The Healer Becomes A Wariori

The Healer Becomes A Wariori
Epsd 15~ Dunia lain



Dunia pun hancur berkeping-keping dan kehidupan tidak ada lagi, semuanya kalau di bayangkan sudah tidak ada satu mahluk pun yang bertahan akibat bencana yang di alami Dunia di waktu itu, tapi ntah apa yang terjadi manusia kini bertemu denggan satu alam yang berbeda, ntah apa yang terjadi, ada sosok manusia besar dan bejubah datang menghampiri manusia sambil berkata" Wahai manusia, aku adalah Dewa Lotos, salah satu Dewa yang di takdirkan untuk mencabut nyawa, Aku juga sering di juluki sebagai Dewa kegelapan."


"Sekarang kalian akan menempuh ujian dari ku, siapa yang lolos dari ujianku, Maka dia berhak ke kuil berikutnya, di alam ini ada tujuh kuil, jika kalian berhasil melewatinya, maka kalian aman dan kalian akan mendapatkan anugrah dari yang maha kuasa."


"Setiap kuil terdapat penjaga kuil, jika kalaian inggin Lolos hadapi mereka, tapi.. kalian akan di bagi berkelompok, 1 kemopok masing-masing 7 orang."


Setiap kelompok beda ujian dan setiap kelompok pun beda misinya, dan pas sekali Lio Fang mendapatkan misi di kuil keajaiban, dan Lio Fang mendapat enam orang yang mempunyai Skil yang berbeda darinya.


Kelompok Lio Fang dan elemen..


~ Lio Fang elemen skil pencibta


~ Yuna elemen angin


~Eden elemen petir


~Royuho elemen air


~Koga elemen cahaya


~Soma elemen api


~Erena elemen bumi/tanah


Mereka pun masuk ke kuil keajaiban dan mulai memasuki area yang tidak mereka kenali sekali pun, bentuk area dalam kuil itu sanggatlah beda, beda sekali bentuknya denggan dunia motral, bahkan tidak ada sedikitpun murip alam ini denggan Dunia motral.


Setelah sampai di dalam, mereka pun melihat sosok yang sedang berdiri di sana, sosok itu sering di juluki sebagai pengendali kehidupan, kemampuannya bisa menghidupi pohon yang mati, dan bahkan dia mampu menghidupkan nyawa manusia yang tidak bernyawa lagi.


"Kalian siapa?" Tanya penjaga kuil itu.


Lio Fang dan teman sekelompoknya cuman diam, sambil merinding ketakutan atas aura yang di keluarkan oleh sosok penjaga kuil itu.


Sehingga salah satu di antara kelompok Lio Fang menjawab, "Kami adalah kelompok yang di bagi oleh Dewa Lotus untuk menghabisimu." Jawab Yuna, Wanita yang mempunyai energi anggin.


"Kalian tau ini dimana? Jadi orang janggan sombong dahulu, kalian pikir kalian bisa keluar denggan mudah di sini, ini alam Dewa yang sanggat sulit di hancurkan, jika kalian inggin selamat, jagan sekali-kali kalian ngomong kasar, itu berdampak buruk kepada penilan kalian, coba santai dan hadapi aku denggan kepala dinggin, aku adalah penjaga ke hidupan, aku bukan Dewa kekerasan, jadi jaga lah ucapanmu Nona, Gaya mu ya cantik, tapi sebenarnya kau hanya Gadis sampah."


"APA KATAMU?" Yuna pun merah mendengar omongan Dewa pengendali ke hidupan itu, hingga Yuna menaktifkan Skil Angginnya, lalu iya lemparkan ke arah penjaga itu, tapi sayang, Skil Yuna lemah, denggan mudah penjaga kuil itu menangkis seranggan Yuna.


Tapi... Yuna tidak lah lemah, Yuna meningkatkan energinya lalu iya keluarkan skil tendanggan seribunya ke arah penjaga itu, kali ini penjaga itu mengalami reaksi, penjaga itu terlempar ke satu buah pohon, hingga membuat suasana di dalam kuil itu tidak lah nyaman, tadinya penjaga kuil itu cuman bermain saja, sedangkan sekarang penjaga itu mengeluarkan energi berwarna keungguan, hingga membuat daun-daun yang ada di dekatnaya berterbanggan ke sana-sini.


Suatu yang di luar nalar pun terjadi, Yuna yang tadinya semanggat menghadapi penjaga itu, sekarang Yuna lenyap di pandanggan mata.


"YUNAAA".Teriak Eden kekasih dari Yuna.


Tidak menjelang lama, hingga satu cahaya keungguan datang, dan cahaya itu adalah penjaga yang melenyapkan Yuna tadi, penjaga itu pun tersenyum sambil melirik ke arah Eden yang mukanya terlihat memerah.


"KAU SUDAH MELENYAPKAN KEKASIHKU, TIDAK AKAN AKU MAAFFKAN KAUU."


"HIYAA"


Aktifkan sistem


~petir listrik aktif


"Kalian, ayo bantu aku! sebaiknya kita bekerja sama untuk melewati rintanggan ini." Lirik Eden kepada Lio Fang dan yang lainya.


"Baik" kami akan membantumu! Semuanya bersiaplah, ini tidak akan mudah.


Semuanya pun maju mengunakan skil masing-masing, denggan tatapan segit penjaga itu melempar semua orang ke samping, hingga tinggal Lio Fang yang masih berdiri, Lio Fang tidak banyak mengunakan Energi, bahkan pertarunggan tadi, dia cuman mengunakan seranggan jarak jauhnya denggan mengaktifkan skil pencibta.


Eden, Rayuho, Koga, Soma dan Erena sudah terbaring kesakitan di atas tanah, yang masih berdiri hanyala Lio Fang, harapan teman-temanya hanya tertuju kemata Lio Fang.


"Lio Fang, Aku yakin kamu pasti bisa! Berjuanglah."


"Ayo berjuanglah Lio Fang."


"Ayo"


"Kami mengandalkanmu."


"Aigk, lakukan yang terbaik Lio Fang, Cuman kamu harapan kami."


Lio Fang pun serintik diam mendengar perkataan teman-temannya itu, hingga iya mulai berkonsentrasi denggan serius dan mengeluarkan satu pedang andalannya, yaitu pedang Naga Puspa.


"Tunggulah teman-teman, aku akan menyelamatkan Yuna dan aku akan menyelamatkan Dunia kita ini, aku berjanji aku akan mengembalikan Dunia seperti semulaa." Gumam Lio Fang dalam hati sambil meneteskan air mata.


Lio Fang pun menyerang Penjaga itu denggan pedangnya, Penjaga itu pun menangkis pedang Lio Fang denggan santai, sambil membisik sesuatu ke talingga Lio Fang," Janggan bermimpi kau bisa mengalahkanku bocah." Lio Fang tidak peduli denggan perkatan penjaga kuil itu, hingga Lio Fang menaikan energinya sambil mengaktifkan Skil andalanya.


Aktifkan skil keluarkan energi pull


~Skil api aktif


~Skil pencibta aktif


~Skil sayap putih dan hitam aktif


~Skil golden Esy aktif


Energi Lio Fang naik, tapii sesuatu kesalahan terjadi, hingga membuat tubuhnya sakit akibat kelebihan beban, Sirkuit energi milik Lio Fang belum lah kuat untuk mengeluarkan skil secara pull, tapii.... Lio Fang tidak memperdulikan hal itu, dia mengeluarkan kemampuannya itu untuk melawan penjaga kuil itu.


"Kau terlalu serius." kata Penjaga itu sambil menangkis seranggan Lio fang.


Lio Fang pun mengeluarkan energi kemerahan dan mencibtakan ribuan senjata tinggkat Sais suci, senjata itu bukanlah senjata sembaranggan, senjata itu di lapisi elemen api milik Lio Fang.


"Akan aku selamatkan kalian teman-teman, dan aku tidak akan mengecewakan kalian, kalian telah memberiku harapan, akan aku buktikan kalau aku bisa untuk menghadapi ujian ini." Gumam Lio Fang dalam hati.


Energi Lio Fang pun meningkat, sirkuit energinya makin lama makin tidak kuat dan pelan-pelan retak seketika, tapi Lio Fang tidak memperdulikannya, bahkan dia makin meningkatkan energinya untuk menghadapi penjaga itu.


Penjaga itu pun menyerang Lio Fang denggan senggit, hingga membuat armor milik penjaga itu retak akibat dari pedang milik Lio Fang, Seketika Armor di bagian dada milik Penjaga itu retak, Lio Fang pun tidak membuang kesempatan itu, hingga Lio Fang mencibtakan Satu tombak, dan di tancapkannya ke arah dada milik penjaga itu.


Penjaga itu pun jatuh ketanah, dan membuat perasaan Lio Fang lengga, hingga beberapa menit tubuhnya lemas dan dia pun jatuh ke atas tanah.