
Sesampainya di mall erik mengajak amanda masuk ke sebuah toko perhiasaan yang sangat mewah erik melihat-lihat kalung sambil memasangkanya di leher amanda, amanda hanya menatap kagum kalung yang dipakaikan erik kepadanya
"kamu suka yang mana" tanya erik
"Apakah kita akan membelinya" tanya amanda heran
"Tentu saja, untuk apa aku ajak kamu kesini kalau bukan untuk membelinya" jawab erik
"Tapi ini berlebihan" jawab amanda
"man dengar aku ya aku lakuin ini untuk Menjalankan tugas aku buat bahagiain kamu"
sambil memegang tangan amanda
"kak ini semua sudah lebih dari cukup aku udah sangat bahagia" ucap amanda
"Aku tidak mau tau, kamu harus memilihnya kalau kamu tidak mau biar aku yang pilih kan miss berikan kepadaku kalung yang terbaik di toko ini"
"ini tuan" sambil memberikan kotak merah kepada erik
"saya ambil ini miss"
"Baik tuan"
Setelah membeli kalung erik mengajak amanda untuk pergi menonton
"Bagaimana kalau kita pergi menonton"
"Boleh ide yang bagus aku sudah lama tidak pergi menonton" jawab amanda menatap erik senang
Erik memperat genggaman tangannya pada amanda dan melanjutkan bicaranya
"sama siapa kamu pergi"
"Bareng amelia dan james
Erik menghentikan langkahnya dan menarik amanda sehingga tubuh mereka menempel erik melingkarkan tangannya di pinggang amanda
"Siapa james?"
"James adalah sahabat aku dikampus dia orangnya baik"
"Sahabat? setauku sahabatmu hanya ada satu yaitu amelia
"Ia kami tidak seakrab itu"
"Apakah dia menyukaimu?"
Amanda menganggukkan kepalanya
"Aku tidak tau dia menyukaiku atau tidak aku hanga menganggap dia hanya sebatas teman". jawab amanda
Mendengar jawaban amanda erik melepaskan rangkulannya ia berjalan meninggalkan amanda ia tidak tau Kenapa ia sangat cemburu mendengar jawaban amanda melihat tingkah erik Amanda berlari menyusul erik. Erik hanya diam tanpa sedikit pun melirik amanda
"Kamu kenapa" tanya amanda heran
Tidak ada jawaban dari mulut erik melihat erik yang diam amanda mendahului langkah erik kemudian berhenti tepat di depan erik. lengkah erik terhenti karena terhalang oleh amanda. ia menatap tajam amanda dan amanda menatap balik erik.
CUP...!
Tiba-tiba amanda mengecup bibir erik, erik sangat terkejut mendapat ciuman dari amanda pasalnya erik juga belum pernah untuk memulainya duluan ini bahkan dia mengecup bibir erik apalagi di tempat umum seperti itu. ia melihat orang-orang yang berjalan dekat mereka tersenyum melihat ulah amanda.
Sadar dengan apa yang barusan dilakukannya amanda menyembunyikan wajahnya di lengan erik. erik menatap amanda ia tersenyum tipis melihat tingkah lucu amanda seperti anak-anak ketahuan mencuri sesuatu. amanda pun heran karen ia berani berbuat senekat itu. bagaimana kalau erik menganggap ia murahan. sehingga ia tidak berani menatap erik.
Erik melanjutkan langkahnya dan amanda berjalan Di sampingnya masih menundukkan kepalanya kemudian erik mendekatkan bibirnya ke telinga amanda
"kamu nakal sekali aku akan membalasnya awas kamu ya" bisik erik
Wajah amanda semakin terasa panas mendengar ucapan erik barusan erik menggenggam tangan amanda menuju lift
Erik dan amanda naik lift ke lantai lima mall karena mereka akan menonton disana. tiba di luar bioskop amanda melihat orang lumayan ramai.
"Kamu tunggu disini ya aku mau beli tiket dulu"
"kalau begitu aku ke toilet dulu" ucap amanda
"Baiklah" jawab erik melangkah meninggalkan amanda
Amanda berjalan menuju toilet tiba-tiba ia menghentikan langkahnya ia mendengar ada yang memanggil namanya ia sangat terkejut ternyata yang memanggil nya adalah james ia hanya diam
"kamu lagi ngapain kesini man" tanya james
"Ya lagi nonton lah masak ia aku kesini buat jemur pakaian" jawab amanda
kamu pasti kesini bareng pacar kamu ya? amanda kembali bertanya
"Bukan aku kesini sama sepupu aku karena film favorit nya lagi tayang, kamu kesini sama siapa? tanya james
"aaaa.. sama amelia ia aku kesini sama amelia dia lagi beli tiket" jawab amanda berbohong
"ooo kamu sama si beruk kalau tau begitu kan kita bisa bareng kan jadinya aku ada teman" jelas james
"Kak ini siapa?"
"kenalin ini amanda teman di kampus kakak"
Amanda menyapa gadis berwajah cantik itu
"aku amanda kamu siapa" tanya amanda
"Aku sofia kak" sambil bersalaman dengan amanda
"wajah kakak kok tidak asing ya apakah kita pernah bertemu" tanya sofia balik
"Amanda ini seorang model produk kecantikan terkenal di kota ini jadi maklum wajahnya terlalu familiar" jawab james
"oh sofia ingat kakak yang membintangi produk parfum yang terbaru itu kan"
Amanda hanya mengangguk tanda mengiyakan ucapan sofia
"Senang banget ketemu sama kakak, kakak cantik banget" sambil memeluk amanda
"Terima kasih sofia" membalas pelukan sofia
"Ya sudah man kami duluan ya" lanjut james
"Ok Dah james...!
"Dah kakak! balas sofia sambil melambaikan tangannya
Amanda pun membalas lambaian tangan sofia
Setelah james menghilang dari pandangannya amanda membuang nafas lega lalu ia melanjutkan langkahnya menuju toilet.
Ternyata tanpa disadari oleh amanda erik melihat amanda berbicara dengan seorang lelaki seumuran dengan amanda yang tadi nya tidak ia kenali tetapi ia sekarang tau kalau itu adalah james ia tau pada saat amanda menyebut nama lelaki di hadapannya itu. erik hanya memandang mereka dari kejahuan erik sangat cemburu melihat kedekatan amanda dengan james
Amanda terkejut ketika keluar dari toilet ternyata erik sudah menunggunya di luar. amanda melihat kedua tangan erik sudah menenteng makanan dan minuman untuk mereka menonton nanti amanda dengan senyuman manisnya mendekat pada erik lalu mengambil salah satu tentengan di tangan erik.
"Gak usah biar aku aja" tolak erik
"ayo kita masuk nanti filmnya keburu dimulai"
"Erik memindahkan makanan yang di pegangannya pada satu tangan tangan yang satunya memegang tangan amanda
Mereka masuk tepat film akan dimulai di putar amanda heran melihat petugas bioskop mengantarkan mereka ke bangku yang sudah di pesan erik.
Mereka duduk di bangku yang terpisah dengan penonton lain amanda menatap heran pada erik, erik yang menyadari itu hanya bersikap acuh sambil memakan popcorn...
"Apakah ini juga sama dengan kejadian di restoran tadi"?
Erik menatap amanda sekilas lalu kembali melanjutkan tontonan nya.
"besok kalau seperti ini kita tidak usah nonton di bioskop lagi, lebih baik nonton di rumah saja karena tidak ada bedanya" ancam amanda
Mendengar ancaman amanda akhirnya erik buka mulut juga ia meletakkan minuman dan popcorn nya di kursi yang sebelahnya yang kosong
"Aku gak suka melihat kamu duduk dengan orang lain" sambil memegang tangan amanda
"Tapi kamu gak usah memborong tiga deretan bangku ini juga, cukup kosongkan satu atau dua bangku di sebelahku" ucap amanda sambil memegang wajah amanda.
"Baiklah"
"Terima kasih" ucap amanda sambil membelai lembut wajah erik.
Sepanjang film berlangsung erik hanya sibuk memandang wajah amanda yang sedang asik menonton, sesekali erik menyuapi amanda dengan popcorn amanda hanya tersenyum dan memandang wajah erik sekilas dan melanjutkan tontonan nya
Erik terkejut melihat amanda menyenderkan kepalanya di dadanya. ia belum pernah melihat amanda bersikap manja kepadanya erik sangat suka melihat tingkah manja amanda kepadanya, ia mengusap-usap rambut amanada
ia merasa banyak berubah pada dirinya semenjak berpacaraan dengan amanda mungkin karena sikap kesederhanaan amanda dan ketulusan yang dimilikinya
beda dengan wanita yang dikenalnya selama ini yang cenderung memiliki sifat genit, penggoda dan manja yang dibuat-buat sungguh membuat erik jijik itu sebabnya dia tidak pernah tertarik dengan wanita lain selain amanda.
ketika erik mencium pucuk kepala amanda
amanda menengadahkan wajahnya menatap erik, sesaat mereka bertatapan
Erik mencium bibir amanda lembut entah mendapat keberanian dari mana tanpa disadarinya amanda membalas ciuman erik akhirnya mereka larut dalam ciuman yang panjang dan memabukkan
Erik melepas ciuman mereka dan berbisik kepada amanda
"Kita impas" sambil tersenyum manis
Amanda mencubit pinggang erik dengan wajah yang sangat Merona
#
Haiiiiii readrs dengan lupa like dan komen ya
salam buat kalianππππππ