
Tian Long muncul di belakang pria dan berkata. "Apa kamu memiliki keahlian lain." pria berpakaian biru berbalik dan mengangkat tangannya. "Aku menyerah. Stock pil yang aku persiapkan untuk pertarungan antar galaxy sudah habis. Jika pertarungan ini terus berlanjut, aku pasti akan kalah." Tian Long terkejut mendengar kata pria.
Tian Long kemudian melihat dirinya berada di ruangan putih. "Selamat bagi para peserta yang telah memenangkan pertempuran dan berhasil masuk ke dalam peringkat 12 besar. Ini adalah 4 botol air kehidupan sebagai hadiah kalian." kata domba putih kemudian botol kaca muncul di depan para peserta yang memenangkan pertempuran.
"Baiklah, apa di antara kalian ada yang tidak puas. Dan ingin menantang pemenang untuk bertarung." kata domba putih. Melihat tidak ada jawaban domba putih berkata. "Baiklah, kalau begitu kalian akan kembali ke planet kalian." "Aku harap kita bisa bertemu lagi Tian Long." Pria berpakaian biru melihat Tian Long sebelum menghilang.
"Baiklah, konsumsilah air kehidupan untuk memulihkan energi kalian." Kata domba putih. "Jika aku minum ini, aku akan menerobos. Apa tidak masalah aku menerobos disini." Tian Long melihat domba putih.
"Baiklah, yang ingin menerobos bilang saja. Aku akan menstransfer kalian ke planet pertempuran." Kata domba putih. "Transfer aku juga." Kata seorang pria berjubah hitam. "Oke." Balas domba putih kemudian Tian Long dan pria berjubah hitam menghilang.
Tian Long melihat dirinya tiba-tiba berada di sebuah hutan. Tian Long kemudian meminum 4 botol air kehidupan yang dia dapatkan. "Usia Anda bertambah 4000 tahun." "Apa anda ingin menerobos alam demi god Ya/Tidak." Tian Long melihat notifikasi yang muncul di depannya.
"Aku ingin menerobos." "Singg." Cahaya terang turun dari langit dan menyinari tubuh Tian Long. Tubuh Tian Long mulai hancur saat terkena cahaya, dari kulit, daging, tulang dan organ dalam. Saat ini hanya tersisa jantung Tian Long di bawah sinar cahaya. Dan beberapa detik kemudian organ dalam lainnya mulai terbentuk kembali.
Hanya dalam hitungan detik tubuh Tian Long kembali seperti semula. Tian long memegang kepalanya dan berkata. "Setelah menerobos demi god. Aku tidak menyangka mendapat ingatan di kehidupanku yang dulu. Sebelum terlahir sebagai manusia aku adalah high god." Tian Long menatap langit dan berkata "tabel status."
Nama : Tian Long
Usia : 30 tahun
Level : 0 Next Level Exp (0/100.000)
Ras : Manusia Setengah Dewa
Kekuatan : 100.000
Agility : 100.000
Vitalitas : 100.000
Stamina : 100.000 / 100.000
Ki/Mana : 100.000 / 100.000
Poin : 0
Info : Memiliki Tubuh Gamer yang membuat kenyataan sama nyamannya seperti bermain game.
"Di kehidupanku yang dulu. Aku membutuhkan waktu 100 tahun untuk menjadi demi god. Tidak kusangka saat ini, aku hanya butuh 30 tahun untuk menjadi demi god." Kata Tian Long melihat statusnya.
Saat hendak membuka tabel shop, Tian Long melihat dirinya berada di ruangan putih. "Baiklah, pertarungan seperti sebelumnya kalian semua akan secara acak bertarung 1 vs 1 untuk memperebutkan 6 besar."
"Pemenangnya akan mendapatkan 1 air kehidupan. Namun kualitas air ini lebih bagus, dari air kehidupan yang kalian minum sebelumnya." Kata domba putih. "Hadiahnya pasti air kehidupan kualitas menengah." Gumam Tian Long. "Baiklah, jika tidak ada yang ditanyakan lagi. Maka pertempuran dimulai." 12 peserta mulai menghilang dari ruangan putih.
Tian Long tiba-tiba muncul di tengah kota dan melihat seorang wanita berkulit putih berambut kuning setinggi 180cm di depannya. "Status wanita." Kata Tian Long kemudian layar status muncul di depannya.
Nama : Hestia
Usia : 110 tahun
Ras : Angel
Kekuatan : 110.000
Agility : 110.000
Vitalitas : 110.000
Stamina : 110.000/ 110.000
Ki/Mana : 110.000/ 110.000
Info : Memiliki kemampuan elemen cahaya. Memiliki kemampuan Regenerasi. Memiliki kemampuan double life.
"Double Life. Saat dirinya mati, dia akan hidup kembali tidak lama kemudian. Saat menjadi high god, aku juga memiliki kemampuan itu. Namun kekuatanku akan turun drastis jika bangkit kembali dari kematian." Gumam Tian Long.
"Seorang kultivator yang telah mencapai alam setengah dewa." Kata wanita melihat Tian Long. "Mengapa malaikat sepertimu ikut serta dalam perang antar galaxy. Bukankah seharusnya kamu berada di surga." Tanya Tian Long. "Kamu tahu tentang surga." Wanita terkejut.
"Sial. Aku keceplosan." Tian Long mengutuk. Tian Long tahu dirinya saat ini di tonton oleh banyak dewa, dan harus merahasiakan dirinya yang terlahir kembali. "Aku membaca banyak kitab yang membahas tentang surga." Balas Tian Long.
"Menarik. Jarang sekali ada kultivator yang suka membaca kitab." Kata wanita. "Cukup basa-basinya, ayo kita bertarung." Kata Tian Long kemudian memegang sebuah pedang yang muncul dari udara kosong.
"Wuusshh." Tian Long melihat sayap putih muncul di punggung wanita. Wanita kemudian memegang sebuah pedang yang terbuat dari cahaya.
Tian Long dan wanita mulai melesat. "Tingg!!!." "Wuusshh." Hembusan angin terjadi saat Tian Long dan wanita beradu pedang.
"Armor." Kata Tian Long kemudian armor emas muncul di tubuhnya. "Sepertinya kamu mulai serius." Kata wanita melihat Tian Long. "Kamu lebih kuat dariku. Jadi aku tidak akan bermain-main." Kata Tian Long kemudian mengayunkan pedangnya. "Wooaarrr." Naga emas sebesar 100 meter tiba-tiba muncul dan melesat ke arah wanita.
"Serangan seperti ini tidak akan bisa melukaiku." Kata wanita kemudian pedang cahayanya membesar sepanjang 10 meter. "Slassshh." Wanita mengayunkan pedangnya kemudian naga emas Tian Long terbelah menjadi dua.
"Lalu bagaimana dengan yang ini." Kata Tian Long mengangkat pedangnya kemudian 100 naga emas sebesar 100 meter turun dari langit. "Menarik." Kata wanita lalu ratusan pedang cahaya sebesar 100 meter muncul di langit dan melesat ke arah naga emas. "Boooomm!!!." Ledakan besar terjadi.
"Yin dan Yang bersatu." "Buzzzz." Angin berhembus kencang dari tubuh Tian Long. Rambut Tian Long yang awalnya putih menjadi abu-abu. Sementara bola matanya yang awalnya hitam berubah menjadi abu-abu.
"Terima ini." Kata Tian Long mengayunkan pedang bewarna abu-abu di tangannya. "Pisau abu-abu sepanjang 100 meter melesat ke arah wanita. "Bahaya." Wanita merasakan bahaya dari pisau abu-abu yang melesat ke arahnya.
Wanita menghindar namun pisau abu-abu mengikuti dirinya. "Tingg!!." Wanita menahan tebasan abu-abu milik Tian Long dengan pedang cahaya miliknya. Namun wanita merasa daya hidupnya berkurang.
Tian Long melihat cahaya abu-abu yang keluar dari tubuh wanita dan masuk ke dalam tubuhnya. "Anda mendapatkan tambahan masa hidup 1 tahun." "Anda mendapatkan tambahan masa hidup 1 tahun." "Anda mendapatkan tambahan masa hidup 1 tahun." "Aaaahh." Wanita berteriak dan menghancurkan pisau abu-abu.
"Aku tidak mengira bahwa kamu menguasai hukum kematian dan kehidupan." Wanita menatap Tian Long dengan ekspresi serius. "Apa kamu masih ingin melanjutkan pertempuran. Semakin lama kita bertempur. Masa hidupmu akan berkurang drastis." Balas Tian Long. "Sighh, aku menyerah." Wanita menghela nafas.
Tian Long melihat botol air muncul di depannya. "Air kehidupan tingkat menengah, Efek meminumnya dapat memperpanjang umur selama 5000 tahun." Tian Long melihat notifikasi yang muncul di depannya.
"Tian Long, siapa yang membunuh Robert." Tian Long melihat Alex yang memiliki bekas luka di matanya berjalan ke arahnya. "Dia yang membunuh Robert." Tian Long menunjuk Pria bernama Clue. Merasakan Tian Long tidak berbohong Alex berteriak. "Hei. Aku ingin menantang seseorang."
Semua orang di dalam ruangan melihat ke arah Alex. "Siapa yang ingin kamu tantang." Tanya domba putih. "Dia yang ingin aku tantang." Alex menunjuk seorang pria. "Apa ada yang ingin menantang lagi." Tanya domba putih melihat para peserta.
"Jika tidak ada, maka kalian akan kembali ke planet asal kalian." Kata domba putih. "Kamu akan menyesal menantangnya." Sebuah slime yang memiliki wajah sama dengan pria yang di tantang Alex berbicara sebelum menghilang. "Baiklah, kalau begitu kalian berdua bisa bertarung." Kata domba putih kemudian Alex dan pria bernama Clue menghilang.
Tidak lama kemudian Tian Long melihat pria bernama Clue tiba-tiba muncul. "Ternyata dia mengalahkan Alex." Kata Tian Long.
"Baiklah, konsumsilah air kehidupan dahulu untuk memulihkan energimu. Lalu aku akan melanjutkan ke pertempuran selanjutnya." Kata domba putih.
Tian Long kemudian meminum air kehidupan yang dia dapatkan. "Usia Anda bertambah 5000 tahun." Tian Long melihat notifikasi muncul di depannya dan tubuhnya mulai bersinar. Setelah sinar di tubuhnya mulai meredup Tian Long berkata. "Tabel status."
Nama : Tian Long
Usia : 30 tahun
Level : 5 Next Level Exp (0/105.000)
Ras : Manusia Setengah Dewa
Kekuatan : 105.000
Agility : 105.000
Vitalitas : 105.000
Stamina : 105.000 / 105.000
Ki/Mana : 105.000 / 105.000
Poin : 0
Info : Memiliki Tubuh Gamer yang membuat kenyataan sama nyamannya seperti bermain game.
"Aku level up 5 kali." Tian Long melihat statusnya. "Setiap level up, aku akan mendapatkan 5000 poin." Gumam Tian Long.
"Baiklah, pertarungan selanjutnya sama seperti sebelumnya, kalian semua akan secara acak bertarung 1 vs 1. Pemenangnya akan mendapatkan 2 air kehidupan yang kualitasnya seperti kalian dapatkan sebelumnya." Kata domba putih.
"Apa ada yang bertanya." Kata domba putih melihat 6 peserta. "Jika tidak ada yang bertanya, maka pertempuran dimulai." Kata domba putih kemudian 6 peserta menghilang.
Tian Long melihat dirinya berada di sebuah hutan. "Ciitt." "Ciiitt." Tian Long melihat puluhan kelelawar bersatu dan menjadi seorang pria berjubah hitam yang memiliki kulit putih dan rambut kuning. "Status pria." Kata Tian Long kemudian layar status muncul di depannya.
Nama : Edward
Usia : 105 tahun
Ras : High Vampir
Kekuatan : 105.000
Agility : 105.000
Vitalitas : 105.000
Stamina : 105.000/ 105.000
Ki/Mana : 105.000/ 105.000
Info : Memiliki kemampuan mengendalikan darah. Memiliki kemampuan Regenerasi.
"Kekuatannya sama denganku. Terlebih lagi dia memiliki nama Edward seperti vampire yang aku lawan di dalam dunia game bertema menara." Kata Tian Long melihat status vampir.
"Manusia menyerahlah, kamu tidak akan bisa menang melawan diriku." Pria berambut kuning melihat Tian Long. "Vampir jelek, kekuatanmu setara denganku. Bisa-bisanya kamu menjadi sombong." Tian Long mencibir.
"Itu karena aku bisa mengendalikan darah." Kata pria berambut kuning menggerakan jarinya, namun tidak ada yang terjadi.
"Hahaha, kekuatan kita setara, jadi kamu tidak bisa mengendalikan darah di dalam tubuhku. Terlebih lagi saat ini aku adalah demi god." Kata Tian Long kemudian mengeluarkan auranya. "Buuzzz." "Uugghhh." Pria berambut kuning merasakan sedikit tekanan dari aura yang di keluarkan Tian Long.
"Skill Fear hanya berfungsi pada lawan yang lebih lemah dariku. Kekuatannya setara denganku, jadi dia tidak terlalu terpengaruh." Kata Tian Long melihat pria berambut kuning yang masih berdiri dan menatap dirinya.
"Aku heran, bagaimana vampir lemah sepertimu bisa masuk 6 besar. Peserta yang ku lawan sebelumnya, jauh lebih kuat darimu." Tian Long melihat pria berambut kuning. "Berengsek, aku akan membunuhmu." Teriak pria berambut kuning kemudian ribuan pedang darah sepanjang 1 meter muncul dari udara kosong dan melesat ke arah Tian Long.
Tian Long mengayunkan pedangnya kemudian ratusan ribu bunga plum muncul, dan membentuk ribuan pedang pink sepanjang 1 meter. "Booom!!." Ribuan pedang darah dan pedang bunga plum bertabrakan.
"Mati!!." Tian Long muncul di belakang pria berambut kuning dan mengayunkan pedangnya. "Slassshh." Pisau hitam sepanjang 105 meter melesat ke arah pria berambut kuning. "Ciiitt." "Ciiitt." Tubuh pria berambut kuning berubah menjadi puluhan kelelawar.
"Aku ingin lihat apa kelelawar sepertimu takut akan api." Kata Tian Long menjentikan jarinya kemudian ribuan panah api bewarna kuning muncul di udara dan melesat ke arah puluhan kelelawar.
"Wuusss." "Ahhhh." Puluhan kelelawar terbakar api. "Berengsek." "Wuusshh." Puluhan kelelawar menyatu dan berubah menjadi pria berambut kuning. "Aku akan membunuhmu Tian Long." Teriak pria berambut kuning kemudian tubuhnya mulai membesar.
"Dia ingin bunuh diri." Kata Tian Long melihat pria berambut kuning. "Booom!!!." Tubuh pria berambut kuning kemudian meledak.
Saat ini 1000 meter dari lokasi ledakan pria berambut kuning sangat kurus dan melihat di lokasi ledakan. "Apa aku menang." Kata pria berambut kuning.
"Sepertinya kamu kalah." Tian Long muncul di belakang pria berambut kuning dengan memegang pedang. "Aku menyerah." Teriak pria berambut kuning saat Tian Long hendak menebas lehernya.