
Amanda POV
Kini waktu telah menunjukkan pukul 2:30 sementara kini aku tengah mempersiapkan barang-barang untuk pergi ke beach. kalian tau kan kalau jadi perempuan itu harus banyak banget barang-barang yang di bawa nya.
Saat aku sibuk membereskan baju dan barang lainnya ke dalam koper kecil tiba-tiba maria masuk ke kamar dengan tiba-tiba
"kak buruan napa " sambil berdiri di depanku
"bentar napa sih" sinisku aku heran sama adikku satu ini yang gak tau sopan santun banget masuk kamar tanpa izin
"iya udah buruan, udah ditunggu tuh di bawah"
kini aku telah selesai membereskan barang-barang akupun turun dari kamar kini aku hanya menggunakan baju kaos berwarna putih dan bawahannya aku menggunakan rok jeans tidak lupa aku memakai topi di atas kepalaku
setelah aku turun ternyata benar saja disana sudah ada erik, amelia,asisten jefri dan 3 orang pria dan seorang wanita yang tidak aku kenal
"yuk berangkat" ujarku.
"akhirnya yang ditunggu datang juga" ucap amelia sinis
"man kenalin ini teman-temanku" ucap erik
"Saya kevin"
"saya ian"
"saya toni".
"saya sonya"
"Saya amanda" senang bertemu dengan kalian saya harap kita bisa berteman dengan baik.
Setelah izin kepada mama akhirnya kami bergegas berangkat ke bandara karena penerbangan kami pukul 04 sore.
Aku masuk ke dalam mobil erik yang ditempati olehku, erik, asisten jefri, dan amelia
sementara di mobil yang satu lagi ditempati oleh kevin,ian,toni,dan sonya.
Tak menunggu lama mereka semua sudah sampai di bandara dan check in.
di dalam pesawat mereka tampak tidak banyak bicara. setelah memakan waktu kurang lebih 1 jam 35 menit mereka telah sampai bandara marbour.
Tidak butuh waktu lama setelah dari bandara dua orang menjemput mereka menggunakan mobil mewah sekitar 40 menit mereka sampai juga di pantai yang sangat bagus,indah dan bisa menghilangkan semua hal yang membuat penat pikiran selama ini. udara yang sangat fresh.
"man kamu sekamar sama amelia dan sonya juga ya" ucap erik kepada amanda
"iya gak papa kok" ucap amanda
"kalau begitu aku istirahat dulu ya sampai ketemu nanti" ucap erik sambil membawa kopernya dan koper amanda dan diikuti amanda disampingnya.
"kamar aku ada di sebelah kamar kamu kalau kamu butuh apa-apa panggilin aku ya" ucap erik kepada amanda
"iya bawel"
Di dalam kamar amanda terdapat 3 ranjang, lemari, tv, meja rias, dan kamar mandi
Amanda merebahkan tubuhnya di kasur empuk itu diikuti dengan amelia dan sonya mereka tampak kelelahan.
#
Malam ini erik sudah menyiapkan sebuah kejutan untuk amanda untuk melakukan dinner romantis sekalian menikmati suasana keindahan pulau ini di malam hari tentunya di bantu oleh sahabatnya.
Amanda yang sudah menggunakan gaun putih nya yang menjulang kebawah dengan rambut yang dibiarkan terurai dan ditiup angin hingga berantakan malah semakin membuat daya tarik tersendiri untuk membuat penampilan amanda yang sederhana seperti itu malah kelihatan begitu natural dan memikat
mereka semua berjalan ditempat dinner yang sudah dipersiapkan oleh erik dan sahabatnya dengan hanya mengandalkan cahaya lilin di tepi pantai saja mampu membuat suasana saat ini sangat terasa romantis.
"Ini semua kamu yang sudah menyiapkan nya sayang" tanya amanda sambil mengamati sekitarnya dengan perasaan takjub dan terpukau.
erik mengangguk dengan cepat "kam suka"?
"Suka banget sayang" ucap amanda
"aku bahagia kalau kamu menyukainya sayang" ucap erik sambil mencium pucuk tangan amanda
"Hm hm..... hm hm" ucap ian
yang sontak sja lansung membuat erik dan amanda menyadari kalau disini tidak hanya ada mereka berdua saja.
"maaf ian kami berdua telah terbawa suasana" ucap erik sambil tersenyum
"iya gua mengerti kok bro" ucap ian
Teman-teman erik merasa bahagia melihat erik telah menemukan kembali tambatan hati nya.
"bagaimana kalau sekarang kita pesan makanan nya" ucap erik
"Setuju" ucap mereka serentak
"hahahaha kalian selalu kompak jika soal makanan" tambahnya
setelah selesai makan dan merasa kenyang erik melanjutkan kembali kejutan yang ingin ia berikan untuk amanda
Erik menepuk kedua tangan nya untuk memberikan kode kepada pelayan
"apa yang kamu lakukan" tanya amanda dengan ekspresi bingungnya saat ini
Erik hanya diam tidak menjawab pertanyaan amanda, amanda tampak semakin kebingungan
Tiba-tiba 2 pelayan membawa biola mendekati meja mereka dan mulai memainkan biolanya dengan sangat lihai membuat suasana menjadi tambah romantis.
Erik segera menarik tangan amanda dan mulai berdansa.
"Apa yang kamu lakukan sayang" ucap amanda
"mari kita berdansa" ucap nya
"aku tidak bisa berdansa"
"kamu ikuti aku nanti kamu akan terbiasa" ucap erik sambil memegang pinggang amanda sambil menatap nya penuh cinta sedangkan Amanda tertunduk malu sambil tangannya memang dada erik
"hey sayang tatap aku" sambung erik
"aku sangat malu mereka semua menatap kita" jawab amanda
"Tidak perlu seperti itu ayo lihat aku jangan malu"
Dengan berat hati amanda menatap erik dan mereka semua larut dalam iringan biola itu.
#
Jangan lupa like dan komen ya
happy readingππππππ