itu, sedangkan Layla dan Motaja sibuk berkonsentrasi untuk membuka gua itu, Di gua itu terdapat lambang kepala Naga, lambang itu sanggat indah bahkan sangagat mahal kalau di jual di pasaran.


Berkali-kali Layla dan Motaja menyoba untuk membuka gua itu, akhirnya gua itu mulai terbuka, gua itu mengeluarkan cahaya kekuninggan tanda kalau gua itu akan mengeluarkan sosok mahluk. Benar saja tidak lama menunggu akhirnya sosok Naga keemasan keluar dari gua itu.


Naga itu pun terbang ke langit, sambil mengepakan sayapnya ke udara, setelah itu dia menghadap ke-kedua manusia itu, sambil duduk dengan manis.


"Hey" Kau kenapa duduk manis begitu?" Tanya Layla dengan keheranan.


"Tidak apa, aku cuman berdo'a saja sebelum makan? "Naga itu menjawab denggan tersenyum tipis.


"Apakah Naga bisa berdo'a ya? Aku baru denggar kalau Naga bisa berdo'a sebelum makan." Layla dan Motaja pun keheranan melihat sosok Naga itu, menampung tangganya, persis seperti orang berdoa.


Beberapa menit kemudia, Naga itu mulai menampakan gigi tajamnya itu, lalu bersiap untuk mencabik daging kedua manusia itu.


Untung kedua manusia itu tidak lemah, ya kedua manusia itu adalah Layla dan Motaja.


Naga kuning itu pun mengeluarkan semburan apinya kepada Layla, tapi untung saja Layla tidak apa, Layla di bantu oleh sahabat lamanya yaitu Motaja.


Naga, Layla, dan Motaja pun memulai pertempuran yang sanggat hebat, hingga membuat tanah bergetar akibat petempuran mereka bertiga.


Layla pun tidak mau kalah dengan Motaja, Layla mengunakan skil sayapnya, kedua sayapnya muncul, sebelah kanan putih dan kiri warna hitam, energi Layla dan Motaja pun naik denggan cepat, hingga mereka bisa mencapai Sains Suci tahap menenggah.


Pangkat seorang kesatria


~ Jendral surga


~Jendral lagit


~kaisar agung


~kaisar ganas


~Sains suci


~Lor


~Abadi


Motaja dan Layla berada di tahap kaisar agung, jika mereka bersatu maka, mereka bisa mencapi sains suci tahap menggah, kedua pendekar ini, jika bersatu maka mereka berdua bisa membelah gunung sekalipun dengan sekali jentikan jari.


Pertarungan mereka belum selesai, ketiga petarung itu saling serang menyerang, tidak ada satu pun yang mau menggalah, hingga pada akhirnya, Naga itu terdiam dan melihat kearah Gua sambil keheranan.


"Hey" Apakah kalian berdua yang mengambil kitab beku abadi, dimana kitab itu? siapa yang mengambil kitab itu, cepat kasih tau aku, dimana kitab itu?." Naga itu pun mulai marah, energi yang di keluarkanya sanggatlah dasyat dari sebelumnya.


"Kitab beku abadi sudah kami hancurkan, jika kau marah! Ayo bunuh kami, kami bersedia mati."