The Book Of Martial God

The Book Of Martial God
26. Skill Pedang Heavenly Demonic



1 Jam kemudian Huan Long melihat sebuah markas bandit. "Tottt." Huan Long mendengar suara terompet kemudian ratusan bandit keluar. "Sepertinya kita kalah jumlah." Kata Huan Long. "Apa kamu takut." Balas Tang San.


"Tidak ada kata takut di kamusku. Tapi beda lagi jika ada tingkat Kaisar. Aku akan melarikan diri." Balas Huan Long. Tang San tersenyum kecut mendengar kata Huan Long.


"Apa kalian dari kerajaan Tang." Kata seorang bandit botak memegang kapak. "Benar, kami dari kerajaan Tang. Kami datang kesini untuk membunuh kalian." Balas Tang San. "Cih, hanya tingkat Grand Master berani berkata sombong. Semuanya bunuh mereka." teriak bandit.


Huan Long melompat ke langit dan berkata. "Tehnik Pedang Bunga plum Blossom halaman ke 2 tebasan bunga plum." "Wusss." Ribuan Bunga plum berbentuk pisau sepanjang 6 meter melesat ke arah kawanan bandit. "Ahhh." "Ahhh." "Ahhh."


"Tehnik Pedang Bunga Plum Blossom, halaman ke 1 tarian Bunga plum." Huan Long menebas kawanan bandit diikuti ribuan bunga plum. "Semuanya ayo bantu Huan Long." Teriak Tang San. "Serang, bantu tuan Huan Long." Teriak para prajurit.


"Apa kamu diberi misi untuk mengalahkan para bandit." Kata bandit menangkis serangan Huan Long dengan kapaknya. "Benar, bagaimana kamu tahu." Balas Huan Long menatap bandit di depannya. "Karena aku diberi misi untuk mengalahkan pasukan kerajaan yang akan datang menyerang." Balas bandit.


"Heh, jika begitu kamu akan gagal dalam menyelesaikan misi." Balas Huan Long. "Kamu yang akan gagal, bukan aku." balas pria mengayunkan kapaknya ke arah Huan Long. "Wuss." Huan Long menghindari serangan bandit. "Sepertinya, membutuhkan waktu cukup lama untuk mengalahkanmu." Huan Long melesat ke arah bandit.


10 menit kemudian Huan Long mengusap keringat di dahinya dan melihat bandit yang terbaring di tanah. "Kamu hebat, aku akan mengingatmu Huan Long." Bandit menjadi cahaya dan menghilang. Melihat para prajurit masih bertarung dengan bandit Huan Long berkata. "Tehnik Pedang Bunga Plum Blossom halaman ke 1, tarian Bunga plum."


10 menit kemudian Huan Long terengah-engah melihat semua bandit tergeletak tak bernyawa di tanah. "Kita menang." Teriak para prajurit senang. "Kamu sangat hebat Huan Long." Kata Tang San yang berkeringat dan memiliki banyak luka di tubuhnya. "Kamu juga hebat Tang San." Balas Huan Long. "Kumpulkan semua harta milik bandit, sebelum kembali ke kerajaan." Teriak Huan Long. "Baik." Balas semua prajurit.


2 jam kemudian Huan Long telah kembali ke istana dan sedang berhadapan dengan Tang Hao. "Aku tidak menyangka kamu mengalahkan semua bandit itu dengan sangat cepat." Tang Hao tersenyum.


"Ini hadiah karena kamu berhasil membunuh para bandit." Tang Hao memberikan sebuah buku skill tingkat Raja, dan 100,000 keping emas.


"Anda mendapatkan 10,000,000 exp." "Level Up." "Anda mendapatkan 35 poin." "Level Up." "Anda mendapatkan 35 poin." "Level Up." "Anda mendapatkan 35 poin." "Level Up." "Anda mendapatkan 35 poin." "+10 poin Reputasi." Poin reputasi anda mencapai 50 poin. Tidak ada seorang pun di kerajaan kecil dan menengah yang tidak mengenal nama anda."


"Sepertinya aku akan diperlakukan layaknya pahwalan jika pergi ke kerajaan menegah atau kembali di kerajaan Zhou." Kata Huan Long. Melihat Huan Long, Tang Hao kemudian memberikan sebuah lencana. "Apa ini yang mulia." Tanya Huan Long.


"Itu adalah lencana milikku, kamu akan diperlakukan hormat jika menunjukan ini saat berada di kerajaan Tang." Kata Tang Hao. "Terimakasih yang mulia." Balas Huan Long menyimpan lencana di saku bajunya.


"Saya pamit pergi yang mulia." Kata Huan Long. "Mengapa kamu terburu-buru. Mengapa kamu tidak istirahat disini." Balas Tang Hao. Huan Long terdiam kemudian berkata. "Baiklah, saya mungkin akan merepotkan yang mulia." balas Huan Long.


"Pelayan, antar Huan Long ke sebuah ruangan untuk istarahat." Kata Tang Hao. "Baik yang mulia." Seorang wanita kemudian muncul dan berkata. "Ikuti saya tuan Huan Long." Huan Long kemudian mengikuti wanita.


Tidak lama kemudian Huan Long masuk ke dalam kamar dan berbaring di kasur. Huan Long mengambil lencana di saku bajunya dan melihat pemberitahuan yang muncul. "Lencana raja Tang Hao. Saat menunjukan lencana di dalam kerajaan Tang, anda akan diperlukan hormat layaknya seorang pangeran."


Saat ini aku sudah memiliki total 5 lencana. Kata Huan Long menaruh lencana di penyimpanan. Huan Long memegang buku yang dia dapatkan dari Tang Hao dan melihat pemberitahuan yang muncul.


Melihat pemberitahuan, Huan Long kemudian menekan Ya. Buku menjadi sinar cahaya dan masuk ke dalam kepala Huan Long. "Dengan ini, aku bisa mengalahkan ahli tingkat Raja dengan mudah." Huan Long tersenyum.


Huan Long membuka tabel Leaderbord dan melihat peringkatnya berada di urutan 245. "Saat ini aku berada di urutan 245. Top player level 1 saat ini tingkat kaisar level 25." Gumam Huan Long kemudian menutup tabel leaderboard.


Huan Long berjalan ke arah jendela kemudian melihat pemandangan kota. "Aku rindu bumi." Huan Long menghela nafas kemudian berbaring di ranjang.


Keesokan harinya Huan Long berada di ruangan dan berkata. "Yang Mulia saya ingin pergi." "Baiklah, jaga dirimu Huan Long." Kata Tang Hao. "Terimakasih yang mulia." Huan Long tersenyum kemudian berjalan pergi.


Huan Long meninggalkan ruangan dan melihat Tang San sedang menunggunya. "Jaga dirimu dengan baik." Kata Tang San. "Kamu juga Tang San." Huan Long dan Tang San berjabat tangan.


"Aku pergi." Huan Long tersenyum kemudian pergi. Melihat Huan Long pergi Tang San menghela nafas. "Suatu saat dia pasti akan membuat legenda di benua barat."


10 menit kemudian Huan Long berada di luar gerbang ibukota dengan menunggangi kuda. "Setelah 5 bulan menetap di ibukota kerajaan Tang, akhirnya aku pergi juga." Kata Huan Long. Huan Long menghela nafas kemudian tersenyum. "Dinasti Qin, aku akan datang. Hiya" Huan Long kemudian mencambuk kudanya.


Keesokan harinya Huan Long berada di sebuah kota dan melihat para ahli yang terbang. "Jadi ini Ibukota Dinasti Qin, banyak ahli tingkat kaisar disini." Gumam Huan Long. "Kota ini 2 kali lebih luas dari pada ibukota kerajaan Tang. Aku tidak tahu butuh berapa lama menyelesaikan misi di kota ini." Huan Long menghela nafas.


"Baiklah, karena aku sudah tiba di ibukota dinasti Qin. Maka aku langsung saja untuk menyelesaikan semua misi." Huan Long tersenyum kemudian masuk ke dalam sebuah toko. "Permisi, apa ada yang bisa aku kerjakan disini."


5 bulan telah berlalu Huan Long saat ini sedang menempa. "Ting!." "Ting!." "Ting!." Tidak lama kemudian armor yang Huan Long tempa bersinar.


"Armor Spiritual Tingkat Rendah. Info : Armor yang di buat oleh segenap jiwa dan raga Blacksmith Huan Long. Vitalitas +100, Durability 100/100. Efek pemulihan stamina dan mana meningkat 2x lipat. Efek khusus dapat menahan segala jenis serangan ahli tingkat raja."


"Tinggal membuat 2 armor spiritual lagi untuk menyelesaikan misi." Huan Long tersenyum. Saat hendak menempa armor lagi Huan Long melihat pemberitahuan yang muncul.


"Karena game sudah berjalan selama 1 tahun 6 bulan. Maka event Diskon akan di mulai lagi. Setiap player mendapatkan diskon 50% setiap membeli buku skill, senjata, dan pakaian. Event akan berlangsung selama 24 jam."


Melihat pemberitahuan yang muncul Huan Long berkata. "Dengan adanya event discon pasti banyak player yang membeli buku skill. Tapi anehnya tidak ada tehnik pernapasan tingkat Immortal yang dijual di toko."


Huan Long membuka tabel Leaderbord dan melihat dirinya berada di tingkat 190. "Top player nomor 1 saat ini mencapai tingkat Kaisar dan memiliki level 80. Sedikit lagi dia akan level 99." Gumam Huan Long. Huan Long menutup Leaderbord dan menghela nafas. "Butuh waktu berapa lama untukku menyelesaikan semua misi di ibukota ini."


3 bulan kemudian kemudian Huan Long sedang duduk di depan sebuah toko dan melihat pemberitahuan yang muncul di depannya.


"Selamat karena telah menyelesaikan semua misi di ibukota Dinasti Qin. Anda mendapatkan hadiah 35 poin, 1.000,000 keping emas dan buku skill tehnik pernapasan tingkat Kaisar." "Perlu waktu 8 bulan untuk menyelesaikan semua misi di ibukota." Kata Huan Long.