The Book Of Martial God

The Book Of Martial God
43. Melawan Geng Baldy



Setelah mendengar cerita pria botak dan 3 pria lainnya, pria dengan wajah bertato berkata. "Karena kalian berempat memiliki level 90. Maka pria itu pasti level 100 ke atas." "Ahh, berarti level pria itu setara dengan kakak." Kata pria lain. "Aku tidak tahu, tapi karena dia berani macam-macam dengan saudara kita. Maka aku akan mencarinya. Kumpulkan semua anggota. Besok kita akan mencari pria yang melukai saudara kita." "Baik kak." balas beberapa pria.


Keesokan harinya Tian Long sedang duduk menginjak tubuh mayat hidup. "Exp +10." Level up." "Selamat Anda telah mencapai level 100." "Anda dapat memilih untuk meningkatkan skill Healing ke tingkat C Atau mendapatkan 10 poin." Tian Long melihat pemberitahuan yang muncul di depannya.


"Aku akan meningkatkan skill Healing ke tingkat c. 10 Poin terlalu sedikit bagiku, jika itu 1000 poin. maka aku akan memilih mendapatkan poin." kata Tian Long meningkatkan skill Healing ke tingkat c.


Tian Long kemudian melihat info skill Healing Tingkat C. "Sebuah kemampuan untuk menyembuhkan semua luka dan memulihkan stamina ke kondisi sempurna. Konsumsi 100 poin ki/mana."


"Sepertinya menjadi support harus memfokuskan pada mana." Gumam Tian Long. "Munculkan tabel status." Sebuah tabel status kemudian muncul di depan Tian Long.


Nama : Tian Long


Usia : 20 tahun


Level : 100 Next Level Exp (10/101)


Ras : Manusia Elite Tingkat Rendah


Kekuatan : 5000


Agility : 5000


Vitalitas : 5000


Stamina : 4900/5000


Ki/Mana : 450/495


Poin : 495 > 0 > 5


Melihat statusnya Tian Long berkata. "Dalam waktu 24 jam aku sudah mencapai level 100. Poin ki ku juga mencapai 495." Tian Long tersenyum kemudian menambahkan 5 poin ke Ki/Mana. Sinar putih kemudian menyelimuti tubuh Tian Long. dengan begini poin ki ku mencapai 500.


Tian Long menutup tabel status kemudian melihat pedang bewarna ungu sepanjang 1 meter yang muncul di kedua tangannya. "Semakin banyak poin ki yang aku miliki, maka warna ki pedang akan berubah." gumam Tian Long.


"Sepertinya dia pria yang dimaksud." Kata pria menunjuk Tian Long. "Ayo pergi." kata pria yang memiliki tato di wajahnya. "Baik kak." puluhan pria kemudian berjalan ke arah Tian Long. "Hei bung, apakah kamu yang memotong lengan 4 saudaraku." Kata pria bertato melihat Tian Long.


"Oh, apakah kalian teman 4 pria yang lengannya aku potong kemarin." Balas Tian Long. "Berengsek, semuanya serang dia." "Baik kak." "Ikat." Kata seorang pria kemudian sebuah tanaman muncul dari tanah dan mengikat tubuh Tian Long.


"Fire ball." "Water ball." "Wind Arrow." "Booom!!." Ledakan terjadi. "Serangan kalian tidak melukaiku sama sekali." Kata Tian Long berjalan dari asap ledakan. "Busshh." Tian Long melihat sebuah peluru mengenai bahunya.


"Jawabannya sederhana, karena aku sangat kuat." Kata Tian Long memunculkan dua pedang bewarna ungu sepanjang 1 meter dan menebas 5 pria yang menyerangnya. "Slashh." "Slasshh." Tubuh 5 pria terpotong menjadi dua.


Saat ini 20 meter dari tempat Tian Long bertarung. Seorang wanita sedang melihat Tian Long bertarung melawan puluhan pria. "Bukankah dia pria yang kemarin menolakku. Mengapa dia di serang oleh geng Baldy. Apa dia mempunyai salah." kata wanita yang tidak lain adalah May.


Melihat 5 temannya mati dengan badan terpotong pria bertato berteriak. "Semuanya serang dia." "Cari mati." kata Tian Long menghindari serangan dan menebas puluhan pria. "Slasshh." "Ahhh." "Slasshh." "Ahhh."


Pria bertato memiliki ekspresi buruk di wajahnya sata melihat Tian Long dengan mudah membunuh teman-temannya. "Hanya kamu yang tersisa dengan penembak jitu yang bersembunyi di gedung itu." Kata Tian Long kemudian pedang di tangan kirinya berubah menjadi busur, dan pedang di tangan kanannya berubah menjadi anak panah.


Tian Long kemudian membidik penembak jitu. "Mati." "Wusshh." Anak panah yang terbuat dari ki melesat ke arah penembak jitu. "Busshh." Kepala penembak jitu hancur saat terkena panah ki Tian Long.


"Hanya tersisa kamu seorang." Kata Tian Long melihat pria yang memiliki tato di wajahnya. "Bukk." Pria bertato kemudian bersujud. "Tuan, tolong ampuni aku." pria bertato menangis. "Semua temanmu telah mati, tidak adil jika kamu yang hidup seorang diri." Balas Tian Long.


"Berengsek." Pria bertato berteriak dan menyerang Tian Long. Tian Long memegang kepala pria bertato kemudian meremukan kepalanya. "Krakkk." Kepala pria bertato hancur.


"Keluarlah." Kata Tian Long melihat ke arah tempat May bersembunyi. "Aku tahu kamu bersembunyi disana." Kata Tian Long melihat May masih bersembunyi. "Ahh, bagaimana kamu bisa mengetahui diriku." May keluar dari balik pohon. "Aku bisa merasakan mahluk hidup dalam jarak 500 meter." Balas Tian Long. "Kamu pasti bercanda." May tersenyum dan berjalan ke arah Tian Long.


Melihat May Tidak jijik dan takut melihat puluhan mayat Tian Long berkata. "Menarik, kamu tidak jijik dan takut saat melihat mayat." "Aku sudah terbiasa melihat pembunuhan dan mayat manusia yang tergeletak di jalan." Balas May.


"Tian Long, bisakah kamu membantuku level up." May memohon melihat Tian Long. "Baiklah, aku akan membantumu naik ke level 10. "Yee.. Terimakasih Tian Long." May memeluk Tian Long. Tian Long merasakan dada May dan bergumam. "Aku sudah lupa akan sensasi ini." "Baiklah, ayo kita cari mayat hidup." Tian Long melihat May. "Baik." May mengangguk. Tian Long dan May berjalan pergi.


20 Menit kemudian Tian Long memegang leher mayat hidup dan berkata. "Bunuh dia." "Baik." May kemudian menusuk kepala mayat hidup dengan pisau berkali-kali. "Ceppp." "Ceepp." "Akhirnya aku level 10." May berteriak dengan bahagia. Tian Long kemudian melemparkan mayat hidup. "Bukk."


"Apa job yang akan kamu pilih." Tanya Tian Long. "Aku memilih Mage." Balas May. "Skill apa yang kamu dapatkan." Tanya Tian Long. May kemudian mengangkat tangannya kemudian sebuah batu melayang di udara. "Telekinesis." Kata Tian Long melihat May. "Benar, aku memiliki kemampuan Telekinesis." May mengangguk.


"Apa kamu bisa melayang di udara." Tanya Tian Long. "Tidak. Aku hanya bisa memanipulasi objek ringan di sekitarku." May menggeleng. "Jika kamu level 100. Skillmu akan meningkat, dan kamu mungkin bisa melayang di udara." Balas Tian Long.


"Ahh, benarkah." May terkejut. "Mungkin. Karena skillku meningkat setelah mencapai level 100." Balas Tian Long. "Jika begitu, bisakah kamu membantuku mencapai level 100." May memeluk lengan Tian Long.


"Kita tidak memiliki hubungan, jadi buat apa aku." sebelum menyelesaikan kalimatnya Tian Long melihat May mencium bibirnya. "Tian Long, aku bersedia memberikan segalanya untukmu. Asalkan kamu membantuku mencapai level 100." Kata May dengan tersipu.


"Bukankah sudah kubilang sebelumnya. Kamu bukan tipeku." Balas Tian Long. Mendengar kata Tian Long May mengigit bibirnya dan berteriak. "Kamu berengsek Tian Long." May kemudian berjalan pergi. "Wanita tidak tahu diri." Balas Tian Long berjalan pergi.


6 Jam telah berlalu, saat ini di suatu tempat beberapa pria sedang berkumpul. "Geng Baldy telah musnah." Kata seorang pria. "Siapa yang bisa menghancurkan geng baldy yang berjumlah puluhan dan rata-rata level mereka 80 ke atas. Apalagi ketua mereka Deni level 100." Kata pria lain. "Menurut informasi, geng baldy di hancurkan oleh 1 orang." Kata pria yang menggunakan kaca mata hitam.


"Level pria itu 150 ke atas jika dia dengan mudah mengalahkan puluhan anggota geng Baldy." Kata pria lain. "Itu sudah jelas." Kata pria yang menggunakan kaca mata hitam. "Lalu bagaimana kak. Apa kita akan berdiam diri saja. Aku takut pria itu akan mengincar organisasi kita." kata pria lain.


"Jika dia mengincar organisasi kita. Kita akan membunuhnya, organisasi kita jauh lebih kuat dari pada geng Baldy. Karena semua anggota kita sebentar lagi akan mencapai level 100." Balas pria berkacamata hitam. "Haha, benar kak. Setelah semua anggota kita mencapai level 100. Kita bisa menguasai kota J." pria lain tertawa.