
Malam itu asisten Jefri pergi ke rumah amanda karena disuruh erik memberikan buket bunga mawar merah kepada amanda, erik sudah mengabari amanda sebelumnya erik tidak sempat mengantarnya sendiri karena ada meeting yang sangat penting
#
flasback
Drt drt drt drt drt
Amanda yang sedang menikmati secangkir teh di balkon kamarnya menoleh ke arah ponselnya dan tersenyum tipis Mengembang di bibirnya
My boy calling
"hay sayang kamu lagi ngapain" tanya erik
"hmmm aku lagi duduk di balkon kamar sambil menikmati udara sore". jawab nya
"nanti malam aku ada meeting penting"
"iya sayang"
"nanti asisten jefri datang mengatar buket bunga"
amanda menyeritkan dahinya
"ada acara apa, pake acara buket segala" tuturnya
"karena kamu buat aku tiap hari tambah cinta sama kamu"
"ihhhh sayang kamu memang paling bisa gombal"
"aku tidak sedang menggombal sayang aku serius"
"iya iya terima kasih ya sayang, udah sana kamu mandi dulu bentar lagi kan ada meeting kamu bilang"
"iya sayang aku tutup dulu ya miss you"
"miss you to"
Flashback off.
mobil asisten jefri sudah memasuki halaman rumah keluarga Doris asisiten jefri segera turun dan mengentuk pintu rumah amanda
Tok tok tok tok
Amanda yang sudah sedari tadi menunggu kedatangan asisten jefri bergegas membuka pintu
"selamat malam nona, ini kiriman tuan erik untuk nyonya" sambil memberikan buket bunga mawar kepada amanda
"terima kasih ya lain kali gak usah repot-repot pake acara ngantar segala" ucap amanda sambil tersenyum kecil
"tidak masalah nyonya ini sudah tugas saya" ucap asisten jefri hanya tersenyum
setelah itu asisten jefri pamit pulang.
Amanda pun masuk ke dalam rumah sambil tersenyum senang menatap buket bunga di tangannya
"buket dari siapa" tanya daniel
"pengen tau aja deh kakak" canda amanda
"pasti itu dari calon menantu mama ya kan" tanya mama amanda
"mama apaan sih"
"calon menantu???" tanya daniel
"iya sayang calon mantu mama dia erik anaknya teman papa kamu om charles dan tante Marie.
"mama sudah sepakat dengan tante Marie buat jodohin erik dengan amanda tau-tau sekarang mereka juga pacaran jadi mama dan tante Marie gak ribet pake acara jodohin lagi" sambung mama lagi
"cie cie cie adik kakak sekarang sudah besar ya sudah punya pacar lagi" ujar daniel
"iya dong kak emang amanda kayak kakak gak punya pacar sampe sekarang, awas ya nanti amanda langkahin kakak nikah" sahut amanda menjulurkan lidah nya dan pergi berlari ke kamarnya amanda tidak mau kena amuk kakaknya itu
"awas kamu ya sudah berani sekarang mengejek kakak nya sendiri" umpat daniel kesal
"makanya dong kamu cari pacar agar adikmu tidak mengejekmu seperti itu" sambung mama lagi
"mama jika waktu nya sudah tiba daniel juga bakal nikah kok jodoh itu gak bakal kemana" ujar daniel
"iya kamu benar jodoh itu gak bakal kemana tapi kalau tidak dicari tidak bakal datang juga" kesal mama
"mama sabar ya daniel bakal cariin mama menantu yang tepat yang bisa terima daniel apa adanya dan sayang sama keluarga kita daniel gak mau salah pilih orang daniel juga tidak mau milih wanita yang hanya mengiinkan harta kita daniel mau Wanita itu tulus sayang dan cinta sama daniel dan sampe detik ini daniel belum mendapati wanita seperti yang daniel inginkan mama sabar dulu ya" jelas daniel
"terserah kamu mama hanya bisa dukung kamu dan doain kamu selalu bahagia" ucap mama
"terima kasih ya mama , mama paling bisa ngertiin daniel. daniel sayang mama" ucap daniel sambil memeluk mama anna dengan sayang
#
"he penguntit keluar kamu" ujar asisten jefri
"apaan sih kamu nuduh aku penguntit emang kamu punya bukti" ujar si penguntit
"kalau kamu gak penguntit ngapain kamu bersembunyi di balik pohon itu" ujar asisten jefri
"aku hanyaaaa..." ujar si penguntit terbata-bata
"dasar perempuan gak benar, sayang banget cantik tapi gak benar" lanjut asisten jefri memotong ucapan si penguntit
Tika terdiam sejenak setelah asisten jefri memuji sekaligus menghina nya
"emang kamu sudah merasa paling benar?" tanya tika
"pastinya lebih benar dari kamu" lanjut asisten jefri
Tika melontarkan mata singa nya . wanita itu tidak dapat menerima kata-kata yang dilontarkan asisten jefri
"ada ya orang baik mengaku dirinya baik?" tanya tika
"ada, ini aku" tunjuk asisten jefri
"sekarang kamu pergi jangan pernah menggangu nona amanda" pinta asisten jefri
Tika berjalan menjauh dari rumah amanda asisten Jefri yang memastikan tika pulang setelah menunggu beberapa saat mobil tika tidak juga melaju
asisten jefri melihat tika berjalan keluar dari mobilnya. wanita itu tampak bertambah kesal asisten jefri juga ikut keluar dari mobilnya untuk menghampiri tika
"mobil kamu kenapa?" tanya asisten jefri tanpa basa-basi
"mogok" jawab tika singkat
"pasti cuman akal-akalan kamu doang kan" balas asisten jefri
"astaga saya lagi tidak mau akting untuk saat ini" lanjut tika berkata jujur
Akhirnya asisten jefri menawarkan untuk Memperbaiki mobilnya awalnya tika menolaknya tetapi asisten jefri meyakinkan tika akhirnya tika menerima tawaran asisten jefri. tidak ada Percakapan diantara mereka
asisten jefri sibuk memperbaiki mobil tika sedangkan tika mengamati nya.
"apa yang kamu ketahui tentang erik dan amanda" tanya tika memecah kecanggungan diantara mereka
"saya tidak tau banyak tentang mereka tetapi saya tau satu hal tentang mereka" jawab asisten jefri
"apa itu" tanya tika lagi
"tuan erik sangat mencintai nyonya amanda" ucap nya polos tanpa berdosa
"heh kau mau aku memotong lidahmu itu kamu berencana membuat aku cemburu dengan mengatakan kalau erik mencintai amanda" tutur tika kesal
"heii nona bukannya anda sendiri yang bertanya apa yang saya ketahui tentang mereka saya jawab tidak tau banyak tapi saya hanya tau tuan erik sangat mencintai nyonya amanda terus mengapa anda ingin memotong lidah saya salah saya dimana" ujar asisten jefri santai
"karna kamu ingin membuat saya cemburu kamu kan tau kalau saya sangat mencintai erik" sambung tika
"saya tidak berminat untuk membuat saya anda cemburu dan asal anda tau tuan erik tidak mencintai anda lagi jadi berhentilah untuk menggangu hubungan mereka
"tapi saya mencintai erik"
"anda hanya terobsesi kepada tuan erik dan masalah cinta anda hanya mencintai hartanya dan tergila-gila dengan gelar nyonya erik hara louis" ucap asistenJefri skatmat
Tika yang mendengar itu hanya diam dan mencerna kembali kata-kata asisten Jefri
"mobil anda sudah selesai saya permisi dulu" sambung asisten Jefri
Asisten Jefri berjalan menuju mobilnya
"berhenti" ucap tika
"ada apa lagi" tanya asisten Jefri menoleh
"ini untukmu" ujar tika sambil memberikan 3 lembar uang
"saya menolong anda iklas" ucap asisten Jefri meninggalkan tika
"dasar cowok aneh" umpat tika kesal dan berjalan ke mobilnya dan pergi.
#
jangan lupa like dan coment ya
jangan lupa juga follow ig author @santaktr