The Fate Of Love

The Fate Of Love
10



Β 


Sesampainya di restoran Tetsuya's, amanda dan amelia pun memasuki restoran. Amanda mencari keberadaan erik dan manda melihat pria yang tidak asing bagi dia yang belakangan ini menjadi pengisi hati nya pria yang begitu tampan yang duduk sambil menatap dan tersenyum ke arah amanda.


Β 


amanda yang melihat itu hanya bisa tersenyum melihat kelakuan erik. Amanda pun duduk di meja yang erik tempati sambil menarik tangan amelia yang sibuk dengan ponselnya tanpa menatap sekeliling nya.


"Amanda tangan aku bisa patah kalah kamu tarik terus seperti it...


ucapan nya pun terputus pas melihat erik, mata yang sedari tadi menatap ponselnya kini menatap erik dengan kagum"


"Iya ampun pria ini cakap banget, mimpi apaan sih aku semalam kok bisa aku ketemu denga pria ganteng di dunia nyata gini, mimpi gak sih aku" sambil terus memandangi erik.


"Amel, mel. ucap amanda sambil menepuk jidat Amelia


"Iya man, aduuuuhhh kamu apaan sih sakit tau" sambil terus memegangi jidat nya


ternyata aku gak mimpi batin amelia.


"kamu sih asik melamun aja. nih erik abang kelas kita sewaktu masih sd setelah kita masuk smp di pindah keluar kota" ucap amanda kepada amelia.


"masa sih ini erik abang kelas kita sewaktu sd, erik itu dulu kan pake kacamata" ucap amelia sambil terus menatap erik


"iya ampun mel kamu kok kuno gini ya namanya juga sekarang udah zaman modern ya wajar lah erik sekarang juga sudah berubah"


"Saya aja masih kenal kamu, kamu kan dulu tuh sering gangguin anak orang sampe dia nangis" ucap erik yang sedari tadi hanya diam


"ooooo iya iya kamu kak erik yang sering bawaain amanda bekal sarapan kan, yah buset deh kakak makin makin aja"


"iya itu kamu ingat. selain suka menjahili anak orang ternyata kamu ahli juga menggoda anak orang" ucap erik. mereka bertiga pun tertawa mendengar ucapan erik


"iya sudah sekarang kamu kan udah ingat kita sambung cerita sambil makan ya aku udah laper" ucap amanda


"iya sudah, aku panggilin waitersnya dulu ya"


sambil melambaikan tangannya memanggil waiters yang ada di restoran itu


"Ada yang bisa saya bantu tuan" ucap waiters restoran ramah kepada erik


"Saya mau lihat menu nya" ucap erik


"ini tuan , silahkan" sambil memberikan buku menu kepada erik.


"Saya pesan sobo dan kakigori ya" dan memberikan buku menu kepada amanda


"saya pesan ramen dan matcho smoethie kamu mel ? sambil menatap amelia


"aku samaan deh sama kamu aja"ucap amelia sambil menatap ponselnya.


"Ok nyonya, saya permisi dulu" sambil membungkukan sedikit badan nya.


Tetsuya's adalah restoran mewah di sydney yang menghidangkan makanan khas jepang jadi tidak salah jika menu nya adalah makanan khas jepang.


"Jadi kalian ini kuliah di tempat yang sama" tanya erik menatap kedua wanita yang duduk di hadapannya.


Amelia yang tadi menatap ponselnya kini berganti menatap erik


"jangankan tempat kuliah, kelas dan mata kuliah pun sama" jawab amelia


amanda hanya menggeleng-gelengkan kepala nya menatap Amelia.


"kakak sekarang kerja atau masih kuliah" tanya amelia


"aku sekarang bekerja di perusahaan papa, setelah lulus kuliah aku lansung bekerja" jawab erik


"hebat dong"


15 menit kemudian pesanan mereka datang dan mereka menikmati nya.


"Jadi ini yang mau kamu kenalin sama aku " ucap amelia di sela-sela mereka menyantap hidangan yang ada.


"Iya mel aku jugamau bilang kalau aku sama kak erik ini sudah berpacaran"


uhuk uhuk uhuk


"iya ampun mel kamu minum dulu deh" ucap amanda kepada amelia sambil memberikan matcho smoethie milik amelia. Amelia lansung menyeruput tehnya. erik hanya menatap amanda dan amelia sedikit tersenyum di bibir nya.


"kamu pacaraan sama kak erik dan kamu baru bilang sekarang sama aku , kamu itu anggap aku apaan sih man, aku ini sahabat kamu udah lama banget tapi kamu tertutup sama aku padahal aku selalu ada buat kamu" ujar amelia panjang kali lebar sambil menatap tajam amanda.


"Amelia kamu itu bawel amat udah bawel lebay juga, aku belum ceritain kejadian nya tapi kamu udah ambil keputusan aja" ucap amanda ketus.


"Abis kamu sih gak bilang sama aku" gak kalah ketus nya


"Jadi gini aku sama kak erik itu pacaran belum lama paling seminggu, tapi kenal nya memang sudah lama, tapi karena kak erik dulu kuliah nya di luar negri dan bekerja jadi dia sibuk dan kami gak pernah jumpa semenjak papa aku ninggal. 2 minggu yang lewat mama aku sama mama erik ada janjian gitu buat bertemu dan makan siang bareng jadi disitu kita jumpa setelah sekian lama" ujar amanda menatap amelia bergantian dengan erik


erik hanya tersenyum melihat pengakuan amanda kepada amelia


" jadi kamu belum lama pacaran sama kak erik" ucap amel cengengesan.


"iya, jadi sebelum kamu tau kebenaran nya jangan kamu lansung ambil keputusan nuduh sembarangan" ketus amanda


"Iya deh iya aku minta maaf, jadi cerita nga kamu traktir mau ngerayain hari jadi kalian berdua" ucap amelia


Amanda dan erik mengangguk kata setuju.


"Ok deh jadi aku boleh nambah dong" ujar amelia


Tawa mereka pun pecah


setelah makan malam selesai mereka pun pulang dan bergegas ke parkiran.


"Kamu gak bawa mobil?" ucap erik kepada amanda


"Tidak, aku tadi bareng nya sama Amelia" ujar amanda


"kamu aku anterin ya" ucap erik


"Tidak usah kak kan tadi aku bareng nya sama Amelia kan gak enak sama amel nya" ujar amanda


"aku gak papa kok man kamu bareng sama kak erik aja pulang nya aku gak papa kok sendiri lagian kita kan beda arah" ucap amelia seakan tau keinginan dua orang yang lagi kaasmaraan ini.


"kamu gak papa kan mel" tanya amanda karena tidak enak kepada amelia


"kamu lebay banget sih aku gak papa kamu pulang sono, awas kalian berdua ya. awas ada setan" ucap amelia sambil tertawa lepas


erik hanya tersenyum tipis mendengar ucapan amelia..


"Iya sudah aku duluan ya" ujar amanda


"Iya kamu hati-hati ya, makasih juga ya kak udah traktirin aku makan" ucap amelia.


"It's oke, kami duluan ya kamu hati-hati" ucap erik sambil berjalan menuju mobil nya


erik membukakan pintu mobil nya dan menyuruh Amanda masuk ke dalam


"silahkan masuk tuan putri"


"Kamu ada-ada sih kak" ucap amanda sambil masuk ke dalam mobil erik.


erik menutup kembali pintu mobil nya dan ia segera masuk ke dalam mobil.


erik tampak melajukan mobil nya dengan kecepatan sedang dan fokus menyetir dan menatap ka depan.


Amanda juga tampak melihat ke arah luar jendela. dan tiba-tiba erik memegang tangan amanda, amanda terkejut melihat tingkah erik


"Makasih ya man" ucap erik


"Buat apa" ucap erik


"karena kamu sudah menerima kelebihan dan kekurangan aku" menatap amanda sesekali dan lansung fokus meyetir.


"sama-sama kak" ucap amanda


"aku bakal janji sama kamu aku gak bakal ngecewain kamu aku bakal janji buat bahagian kamu terus"


"Iya kak aku percaya kok sama kamu"


"makasih ya man untuk kepercayaan kamu"


Tiba-tiba erik memberhentikan mobilnya di salah satu toko bunga.


"kok berhenti sih" ucap amanda


"kamu tunggu disini aku gak bakal lama" ucap erik.


"iya" ucap amanda. amanda terus memandangi erik yang tampak sedang berbicara kepada penjaga toko itu dan tidak lama sipenjaga toko memberikan sebuket bunga mawar merah kepada erik. dan segera erik pergi dari toko itu menuju mobil nya.


"Ini buat kamu, Sebagai tanda ucapan terima kasih dan kepercayaan kamu sama aku" ucap erik sambil menatap dan memberikan buket bunga mawar merah kepada amanda.


"kamu romantis banget sih terima kasih ya " sambil menerima buket mawah merah dan terlihat malu dan wajah nya terlihat sudah sangat merah seperti kerang rebus


"iya sayang" ucap erik tiba-tiba erik juga tidak tau mendapat keberanian dari mana saat erik mengucapkan kata-kata itu kepada amanda.


"Iya sudah ayok pulang nanti mama cemas karena jam begini aku belum pulang" ucap amanda.


erik pun melanjukan mobil nya


sekitaran 30 menit mobil erik tampak memasuki pekarangan rumah mewah milik keluarga Doris.


amanda pun segera membuka sabuk pengaman nya


"kamu gak mampir dulu" ucap amanda


"lain kali aja sudah larut malam juga besok pagi juga aku ke kantor titip salam aja buat buat tante sama maria" ucap erik


"iya sudah aku turun dulu ya kamu hati-hati" ucap amanda sambil membuka pintu mobil erik dan tiba-tiba tangan amanda ditahan oleh erik.


"ada apa kak" ucap amanda sambil menoleh ke arah erik tanpa aba-aba erik lansung mencium kening amanda.


good night sayang


amanda hanya bisa menatap erik dengan wajah nya yang sudah merah


"i...ya kak" ucap amanda terbata-bata erik hanya bisa tersenyum melihat tingkah amanda. akhirnya erik melajukan mobil nya dan meninggalkan rumah megah kediaman Doris.


Jangan lupa like dan koment ya readers


jangan lupa juga klik tombol favorite nya biar tidak ketinggalan cerita nya


happy reading😍😍😍😍😍😍😍