The Fate Of Love

The Fate Of Love
19



Hari ini rencananya mereka semua menyusurui keindahan yang dimiliki pantai cottesloe. cottesloe beach telah menjadi destinasi liburan favorit bagi penduduk lokal maupun asing selama 100 tahun lebih.


Dengan pasir putih bersih sepanjang lebih dari kilometer. cottesloe beach adalah salah satu tempat paling popular untuk berenang, bersnorkel, dan berselancar. Generasi-generasi penduduk Australia Barat menghabiskan musim panas dengan menyelami lautan.


Amanda sudah siap sedari tadi dan dia sedang menunggu erik untuk untuk pergi. akan tetapi entah mengapa erik tak kunjung keluar amanda sudah sangat resah lalu akhirnya memutuskan untuk masuk ke dalam kamar erik.


"sayang......" panggil Amanda


"Dimana sih sayang?" ucap amanda sambil berjalan untuk mencari keberadaan erik.


Lalu Amanda melihat pintu kamar mandi yang masih tertutup dengan rapat.


Amanda mengetuk pintu kamar mandinya


"sayang kamu masih belum selesai mandi nya yah?" tanya amanda


"Iya sayang, sebentar lagi aku akan keluar" jawab erik dari dalam kamar mandi


"Jangan terlalu lama ya sayang aku sudah lapar" ucap amanda setelah itu ia pergi meninggalkan erik


Tak lama erik sudah siap dan kini mereka sudah berada di restoran untuk Sarapaan


"Sayang" panggil Amanda


"Ya sayang" ucap erik


"setelah ini kita mau kemana" tanya amanda kembali


"hm hari ini kita mau keliling untuk menyusuri semua tempat wisata nya" ucap erik yang di dengarkan semuanya


"Ok"


"Kalau begitu gimana kalau kita jalan sekarang saja" ucap erik sambil memegang tangan amanda


"Ide yang bagus" ucap mereka serentak


Mereka semua akhirnya memutuskan untuk menyusuri semua tempat yang ada disana. tidak lupa selalu saja mereka mengabadikan setiap momentnya secara berganti-gantian.


Sepanjang perjalanan erik terus bersikap manja kepada amanda. erik selalu saja merangkul amanda dengan sangat eratnya lalu menyenderkan kepalanya tepat di bahu amanda.


"sayang kamu tau gak, aku bahagia banget bisa berdua seperti ini sama kamu" ucap erik


"oh iya?" ucap amanda


"iya sayang"


Mereka semua menaiki kapal feri menuju Rottenest island atau warga setempat menyebutnya Rotto yang banyak memiliki pantai dan teluk. sesampainya disana mereka menyewa sepeda untuk menyusuri keindahan pantai.


"Sayang" ucap erik sambil memperhatikan amanda yang mengayuh sepedanya


"disana banyak sekali menjual baju couple ayuk kita melihatnya" sambil menujuk ke salah satu kedai di pantai itu


"ayuk" ucap amanda


Mereka menepikan sepedanya dan masuk ke dalam kedai itu. Amanda dan erik sibuk memilih barang yang mereka beli.


amanda dan erik membeli kemeja pantai couple, baju kaos couple, topi pantai, kacamata dan masih banyak lagi.


mereka tampak serasi dengan memakai baju kemeja pantai itu


setelah itu mereka kembali mengunjungi tempat wisata disana mereka dapat melihat aneka ragam spesies burung liar dan kuaka,hewan berkantung asli pulau ini. Amanda dan erik tampak berlari berkejar-kejaran.


Dari kejauhan asisten jefri dan amelia yang duduk bersebelahan yang tanpa sengaja menyaksikan kemesraan mereka hanya tersenyum bahagia.


"mereka berdua happy banget ya" ucap amelia tanpa sadar berbicara kepada asisten jefri sambil terus melihat erik dan Amanda


"iya.... serasa pulau ini hanya ada mereka berdua saja kan? jujur aku iri sekalian tidak tahan untuk terus menerus menyaksikan kemesraan mereka" ucap asisten jefri.


"oh iya? kenapa begitu?" tanya amelia.


"aku sendiri juga tidak tau mungkin karena kita hanya dijadikan penonton setia kali ya? ucap asisten jefri


"aku bermimpi semoga aku bisa dicintai laki-laki seperti erik yang sangat tulus mencintai Amanda dan sebaliknya mereka sangat serasi" ucap amelia


Spontan mereka lansung tersadar


"maaf aku jadi curhat" sambung amelia


"Gak papa kok aku bisa jadi teman kamu kalau kamu mau" ucap jefri


Amelia menatap ke arah jefri spontan mereka lansung saja tertawa lepas


Deg Deg deg


perasaan jefri bergemuruh


"Perasaan apa ini? kenapa perasaan ini kembali sudah sangat lama aku tidak merasakannya dia terlalu manis jika tertawa seperti itu Ya Tuhan ada apa denganku" batin Jafri.


"Kamu kenapa" tanya amelia


"Tidak apa-apa. kamu setuju kan kalau kita berteman" tanya jefri sambil memberikan tanganya sebagai tanda setuju


"iya aku setuju" ucap amelia sambil menerima uluran tangan jefri.


#


Happy reading readrs😍😍😍😍😍😍😍