The Alpha Is Watching Me

The Alpha Is Watching Me
Penyerangan



Beberapa hari berlalu dengan damai bagi para werewolf terkecuali Dean yang masih belum bisa menemukan kekuatan didalam diri Aluna untuk bisa melindungi kaumnya.


Matthew, Joe beserta nenek Giselle pun tak hentinya memperhatikan setiap gerak-geriknya. Dean yang kala itu sedang menatap Aluna hingga tak berkedip disadari olehnya.


" Apa yang sedang kalian lakukan? kenapa kalian terus menatapku dengan tatapan aneh?." protes Aluna kepada mereka yang berada satu ruangan dengannya.


Dean tidak menjawab apapun hingga Matthew mendekat padanya dan berbisik sesuatu namun keduanya tidak mengalihkan pandangannya dari Aluna.


" Kau lihat wajahnya memerah apa mungkin dia bisa berubah menjadi seperti kita?."


Ucap Matt dengan suara pelan.


" Entahlah. Haruskah kita coba untuk memancingnya?."


Aluna semakin jengkel karena diabaikan oleh para pria itu hingga ia memutuskan untuk keluar ruangan dan mencari ibunya. Dan ia menemukannya sedang berada dihalaman belakang.


" Ibu, kau sedang apa disini."


" Ibu hanya sedang menikmati pemandangan disini. Sangat bagus kan?."


Aluna mengikuti arah yang ditunjuk Lily dan ia pun setuju bahwa pemandangan disana cukup memanjakan mata.



Hutan berkabut dengan hamparan air tenang dibawahnya sangat menenangkan hingga membuat siapa saja tak bosan melihatnya.


Terpesona oleh indahnya tempat itu keduanya tidak ada yang saling bicara hingga mata Aluna menangkap sesuatu yang janggal.


" Ada sesuatu dari dalam air." pekiknya membuat Lily waspada.


" Apa yang kau lihat?."


" Itu seperti.. seekor serigala."


Belum selesai rasa terkejutnya beberapa orang werewolf termasuk Dean berlari menghampiri mereka dengan wujud serigala besar.


Pertama kalinya Aluna melihat hal itu ia sedikit terguncang namun Lily segera menariknya untuk menjauh dari danau.


Aluna yang diseret oleh ibunya sendiri bernafas dengan terengah-engah saat tiba ruangan itu rupanya semua werewolf pun sudah mulai siaga.


" Aluna, kau tidak apa-apa?."


Miranda menghampirinya dengan khawatir.


" Aku baik-baik saja. Sebenarnya apa yang terjadi?."


" Apa mungkin serigala yang tadi berada didalam danau?."


" Kau melihatnya dengan jelas?."


" Tidak, hanya kepalanya yang muncul dipermukaan air dengan mata yang merah menyala."


Beberapa yang berada disana mulai terlihat panik dan juga ketakutan terlebih mereka adalah werewolf yang lemah karena sudah berumur.


" Semuanya tenang kita harus saling melindungi sesuai perintah Alpha jadi kalian tidak akan apa-apa."


Seseorang dari mereka mencoba menenangkan hingga kondisi kembali kondusif.


...........


Dean dan yang lainnya berpencar hingga menyusuri sisi danau namun mereka tak menemukan apapun bahkan bau dari serigala yang memata-matai mereka tak tercium sedikitpun. Lama mereka menunggu pun tak ada yang muncul hingga akhirnya mereka memutuskan untuk kembali.


Setibanya mereka di markas semua orang segera mengerubungi Dean untuk mendengarkan informasi yang mereka dapatkan.


" Kami sudah mencari ke seluruh tempat tapi tak menemukannya. Kalian semua harus berhati-hati dan aku tidak akan mengijinkan siapapun keluar dari sini meskipun hanya dihalaman."


" Itu artinya mereka semakin dekat pada kita. Apa yang harus kita lakukan sekarang?."


Sahut seseorang dari mereka.


" Kita tidak akan bisa lari lagi satu-satunya jalan adalah menghadapinya kami yang terkuat akan melindungi kalian."


Aluna, Miranda, Lily dan nenek Giselle hanya berdiri terpaku dengan wajah tegang mereka.


Matthew lalu berjalan menghampiri keempatnya dan mengatakan sesuatu.


" Kita tidak ada waktu lagi Profesor, Aluna harus tahu ini sekarang."


" Matt, kau ingin menentang perintahku? mundur sekarang juga."


Dean murka membuat semua orang termasuk Aluna tersentak.


" Apa maksudmu, Matt?."


" Aluna, mari kita bicara ditempat lain."


Ajak nenek Giselle saat semua orang diam dalam keheningan juga kebingungan.


l