
"Kamu terlalu sombong untuk melawanku dan 8 tingkat seorang diri." Kata pria. Huan Long tiba-tiba berada di depan pria dan berkata. "Tehnik pedang Heavenly Demonic halaman ke 3 Sword manipulation." "Booom.!!!" "Ahhhh."
"Kuat." Kata Qin Huating melihat serangan Huan Long. Saat kabut menghilang Huan Long melihat pria dan 8 tingkat raja tergeletak di tanah dan tidak lama kemudian tubuh kesembilan player menjadi cahaya dan menghilang.
"Sial, Bukankah dia hanya peringkat 75. Bagaimana dia bisa mengalahkan Ricky yang peringkat 70." Teriak seorang pria bersayap kelelawar yang sedang bertarung dengan salah satu penjaga khusus. "Aku memiliki 50 poin yang lebih tinggi dari pada player biasa. Wajar saja jika aku bisa mengalahkannya." Huan Long menyeringai.
"Benar, saat bertarung kamu seharusnya fokus. Dan jangan mengalihkan pandaganmu dari lawanmu. Jika kamu tidak ingin mati." kata Huan Long. "Huhhh." "Ahhh." Tangan pria terpotong oleh tebasan penjaga khusus. "Grub tentara bayaran Asura tidak akan melepaskanmu." Teriak pria sebelum menjadi cahaya dan menghilang.
Melihat 8 penjaga khusus masih bertarung melawan 8 player Huan Long berkata. "Karena aku sudah di tandai grub tentara bayaranmu. Maka aku akan membunuh anggota grubmu lainnya."
Huan Long melesat ke arah salah satu pria dan berkata. "Tehnik pedang Heavenly Demonic halaman ke 2, Vortex Demonic."
5 menit kemudian Huan Long mengusap keringat di dahinya dan melihat beberapa senjata dan armor yang dijatuhkan oleh player yang dia bunuh. "Menamai grub tentara bayaran seperti nick namenya sendiri. Asura player top 1 itu pasti sombong dan akan menargetkanku. Karena aku mengalahkan banyak anggotanya." Kata Huan Long.
"Kita akan beristirahat disini. Untuk memulihkan stamina dan ki kita." kata Huan Long melihat 9 penjaga Qin Huating dan Liu Bei. "Baik." Balas 9 penjaga.
Saat ini dikejauhan seorang pria dan wanita tercengang saat melihat Huan Long. "Dia mengalahkan grub tentara bayaran nomor 1 seorang diri." Kata pria. "Tidak, lebih tepatnya dia mendapatkan bantuan 9 npc tingkat kaisar." Balas wanita. "Player bernama Huan Long itu mengerikan." Kata pria. "Benar, beruntung tadi dia membiarkan kita berdua pergi." balas wanita.
30 menit telah berlalu saat ini Huan Long bangkit dari duduknya dan berkata. "Ayo pergi." "Baik." Balas Liu Bei dan yang lain mengikuti Huan Long.
Sementara itu di tempat lain puluhan orang bersayap kelelawar sedang berkumpul. "Mengapa Ricky dan yang lain belum kembali. "Jangan bilang Ricky dan yang lainnya kalah dengan orang itu." Balas seorang wanita.
"Jangan bercanda Ricky adalah top 70, Erik top 65 dan yang lain berada di top 80an. Tidak mungkin Player Huan Long itu dapat mengalahkan mereka." balas seorang pemuda.
"Mungkin Ricky dan yang lainnya kalah. Karena kita tidak tau berapa level 10 npc yang pergi bersama player Huan Long itu." Kata seorang pria. "Jika 30 menit lagi Erik, Ricky dan yang lain belum kembali. "Kamu Justin, Angel dan 15 orang yang masuk top 60 pergi temukan pria bernama Huan Long itu." Kata seorang pria. "Baik ketua." Balas semua orang.
Saat ini Huan Long yang sedang berjalan melihat dua pria bersayap kelelawar sedang terbang.
"Aku benci ras iblis." Huan Long melesat ke arah dua iblis dan berkata. "Tehnik pedang Heavenly Demonic halaman ke 2, Vortex Demonic."
"Crash." "Crash." "Ahhh." "Ahhh." Dua iblis terpotong oleh tebasan Huan Long. Huan Long melihat mayat kedua iblis dan berkata. "Mulai sekarang, bunuh semua iblis yang kalian lihat. Ini juga perintah dari kaisar." "Baik." Balas Liu Bei dan yang lain.
30 menit lagi telah berlalu Huan Long mengambil sebuah buku yang tergeletak di dalam rumah kosong. "Tehnik pernapasan tingkat Grand Master membuat seseorang yang mempelajarinya dapat menyerap energi alam untuk memperkuat tubuh. Saat mencapai tingkat Grand Master seseorang dapat berjalan di atas air."
Melihat tehnik yang dia dapatkan Huan Long berkata. "Simpan ini." Tian Long memberikan kepada Liu Bei. "Baik tuan." Liu Bei mengangguk. "Apa kamu masih kuat untuk pergi lebih jauh." Huan Long melihat Qin Huating. "Aku masih kuat. Jika tekanannya seperti ini." Balas Huating.
"Apa kamu membunuh Erik dan Ricky." Tanya seorang wanita. "Aku tidak mengenal player yang kamu sebutkan. Tapi satu hal yang harus kalian tau. Aku membunuh anggota grub tentara bayaran kalian." Huan Long menyeringai.
"Sialan. Semuanya serang dia." teriak seorang pria. "Tehnik pedang Heavenly Demonic halaman ke 3, Sword manipulation." Kata Huan Long kemudian mengayunkan pedangnya.
"Wuusss." Pisau hitam sepanjang 7 meter melesat ke arah 15 iblis dengan cepat. "Deflection." Kata pria dan wanita yang berdiri paling depan. "Booom!." Huan Long terkejut melihat serangannya di belokkan dengan mudah.
"Jika itu tehnik tingkat kaisar. Mungkin kami akan sedikit menerima luka. Tapi sayang sekali itu hanya tehnik tingkat raja." Kata pria.
Mendengar kata pria mata Huan Long menyipit. "Huan Long! Apa kamu butuh bantuan." Huan Long mendengar sebuah suara dan melihat 5 orang yang datang.
"Jimin." Pria dan wanita terkejut melihat siapa yang datang. "Hehe, player top 7 dan 10 berani mengeroyok player peringkat 75. Apa kalian tidak malu." Kata seorang pemuda di belakang pria yang di panggil Jimin. "Ini tidak ada hubungannya denganmu Fasco." Wanita melihat ke arah pemuda.
"Justin kamu menyerang player ras manusia. Itu sama saja menyatakan perang pada player ras manusia." kata Pria yang di panggil Jimin. "Heh, aku sarankan kamu jangan ikut campur Jimin. Ini tidak ada hubungannya dengan grub Black Jack." Kata pria yang di panggil Justin.
"Tentu saja ada. Karena Huan Long akan bergabung dengan grub Black Jack kita. Apa itu benar Huan Long." Kata Jimin. "Jika kalian membantuku membunuh mereka. Aku akan bergabung dengan grub Black Jack." Kata Huan Long.
"Hahaha, bagus. Kalau begitu tunggu apa lagi. Ayo serang mereka." Jimin tertawa kemudian mengambil pedangnya. "Hehe, sudah lama aku tidak bertarung." Fasco kemudian mengambil tombak miliknya.
Melihat Jimin dan Faco siap untuk bertempur Pria melihat wanita dan berkata. "Ayo mundur." "Cih, baiklah." Balas wanita. "Kamu tidak bisa pergi dengan mudah." Huan Long melesat ke arah 15 iblis dan berkata. "Tehnik pedang Heavenly Demonic halaman ke 3, Sword manipulation."
"Bajingan, Deflection." Kata Pria dan wanita bersamaan. "Booom!." "Semuanya ayo bantu Huan Huan Long." Teriak Liu Bei. "Baik." Liu bei dan 9 penjaga khusus melesat ke arah 15 iblis. "Ayo buat level mereka berkurang." Kata Jimin. "Hehe, tentu." Fasco tertawa.
"Huan Long, serahkan pria itu padaku. Kamu lawan player tingkat kaisar lainnya." Kata Jimin. "Baiklah." Balas Huan Long melesat ke arah satu iblis dan berkata. "Tehnik pedang Heavenly Demonic halaman ke 2, Vortex Demonic." "Ahhh." Player terkena tebasan Huan Long.
"Karena kamu sangat ingin mati, aku akan membunuhmu Jimin." Kata pria kemudian tubuhnya di selimuti ki hitam. "Huh, jangan berpikir terlalu tinggi. Kamu tidak akan bisa membunuhku." Balas Jimin menyeringai.
10 menit kemudian Huan Long melayang di udara dan melihat Jimin dan pria yang di panggil Fasco tetap bertarung. "Apa kamu masih ingin bertarung Justin, Angel. Dari 15 player yang datang termasuk dirimu. Sekarang hanya tersisa dua orang." Kata Jimin.
"Setelah event ini berakhir. Grub kita akan berperang habis-habisan." Kata Justin kemudian berkata. "Ayo pergi Angel." Wanita yang di panggil Angel melihat ke arah Huan Long kemudian mengikuti Justin.
Huan Long terbang ke arah Angel dengan sangat cepat kemudian berkata. "Tehnik pedang Heavenly Demonic halaman ke 2, Vortex Demonic." "Ahhh." Angel yang tidak menyadari serangan Huan Long mendapatkan tebasan di tubuhnya. "Huan Long, aku akan membalasmu." Teriak Angel sebelum tubuhnya menjadi cahaya dan menghilang. "Berengsek." Justin mengutuk melihat Huan Long membunuh Angel.
"Jimin, Fasco bantu aku membunuhnya." Teriak Huan Long. "Haha, baiklah." Jimin dan Fasco melesat ke arah Justin. "Aku akan memburumu Huan Long." Teriak Justin kemudian tubuhnya menghilang. "Dia Log Out." Kata Jimin. "Huan Long, kamu harus hati-hati. Dia akan login kembali setelah mana dan staminanya pulih." Kata Fasco.