The Book Of Martial God

The Book Of Martial God
91. Kotak Hitam



"Siapa yang mengizinkanmu pergi." Tian Long muncul di depan Bertin dan berkata. "Tehnik Heavenly Demonic halaman ke 3, sword manipulation." Tian Long mengayunkan pedangnya yang di selimuti ki hitam. "Wuussh." Pisau hitam sepanjang 24 meter melesat ke arah Bertin. "Tidaakk." Teriak pria. "Booom!!." Ledakan terjadi.


"Exp +24,000." "Level up." "Anda mendapatkan 5 poin." Tian Long melihat pemberitahuan yang muncul di depannya.


"Beraninya kamu membunuh Bertin." Pria menangis dan berteriak marah. "Mati." Teriak pria kemudian puluhan pedang cahaya turun dari langit dan melesat ke arah Tian Long.


"Booom!!." Ledakan terjadi. "Bertin, aku berhasil membalas dendammu." Kata pria melihat asap ledakan yang belum menghilang. "Kamu berpikir terlalu tinggi untuk membunuhku." Tian Long muncul di belakang pria kemudian berkata. "Tehnik Heavenly Demonic halaman ke 3, sword manipulation." Tian Long mengayunkan pedangnya yang di selimuti ki hitam. "Wuussh." Pisau hitam sepanjang 24 meter melesat ke arah pria. "Booom!!." "Ahhhh." "Exp +24,000." "Level up." "Anda mendapatkan 5 poin."


Melihat pemberitahuan yang muncul di depannya Tian Long teleportasi ke arah Peter. "Ayo pergi." Kata Tian Long. "Baik." Peter mengangguk kemudian berubah menjadi serigala hijau dan melesat pergi. Tian Long kemudian mengikuti Peter.


12 Jam telah berlalu setelah Tian Long membunuh Dilon dan Bertin. Saat ini Tian Long berada di sebuah gedung dan melihat seorang pria berbadan kekar dengan rambut hitam berdiri di depannya. "Dia adalah Feron avatar dewa Hefaistos Olympus. Kemampuannya adalah membuat senjata." Kata Peter melihat pria berbadan kekar.


"Aku tidak menyanga seorang manusia bekerjasama dengan disaster." Kata Pria berbadan kekar yang di panggil Feron melihat Peter. "Kami kesini datang untuk kotak hitam. Jika kamu menunjukan kotak hitam pada kami. Aku tidak akan membunuhmu." Balas Tian Long.


Feron melihat Tian Long dan berkata. "Ikut denganku." Tian Long dan Peter kemudian mengikuti Feron. Feron tahu bahwa Tian Long telah membunuh avatar dewa Olympus lainnya. Semantara dirinya tidak mempunyai kemampuan bertarung. Mustahil baginya untuk mengalahkan Tian Long.


Tidak lama kemudian Tian Long berada di sebuah ruangan. Tian Long melihat sebuah kotak hitam yang berada di kotak kaca. Tian Long, Peter dan Feron berjalan ke arah kotak hitam. Saat hendak memegang kotak kaca. Tian Long melihat Peter menusuknya dengan pisau bewarna ungu.


"Selamat tinggal Tian Long. Pisau ini sudah kuberi racun yang dapat membunuh seorang avatar dewa." Peter menyeringai melihat Tian Long. "Aku percaya kamu tidak akan mengkhianati umat manusia Peter." Kata Feron melihat Peter.


"Sayang sekali. Aku kebal terhadap racun, dan aku sudah tahu bahwa kamu suatu saat akan mengkhianatiku." Tian Long menyeringai.


"Tehnik Heavenly Demonic halaman ke 3,sword manipulation." Tian Long mengayunkan pedangnya yang di selimuti ki hitam. "Wuussh." Pisau hitam sepanjang 24 meter melesat ke arah Peter dan Feron. "Tidakk!!!." "Booom!!." Ledakan terjadi.


"Exp 24,000." "Exp +24,000." "Level up." "Anda mendapatkan 5 poin." "Level up." "Anda mendapatkan 5 poin."


Melihat pemberitahuan di depannya. Tian Long kemudian memecahkan kaca dan mengambil kotak hitam.


"Botlex, sebuah senjata yang memiliki kesadaran. Botlex di buat oleh Hefaitos sang pandai Besi." "Anda tidak memiliki kualifikasi menggunakan Botlex." Tian Long melihat pemberitahuan merah di depannya.


"Dewa, mengapa aku tidak memiliki kualifikasi untuk menggunakan kotak hitam ini." Tanya Tian Long. "Mungkin dewa palsu bernama Hefaitos itu marah karena kamu membunuh avatarnya dan membuat kamu tidak bisa menggunakan kotak hitam yang dia buat." Balas sebuah suara.


"Kamu adalah dewa, bisakah kamu membuat ini bisa di gunakan untukku." Tanya Tian Long. "Baiklah, tapi kotak hitam itu memiliki kesadaran. Mungkin kotak hitam itu akan menolakmu." Balas sebuah suara. Tian Long melihat pemberitahuan merah menghilang.


"Hei Botlex." Tian Long melihat kotak hitam. Namun kotak hitam tidak merespon Tian Long. "Dewa, apa kamu bisa menghapus ingatan senjata ini." Tanya Tian Long. "Bisa. Apakah kamu ingin sekali menggunakan senjata itu. Tanpa senjata itu kamu sudah kuat. Lebih baik kamu memberikan senjata itu kepada temanmu bernama Robert. Robert mungkin akan masuk ke dalam 100 besar dalam perang antar galaxy jika memiliki senjata itu." Balas sebuah suara.


Mendengar kata dewa, Tian Long terdiam. "Baiklah, aku akan memberikan senjata ini kepada Robert." Tian Long kemudian menyimpan kotak hitam ke dalam penyimpanannya. Tian Long melihat gedung yang hancur kemudian teleportasi.


10 Hari telah berlalu setelah Tian Long masuk ke dalam dunia game. Saat ini Tian Long sedang bersandar di sebuah pohon dan melihat tabel statusnya.


Nama : Tian Long


Usia : 24 tahun


Ras : Manusia Elite Tingkat Menengah


Kekuatan : 24.640


Agility : 24.640


Vitalitas : 24.640


Stamina :24.430/24.640


Ki/Mana : 24.430/24.640


Poin : 0


Info : Memiliki Tubuh Gamer yang membuat kenyataan sama nyamannya seperti bermain game.


Melihat statusnya Tian Long berkata. "Dalam 10 hari aku level up 110 kali. Tidak buruk." Tian Long kemudian menutup layar status.


"Akhirnya aku menemukanmu Disaster, hari ini aku akan membunuhmu." Tian Long melihat pria paruh baya dengan badan kekar muncul di depannya menggunakan armor bewarna kuning. "Wusshh." Tian Long melihat pria paruh baya melesat kearahnya dengan membawa tombak.


"Ting!!." "Wuzzz." Angin berhembus saat Tian Long menahan tombak pria paruh baya dengan pedangnya. "Apakah kamu Duke avatar dewa Odin dari Asgard." Tian Long melihat pria paruh baya.


"Benar, aku adalah Duke avatar dewa Odin dari Asgard." Balas pria paruh baya. "Aku dengar kemampuanmu dapat terbang di udara dan memiliki regenerasi super." Balas Tian Long kemudian berkata. "Tehnik Heavenly demonic halaman ke 2, vortex demonic." Tian Long menebas lengan pria paruh baya.


"Slasshh." "Ahhh." Pria paruh baya menjerit saat lengannya terpotong. Namun beberapa detik kemudian Tian Long melihat lengan pria paruh baya beregenerasi dengan cepat. "Disaster aku akan membunuhmu." Teriak pria paruh baya marah dan menusuk Tian Long dengan tombaknya.


"Ting!!." "Wuuzzz." Tian Long dengan mudah menahan tombak pria paruh baya. "Tehnik Heavenly Demonic halaman ke 3, sword manipulation." Tian Long mengayunkan pedangnya yang di selimuti ki hitam. "Wuussh." Pisau hitam sepanjang 24 meter melesat ke pria paruh baya. "Boomm!!." Ledakan terjadi.


"Dia masih hidup." Tian Long terkejut melihat tidak ada pemberitahuan yang muncul. "Uhukk." Tian Long melihat pria paruh baya batuk darah dan tubuhnya yang terpotong beregenerasi dengan cepat.


"Aku ingin lihat, apakah kamu bisa menahan serangan yang sama dua kali. Tehnik Heavenly Demonic halaman ke 3,sword manipulation." Tian Long menyerang pria paruh baya sekali lagi.


"Wuussh." Pisau hitam sepanjang 24 meter melesat ke arah pria paruh baya. "Booom!!." Ledakan terjadi. "Exp +24,000." "Level up." "Anda mendapatkan 5 poin." Melihat pemberitahuan yang muncul di depannya Tian Long kemudian teleportasi.


2 Jam kemudian Tian Long yang sedang memakan daging melihat wanita berkulit putih berambut hitam yang berjalan ke arahnya. "Akhirnya aku menemukanmu Disaster." Kata wanita. "Siapa kamu." Tian Long melihat wanita.


"Aku adalah Kendal avatar dewi Hela dari Asgard." Balas wanita. "Jika kamu ingin bertarung, tunggu aku selesai makan." Balas Tian Long mengigit daging. "Baiklah, aku akan menunggumu." Balas wanita bernama Kendal.


Tidak lama kemudian Tian Long menghabiskan dagingnya. "Mengapa kamu datang kepadaku. Bukankah kamu tahu aku membunuh semua avatar dewa asgard. Kamu juga akan terbunuh jika bertarung denganku." Kata Tian Long dengan sombong.


"Aku tahu bahwa tidak bisa mengalahkanmu. Namun aku mendapatkan perintah dari dewi Hela untuk membunuhmu disaster. Jika aku tidak membunuhmu, dewi Hela akan memberiku hukuman." Balas Kendal.