
1 Jam kemudian di sebuah ruangan beberapa orang sedang berkumpul. "Kali ini monster beast telah bertambah kuat dan mengusai berbagai elemen seperti para player." Kata seorang pria paruh baya berpakaian hijau. "Seorang player menggunakan skill observasi pada monster beast yang muncul dan melihat kekuatan mereka setara player berlevel 500." Kata pria paruh baya lain.
"Jika begitu player di bawah level 500 tidak boleh berburu monster beast sendiri dan harus membentuk kelompok minimal 10 orang seperti saat kemunculan monster beast pertama kali, goblin dan juga mayat hidup." Kata pria paruh baya berpakaian hitam.
"Aku setuju dengan saran presiden." "Aku juga setuju. Keselamatan player adalah yang terpenting." Kata semua orang di dalam ruangan. "Jika begitu bagaimana kita akan mengurus pria bernama Tian Long itu. Ini sudah 10 hari setelah dia membunuh prajurit kita." Tanya pria paruh baya berpakaian hijau.
"Untuk saat ini abaikan saja dia. Setelah para prajurit atau para player sudah bisa membunuh monster beast seorang diri. Kita akan menyerangnya." Kata pria paruh baya berpakaian hitam yang di panggil presiden.
"Aku setuju dengan saran Presiden." "Aku juga setuju. Pria bernama Tian Long itu tidak akan bisa pergi dari negara ini." balas semua orang di dalam ruangan. "Jika begitu rapat hari ini berakhir." Kata pria paruh baya berpakaian hitam yang di panggil presiden.
10 Menit kemudian pria paruh baya bepakaian hijau keluar dari sebuah gedung dan melihat seorang pria berpakaian hijau yang menggunakan kacamata hitam. "Jendral." Kata pria berkacamata hitam melepas kacamatanya dan memberi hormat. "Ada apa kamu kemari." Balas pria paruh baya yang di panggil Jendral.
"Saya ingin bertanya tentang kapan kita akan menangkap pria bernama Tian Long itu." Tanya pria. "Setelah semua player atau prajurit bisa membunuh monster beast seorang diri. Kita akan menangkap pria bernama Tian Long itu." Balas pria paruh baya yang di panggil Jendral. "Baik Jendral." Balas pria.
70 Hari telah berlalu setelah dunia berubah dan mayat hidup muncul. Saat ini seorang pria berambut putih setinggi 180 cm sedang berdiri di atas mayat monster beast dan melihat pemberitahuan muncul di depannya.
"Exp +500." Level up." "Selamat Anda telah mencapai level 900." "Anda dapat memilih untuk mendapatkan kotak hadiah atau mendapatkan 90 poin."
Tian Long kemudian memilih kotak hadiah dan membukanya. "Selamat Anda mendapatkan skill Deteksi Haus Darah Rangking S. Sebuah skill yang mendeteksi semua ancaman pada pengguna. Mendeteksi ancaman dengan jangkauan 50 meter dari lokasi pengguna."
"Sebernanya aku bisa merasakan bahaya melalui naluriku. Namun jaraknya tidak sejauh 50 meter. Tapi skill ini tidak buruk juga." Tian Long mengangguk kemudian berkata. "Tabel skill."
Tian Long kemudian melihat 6 skill. Skill Healing Ranking S , Skill Observasi Ranking S, Teleport Ranking S, Skill Life Drain Rangking S, Skill Deteksi Haus Darah Rangking S, dan Skill Mana Shield Ranking A.
"Hanya ada 10 Skill yang bisa aku pelajari dari system pemberian dewa. Jadi aku harus pilih-pilih dalam mempelajari 4 skill yang tersisa. Meski aku juga bisa menghapus skill di tabel skill dan menggantinya dengan skill baru." Kata Tian Long kemudian berkata. "Teleport." Tian Long kemudian menghilang dan muncul 10 meter dari lokasinya sebelumnya.
"Kak. Kami berhasil membunuh monster beast seorang diri." Kata Bunga melihat Tian Long. "Bagus." Tian Long kemudian berjalan ke arah Bunga, Cindy dan Lisa. "Kak, aku lihat di tabel friendlist kamu sudah level 900. Skill apa lagi yang kamu dapatkan." Tanya Cindy.
"Skill Haus Darah Rangking S. Aku bisa merasakan sebuah ancaman dalam jarak 50 meter." Balas Tian Long. "Ahhh, mengapa kamu selalu beruntung sayang. Saat level 500 aku hanya mendapatkan skill Mana Shield Rangking B. Rangkingnya jauh lebih rendah dari pada skill milikmu sayang." Lisa terkejut. "Kamu seharusnya beruntung karena tidak mendapat skill Ranking D." balas Tian Long.
Saat ini di kota lain beberapa pria sedang berkumpul. "Kamu pergi bersama 30 prajurit berlevel 800 ke atas untuk menangkap Tian Long." kata pria paruh baya berseragam hijau melihat seorang pria.
6 Jam telah berlalu, saat ini Tian Long sedang bersama Bunga, Cindy dan Lisa memburu monster beast. "30 orang dengan niat buruk mendekat ke arah anda dari arah utara." Tian Long melihat pemberitahuan bewarna merah di depannya.
"Kalian bertiga pergilah ke arah selatan. Ada sekelompok orang yang berniat buruk padaku." Kata Tian Long melihat Bunga, Cindy dan Lisa. Ketiga wanita terkejut kemudian berkata. "Hati-hati sayang." "Hati-hati kak." Bunga, Cindy dan Lisa kemudian pergi.
Tidak lama kemudian Tian Long melihat beberapa mobil yang berhenti dan mengelilingi dirinya. "Bruakk." Tian Long melihat 28 pria turun dari mobil. "Tian Long akhirnya kita bertemu." pria berkacamata hitam melihat Tian Long.
"Siapa kamu." Tanya Tian Long. "Aku adalah Jefri teman Deni pria yang kamu bunuh." balas pria bernama Jefri membuka kacamatanya. "Oh, berarti kalian pasukan pemerintah." Balas Tian Long. "Benar, kami adalah prajurit yang bekerja untuk pemerintah." Balas Jefri.
"Apa kalian ingin membalaskan kematian Deni dan teman-temannya." Tanya Tian Long. "Jika kamu tidak mau bekerja untuk pemerintah, kami akan membunuhmu." Balas Jefri. "Apa untungnya bekerja untuk pemerintah." Tanya Tian Long. "Kamu akan mendapat uang, dan tempat tinggal yang bagus." Balas Jefri.
"Aku tidak tertarik dengan uang." balas Tian Long. "Lalu, apa kamu menolak untuk bekerja pada pemerintah." Tanya Jefri. "Aku menolak." Balas Tian Long. "Aku sudah tahu bahwa kamu akan menolak." Kata Jefri kemudian mengangkat tangannya.
"Duarr." "Duuar." Tian Long melihat 2 peluru yang melesat ke arahnya. Tian Long kemudian menangkap 2 peluru menggunakan tangannya. "Dapat menangkap peluru dengan mudah. Seharusnya kecepatanmu mencapai 1000 poin." Jefri melihat Tian Long.
"Benar, kecepatanku 1000 poin lebih. Apa sekarang kalian takut padaku." Tian Long tersenyum. "Tidak ada kata takut di kamus kami." Balas Jefri kemudian berteriak. "Semuanya formasi A." "Aku tidak akan membiarkan kalian menyerangku." Kata Tian Long kemudian mengeluarkan tekanan dari tubuhnya. "Uuhhh." Jefri dan 27 pria lainnya kemudian berbaring di tanah.
"Bagaimana bisa aku takut padanya." Jefri berkeringat. Jefri kemudian melihat Tian Long yang di penuhi aura hitam. "Uuuhh." Jefri merasakan dadanya sesak. "Skill Fear yang aku pelajari saat di dalam game sangat berguna." Gumam Tian Long kemudian menghilangkan tekanannya.
"Kembalilah dan katakan pada atasan kalian. Bahwa aku akan menemui mereka." kata Tian Long. "Uuhh." Jefri melihat Tian Long dan bergumam. "Perbedaan level kami pasti sangat jauh."
"Baiklah, kami akan menyampaikan pesanmu. Semuanya ayo kembali." teriak Jefri. "Baik." 27 pria mengangguk kemudian melihat Tian Long dan berjalan ke dalam mobil. "Hati-hati kalian jangan sampai mati oleh monster beast di perjalanan." Teriak Tian Long. Jefri yang berada di dalam mobil mengigit bibirnya saat mendengar kata Tian Long.
Tian Long kemudian melihat Jefri dan anggotanya pergi. "Sepertinya besok aku akan pergi menemui atasan mereka." kata Tian Long kemudian berjalan ke arah Bunga, Cindy dan Lisa pergi.
Sementara itu di dalam mobil seorang pria berkata kepada Jefri. "Mayor level pria bernama Tian Long itu pasti melebihi 1000. Saat dia mengeluarkan tekanan aku kesulitan bernafas." "Benar mayor, aku kesulitan bernafas saat merasakan tekanan yang di keluarkan dirinya." Balas pria lain.
"Bukan cuma kalian saja yang kesulitan bernafas, aku juga kesulitan bernafas." Balas Jefri dengan ekspresi buruk. Semua pria yang berada di dalam mobil terkejut mendengar kata Jefri. "Jika dia memiliki skill intimidasi seperti itu. Mustahil bagi kita untuk mengalahkannya dari jarak dekat. Bahkan dalam jarak jauh seperti 2 sniper yang memiliki level 810 tidak bisa melukainya." Kata Jefri.