
"Tian Long. Kamu bahkan menyimpan pil ini juga." Robert terkejut melihat Tian Long yang tidak mengkonsumsi pil. "Lawan yang aku hadapi sangat mudah. Jadi aku tidak kehilangan banyak mana." Balas Tian Long.
"Baiklah, karena jumlah peserta 25. Di antara kalian akan ada yang bertarung 3 orang sekaligus." Kata sosok berjubah kuning kemudian menjentikan jarinya. Tian Long dan 24 peserta lainnya kemudian menghilang.
Saat ini Tian Long muncul di sebuah kota dan melihat 2 pria yang tidak jauh darinya. "Sepertinya aku yang melawan 2 orang sekaligus." Gumam Tian Long. "Kalian berdua bisa bekerja sama untuk mengalahkanku." Tian Long melihat 2 pria.
"Bajingan sombong." Teriak seorang pria berambut pirang. "Hei, ayo kita kalahkan dia terlebih dulu. Lalu setelah itu kita akan bertarung." Kata pria berkulit hitam. "Aku setuju. Ayo kita bekerja sama untuk melawannya. Pria berambut pirang mengangguk.
"Boom!!." Tian Long melihat kedua pria tiba-tiba saling menyerang. "Aku tahu untuk tidak mempercayaimu." Kata pria berambut pirang. "Seharusnya aku yang mengatakan itu padamu. Kamu tidak bisa di ajak untuk bekerja sama." Balas pria berkulit hitam.
Tian Long mengambil sebuah kacamata dan popcorn dari tabel penyimpanan. "Sepertinya, aku mendapat pertunjukan yang bagus." Tian Long memakai kacamata dan memakan popcorn.
"Berengsek, siapa yang menyuruhmu untuk memakan popcorn dan melihat kita berdua bertarung." Teriak pria berambut pirang kemudian berkata. "Fire ball." 25 bola api sebesar 10 meter muncul di udara.
"Setelah membunuhmu. Aku akan mengalahkan pria berambut pirang ini." "Wind arrow." 25 panah angin sebesar 10 meter muncul di udara. "Wuusshh." 25 panah angin dan 25 bola api melesat ke arah Tian Long. "Booom!!!." Ledakan besar terjadi.
"Baiklah, ayo kita lanjutkan pertarungan kita." Kata pria berambut pirang. "Baiklah." Balas pria berkulit hitam. Pria berambut pirang dan pria berkulit hitam kemudian bertarung.
10 Menit kemudian Pria berambut pirang berhasil mengalahkan pria berkulit hitam. "Heeh, akhirnya aku menang." Kata pria berambut pirang. "Tapi mengapa aku tidak pindah ke dalam ruangan." Pria berambut pirang heran.
"Itu karena aku baik-baik saja." Balas Tian Long muncul di samping pria berambut pirang. "Bagaimana bisa kamu masih hidup, setelah terkena seranganku. Aku tidak merasakan tanda-tanda kehidupanmu dalam jarak 100 meter." Balas pria berambut pirang.
"Itu karena aku teleportasi sejauh 1000 meter." Tian Long tersenyum kemudian tangannya di selimuti api kuning. "Terbakarlah." Tian Long memegang pakaian pria berambut pirang. 'Wuusshh." "Aahh." Pria berambut pirang terbakar. "Berengsek. Aku akan mengingat wajahmu." Teriak pria berambut pirang kemudian tubuhnya menjadi cahaya dan menghilang.
Saat ini Tian Long berada di sebuah ruangan dan melihat 11 orang. "Ternyata kamu yang terakhir." Kata Alex melihat Tian Long. "Baiklah, karena hanya ada 10 orang yang akan berpatisipasi dalam perang antar galaxy. Maka 2 dari kalian tidak akan terpilih. Kalian bisa menantang orang yang menurut kalian tidak pantas untuk berpatisipasi dalam perang antar galaxy. Jika dia kalah, dia akan kembali ke bumi." Kata sosok berjubah kuning.
"Aku menantangnya." Seorang pria berkulit putih setinggi 175 cm menunjuk Tian Long. Dia yakin Tian Long terlemah dari 12 orang termasuk dirinya. Karena Tian Long yang terakhir menang dalam pertarungan. "Aku menantangnya." Musashi melihat seorang pria berkulit hitam.
"Baiklah, makan ini." Sosok berjubah kuning kemudian melemparkan pil bewarna putih kepada 12 orang. Tian Long menangkap pil kemudian berkata. "Info pil."
"Pil pemulih stamina dan mana tingkat menengah. Memakannya dapat memulihkan 50% stamina dan mana." "Pil ini efeknya sama seperti sebelumnya." Tian Long menyimpan pil di dalam tabel penyimpanannya.
"Mengapa kamu menyimpan pil itu. Apa kamu sudah tahu bahwa akan kalah dariku." Kata pria yang menantang Tian Long bertarung. "Aku tidak membutuhkan pil ini untuk mengalahkanmu." Balas Tian Long. "Hahaha. Aku akan merobek mulutmu itu." Pria tertawa.
Tian Long kemudian melihat dirinya berada di sebuah tepi pantai dan pria berkulit putih berdiri tidak jauh darinya "Apa kamu memiliki kata-kata terakhir." Kata pria berkulit putih melihat Tian Long.
Tian Long mengambil sebuah pedang dan berkata. "Tehnik bunga plum halaman ke 2, tebasan bunga plum." Puluhan ribu bunga plum muncul di udara kemudian membentuk pisau bewarna pink sebesar 48 meter dan melesat ke arah pria berkulit putih.
"Teleport." Teriak pria kemudian menghilang dan muncul 50 meter jauhnya. Namun pria terkejut melihat pisau pink sebesar 48 meter berbelok dan melesat ke arahnya. "Sialan, jangan bilang serangan ini mengikutiku." Kata pria kemudian berteriak. "Mana shield." "Booomm!!." Ledakan terjadi.
Tian Long kemudian melihat dirinya berada di sebuah ruangan. "Aku sudah tahu kamu akan menang Tian Long." Robert tersenyum melihat Tian Long. Alex melihat Tian Long kemudian mendengus. Beberapa menit kemudian Tian Long melihat kemunculan Musashi.
"Baiklah, karena kalian bersepuluh terpilih dalam perang antar galaxy. Aku akan memberikan sesuatu kepada kalian." Kata sosok berjubah kuning kemudian 10 buku muncul di depan Tian Long, Alex, Robert, Musashi dan 6 peserta yang lain.
"Info buku." Kata Tian Long melihat buku putih yang muncul di depannya. "Tehnik Kultivasi. Mempelajarinya dapat membuat seseorang menyerap energy alam semesta dan mengubahnya menjadi ki untuk memperkuat tubuh. Pelajari Ya/Tidak." "Pelajari." Kata Tian Long kemudian buku menjadi cahaya dan masuk ke dalam kepalanya.
"Jadi seperti ini tehnik kultivasi. Tehnik ini tidak jauh berbeda dari tehnik pernapasan yang aku pelajari saat di dalam game. Namun tehnik pernapasan yang aku pelajari di dalam game. Tidak dapat aku gunakan saat berada di bumi." Gumam Tian Long.
"Dewa, apa yang akan kami dapat jika kita menang dalam pertarungan antar galaxy." Tanya seorang wanita berkulit coklat dengan rambut pendek. "Dunia yang kamu tempati tidak akan hancur dan kamu bisa meminta 1 permintaan." Balas sosok berjubah kuning.
"Jika aku meminta sebuah planet dimana aku yang menjadi penguasanya. Apa kamu akan mengabulkannya." Tanya wanita berkulit coklat. "Aku akan mengabulkannya." Balas sosok berjubah kuning.
"Apa di antara kalian ada yang bertanya." Kata sosok berjubah kuning. "Kapan perang antar galaxy itu dimulai." Tanya Musashi. "Perang antar galaxy akan dimulai 1 Tahun 9 bulan dari sekarang. Jadi kalian masih memiliki waktu untuk mempelejari tehnik kultivasi yang baru saja aku berikan." Kata sosok berjubah kuning.
"Aku akan mengirim kalian kembali ke bumi. Aku harap kalian bersepuluh saling bekerja sama dan tidak saling bertarung." Kata sosok berjubah kuning. "Jangan lupa janjimu dewa." Gumam Tian Long. "Aku tidak akan lupa. Saat kamu kembali ke bumi. Kamu akan segera bertemu dengannya." Balas sosok berjubah kuning berbicara di pikiran Tian Long. Tian Long dan 9 peserta lainnya kemudian menghilang dari ruangan.
Saat ini Tian Long berada di tengah kota kemudian mendengar sebuah suara wanita yang memanggilnya. "Tian Long, apa itu kamu." Tian Long berbalik dan melihat wanita berkulit putih berambut hitam panjang yang tidak asing baginya.
"Alice, apa itu kamu." Tian Long terkejut dan menyentuh wajah wanita. "Apa kamu hanya mengingat Alice karena dia adalah tunanganmu. Aku adalah Anya." Balas wanita berkulit putih memegang tangan Tian Long. Tian Long terkejut saat suara wanita berubah.
"Ternyata itu kamu Anya." Tian Long terkejut. "Apa kamu hanya mengingat Alice dan Anya. Sampai kamu melupakanku." Balas wanita. "Suara ini. Apakah kamu Amori." Tian Long terkejut. "Kamu mengingat Amori, tapi tidak mengingatku." Balas wanita dengan suara berbeda. "Alika." Tian Long terkejut.
"Apakah kalian berempat ada di dalam 1 tubuh." Tanya Tian Long dengan serius. "Tidak, lebih tepatnya aku adalah 1 orang. Namun aku memiliki ingatan dari Amori, Alika, Alice dan Anya." Balas wanita tersenyum