THE EXTINCTION OF HUMANS

THE EXTINCTION OF HUMANS
BAB 29 . WUJUD BARU



Apa pun yang baru pasti ada yang lama sebab tidak mungkin ada yang di kata kan baru bila tidak ada yang lama, Begitu juga dalam kehidupan ini semua nya sebenar nya tidak ada yang benar-benar baru apa pun itu melainkan pengembangan dan penyempurnaan dari yang lama menjadi lebih baik atau memiliki kelebihan dari yang semula, Apakah pernah kalian pikir kan hal itu kawan.


Begitu juga kali ini dengan hadir nya Teresa dan Jemes yang memiliki tubuh baru setelah terjadi ledakan yang mereka alami beberapa waktu lalu dan kini mereka berdua harus mampu beradaptasi dengan tubuh baru mereka yang baru saja mengalami pembedahan malam itu, Sedangkan pembedahan tersebut tanpa pengawasan dari Stevani sebagai pemrogram tubuh baru Teresa dan wajah Jemes, Lalu apa yang di alami oleh Teresa dan Jemes setelah pembedahan itu berlangsung tanpa pengawasan dari Stevani, Mari kita tilik bersama kisah mereka selanjut nya.


Malam itu Stevani cukup di buat terkejut saat membuka pintu ruang kerja nya sebab saat itu Stevani melihat Teresa sedang duduk di sisi ranjang nya dan tubuh nya sudah berubah menjadi manusia setengah robot, Begitu juga dengan Jemes yang seperti nya bingung saat melihat perubahan yang terjadi dengan diri nya, Mereka duduk saling membelakangi duduk di ranjang masing-masing dengan ekspresi yang bingung.


Apa yang sebenar nya terjadi dengan ku, mengapa tubuh ku menjadi seperti ini lalu ini ruangan apa dan siapa yang melakukan ini semua kepada ku, Apakah aku tertangkap oleh kelompok para petinggi negara itu atau kah ada orang lain yang ingin memanfaat kan tubuh ku, Lalu kemana pergi nya Angel, Peter dan Stevani apakah mereka masih hidup?


Bergumam lah dalam hati Teresa sambil melihat telapak tangan, lengan dan juga kaki nya yang sudah berubah total dan bisa di pasti kan tidak ada daging yang menempel di tubuh nya namun kini yang menempel di tubuh Teresa adalah baju jirah perang yang terbuat dari bahan khusus yang cukup ringan, tidak menimbul kan hawa panas dan memiliki desain yang cukup unik di pandangan Teresa.


Mengapa aku berada di sini dan tempat apa ini sebenar nya, Bukan kah seingat ku saat itu aku berada di rumah sakit bersama Peter untuk mencari pertolongan untuk nyawa Naomi sebagai saksi kunci dalam masalah yang sudah merugikan negara, Lalu kemana pergi nya Peter apakah yang terjadi sebenar nya aku benar-benar lupa.


Bergumam lah dalam hati Jemes sambil sesekali memijat pelipis dan belakang kepala nya karena merasa penat dan berdenyut cukup kuat sebab di paksa untuk mengingat apa yang terjadi, Sedangkan di sisi lain Stevani dan Angel sedang berdebat mengenai kejadian yang di alami oleh Teresa dan Jemes.


" Van coba jelas kan apa yang terjadi dengan Teresa dan Jemes, Jangan membuat ku menduga-duga dengan apa yang sudah kamu lihat,"


Ucap Angel dengan tatapan bingung ke arah Stevani yang terlihat pucat dan gugup.


" Teresa dan Jemes sudah di bedah dan aku merasa tidak menekan tombol enter saat aku meninggal kan ruangan bersama mu Angel!"


Jawab Stevani dengan penuh penekanan dan mata yang terbelalak sebab ia merasa tidak percaya dengan apa yang ia lihat.


" Bagus dong kalau memang mereka sudah di bedah dan mereka bisa hidup juga kita bisa lebih cepat mengatasi Tuan Sebastian, Lalu yang jadi masalah nya di mana Van?"


Tanya Angel dengan ekspresi yang tenang meski dalam hati nya juga merasa aneh.


" Yang jadi masalah siapa yang menekan tombol enter sehingga robotic pembedah itu bisa melakukan pembedahan kepada Teresa dan Jemes?"


Jawab Stevani yang berbalik bertanya kepada Angel yang sedang berdiri di hadapan nya.


" Bagaimana aku tahu siapa yang menekan tombol enter itu sedangkan saat itu aku bersama mu berada di bengkel untuk memastikan suara apa yang membuat bising."


Ucap Angel mencoba menjelaskan kepada Stevani yang terlihat masih panik saat itu.


Namun di tengah kepanikan mereka berdua yang saat itu berada di ruangan Angel untuk merakit senjata yang akan di gunakan oleh Teresa dan Jemes, Saat itu Peter berjalan menuju ruangan Stevani untuk menanyakan beberapa komponen yang ia perlukan untuk skybord yang sedang ia rakit namun lagi-lagi Peter pun di kejutkan dengan keadaan Teresa dan Jemes yang sudah menjadi manusia baru dengan kostum robotic nya.


" Hai ... Apakah itu kalian berdua yang duduk di sisi ranjang?"


Tanya Peter dengan tatapan serasa tidak percaya dengan apa yang ia lihat.


" Pet ... Pertanyaan apa yang sedang kamu kata kan?"


Jawab Teresa dan Jemes secara bersamaan dan dengan bersamaan mereka berdua pun memandang ke arah Peter.


Maka saat itu lah Teresa menyadari bahwa Jemes suami nya berada di belakang nya begitu juga sebalik nya Jemes yang baru menyadari keberadaan Teresa di belakang tubuh nya, Lalu mereka berdua pun saling melempar pandangan satu dengan yang lain nya sambil saling mengamati tubuh masing-masing yang sudah berubah total saat ini.


" Sayang apa yang sebenar nya terjadi dengan diri mu dan mengapa kamu menjadi robot seperti itu?"


Tanya Jemes sambil melangkah mendekati Teresa yang terlihat juga bingung melihat perubahan Jemes.


" Aku tidak tahu dan aku juga lupa dengan apa yang sudah terjadi, Lalu mengapa wajah mu dan mata mu berubah menjadi seperti laser Jems apa yang sudah kamu alami?"


Kemudian Peter pun perlahan mendekati mereka berdua dan mencoba menjelaskan apa yang sudah terjadi beberapa minggu yang lalu dan setelah mendengar penjelasan dari Peter lalu Teresa menanyakan di mana Angel dan Stevani berada saat ini dan apakah mereka memiliki misi untuk mengembalikan kondisi bumi yang semakin terancam.


Maka Peter pun mencari keberadaan Stevani dan Angel di setiap ruangan dan saat itu Peter berfikir bahwa Stevani dan Angel sedang keluar sebab ruang kerja Angel saat itu terkunci namun sebenar nya Stevani berada di dalam ruangan tersebut bersama Angel sdang merasa kebingungan dengan apa yang sudah terjadi, Akhir nya Peter membawa Teresa dan Jemes menuju ke ruangan bekel di mana Peter merakit skybord.


" Jadi semua ini milik Stevani dan yang merubah kita menjadi seperti ini juga Stevani begitu maksud mu Pet?"


Tanya Teresa sambil duduk di sebuah kotak kayu di bengkel.


" Benar sebab saat itu kondisi kalian cukup memprihatin kan dan lagi yang mengalami seperti kalian tidak hanya kalian berdua melainkan hampir seperempat penduduk kota yang mengalami nya,"


Jawab Peter sambil kembali duduk di sofa tepat di seberang di mana Teresa duduk.


" Lalu apakah kami berdua di jadi kan bahan percobaan Stevani saat ini?"


Tanya Jemes dengan nada penasaran dan penuh curiga.


" Kalau menurut ku bukan untuk bahan percobaan tapi ada hal yang memang harus kita selesaikan Jems,"


Jawab Teresa mencoba menjelaskan kepada Jemes yang terlihat terpancing emosi nya setelah mengetahui siapa yang merubah diri nya menjadi seperti itu.


" Ya benar ... Aku setuju dengan Sa dan lagi bila memang ia berniat untuk menjadi kan bahan percobaan mengapa tidak membawa korban yang lain kan masih banyak korban nya."


Ucap Peter mencoba menjelaskan kepada Jemes yang salah persepsi kepada Stevani.


Saat itu mereka bertiga diam sejenak mencoba berpikir secara jernih dan tenang, Sedangkan Angel dan Stevani memberanikan diri keluar dari ruangan dan mencoba masuk ke dalam ruang kerja Stevani untuk memastikan apa yang telah terjadi dengan Teresa dan Jemes saat ini namun saat ini mereka berdua di kejut kan bahwa Teresa dan Jemes sudah tidak berada di ruangan maka mulai lah mereka berdua panik mencari kemana pergi nya Teresa dan Jemes saat ini.


" Van ... Kamu yakin melihat Teresa dan Jemes sedang duduk di sisi ranjang masing-masing?"


Tanya Angel yang pertama kali membuka pintu ruang kerja Stevani.


" Benar aku melihat nya dan apa untung nya aku berbohong mengenai mereka berdua,"


Jawab Stevani mencoba meyakin kan Angel yang terlihat ragu dengan apa yang di lihat oleh Stevani.


" Tapi apa yang kamu kata kan itu tidak ada dan yang aku lihat mereka berdua tidak berada di ranjang mereka saat ini,"


Ucap Angel dengan tatapan serius kepada Stevani yang terlihat semakin bingung.


" Lalu kemana pergi nya mereka berdua Angel, Jangan sampai mereka keluar dari ruang bawah tanah ini hal itu sangat berbahaya bagi mereka berdua."


Jawab Stevani sambil memastikan bahwa apa yang di kata kan Angel benar ada nya.


Saat mendengar kata-kata Stevani mulai lah Angel bertanya-tanya apa yang membuat bahaya dan berbahaya kepada siapa, Apakah berbahaya untuk populasi mahkluk hidup atau kah berbahaya untuk mereka sendiri yang masih belum stabil kondisi nya saat ini dan pasti nya kali ini mereka berdua cukup penat memikirkan hilang nya Teresa dan Jemes.


Lalu sebenar nya apa yang terjadi bila sampai Teresa dan Jemes keluar dari ruangan bawah tanah dalam kondisi belum stabil dan apakah Angel dan Stevani akan menemukan keberadaan Teresa dan Jemes yang sebenar nya saat ini sedang berada dengan Peter di ruangan bengkel, Lalu apakah Teresa dan Jemes akan bisa secepat nya beradaptasi dengan tubuh baru mereka yang sudah menjadi setengah robotic?


Jangan pernah beranjak dari kisah mereka semua dan temukan jawaban nya hanya di THE EXTINCTION OFF HUMANS dan jangan pernah bosan untuk selalu dukung author agar semangat nulis nya.