The Alpha Is Watching Me

The Alpha Is Watching Me
Pembawa Kedamaian



Tok.. tok.. tok.. rumah yang hampir reot karena dimakan usia diketuk oleh seseorang namun belum ada sautan sama sekali. Tok.. tok.. sekali lagi orang itu mengetuk dan barulah terdengar ada jawaban.


" Iya sebentar. Jalanku tidak bisa cepat bisakah kau bersabar." Gerutu nenek Giselle dari dalam.


Saat terbuka para tamu asing itu berbalik dan segera ia tahu siapa mereka semua.


" Kalian.."


" Selamat siang Prof. Giselle bisa kami masuk ada hal yang ingin kami tanyakan." ucap Joe mewakili.


Seolah mengerti tanpa berpikir panjang nenek Giselle membukakan lebar-lebar pintu kayu itu.


" Kami akan pada intinya saja. Kau mungkin sudah tahu peristiwa 100 tahun lalu yang terjadi pada kami. Tolong beritahu kami apa yang kau tahu karena aku tidak ingin hal yang sama terjadi lagi."


Dean terdengar memohon dan hampir putus asa membuat nenek Giselle sedikit iba.


" Begini.. sekitar lebih dari 100 tahun lalu aku bekerja pada Profesor. Martin dia adalah ilmuwan hebat dan penemuannya selalu diakui. Hingga suatu hari dia bilang dia menemukan sesuatu yang bisa membuat manusia hidup selamanya dan aku pun sangat senang bisa ikut serta dalam tim nya. Tapi aku awalnya tidak tahu bahwa dia menangkap beberapa manusia serigala untuk eksperimennya."


Nenek Giselle menjeda ceritanya dan menghela nafas panjang.


" Lalu apa yang dia lakukan?."


Matt tidak sabar untuk mendengar keseluruhan ceritanya.


" Dia mengekstraksi mereka hingga menjadi cairan yang apabila disuntikan bisa membuat manusia yang sudah tua sekalipun menjadi muda lagi."


Deg.. Dean mengepalkan tangannya saat mengingat kembali keluarganya dibunuh didepan matanya. Ia menutup matanya merasakan amarahnya mulai muncul.


Melihat itu nenek Giselle pun merasa takut karena dulu ia pernah terlibat.


" Lanjutkan Profesor."


Dean, Joe dan Matt menatap nenek Giselle dengan sedikit kecurigaan namun ia segera membantahnya.


" Kalian jangan salah paham dulu aku melakukan itu karena aku ingin hidup lama dan menceritakan semuanya pada orang-orang dimasa depan termasuk keturunanku. Aku juga menggali banyak informasi kalian, tentang legenda kalian, aku bahkan berkeliling dunia untuk penelitianku sendiri."


" Apa itu artinya benar anda memiliki antidot untuk melindungi kami dari serangan ilmuwan gila itu."


" Aku tidak memilikinya tapi aku menemukannya dan sekarang dia bersama kalian."


Semua orang saling berpandangan karena ucapan nenek Giselle.


" Aluna, dia adalah yang kalian cari untuk bisa melindungi kalian."


Setelah mengatakan itu nenek Giselle beranjak masuk kedalam sebuah kamar. Ia kemudian kembali dengan membawa sebuah buku kuno.


" Aku menemukan buku ini dinegeri yang jauh dari sini milik seorang peramal terkenal pada abad itu. Disana dijelaskan bahwa akan ada kelahiran dimana dia akan membawa kedamaian bagi para manusia serigala tapi dia bukan dari golongan werewolf dan bukan juga manusia. Aku berpendapat bahwa yang dimaksud olehnya adalah Aluna."


" Lalu bagaimana kau bisa bertemu dengannya?."


" Semesta yang menuntunnya untuk dekat padaku."


" Lalu bagaimana Aluna bisa melindungi kami dari senjata yang dulu membunuh kaum kami."


" Aku pun belum menemukan jawabannya sampai saat ini. Aku pernah menguji sampel darah Aluna secara diam-diam untuk melihat reaksinya terhadap racun dalam senjata itu tapi hasilnya nihil. " nenek Giselle menunduk lesu.


" Kalau memang yang dikatakan buku itu benar maka ada sesuatu dalam dirinya yang belum kita ketahui. Sebelum kita menemukan nya aku mohon agar kalian semua merahasiakan semua ini karena aku tidak ingin membebaninya."


Semua orang disana mengangguk tanda mereka semua mengerti perintah Alphanya.