
Pagi-pagi asisten jefri lansung buru-buru masuk ke dalam ruangan direktur utama untuk menyampaikan jadwal tuan mudanya itu.
"Selamat pagi tuan"
Erik menoleh seketika mendengar suara dari asisten jefri.
"hmm, apa aja jadwalku hari ini?"
"Nanti siang tuan ada meeting kembali dengan perusahaan yang ada di singapura"
"Sudah kau atur semua denga baik"
"sudah tuan"
"bagus"
"seterusnya tuan akan menghadiri acara ulang tahun perusahaan tv keluarga Alberto"
"Baiklah, sekarang kau pesankan aku Sarapaan"
"baik tuan" sambil pergi daru ruangan tuannya itu
Erik meraih ponselnya di atas meja kerjanya dan menelpon amanda.
"Selamat pagi tuan putri" ucap erik
"selamat pagi juga sayang ehh kak maksudnya" ucap amanda dari seberang sana
"coba kamu ulangi kata-kata kamu barusan"
"kak" jawab amelia
"sebelum itu"
"selamat pagi juga"
"setelah itu"
amanda tersenyum "sayang"
"iyap aku mau kamu memanggil aku dengan sebutan itu" pinta erik
"hmmm" jawab amanda
"Aku ganggu kamu gak" tanya erik
"enggak kok" jawabnya
"malam ini kamu ada acara tidak" tanya erik lagi
"Tidak ada, emang kenapa?" tanya amanda balik
"nanti aku ada acara nghadiri ulang tahun perusahaan rekan bisnisku kamu ikut ya"
"Hm boleh"
"Terima kasih sayang aku tutup dulu ya teleponnya. semangat pejuang skripsi"
"iya iya sayang"
Erik kembali meletakkan ponselnya dan kembali fokus mennandatangani surat yang sudah menumpuk di atas mejanya.
10 menit kemudian asisten jefri kembali ke ruangan tuannya dengan membawa kantong plastik makananan di tangannya
"Ini Sarapaan yang tuan pesan" ucap nya
Erik menoleh kearah suara menghentikan aktifitasnya dan berjalan menuju sofa yang ada di ruangan itu dan memakan sarapaannya dengan asisten jefri.
sore harinya.
Setelah mandi erik berganti pakaian di dalam kamarnya ia memilih memakai kaos putih dan jas hitam. setelah memakai pakaiannya ia berkaca dulu sebelum keluar dari dalam kamarnya dan ia pun tersenyum puas setelah melihat bayangannya di kaca. οΏΌ
setelah itu ia keluar menuruni anak tangga dengan gagahnya
"apa saya harus menyiapkan makan malam anda tuan" ucap wanita yang berusia 42 tahun yang menjadi pembantu di rumah itu
"Tidak perlu bi saya hari ini keluar jadi kalian makan saja"
"Baik tuan" ucapnya sopan.
Setelah itu ia berjalan keluar apartemennya dan berjalan ke parkiran yang ada di apartemen itu dan masuk ke dalam mobil dan melajukan mobilnya kerumah amanda
Erik tinggal di apartemen elit miliknya, ia hanya pergi ke rumah milik keluarganya jika ibunya ada di australia selebihnya erik tinggal di apartemen miliknya ditemani kedua pembantu nya.
Amanda tampak sibuk di dalan kamarnya ia memilih menggunakan dress selutut dengan lengan panjang berwarna biru bercorak bunga dilengkapi dengan heels berwarna putih.
Ia tidak lupa memoles wajahnya dengan make-up tipis sehingga terlihat natural ia membiarkan rambut panjang nya terurai. amanda sangat cantik dan anggun tidak lupa ia memakai kalung yang dibelikan erik kepadanya. selesai berdandan amanda mematung dirinya di cermin sebentar.
Trinngggggg suara ponsel amanda menandakan notifikasi via whatshaap amanda meraih ponselnya di atas nakas dan membaca pesan dari erik
Myboyπ
"Aku sudah di depan rumah kamu"
amanda berjalan kearah balkon dan melihat ke bawah tampak pria yang ia cintai sedang berdiri di samping mobil hitam metalic nya
Erik yang seperti di perhatikan lansung menoleh ke atas dan melihat amanda
amanda yang memberi kode kepada erik lansung mengerti dan segera masuk ke dalam rumah
Erik menekan tombol bel yang ada di rumah itu
Suara bel yang membuyarkan mama anna yang duduk rapi di atas sofa sambil menonton acara televisi kesangannya
"Biiiii"
"iya nyonya"
"itu di depan ada tamu bibi tolong bukain pintunya "
"baik nyonya".
Bibi membuka pintu dan melihat lelaki tampan yang berdiri dengan gagahnya di balik pintu
"Silahkan masuk tuan" ucap bibi sopan
Erik hanya menganguk pelan
"selamat malam tante" ucap erik sambil berjalan mendekati mama anna dan mencium tangannya
"eh ada erik, rapi banget mau kemana kamu" tanya mama anna
"nghadirin acara ulang tahun perusahaan rekan bisnis tante bareng amanda" jawabnya sopan
"ooo kamu sama amanda, sebentar ya tante suruh bibi biar panggilin amanda"
"tidak usah ma, amanda udah disini kok"
seketika mama dan erik menoleh ke arah suara dan tertegun melihat penampilan amanda
"Kamu sudah siap" tanya erik
"sudah, ayo kita berangkat"
"Ayo" jawab Erik
Setelah berpamitan kepada mama anna erik dan amanda berjalan keluar rumah
sesampainya di depan rumah erik membuka pintu mobilnya dan mempersilahkan amanda masuk setelahnya ia masuk ke dalam mobil dan mulai mengemudikan mobilnya. sepanjang perjalanan mereka tampak banyak diam sesekali amanda melirik erik yang fokus menyetir
Erik dan amanda sampai di sebuah gedung mewah tempat acara berlangsung mereka segera memasuki gedung itu
semua mata melihat ke arah erik dan amanda yang jalan bergandengan.
"Selamat malam tuan, nyonya" ucap asisten jefri yang sedari tadi menunggu tuannya
"kamu kemana saja dasar tidak tepat waktu" ucap erik ketus
Cihhh aku dari tadi sudah menunggumu sekarang kau malah menuduhku tidak tepat waktu dasar kau" maaf tuan saya sudah menunggu anda sedari tadi" ucapnya santai
"terserah kau saja" sambil berjalan meninggalkan asisten jefri. asisten jefri hanya mendengus kesal dan mengikuti tuannya
sampai di dalam gedung erik, amanda dan asisten jefri disambut hangat oleh tuan hendra Alberto pemilik perusahaan tv tersebut.
"Selamat malam dan selamat datang tuan muda" sambil menjabat tangan erik
"Selamat untuk acaramu tuan" ucap erik
Tuan hendra menoleh ke arah asisten jefri dan amanda erik yang mengerti maksudnya lansung mengangkat suara.
"perkenalkan tuan ini sekretaris pribadiku namanya jefri, dan inj amanda kekasihku" ucap erik sambil memperkenalkan
"apakah kita pernah bertemu sebelumnya" tanga hendra kepada amanda
"Ya tuan saya salah satu model nyonya madam"
"saya ingat kamu model yang mengiklankan parfum terbaru itu kan" tanya
Amanda hanya mengangguk
"Selamat ya parfumnya terjual laris" ucapnya kepada amanda
"Terima kasih tuan" ucapnya sopan
Mereka pun duduk di kursi yang masih kosong lalu mengikuti acara nya.
James yang melihat itu merasa sangat sedih dan dadanya sesak hati nya sangat hancur ia selalu berharap amanda menerima cintanya yang sudah bersemu sejak mereka masih duduk di bangku Sma.
James adalah anak dari hendra Alberto.
Amanda dan erik sedang mengikuti acara sambil menyantap jamuan yang disediakan
"Rik aku izin ke toilet ya"
"perlu saya antar" tanya erik
"Tidak usah" jawab amanda dan pergi meninggalkan erik dan asisten jefri
Tiba-tiba seorang wanita yang berpakaian minim yang memperlihatkan lekuk di tubuhnya menghampiri erik wanita yang tidak pernah mau erik lihat di dunia ini
"Hai rik aku rindu banget sama kamu" sambil menggandeng tangan erik
erik yang sangat jijik dengan tingkah wanita itu segera menepis tangannya
"Kamu kok galak" sambil tangannya ingin mengelus pipi mulus erik tetapi sebelum menyentuhnya erik lansung bertindak
"HENTIKAN" ucapnya tegas
"Kamu jangan sesekali menyentuh ku dengan tangan kotormu itu"
"kamu kok seperti itu dulu kamu begitu mencintaiku" ucapnya
"Ya itu adalah kesalahan terbesar di dalam hidupku karena pernah mencintai wanita sebusuk dan murahan sepertimu, semoga Tuhan tidak menghukumku untuk kesalahanku itu" ucap erik penuh penekanan
Wanita itu adalah kartika Yadinotonegoro anak pengusaha di bidang properti yang dulunya sangat erik cintai waktu masih kuliah.
tetapi suatu hari tika mengkhianati erik dengan seorang laki-laki bernama denis yang sahabat erik sendiri.
Erik sangat terpukul dan sedih atas apa yang dia alami itu sejak saat itu dia menjadi dingin terhadap wanita dan tidak pernah berpacaran.
Amanda yang berjalan kembali ke dalam gedung itu melihat erik, dan asisten jefri yang sedang berbicara dengan seorang wanita yang tampaknya amanda mengenali nya.
Amanda berjalan menghampiri erik dan asisten jefri
Wanita itu melihat ke arah amanda yang sekarang berdiri di samping erik
"Siapa wanita ini sepertinya aku mengenali nya " tanya tika kepada erik
"Oooo ini amanda kekasihku dan tentu saja kamu mengenalinya dia model kecantikan di kota ini" ucap erik sambil merangkul amanda
Tika yang mendengar itu seperti tersambar petir di siang bolong.
"Dan sekali lagi saya ingatkan kepadamu jangan pernah kau sesekai menggodaku karena meskipun kau menggodaku aku tidak akan pernah tertarik wanita ular seperti mu" ucap erik penuh penekanan dan meninggalkan tika yang masih menatap erik tidak percaya dan diikuti asisten jefri di belakangan nya
"Tidak ada satupun yang bisa memiliki erik kecuali aku hanya aku hanya tika yang bisa menjadi nyonya Hara Louis hanya aku awas kamu ya ****** sialan akan kuberi kau pelajaran" sambil tersenyum licik
Erik masih menarik tangan amanda menuju parkiran amanda hanya menatap bingung melihat tingkah erik setelah sampai di dalam mobil erik melajukan mobil nya meninggalkan gedung itu
"Siapa wanita itu" tanya Amanda sambil menatap erik yang fokus menyetir.
Tidak ada tanda-tanda jawaban dari erik
"apakah dia pernah menjadi pengisi hari-harimu" tanya amanda kembali kepada erik
Erik yang mendengar itu tiba-tiba menghentikan mobilnya di pinggir jalan
"ya dia dulu pacarku tapi kamu harus percaya sama aku, aku tidak lagi menyukainya aku bahkan membencinya aku hanya mencintai dirimu hanya dirimu amanda" ucap erik sambil memegang wajah mulus Amanda dengan kedua tangannya sambil memejamkan matanya
Amanda hanya diam melihat erik perlahan erik membuka matanya ia melihat wajah amanda yang begitu dekat dengan wajahnya jantung nya berdetak kencang erik perlahan mendekatkan wajahnya dan ******* bibir mungil milik amanda
amanda hanya diam dan tidak ada penolakan darinya
"maaf" ucap erik kepada amanda sambil melepas ciuman itu
tidak jawaban dari Amanda
"kamu percaya kan sama aku, aku tidak akan pernah menghianatimu aku akan selalu menjaga hatiku untukmu kamu harus percaya sama aku" ucap erik
"Iya aku percaya sama kamu, kamu tidak perlu bertingkah seperti itu aku percaya sama kamu" ucap amanda kepada erik
"Terima kasih sayang" sambil memeluk Amanda
"Sama-sama sayang" sambil membalas pelukan erik
Erik kembali melajukan mobilnya dan mengantar Amanda pulang ke rumahnya.
#
helllooooo readers jangan lupa komen, like dan vote ya karya aku
Salam manis buat kalianππππππππππππππ